Terkait Pemberhentian Sekda Kalbar M Zeet, Ini Salinan Surat Keputusan Presidennya

PONTIANAK – GENCIL NEWS –  Terkait SK pemberhentian Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar, M Zeet Assovie yang telah ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia, dikatakan Plh Sekda Kalbar, Syarif Kamaruzaman bahwa salinan surat tersebut telah diterima Gubernur Kalbar Sutarmidji per hari ini, Rabu (5/12/18).

“Iya, surat pemberhentian M Zeet dari Presiden melalui Sekretariat Kabinet Republik Indonesia bernomor 362/Adm/11/2018 sudah diterima per hari ini,” ungkap Kamaruzaman lewat sambungan telpon, (5/12/18).

Berikut salinan surat keputusan tersebut

Jakarta, 30 November 2018

Nomor : R.762/Adm/11/2018

Sifat : Rahasia/Segera

Lampiran : 1 (Satu) eksemplar

Perihal : Salinan Keputusan Presiden Nomor 143/TPA Tahun 2018

Kepada Yth.

Gubernur Provinsi

Kalimantan Barat

di

Pontianak

Bersama ini dengan hormat kami sampaikan Salinan Keputusan Presiden Nomor 143/TPA Tahun 2018 tentang Pemberhentian Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang ditetapkan pada tanggal 28 November 2018.

Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terimakasih.

Deputi Bidang Administrasi

Sekretariat Kabinet,

Farid Utomo, S.H, M.H.

Tembusan:

Yth. Sekretaris Kabinet

Dalam lampiran salinan surat keputusan Presiden tersebut disebutkan bahwa Pertama, Sdr. Dr. M. Zeet Hamdy Assovie, M.T.M., NIP 196208151991031011, Pembina Utama  (Gol.IV/e), diberhentikan dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, disertai ucapan terimakasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut. Kedua, Keputusan Presiden tersebut mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Pada lampiran tersebut juga disebutkan bahwa salinan Keputusan Presiden disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri, Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara di Pontianak serta disampaikan juga kepada M Zeet selaku penerima Surat Keputusan Presiden tersebut.

“Setelah surat itu sampai di Gubernur Kalbar, maka segera akan dibuatkan surat untuk M Zeet agar mengembalikan atau menyerahkan kembali segala fasilitas yang berkaitan dan melekat dengan jabatan Sekda dengan berita acara serah terima barang inventaris Sekda,” lanjut Plh Sekda Kalbar, Syarif Kamaruzaman.

Diterangkan Kamaruzaman, sebagai tindak lanjut dari SK Pemberhentian Sekda Kalbar tersebut, nantinya Gubernur Kalbar Sutarmidji akan mengusulkan Pejabat Sekda kepada Menteri Dalam Negeri. “Sambil menunggu persetujuan usulan Gubernur Kalbar tersebut, maka Gubernur akan menunjuk Phl Sekda terlebih dahulu,” ujar Kamaruzaman.

Selanjutnya, kata Kamaruzaman, apabila usulan Gubernur Kalbar tersebut disetujui Menteri Dalam Negeri maka Gubernur akan menSK-kan dan melantik Pejabat Sekda sebagai amanat Peraturan Presiden No. 3 tahun 2018 tentang Pejabat Sekretaris Daerah.