Cara Mendapatkan Investor Bagi Bisnis Anda – Gencil News
Connect with us

Bisnis

Cara Mendapatkan Investor Bagi Bisnis Anda

Published

on

Cara Mendapatkan Investor Bagi Bisnis Anda

GENCIL NEWS – Cara mendapatkan investor bagi bisnis anda. Berbisnis bagi sebagian orang adalah tentang sebuah keberanian. Bisa juga adalah sebuah proses keluar dari Zona Aman. Selama ini ketika bekerja ditempat orang lain kita merasa berada di Zona Aman. Apapun masalahnya biasanya gaji kita aman-aman saja.

Selama perusahaan masih berjalan. Gaji kita tetap akan dibayarkan. Nah saat kita berusaha melakukan bisnis sendiri. Kita baru akan mengerti segala tantangan dan kesulitan yang menghadang. Bagaimana kita harus mencari peluang usaha yang menarik dan punya peluang maju.

Kita juga akan dihadapkan pada masalah-masalah yang selama ini saat menjadi pekerja tidak akan kita temui. Salah satunya adalah masalah permodalan.

Permodalan adalah masalah yang sangat rentan. Ada peluang tanpa modal juga akan tidak maksimal sebaliknya punya modal tapi tidak mampu menciptakan peluang juga sia-sia. Nah ada baiknya menggabungkan keduanya. Mereka yang punya peluang tapi tidak punya modal dan mereka yang punya modal tapi tidak mengerti peluang usaha. Nah bagaimanakah cara kita mendapatkan Investor bagi usaha kita?

Sebenarnya dalam menjalankan usaha modal itu bukanlah yang utama tetapi bukan berarti tidak penting. Tergantung tipe usaha yang akan kita jalankan

Bila usaha kita adalah usaha rumahan maka modal adalah bukan yang utama. Yang penting adalah tekad dan kemauan. Karena biasanya modal usaha untuk usaha rumahan jumlahnya kecil. Ada baiknya kita menggunakan modal usaha yang kita punya saja tidak perlu menggunakan investor.

Maksimalkan yang kita punya, bahkan jika perlu kita bisa menjual barang berharga yang kita punya untuk modal usaha. Hal ini lebih meringankan beban usaha kita. Daripada jika harus meminjam ke orang lain. Jika harus terpaksa meminjam modal.

Usahakan meminjam dalam jumlah kecil dan secukupnya saja. Jadi jika terjadi kegagalan usaha tidak akan menjadi beban yang berat bagi kita. Kita juga bisa mencari modal bagi usaha kecil dengan cara mengikuti lomba- lomba kewirausahaan yang biasanya diadakan oleh kampus, pemerintah maupun instansi bank.

Biasanya hadiahnya adalah sejumlah uang yang memang diperuntukkan untuk modal. Kalau usaha rumahan kita unik dan mempunyai peluang bagus tidak menang pun mungkin saja ada investor yang tertarik membiayainya.

Bagaimana jika usaha kita adalah usaha dengan skala besar dan berbadan usaha misalnya PT atau CV? Masalah modal tentu menjadi hal yang utama. Sebenarnya pendanaan usaha untuk usaha yang berjalan lama tidak begitu masalah. Biasanya asal usaha kita bagus dan menguntungkan masalah pendanaan kita melalui banyak alternatif. Seperti pinjaman Bank. Berikut beberapa alternatif pendanaan bagi usaha kita :

Bank
Pendanaan Bank biasanya untuk usaha yang sudah berjalan lancar. Syaratnya :
1. Usaha sudah berjalan minimal 2 tahun.
2. Mempunyai laporan Keuangan seperti Rugi Laba selama dua tahun dan Laporan Arus Kas. Jika sifatnya pinjaman untuk proyek maka dilampirkan juga laporan keuangan per proyek.
3. Legalitas Usaha lengkap. Seperti SIUP, Surat Keterangan Domisili, NPWP, Akta Pendirian Usaha dan surat- surat sejenisnya.
4. Surat Jaminan. Untuk meminjam dana di Bank adalah Mutlak, kita harus mempunyai barang untuk dijaminkan. Biasanya berupa tanah, deposito, surat berharga.

Yang harus diingat meminjam di Bank harus benar- benar memperhitungkan laba usaha kita dan proyeksi ke depan. Karena meminjam dana di bank jika usaha kita rugi, bunga tetap berjalan. Keringanan yang bisa kita dapatkan adalah Rescedule Ulang biasanya dengan menambah jangka waktu pinjaman.

Angsuran menjadi lebih kecil tapi bunga semakin besar karena jangka waktu pinjaman lebih lama. Atau jika model pinjaman dengan plafon dengan pelunasan di total di belakang. Saat kita kesulitan mengembalikan kita hanya akan diberi perpanjangan waktu tapi bunga tetap berjalan. Jadi meminjam bank benar- benar harus memakai perhitungan yang tepat.

Investor
Nah salah satu sumber pendanaan bagi kita untuk usaha kita adalah Investor. Sebenarnya Investor itu sendiri ada dua macam. Investor yang profesional dan Investor yang Amatiran. Investor Profesional biasanya sudah terbiasa dengan proyek- proyek besar.

Mereka lebih ketat syaratnya. Biasanya syarat yang diajukan oleh Investor ini sama dengan Bank. Buat rencana bisnis yang detail berisi tentang biaya yang diperlukan, resiko bisnis, persaingan usaha, resiko rugi dan yang pasti porsi keuntu gan yang dibagi.

Yang membedakannya kalau dengan Investor kita bisa membuat perjanjian bagi hasil. Jadi ketika usaha kita rugi atau tidak mendapatkan keuntungan maka kita hanya wajib mengembalikan pokok usaha saja. Porsi bagi hasil sesuai kesepakatan.

Biasanya ada investor yang tidak hanya ikut menaruh modal tapi juga ikut mengelola usaha. Tapi ada juga Investor yang hanya menaruh modal saja. Jenis Investor yang kedua adalah Investor Amatiran. Amatiran disini bukan berarti tidak profesional.

Tapi jenis Investor ini skalanya kecil dan biasanya hanya membiayai proyek-proyek jangka pendek. Misalnya untuk perusahaan yang mempunyai PO dengan pembayaran tempo satu bulan. Biasanya ini sangat diminati oleh investor jenis ini. Karena jangka pengembalian yang pendek dan resiko yang kecil.

Jika kita usaha kecil dan menengah agak sulit memang memperoleh kepercayaan dari Investor ini. Ada baiknya jika kita mempunyai peluang usaha yang bagus carilah investor yang di sekitar kita saja. Seperti teman, saudara atau relasi lain yang kita kenal.

Tapi ingat satu yang harus kita bawahi. Bersikaplah profesional. Walaupun dengan teman, saudara tetangga atau relasi yang kita kenal. Buat perjanjian yang jelas didepan mengenai perjanjian pinjaman berikut bagi hasilnya. Karena resiko meminjam dana dengan teman, kerabat atau relasi yang kita kenal adalah rusaknya hubungan baik kita dengan mereka jika kita tidak bisa memenuhi komitmen kita.

  1. Ikut lomba- lomba kewirausahaan .
    Nah untuk UKM yang sedang berkembang dan ingin lebih mengembangkan usahanya. Biasanya ada lomba- lomba kewirausahaan yang diadakan oleh pemerintah atau Bank, kampus-kampus. Biasanya kalau usaha kita unik dan mempunyai peluang usaha yang bagus bisa memenangkan lomba. Hadiahnya biasanya berupa modal kerja dan pembinaan dari penyelenggara. Kalaupun tidak menang jika memang peluang usaha menjanjikan disitu biasanya ada juga investor yang tertarik untuk invest.
  2. Ikut pameran- pameran usaha.
    Dengan mengikuti pameran usaha, bisa membuat produk kita jadi terkenal dan biasanya di pameran- pameran ini kita jadi bisa kenal dengan relasi bisnis. Kalau memang bisnis yang kita tawarkan mempunyai peluang usaha yang bagus akan mampu menarik Investor.
  3. Masuk ke dalam komunitas-komunitas bisnis. Salah satu cara menjaring investor untuk bisnis kita adalah ikut aktif dalam komunitas bisnis yang kita tekuni. Disana kita bisa berkenalan dengan banyak orang yang mempunyai pasion sama dengan kita. Dan ini biasanya bisa berlanjut ke kerja sama yang baik.

Nah tidak susah sebenarnyà mencari Investor untuk usaha kita. Asal kita mempunyai komitmen yang kuat. Untuk pemula ada baiknya gunakan kekuatan sumber daya yang dipunyai saja dulu sebagai awal usaha. Jangan terlalu mengandalkan pinjaman.

Karena biasanya usaha yang baru kita lakukan cenderung akan merugi. Nah jika usaha kita sudah mantab dan ingin memperluas peluang bisnis tapi terbentuk modal ada baiknya kita mencari investor tapi tetap dengan prinsip ke hati- hatian dan menjunjung komitmen dan profesionalisme.

Selamat mencoba

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bisnis

Penyesuaian Jam Pelayanan Bank Kalbar Selama Bulan Puasa

Published

on

Penyesuaian Jam Pelayanan Bank Kalbar Selama Bulan Puasa

Gencil News- Bank Kalbar mengimbau penyesuaian jam pelayanan operasional kantor selama bulan puasa mulai tanggal 12 April sampai 11 Mei 2021.

Penyesuaian ini pengaturan jam pelayanan dan operasional yang berlaku bagi Kantor pusat dan Kantor cabang Bank Kalbar.

Selanjutnya, untuk Waktu Operasional kantormulai pukul 08.00 WIB Sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Sedangkan untuk jam pelayanan Kas menjadi pukul 08.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB.

Jam pelayanan operasional Bank Kalbar (Foto : Instagram @Bank Kalbar)

Dengan adanya perubahan jam layanan ini Bank Kalbar berharap nasabah semakin mudah dalam memenuhi kebutuhan transaksinya.

Informasi lainnya, untuk bagian transfer dan kliring tidak mengalami perubahan signifikan, Namun penyesuaian jam akan mengikuti ketentuan dari Bank Indonesia.

BPD yang berpusat di Kalimantan Barat ini berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan transaksi keuangan nasabah.

Masyarakat atau nasabah bisa terus mengoptimalkan kegiatan transaksi perbankannya melalui fitur digital seperti mobile banking, CMS (cash management system) terutama untuk kebutuhan perusahaan atau korporasi termasuk layanan ATM dalam rangka cashless banking.

Selain itu, Bank Kalbar juga menekankan tetap menjalankan seluruh protokol penanganan Corona Covid-19 di banking hall.

Termasuk pengaturan antrian atau tempat duduk nasabah yang sesuai dengan upaya physical distancing.

Continue Reading

Bisnis

Bank Kalbar Rayakan HUT Ke-57 Dengan Kemeriahan Secara Virtual

Published

on

By

Bank Kalbar Rayakan HUT Ke-57 Dengan Kemeriahan Secara Virtual
r Kegiatan Upacara HUT Bank Kalbar ke-57

Gencil News – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar). Menggelar Kegiatan Upacara HUT Bank Kalbar ke-57 dengan kesederhanaan. Perayaan HUT Bank Kalbar kali ini dengan melaksanakan upacara secara virtual yang di pimpin oleh Direktur Utama Bank Kalbar,Kamis (15/4/2021).


Pada HUT Bank Kalbar kali ini mengusung tema bersinergi meraih Prestasi di Era Digitalisasi dengan rangkaian upacara secara virtual. Kemudian pemberian penghargaan masa bhakti kepada pegawai dan penyerahan bantuan sosial. Suasana kesederhanaan perayaan kali ini sangat terasa karenakondisi pandemi covid-19.


Suasana tergambar dalam peringatan Hari Ulang Tahun Bank Kalbar yang ke-57. Hadir Komisaris Utama dan Anggota Dewan Komisaris, Direksi Bank Kalbar, dan Dewan Pengawas Syariah. Serta Karyawan/Karyawati Bank Kalbar yang menyaksikan melalui Video Confrence.


Adapun rentetan acara bermula dengan upacara, Penghargaan Masa Bhakti kepada pegawai dan berlanjut dengan penyerahan bantuan serta santunan sosial.

Direktur Utama Bank Kalbar, Samsir Ismail mengucapkan syukur dengan perjalanan usia Bank Kalbar yang terus bertambah ini. Dengan kinerja terus menunjukan peningkatan.


Pada kesempatan yang berbahagia tersebut, Samsir juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalbar dalam hal ini Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji,Bapak dan Ibu Walikota se-Kalbar,

Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Forkopimda Provinsi Kalbar, serta pembinaan kepala OJK Kalbar, Kepala BPK RI Perwakilan Kalbar. Juga Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalbar dan Kepala Perwakilan BPKP Kalbar.

Sementara saat ini, persaingan perbankan nasional semakin kompleks. Sehingga menciptakan iklim persaingan yang tidak sehat atau tidak begitu baik. Karena pasar yang tersedia terbatas, sehingga untuk bertahan, para perbankan berupaya mengembangkan dan memperluas fitur layanan. Maupun produk terutama layanan teknologi informasi atau digital Banking.


“Alhamdulillah atas izin Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dan kerja keras seluruh jajaran dan pegawai Bank Kalbar. Kinerja keuangan Bank Kalbar tetap menunjukkan trend peningkatan. Hal ini tercermin dalam laporan keuangan audited hingga akhir Desember 2020. Dengan total aset yang dimiliki oleh Bank Kalbar Rp18.61 triliun,” ujar Samsir.


Samsir mengatakan semakin besar modal yang disetor kepada Bank Kalbar. Maka akan memperkokoh pondasi Bank Kalbar dalam melakukan ekspansi bisnis, guna memenuhi tuntutan nasabah dan masyarakat luas yang semakin tinggi.

Tantangan Selama 57 Tahun


Kurun waktu 57 tahun kata Samsir usia yang cukup panjang bagi sebuah perusahaan sekaligus juga usia yang membuat Bank Kalbar semakin matang. Karena melewati berbagi tantangan dan hambatan sejak awal berdirinya.

“Alhamdulillah hingga saat ini Bank Kalbar masih kokoh berdiri. Sebagai salah satu BUMD yang cukup diperhitungakan dalam dunia perbankan dan menjadi Bank Kebanggan Masyarakat Kalimantan Barat” katanya.

Menghadapi Tantangan


Ia mengatakan salah satu tantangantahun 2021 adalah persaingan produk dan layanan digital banking. Yang semakin ketat dan pandemi Covid-19 yang saat ini masih belum berakhir. Sehingga masih memberi dampak negatif pada semua aspek kehidupan, termasuk aspek ekonomi.


“Untuk melewati dan menghadapi tantangan tersebut kita harus bersinergi bersama untuk mencari celah dan peluang. Misalnya melakukan sosialisasi terhadap produk/fitur digital yang kita miliki untuk dapat maju dan memenangkan persaingan. Sehingga dapat meraih prestasi diera digitalisasi ini”ujarnya.

Continue Reading

Bisnis

Warga New York Semakin Banyak yang Beternak Lebah

Published

on

Warga New York Semakin Banyak yang Beternak Lebah

Gencil News – VOA – Kota New York yang bising kelihatannya mungkin bukan tempat yang ramah lebah. Tetapi teras di atap gedung-gedung tinggi serta taman-taman mungil di kota tersebut kini banyak dipenuhi hewan-hewan penghasil madu itu yang terancam oleh pestisida di kawasan pedesaan.

Sekitar 2,4 juta ekor lebah madu Italia diangkut dalam sebuah mobil van, siap dibawa ke rumah mereka baru-baru ini. Van itu diparkir di dekat Apartemen the Dakota di kawasan Central Park, di mana istri mendiang John Lennon, Yoko Ono, tinggal sejak 1973.

“Ini adalah tahun pertama kami melakukannya di luar The Dakota,” kata Andrew Coté, ketua Asosiasi Peternak Lebah Kota New York. “Kami dengar Yoko menyukai madu,” lanjutnya.

“Ini hobi yang menyenangkan. Ini cara yang baik untuk terhubung dengan alam di kota seperti ini. Ini menyenangkan, menyenangkan bekerja dengan lebah, kita dapat terhubung ke alam. Mengurusi lebah ini terapeutik, hampir seperti bermeditasi,” kata Cote lebih jauh mengenai beternak lebah.

Peternak lebah Andrew Cote membuang kawanan besar lebah yang dia pindahkan dari sebuah gedung di Times Square ke sarang baru di Bryant Park di New York, AS, 27 Juni 2017. (Foto: REUTERS/Lucas Jackson)
Peternak lebah Andrew Cote membuang kawanan besar lebah yang dia pindahkan dari sebuah gedung di Times Square ke sarang baru di Bryant Park di New York, AS, 27 Juni 2017. (Foto: REUTERS/Lucas Jackson)

Coté, yang mendirikan Andrew’s Honey, mengemudi dari Georgia untuk mengirimkan lebah-lebah itu. Van tersebut membawa 200 paket kayu dan kasa, masing-masing berisi sekitar 12 ribu ekor lebah. Sejumlah peternak lebah antre untuk mengambil paket seberat 3 pound (sekitar 1,3 kilogram) yang harganya $159 atau $205, tergantung pada kapan mereka memesannya. Menurut Coté, lebah dijual berdasarkan berat, seperti halnya keju.

Sebagian pembeli memasukkan paket-paket itu ke dalam tas, sementara Ray Sage mengikatkan dua peti lebah ke sepedanya, untuk dibawa ke sarang lebah miliknya di kawasan Lower East Side.

“Saya harus mengayuh sepeda dengan benar-benar lambat dan hati-hati,” ujar Sage.

Jumlah peternak di perkotaan telah tumbuh pesat. Banyak sarang lebah kini ditemukan di teras-teras di atap gedung pencakar langit gedung-gedung perkantoran, kata Coté. New York melegalisasi peternakan lebah pada tahun 2010 dan memiliki ratusan sarang lebah terdaftar, menurut Departemen Kesehatan.

Populasi lebah mengalami penurunan tajam di berbagai penjuru dunia, antara lain karena penggunaan pestisida dan bahan-bahan kimia yang berlebihan di pedesaan, serta kurang bervariasinya jenis tanaman.

New York tidak memiliki masalah ini, membuatnya menjadi habitat yang sehat bagi lebah, kata Alan Markowitz, warga Bronx yang beternak di Taman Komunitas La Finca del Sur, yang dikelola kaum perempuan kulit berwarna.

Peternak lebah Hannah Baek dan Gus Iodise menyiapkan sarang untuk mengambil segerombolan besar lebah yang telah mereka singkirkan dari sebuah gedung di distrik Times Square di New York, AS, 27 Juni 2017. (Foto: REUTERS/Lucas Jackson)
Peternak lebah Hannah Baek dan Gus Iodise menyiapkan sarang untuk mengambil segerombolan besar lebah yang telah mereka singkirkan dari sebuah gedung di distrik Times Square di New York, AS, 27 Juni 2017. (Foto: REUTERS/Lucas Jackson)

“Sepertiga dari apa yang Anda makan memerlukan jasa pollinator atau hewan penyerbuk. Jadi penting sekali untuk mempertahankan keberadaan pollinator di lingkungan. Dan di kota, percaya atau tidak, lebah hidup dengan baik karena secara umum lebih sedikit pestisida,” kata Markowitz.

“Jadi akan lebih baik jika kita tinggal di daerah atau di pertanian, tempat di mana saya berasal, saya pernah menjadi petani, kita harus berjuang melawan pestisida dan monokultur. Memiliki banyak variasi jenis tanaman merupakan hal yang sangat baik bagi lebah. Itulah yang mereka sukai, mereka suka makanan yang beragam,” tambahnya.

Coté memiliki lebih dari 60 sarang lebah di atap gedung dan taman-taman komunitas di New York. Ia biasanya memanen madu pada bulan Juli dan September. Menurut Coté, ia menjelaskan betapa berbedanya madu yang dihasilkan lebah-lebahnya.

“Di Kota New York, lebah-lebah itu akan mengumpulkan nektar dari berbagai sumber yang berbeda-beda, dan benar-benar banyak sekali kesempatan untuk itu bagi mereka.”

Di Manhattan, misalnya, sedikit saja pepohonan di sana yang merupakan tumbuhan asli lokal, sehingga ada begitu banyak sumber nektar dari bunga-bunga yang bermekaran bagi lebah-lebah itu di sana. Karena itu pula, lebah tersebut menghasilkan madu yang tidak dapat ditemukan di tempat lainnya di dunia, jelas Coté.

Continue Reading

Bisnis

Keluar dari Bisnis Retail Asia, CitiGroup Miliki Strategi Lain

Published

on

Keluar dari Bisnis Retail Asia, CitiGroup Miliki Strategi Lain

Gencil News- Keluar dari bisnis retail asia Citigroup Inc sudah miliki strategi lain dalam mengembangkan perbankan konsumen.

Selanjutnya, Perusahaan finansial raksasa asal Amerika Serikat (AS) Citigroup Inc tersebut akan fokus pada empat pusat kekayaan dunia.

Negara yang akan Citigroup fokuskan dalam bisnis retail asia selanjutnya antara lain yakni Singapura, Hong Kong, Uni Emirat Arab dan London.

Citigroup akan terus melayani pada pasar-pasar yang memiliki jaringan global Citi karena mereka adalah pelanggan dari klien institusionalnya.

Khususnya yang berada pada wilayah Australia, Bahrain, China, India, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Polandia, Rusia, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

Menurut Chief Executive Officer Jane Fraser Langkah ini merupakan bagian dari tinjauan berkelanjutan atas strategi perusahaan.

“Ini memposisikan kami untuk menangkap pertumbuhan yang kuat dan pengembalian menarik yang d itawarkan bisnis manajemen kekayaan melalui pusat-pusat penting ini,” kata Jane Fraser dalam keterangan tertulisnya, Mengutip dariwebsite Citigroup, Kamis (15/4).

Jika merujuk pada laporan keuangan perusahaan, kinerja Global Consumer Banking atau perbankan ritel Citigroup memang terkontraksi cukup besar.

Selain itu, Hingga akhir Maret 2021 total pendapatan dari segmen ini tercatat sebesar US$ 7,03 miliar atau menurun 14% dari realisasi tahun sebelumnya US$ 8,17 miliar.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING