Cara Mendapatkan Investor Bagi Bisnis Anda

Cara mendapatkan investor bagi bisnis anda –  Berbisnis bagi sebagian orang adalah tentang sebuah keberanian. Bisa juga adalah sebuah proses keluar dari Zona Aman. Selama ini ketika bekerja ditempat orang lain kita merasa berada di Zona Aman. Apapun masalahnya biasanya gaji kita aman-aman saja. Selama perusahaan masih berjalan. Gaji kita tetap akan dibayarkan. Nah saat kita berusaha melakukan bisnis sendiri. Kita baru akan mengerti segala tantangan dan kesulitan yang menghadang. Bagaimana kita harus mencari peluang usaha yang menarik dan punya peluang maju. Kita juga akan dihadapkan pada masalah-masalah yang selama ini saat menjadi pekerja tidak akan kita temui. Salah satunya adalah masalah permodalan.
Permodalan adalah masalah yang sangat rentan. Ada peluang tanpa modal juga akan tidak maksimal sebaliknya punya modal tapi tidak mampu menciptakan peluang juga sia-sia. Nah ada baiknya menggabungkan keduanya. Mereka yang punya peluang tapi tidak punya modal dan mereka yang punya modal tapi tidak mengerti peluang usaha. Nah bagaimanakah cara kita mendapatkan Investor bagi usaha kita?

Sebenarnya dalam menjalankan usaha modal itu bukanlah yang utama tetapi bukan berarti tidak penting. Tergantung tipe usaha yang akan kita jalankan

Bila usaha kita adalah usaha rumahan maka modal adalah bukan yang utama. Yang penting adalah tekad dan kemauan. Karena biasanya modal usaha untuk usaha rumahan jumlahnya kecil. Ada baiknya kita menggunakan modal usaha yang kita punya saja tidak perlu menggunakan investor. Maksimalkan yang kita punya, bahkan jika perlu kita bisa menjual barang berharga yang kita punya untuk modal usaha. Hal ini lebih meringankan beban usaha kita. Daripada jika harus meminjam ke orang lain. Jika harus terpaksa meminjam modal. Usahakan meminjam dalam jumlah kecil dan secukupnya saja. Jadi jika terjadi kegagalan usaha tidak akan menjadi beban yang berat bagi kita. Kita juga bisa mencari modal bagi usaha kecil dengan cara mengikuti lomba- lomba kewirausahaan yang biasanya diadakan oleh kampus, pemerintah maupun instansi bank. Biasanya hadiahnya adalah sejumlah uang yang memang diperuntukkan untuk modal. Kalau usaha rumahan kita unik dan mempunyai peluang bagus tidak menang pun mungkin saja ada investor yang tertarik membiayainya.

Bagaimana jika usaha kita adalah usaha dengan skala besar dan berbadan usaha misalnya PT atau CV? Masalah modal tentu menjadi hal yang utama. Sebenarnya pendanaan usaha untuk usaha yang berjalan lama tidak begitu masalah. Biasanya asal usaha kita bagus dan menguntungkan masalah pendanaan kita melalui banyak alternatif. Seperti pinjaman Bank. Berikut beberapa alternatif pendanaan bagi usaha kita :

Baca juga   Disaat Bumi Selangkah Menuju Masa Depan

Bank
Pendanaan Bank biasanya untuk usaha yang sudah berjalan lancar. Syaratnya :
1. Usaha sudah berjalan minimal 2 tahun.
2. Mempunyai laporan Keuangan seperti Rugi Laba selama dua tahun dan Laporan Arus Kas. Jika sifatnya pinjaman untuk proyek maka dilampirkan juga laporan keuangan per proyek.
3. Legalitas Usaha lengkap. Seperti SIUP, Surat Keterangan Domisili, NPWP, Akta Pendirian Usaha dan surat- surat sejenisnya.
4. Surat Jaminan. Untuk meminjam dana di Bank adalah Mutlak, kita harus mempunyai barang untuk dijaminkan. Biasanya berupa tanah, deposito, surat berharga.
Yang harus diingat meminjam di Bank harus benar- benar memperhitungkan laba usaha kita dan proyeksi ke depan. Karena meminjam dana di bank jika usaha kita rugi, bunga tetap berjalan. Keringanan yang bisa kita dapatkan adalah Rescedule Ulang biasanya dengan menambah jangka waktu pinjaman. Angsuran menjadi lebih kecil tapi bunga semakin besar karena jangka waktu pinjaman lebih lama. Atau jika model pinjaman dengan plafon dengan pelunasan di total di belakang. Saat kita kesulitan mengembalikan kita hanya akan diberi perpanjangan waktu tapi bunga tetap berjalan. Jadi meminjam bank benar- benar harus memakai perhitungan yang tepat.

tips mendapatkan investor bisnis
investor bisnis (foto skyerbiz)

Investor
Nah salah satu sumber pendanaan bagi kita untuk usaha kita adalah Investor. Sebenarnya Investor itu sendiri ada dua macam. Investor yang profesional dan Investor yang Amatiran. Investor Profesional biasanya sudah terbiasa dengan proyek- proyek besar. Mereka lebih ketat syaratnya. Biasanya syarat yang diajukan oleh Investor ini sama dengan Bank. Buat rencana bisnis yang detail berisi tentang biaya yang diperlukan, resiko bisnis, persaingan usaha, resiko rugi dan yang pasti porsi keuntu gan yang dibagi. Yang membedakannya kalau dengan Investor kita bisa membuat perjanjian bagi hasil. Jadi ketika usaha kita rugi atau tidak mendapatkan keuntungan maka kita hanya wajib mengembalikan pokok usaha saja. Porsi bagi hasil sesuai kesepakatan. Biasanya ada investor yang tidak hanya ikut menaruh modal tapi juga ikut mengelola usaha. Tapi ada juga Investor yang hanya menaruh modal saja. Jenis Investor yang kedua adalah Investor Amatiran. Amatiran disini bukan berarti tidak profesional. Tapi jenis Investor ini skalanya kecil dan biasanya hanya membiayai proyek-proyek jangka pendek. Misalnya untuk perusahaan yang mempunyai PO dengan pembayaran tempo satu bulan. Biasanya ini sangat diminati oleh investor jenis ini. Karena jangka pengembalian yang pendek dan resiko yang kecil.

Baca juga   Merancang Bisnis yang Cocok Bagi Para Pemula

Jika kita usaha kecil dan menengah agak sulit memang memperoleh kepercayaan dari Investor ini. Ada baiknya jika kita mempunyai peluang usaha yang bagus carilah investor yang di sekitar kita saja. Seperti teman, saudara atau relasi lain yang kita kenal. Tapi ingat satu yang harus kita bawahi. Bersikaplah profesional. Walaupun dengan teman, saudara tetangga atau relasi yang kita kenal. Buat perjanjian yang jelas didepan mengenai perjanjian pinjaman berikut bagi hasilnya. Karena resiko meminjam dana dengan teman, kerabat atau relasi yang kita kenal adalah rusaknya hubungan baik kita dengan mereka jika kita tidak bisa memenuhi komitmen kita.

  1. Ikut lomba- lomba kewirausahaan .
    Nah untuk UKM yang sedang berkembang dan ingin lebih mengembangkan usahanya. Biasanya ada lomba- lomba kewirausahaan yang diadakan oleh pemerintah atau Bank, kampus-kampus. Biasanya kalau usaha kita unik dan mempunyai peluang usaha yang bagus bisa memenangkan lomba. Hadiahnya biasanya berupa modal kerja dan pembinaan dari penyelenggara. Kalaupun tidak menang jika memang peluang usaha menjanjikan disitu biasanya ada juga investor yang tertarik untuk invest.
  2. Ikut pameran- pameran usaha.
    Dengan mengikuti pameran usaha, bisa membuat produk kita jadi terkenal dan biasanya di pameran- pameran ini kita jadi bisa kenal dengan relasi bisnis. Kalau memang bisnis yang kita tawarkan mempunyai peluang usaha yang bagus akan mampu menarik Investor.
  3. Masuk ke dalam komunitas-komunitas bisnis. Salah satu cara menjaring investor untuk bisnis kita adalah ikut aktif dalam komunitas bisnis yang kita tekuni. Disana kita bisa berkenalan dengan banyak orang yang mempunyai pasion sama dengan kita. Dan ini biasanya bisa berlanjut ke kerja sama yang baik.

Nah tidak susah sebenarnyà mencari Investor untuk usaha kita. Asal kita mempunyai komitmen yang kuat. Untuk pemula ada baiknya gunakan kekuatan sumber daya yang dipunyai saja dulu sebagai awal usaha. Jangan terlalu mengandalkan pinjaman. Karena biasanya usaha yang baru kita lakukan cenderung akan merugi. Nah jika usaha kita sudah mantab dan ingin memperluas peluang bisnis tapi terbentuk modal ada baiknya kita mencari investor tapi tetap dengan prinsip ke hati- hatian dan menjunjung komitmen dan profesionalisme. Selamat mencoba

Penulis yang suka nulis