Gyproc Jawab Kebutuhan Bangunan dengan Konsep Hunian Terbarukan.

Memiliki hunian yang nyaman adalah impian setiap orang. Rumah yang tidak hanya indah dalam desain tapi juga aman, terpenting membuat betah siapapun yang tinggal didalamnya. Kualitas menjadi faktor utama dari konsep kenyamanan yang diusung rumah-rumah era milienial ini.

Hal ini yang nampaknya mulai disadari masyarakat Kota Pontianak dan Kalbar pada umumnya. Bagaimana tidak, memiliki rumah yang berkonsep artistik, minimalis dan padat kualitas adalah mutlak menjadi kebutuhan dasar masyarakat perkotaan.

Gencil News – Apa yang unik dari Kota Pontianak?  menurut catatan FJ Scmidt dan JHA Ferguson, Kota Pontianak digambarkan sebagai daerah basah. Kota yang dikenal dengan sebutan kota seribu parit ini memiliki karakter menarik. Karakter fisik 80% kawasan rawa dengan dipengaruhi oleh pasang surut sungai-sungai yang ada. Kontur tanah yang bergambut dengan kelembaban tinggi antara 99,58% dan 48,83%.

Dengan kualifikasi kota yang seperti ini, maka tidak heran jika Gyproc hadir membawa kenyamanan gaya baru. Gyproc hadir mengusung tema ‘inovasi’ terbaru dan terbaik. Gyproc merupakan produk usungan PT Saint-Gobain Construction Produck Indonesia dikenal dengan Saint-Gobain Gyproc Indonesia.

Baca juga   IMF: Populasi Menua Bisa Perlambat Ekonomi Negara-negara Maju

Apa itu Gyproc? mungkin kita sedikit asing dengan istilah ini, namun tidak bagi pecinta hunian berkeles yang mengutamakan standar kualitas tinggi. Gyproc adalah sejenis papan gypsum yang tidak hanya digunakan untuk plafon tapi dengan revolusi baru, kini muncul Gyproc juga digunakan sebagai dinding, pengganti dinding konvensional seperti batu bata.

Meskipun perdana di Kota Pontianak, ternyata peminat Gyproc hingga pelosok Kalimantan Barat. Menurut Managing Director Saint-Gobain Gyproc Indonesia, Hantarman Budiono, Gyproc hadir di Kalimantan, khususnya Kota Pontianak untuk pertama kalinya.  Mengusung konsep kekinian, Gyproc mampu menjawab tantangan dan kebutuhan bangunan dengan memiliki semua konsep hunian  terbarukan.

Apa keunggulan Gyproc? Menurut Hantarman, Gyproc memiliki kualitas mumpuni, bisa diaplikasikan sebagai dinding pada bangunan, lebih kuat dibandingkan dinding bata, efisiensi waktu pengerjaan hingga cost pembangunan yang bisa dipangkas hingga 35%.

Tidak hanya itu, Gyproc juga diklaim Hantarman mampu beradaptasi terhadap cuaca, baik pada kondisi dingin maupun panas. Material ringan sehingga bisa digunakan pada kontur tanah gambut sekalipun.

“Bahan bangunan adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk membangun rumah atau gedung. Pemilihan material yang tepat menentukan kenyamanan dan ketahanan bangunan tersebut,” paparnya.

Baca juga   Permintaan Hunian Rumah di Kalbar Tinggi

Ramah Lingkungan? dalam setiap pembangunan, kenyamanan otentik adalah saat bangunan tersebut mampu beradaptasi positif dengan lingkungan sekitar. Bahasa kerennya green product atau ramah lingkungan.

Apa yang ditawarkan Gyproc? lantas apa kata Technical Support dan Specification Manager Saint-Gobain Gyproc Indonesia, Kriswido Prasetya? sebagai perusahaan yang concern terhadap kelestarian lingkungan, material dengan pilihan ‘green’ adalah mutlak.

Hal ini dibuktikan dengan inovasi dalam menciptakan produk bahan bangunan ramah lingkungan, yaitu drywall system atau sistem dinding kering berbahan utama gypsum, 100 persen dapat didaur ulang, tidak mengandung bahan beracun serta tidak memerlukan banyak air pada saat kontruksi. Nah, ini ternyata mampu menghemat waktu kontruksi lho.

“Green building ini akan mengurangi tingkat resiko kerusakan lingkungan dan pada akhirnya akan memberikan kualitas hidup lebih baik bagi manusia atau penghuni bangunan,” ucap Hantarman.

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.