Hindari 4 Kesalahan Dalam Penggunaan Kartu Kredit
Connect with us

Bisnis

Hindari 4 Kesalahan Dalam Penggunaan Kartu Kredit

Published

on

Hindari 5 Kesalahan Dalam Penggunaan Kartu Kredit

Kartu Kredit atau credit card memudahkan dalam melakukan pembayaran. Apalagi sekarang ini, kebanyakan orang menyukai melakukan transaksi tanpa uang tunai.

Namun, sayangnya pemilik kartu kredit kadang-kadang melakukan kesalahan dalam penggunaan biaya penggunaan kartu kredit.

Dari sinilah banyak hal yang terjadi sehingga membawa pemegang credit card terperangkap dalam beban biaya hutang.

Berikut adalah 5 cara untuk menghindari kesalahan dalam penggunaan credit card yang sering terjadi dari banyak pengguna kartu kredit.

1. Ingat! Kartu Kredit Itu Kartu Utang, Bukan Debit

Kartu debit adalah uang atau saldo dalam tabungan yang bisa kapan saja anda gunakan dan batasi pemakaiannya, sedangkan credit card akan selalu membiayai kebutuhan/belanja anda tanpa limit mendasar.

Ingat, penarikan uang tunai dengan credit card akan terkena biaya bunga sebesar 4% atau minimal Rp50.000 setiap kali melakukan penarikan.

2. Tergoda Hanya Membayar Cicilan Minimum

Cicilan Minimum adalah jebakan paling umum yang pengguna credit cardtidak sadari.

Selain itu, Minimum payment pada praktiknya membolehkan pengguna kartu membayar jumlah cicilan minimumnya saja (sebesar 10% dari total tagihan).

Jika ini dilakukan, sisa tagihan yang belum terbayar ditambah bunga akan menjadi utang yang cukup besar.

3. Kartu Kredit Menjadi Alat Gali Lubang dan Tutup Lubang

Banyak orang dalam kondisi darurat memanfaatkan credit card untuk menutup utang.

Misalnya, menggunakan credit card untuk membayar angsuran Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Multiguna (KMG), ataupun Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Solusi praktis ini membawa dampak berat pada kemudian hari bila sampai terjebak utang.

4. Tergoda Diskon dan Berbelanja Barang-barang yang Tidak Perlu

Bank pada umumnya menjadikan transaksi credit card sebagai sarana meraup keuntungan.

Salah satu cara untuk mempertahankan market pada segmen credit card adalah gencar memberikan promo atau diskon jika transaksi menggunakan credit card.

Separuh dari pengguna credit card yang memanfaatkan diskon ini adalah orang-orang yang sebenarnya tidak atau belum membutuhkan produk tersebut.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bisnis

Maksimalkan Penggunaan Uang THR, Jangan Sampai Kantong Jebol

Published

on

Maksimalkan Penggunaan THR, Jangan Sampai Kantong Jebol

Gencil News– Uang THR menjadi penambah semangat saat momen menjelang hari raya seperti ini, Jadi jangan sampai kantong jebol karena belanja yang berlebihan.

Maksimalkan penggunaan uang THR untuk keperluan produktif. Salah satu hal terbaik yang dapat Anda pilih adalah menyisihkan sedikit dalam tabungan.

Hindari membelanjakan terlalu banyak uang untuk kebutuhan lebaran nanti, agar bisa menyimpan lebih banyak uang ke pos tabungan. Hal ini bisa menekan berbagai pengeluaran dengan baik.

Bagi Anda yang bekerja, sudah jelas Anda akan mendapatkan sejumlah THR dari perusahaan. Jangan terburu-buru untuk membelanjakan THR.

Atur berbagai kebutuhan yang tidak penting, meskipun ada pengeluaran lebaran yang tidak terkendali dalam keuangan Anda.

Manfaatkan THR dengan cara yang tepat, lihatlah apa saja yang perlu dalam keuangan Anda, misalnya membayar hutang dan cicilan lainnya.

Alokasikan dana THR ini untuk berbagai kebutuhan penting lainnya, seperti: uang muka rumah, pelunasan kredit kendaraan, tabungan pensiun, investasi, dan yang lainnya.

Batasi pengeluaran hari raya dengan membuat daftar belanja agar pengeluaran tidak melebihi budget untuk membeli sesuatu.

Idealnya, alokasikan uang THR Anda sebesar 30 persen sampai 50 persen untuk melunasi hutang. Kurangi hutang konsumtif, tahanlah diri untuk memuaskan kesenangan sesaat dan aturlah keuangan dengan bijak.

Continue Reading

Bisnis

Tinggal Klik Bisa Bayar Apa Saja dengan Mobile Banking Bank Kalbar

Published

on

Tinggal Klik Bisa Bayar Apa Saja dengan Mobile Banking Bank Kalbar

Gencil News – Tinggal klik bisa bayar apa saja dengan mobile banking dari Bank Kalbar, gak pakai ribet dan masalah teratasi dengan cepat.

Mau bayar tagihan bulanan, tapi sibuk dan ribet? jangan bingung! Pakai Mobile banking dari Bank Kalbar aja! semua urusan anti ribet.

Mobile banking dari bank kalbar adalah sebuah inovasi layanan transaksi Dengan berbagai fitur pembayaran telah tersedia.

Selain itu, Tagihan bulanan dan segala transaksi apa saja akan membuat hidup tanpa ribet.

Aplikasi ini menggunakan ponsel cerdas berbasis android dan ios. Kemudian bagi pengguna android anda tinggal mengunduh melalui google playstore. Selanjutnya pengguna iphone dapat mengunduh melalui app store.

Selanjutnya, Berbagai kemudahan pembayaran yang bisa anda dapatkan. tinggal Klik!, semua pembayaran beres. Tak perlu harus ke ATM, semua urusan pembayaran teratasi.

Ribet? enggak dong, urusan beres Kapan saja dan dimana saja.

Tinggal Klik Bisa Bayar

  • Tagihan pembayaran PDAM.
  • Pembayaran Listrik PLN, tersedia Prabayar, Pasca Bayar dan tagihan non listrik.
  • PBB Pajak Bumi dan Bangunan.
  • Pajak Kendaraan Bermotor (E-Samsat)
  • Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
  • Dan Sembilan Pajak Penerimaan Daerah

✔ Sementara tersedia pada wilayah Kabupaten / Kota

Tunggu apa lagi, nikmati kemudahan pembayaran hanya dari Bank Kalbar.

Continue Reading

Bisnis

Buket Bunga Jadi Bisnis Menguntungkan Bagi Mahasiswa

Published

on

By

Gencil News – Buket Bunga Jadi Bisnis rumahan yang cukup menguntungkan. Terutama bagi mahasiswa yang tengah menyelesaikan pendidikannya akhir-akhir ini buket menjadi pilihan kado perayaan kelulusan. Dari pada harus mahal-mahal membeli lebih baik anda membuatnya sendiri dari rumah.

Peluangn bisnis ini santer dilakukan oleh mahasiswa yang punya waktu senggang pada masa pandemi. Belajar dari rumah membuat kita semakin produktif dan kreatif. Nampaknya bisnis Buket Bunga ini cukup menambah isi tabungan anda ya !

Bagi anda yang baru ingin mencoba bisnis ini berikut cara membuat Buket Bunga  ;

Siapkan bahan-bahan berikut ;

  • 1 Ikat bunga segar
  • Selotip/karet gelang
  • 1 Lembar kertas tisu/kertas minyak yang dipotong persegi
  • 1 Lembar kertas pembungkus warna coklat yang dipotong persegi (ukuran harus lebih kecil dari kertas tisu)
  • Pita atau tali berwarna
Cara Membuat Buket Bunga:
  • Siapkan beberapa batang bunga dan potong batang yang terlalu panjang.
  • Ikat bunga dengan selotip atau karet.
  • Letakkan kertas tisu/kertas minyak membentuk belah ketupat, kemudian letakkan bunga di atasnya. Pastikan bagian ujungnya tepat berada di tengah.
  • Selimutkan sisi kiri belah ketupat hingga menutupi batang bunga.
  • Lipat bagian bawah kertas ke atas. Setelah itu selimutkan sisi kanan hingga menutupi sisi kiri yang sudah dilipat.
  • Letakkan buket bunga di atas kertas cokelat, kemudian ulangi langkah-langkah yang sudah dilakukan sebelumnya dengan kertas tisu/kertas minyak.
  • Terakhir ikat buket bunga yang sudah jadi dengan pita atau tali sebagai pemanis.

Selain bunga anda dapat menggantinya dengan Boneka, Snack, Alat Make Up atau yang lainnya yang masih dalam kategori benda ringan ya. Karena bentuk buket akan tidak teratur jika di isi dengan benda yang berat.

Jangan lupa tetap perhatikan warna dan varian bunga serta aksesoris lainnya agar terlihat lebih menarik. Kini banyak pebisnis online yang menjual produk ini. Bahkan Buket Bunga selain bervariasi bentuk dan isinya pedagang juga berbondong-bondong menawarkan harga terbaik sesuai keinginan pembeli. Jadi tak heran jika kini Buket Bunga banyak digeluti oleh pembisnis pemula seperti Mahasiswa.

Continue Reading

Bisnis

Larangan Mudik Mendukung Geliat Transaksi Ekonomi Digital

Published

on

Larangan Mudik Mendukung Geliat Transaksi Ekonomi Digital

Gencil News– Larangan mudik yang berlaku sejak 6 -17 Mei 2021 akan mempengaruhi tren transaksi ekonomi digital dengan meningkatnya pembeli pasar konvensional yang beralih ke platform digital.
 
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada tahun 2020 pertumbuhan negatif sektor transportasi, adalah yang paling terdampak kebijakan pembatasan sosial maupun larangan mudik.

Akan tetapi sebaliknya, kegiatan transaksi ekonomi e-commerce melonjak 54 present menjadi USD32 miliar dengan beralih  transaksi dari luring ke daring.

Selanjutnya, Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan mengatakan program Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang mendorong kementerian terkait untuk memfasilitasi kemudahan transformasi ekonomi digital guna menggerakkan perekonomian nasional.

Namun, program ini hanya akan dinikmati masyarakat dengan akses internet dan layanan e-commerce yang umumnya berada di perkotaan.

Sedangkan perekonomian daerah dengan penetrasi internet rendah tidak akan terdampak.

“Untuk itu perlu ada kebijakan di daerah-daerah, utamanya terkait dengan jam operasional pembukaan pasar tradisional, kapasitas pengunjung dan juga protokol kesehatan,” ungkapnya.

“Jika berkaca pada pengalaman pada tahun lalu ada beberapa kebijakan seperti pembukaan toko di pasar tradisional,” kata Pingkan dalam keterangan resmi, Kamis, 6 Mei 2021.


 

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING