Indonesia Minta Uni Eropa Perlakukan Isu Minyak Sawit Secara Adil
Connect with us

Bisnis

Indonesia Minta Uni Eropa Perlakukan Isu Minyak Sawit Secara Adil

Published

on

Indonesia Minta Uni Eropa Perlakukan Isu Minyak Sawit Secara Adil
Seorang membawa tandan buah segar kelapa sawit di sebuah perkebunan kelapa sawit di Pekanbaru, Provinsi Riau, 14 September 2019.

Gencil News – VOA – Indonesia meminta Uni Eropa untuk memperlakukan isu minyak sawit secara adil. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN dan Uni Eropa ke-23 yang dilangsungkan secara virtual pada Selasa (1/12).

“Permintaan Indonesia kepada Uni Eropa untuk memperlakukan minyak sawit secara adil adalah permintaan yang wajar,” ujar Retno. Dia menambahkan “Indonesia tidak mengorbankan kelestarian lingkungan hanya untuk mengejar pembangunan ekonomi.”

Komisi Uni Eropa pada Maret 2019 lalu meloloskan aturan pelaksanaan atas Renewable Energy Directive (RED II) di mana disimpulkan bahwa kelapa sawit telah mengakibatkan deforestasi besar-besaran secara global, dan berencana menghapus pengunaan produk minyak sawit secara bertahap hingga nol persen pada 2030.

Dalam keterangan persnya, Kementerian Luar Negeri menyatakan pemulihan ekonomi pasca pandemi dalam konteks perlindungan lingkungan hidup menjadi komitmen bersama, dan minyak sawit yang ramah lingkungan merupakan bagian dari komitmen Indonesia itu.

Di ASEAN, komoditas minyak sawit, yang bernilai $19 miliar, mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan yang ikut mendorong 26 juta lapangan pekerjaan. Empat puluh persen perkebunan sawit dikelola oleh petani kecil. Secara khusus di Indonesia, industri minyak sawit menekan angka kemiskinan hingga 10 juta orang dan pada 2019 menyumbang devisa hingga $23 miliar.

Untuk meningkatkan pemahaman bersama tentang industri minyak sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, pertemuan pada menteri luar negeri ASEAN dan Uni Eropa menyepakati untuk membentuk kelompok kerja gabungan atau joint working group.

“Saya menyambut baik rencana penyelenggaraan pertemuan pertama kelompok ini pada Januari 2021,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Indonesia, tambahnya, akan menekankan perlunya menjunjung prinsip saling menguntungkan antara ASEAN dan Uni Eropa, juga prinsip yang “setara dan non diskriminatif” untuk meningkatkan kemitraan kedua kawasan.

Pertemuan daring yang diikuti 10 menteri luar negeri ASEAN dan 23 menteri luar negeri negara-negara Uni Eropa pada Selasa (1/12) juga menegaskan komitmen bersama untuk mendorong prinsip multilateralisme dalam pengadaan vaksin, peningkatan perdagangan kedua kawasan, pemulihan ekonomi dan perlindungan lingkungan hidup. 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bisnis

Cek Promo Belanja JSM Alfamart 22-24 Januari 2021

Published

on

Cek Promo Belanja JSM Alfamart 22-24 Januari 2021

Nikmati 3 hari terbaik bersama Promo JSM Alfamart terbaru pekan ini yang pastinya hadir dengan Harga Spesial dan juga Hemat.

Segera ke Alfamart terdekat untuk dapatkan produk menarik berikut sebelum kehabisan dan Nikmati juga kemudahan belanja melalui aplikasi Alfagift.

Jangan sampai melewatkan beragam diskon seru dari JSM Alfamart untuk mewarnai aktifitas belanjamu pekan ini.

Selain itu, Anda bisa mendapatkan potongan harga yang lebih besar jika melakukan pembayaran melalui GoPay dan ShopeePay.

Sumber laman instagram Alfamart

Adapun syarat dan ketentuan pembayaran JSM Alfamart melalui GoPay dan Shopeepay antara lain:

Pembayaran dengan ShopeePay:

1. Khusus pembayaran di tempat menggunakan ShopeePay.

2. Minimal Transaksi Rp 10.000,00 (Tidak termasik susu bayi di bawah 1 tahun & rokok).

3. Harga berlaku untuk 1 barang/transaksi/struk (tidak berlaku kelipatan).

4. Maksimal 5 kali transaksi/Pengguna/Periode.

Pembayaran dengan GoPay:

1. Khusus pembayaran dengan Gopay disertai belanja minimal Rp. 10.000,00.

2. Tidak termasuk susu bayi di bawah 1 tahun & Rokok.

Dapatkan berbagai kebutuhan menarik dengan harga terbaik, termurah, terlengkap dan dekat dari jangkauanmu selama periode berlangsung.

Promo belanja JSM Alfamart ini berlangsung dari tanggal 22-24 januari 2021 pada Alfamart seluruh indonesia.

atau, bisa juga Cek Promo Belanja JSM Alfamart 22-24 Januari 2021 melalui alfamart.co.id

Bagi Anda yang tak bisa berbelanja secara langsung, Anda bisa membeli produk yang Anda butuhkan melalui apilkasi Alfagift.

Jadi, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Alfagift di ponsel untuk bisa belaja dari rumah saja.

Continue Reading

Bisnis

Hindari 4 Kesalahan Dalam Penggunaan Kartu Kredit

Published

on

Hindari 5 Kesalahan Dalam Penggunaan Kartu Kredit

Kartu Kredit atau credit card memudahkan dalam melakukan pembayaran. Apalagi sekarang ini, kebanyakan orang menyukai melakukan transaksi tanpa uang tunai.

Namun, sayangnya pemilik kartu kredit kadang-kadang melakukan kesalahan dalam penggunaan biaya penggunaan kartu kredit.

Dari sinilah banyak hal yang terjadi sehingga membawa pemegang credit card terperangkap dalam beban biaya hutang.

Berikut adalah 5 cara untuk menghindari kesalahan dalam penggunaan credit card yang sering terjadi dari banyak pengguna kartu kredit.

1. Ingat! Kartu Kredit Itu Kartu Utang, Bukan Debit

Kartu debit adalah uang atau saldo dalam tabungan yang bisa kapan saja anda gunakan dan batasi pemakaiannya, sedangkan credit card akan selalu membiayai kebutuhan/belanja anda tanpa limit mendasar.

Ingat, penarikan uang tunai dengan credit card akan terkena biaya bunga sebesar 4% atau minimal Rp50.000 setiap kali melakukan penarikan.

2. Tergoda Hanya Membayar Cicilan Minimum

Cicilan Minimum adalah jebakan paling umum yang pengguna credit cardtidak sadari.

Selain itu, Minimum payment pada praktiknya membolehkan pengguna kartu membayar jumlah cicilan minimumnya saja (sebesar 10% dari total tagihan).

Jika ini dilakukan, sisa tagihan yang belum terbayar ditambah bunga akan menjadi utang yang cukup besar.

3. Kartu Kredit Menjadi Alat Gali Lubang dan Tutup Lubang

Banyak orang dalam kondisi darurat memanfaatkan credit card untuk menutup utang.

Misalnya, menggunakan credit card untuk membayar angsuran Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Multiguna (KMG), ataupun Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Solusi praktis ini membawa dampak berat pada kemudian hari bila sampai terjebak utang.

4. Tergoda Diskon dan Berbelanja Barang-barang yang Tidak Perlu

Bank pada umumnya menjadikan transaksi credit card sebagai sarana meraup keuntungan.

Salah satu cara untuk mempertahankan market pada segmen credit card adalah gencar memberikan promo atau diskon jika transaksi menggunakan credit card.

Separuh dari pengguna credit card yang memanfaatkan diskon ini adalah orang-orang yang sebenarnya tidak atau belum membutuhkan produk tersebut.

Continue Reading

Bisnis

Kebijakan Ekonomi AS-Indonesia Diprediksi Tak Berubah di Era Biden

Published

on

Kebijakan Ekonomi AS-Indonesia Diprediksi Tak Berubah di Era Biden
Seorang pegawai valas menghitung uang kertas dollar AS dan rupiah, di Makassar, Sulawesi Selatan, 31 Januari 2013. (Foto: Yusuf Ahmad/Reuters)

Gencil News – VOA – Kebijakan ekonomi dan perdagangan Amerika Serikat dengan Indonesia diperkirakan tidak akan berubah pada era Presiden terpilih Joe Biden.

Direktur Perundingan Bilateral, Kementerian Perdagangan, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan Indonesia tetap akan menjadi mitra strategis di kawasan bagi Amerika Serikat. Meskipun, kata dia, terjadi peralihan presiden dari Donald Trump ke Joe Biden.

Ia beralasan Indonesia memiliki posisi yang kuat di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan ekonominya tumbuh di Asia Pasifik. Sementara Amerika bagi Indonesia merupakan mitra dagang terbesar keempat setelag China, Jepang dan Singapura dengan total perdagangan $27,1 miliar pada 2019.

“Amerika adalah mitra dagang penting bagi Indonesia untuk perdagangan maupun investasi. Dan juga mitra strategis dalam berbagai forum,” jelas Ni Made Ayu Marthini dalam diskusi “Prospek Hubungan Ekonomi dan Perdagangan Indonesia” Selasa (19/1/2021).

Untuk memaksimalkan hubungan dagang dengan Amerika, dalam jangka pendek, Ayu menambahkan Indonesia akan berusaha mengisi pasar Amerika yang ditinggalkan oleh China. Sedangkan dalam jangka panjang akan berupaya menjadi bagian rantai pasokan ke Amerika. Salah satu caranya dengan menciptakan iklim kondusif untuk menarik investasi ke Indonesia.

“Dalam level multilateral harus terus intens mengadakan kerja sama dengan semua negara. Tentu saja Amerika sebagai aktor besar di dunia,” tambah Ayu Marthini.

Ayu memperkirakan pendekatan kebijakan ekonomi dan perdagangan Biden akan berbeda dengan Trump, meski substansi kebijakannya tidak akan berubah, termasuk dengan Indonesia. Semisal Biden akan mengedepankan pendekatan multilateral (menguntungkan banyak negara), berbeda dengan Trump yang lebih mengedepankan unilateral (menguntungkan sepihak).

Senada Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Shinta W Kamdani mengatakan pergantian presiden di Amerika tidak menciptakan perubahan minat investasi yang signifikan di Indonesia. Hal tersebut terlihat dari investasi Amerika di Indonesia yang cenderung stagnan dan tetap terkonsentrasi pada sektor pertambangan dan jasa dalam 10 tahun terakhir.

“Jadi nilai penanaman modal asing (FDI) Amerika yang masuk Indonesia pada 2010 mencapai $10,55 miliar. Sedangkan tahun 2019 mencapai $12,15 miliar,” tutur Shinta W Kamdani, Selasa (19/1/2021).

Kendati, dari sisi perdagangan, Shinta berpandangan arah kebijakan perdagangan global presiden Amerika dan ekonomi domestik turut mempengaruhi kinerja ekonomi bilateral. Hal tersebut terindikasi dari kinerja perdagangan pada era Trump yang stagnan dibandingkan pada era Obama dan Bush yang tumbuh sehat.

Menurut Sinta, pelaku usaha di Indonesia juga menilai era Biden lebih menjanjikan dibandingkan era Trump dalam peningkatan hubungan ekonomi Amerika-Indonesia. Setidaknya, kata dia, dalam kepastian berusaha dan permintaan pasar Amerika dan global.

SME Export Empowerment & Develepmont (ID SEED), organisasi independen yang terdiri dari para diaspora Indonesia di berbagai negara yang bersinergi dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mencatat kontribusi ekspor UMKM terus mengalami penurunan. Itu terlihat dari persentase ekspor yang berkisar 33 persen pada 1997 menjadi sekitar 14 persen pada 2018.

Ketua Diaspora SME Export Empowerment & Development (ID SEED) Ira Damayanti mengatakan, kontribusi ekspor UMKM Indonesia juga terbilang rendah dibandingkan dengan negara lain. Semisal Singapura yang mencapai 41 persen dan Thailand 29 persen.

“Sejak awal produk UKM kita tidak didesain untuk menghadapi persaingan global, baik di pasar nasional dalam menghadapi produk asing,” tutur Ira Damayanti.

Ira menambahkan UKM Indonesia berpeluang untuk meningkatkan ekspor ke Amerika. Sebab Amerika merupakan negara tujuan ekspor non-migas terbesar kedua Indonesia setelah China. Di samping , Amerika memiliki potensi pasar yang besar dengan jumlah penduduk 329 juta jiwa.

Kata dia, beberapa produk UKM yang berpotensi untuk diekspor ke Amerika antara lain kopi, rempah dan produk perikanan. Menurutnya, pelaku UKM juga dapat berkolaborasi dengan para Diaspora Indonesia untuk peningkatan ekspor. 

Continue Reading

TRENDING