Motor Yamaha RX King Tahun 1983 Laku Rp125 Juta
Connect with us

Bisnis

Motor Yamaha RX King Tahun 1983 Laku Rp125 Juta

Published

on

Motor Yamaha RX King Tahun 1983 Laku Rp125 Juta
Pemilik motor yamaha RX King ini bernama Arif King Priuk. Motor Yamaha RX-King tahun 1983 miliknya berwarna putih original pabrikan, yang dinilai cukup langka. - foto Arif king priuk via detikoto

Gencil News – Sebuah motor Yamaha RX King keluaran tahun 1983 laku dengan harga Rp125 juta. Motor Yamaha RX King tersebut laku Rp125 juta, hanya 5 menit saja usai Arif sang pemilik memasang di story media sosial.

Pemilik motor yamaha RX King ini bernama Arif King Priuk. Motor Yamaha RX-King tahun 1983 miliknya berwarna putih original pabrikan, yang dinilai cukup langka.

Dikutip dari detikoto “Ini masih orisinil catnya. Rata-rata mereka cuma dokumennya aja, barangnya udah nggak orisinil, udah restorasian. Ini kan walaupun catnya udah karat-karat gitu, tapi masih orisinil, masih gagah, masih khas banget lah. Dan orang nggak ada yang punya,” kata Arif dalam perbincangan dengan detikOto.

Foto: Dok. Arif King Priok

Disebut Arif, motor miliknya itu merupakan barang incaran kolektor. Karena orisinalitasnya itulah harganya bisa tembus di atas Rp 100 juta

Salah satu hal menari dari Yamaha RX King seharga Rp 125 juta ini adalah bagian tankinya. Berwarna putih, pada beberapa sisi tanki terlihat sudah berkarat.

Kenapa tangki karatannya masih dipertahankan? Menurut Arif, di situlah nilai originalitasnya. Dia tidak ingin mengecat ulang tangkinya karena tidak mau kehilangan originalitas.

“Justru karatnya itu yang bikin orang, ‘Wow.’ Vespa juga ratusan juta kan begitu. Itu benar-benar nggak saya apa-apain, dapatnya gitu ya tangkinya nggak saya pernis,” ucap Arif.

 Untuk menjaga kondisi supaya tidak keropos, Arif melapisi karat dengan gemuk supaya tidak keropos.

“Jadi perawatannya kalau saya mau tutup dikasih gemuk dulu, baru ditutup lap, baru saya kerudungin. Itu biar nggak karantnya kering. Kalau karatnya kering lama-lama kemakan dia, kalau ada basah gemuk itu kan dia nggak kering. Biar nggak bolong,” kata Arif.

Meski harganya sangat tinggi, proses negosiasi pembelian motor tersebut ternyata berjalan sangat cepat. Ngobrol melalui aplikasi cahtting, si pembeli tak banyak menawar hingga akhirnya sepakat pada harga Rp 125 juta bahkan sebelum pembicaraan berlangsung lima menit.

“Saya chatting nggak sampai 5 menit langsung deal harga. Saya awalnya iseng pasang story, dia tanya2 dan deal harga. Awalnya dia tanya bisa kurang nggak, saya bilang harga jangan dikurangin, paling saya kasih gratis servis seumur hidup. Kalau mau ke sini mau nyetting, mau servis saya jamin seumur hidup, tapi di luar sparepart, kalau jasa saya kasih garansi seumur hidup,” ucapnya.

“Kalau orang udah penghobi otomotif, udah layak banget itu. Orang saya yakin masih bisa di atas itu kok. Jadi kan ktia bisa lihat, RX-King mahal, mahalnya di mana. Jadi relatif lah. Mungkin kalau bukan penghobi otomotif ya mungkin dia bilang begitu. Tapi begitu dia benar-benar hobi di otomotif, masih layak banget lah,” lanjut Arif.

rief mengungkapkan tak semua RX-King punya nilai mahal. Pembeli RX-King juga harus memahami mana motor yang memiliki nilai mahal, mana yang hanya penjualnya yang mematok harga mahal padahal motornya tidak semahal itu.

“Saya jual motor sesuai kondisi kok, ada yang Rp 20 (juta) ada yang Rp 30 (juta). Tapi ingat, sebelum membeli kita pelajari. Misalnya kita naksir RX-King tahun 97, kan RX-King banyak tipe. Beda tahun beda model. Kita pelajarin dulu. Ingat, yang mahal itu yang orisinil sesuai tahunnya yang alami. Ini pengalaman saya jual ya,” ucap Arif.

Ada juga motor RX-King restorasi. Namun, tak semua juga motor RX-King restorasi punya nilai mahal. Pun begitu dengan RX King Modifikasi, di mana harus diperhatikan parts apa saja yang digunakan.

Sumber

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bisnis

Sandiaga Uno Beli Mobil Ajukan Kredit, Memang Berapa Kekayaannya?

Published

on

By

Sandiaga Uno Beli Mobil Ajukan Kredit, Memang Berapa Kekayaannya?

Gencil News – Pada saat Internasional Motor Show (IIMS) Hybrid 2021, Menteri Sandiaga Uno bersama anaknya, Sulaiman Saladdin Uno berkesempatan untuk melihat pameran mobil terbesar di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno tertarik dengan mobil Toyota Corolla Cross Hybrid yang dijual dengan harga Rp500 juta.

“Mau nggak, Sul (Sulaiman), listrik nih, Sul. Kita belum punya mobil listrik di rumah,” ujar Sandiaga Uno, di Kemayoran, Jakarta (18/4/2021).

“Sul (Sulaiman), should i buydo you like it,” ucap Sandiaga lagi.

Kemudian Sandiaga Uno memutuskan untuk membeli mobil hybrid besutan pabrikan asal Jepang, Toyota.

“Tapi gue bilang pakai financing (pembiayaan) nyicil, kan gaji menteri kecil,” ujar Sandiaga yang diiringi tawa di sekitar area booth Toyota.

Harga sebuah Toyota Corolla Cross Hybrid saat ini dibanderol dengan harga Rp 518.480.000 (OTR Jakarta).

Toyota Corolla Cross Hybrid  📸 astra200

Lalu bagaimana dengan kekayaan yang dimiliki Sandiaga Uno. Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Sandiaga Uno. Jika untuk membeli mobil seharga setengah miliar bukan perkara yang sulit.

Sandiaga Uno memiliki kekayaan sebesar Rp 3,8 triliun, tepatnya Rp 3.815.767.386.190. Harta tersebut dilaporkan saat dirinya menjabat sebagai Menparekraf.

Berapa Gaji Menteri

Tunjangan menteri diatur dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 68 Tahun 2001. Sesuai Keppres ini, menteri negara menerima tunjangan sebesar Rp 13.608.000 setiap bulannya.

Sedangkan gaji pokok para menteri sebesar Rp 5.040.000. Jika ditotal, gaji dan tunjangan yang diterima menteri sebesar Rp 18.648.000 per bulan.

Gaji menteri dan tunjangan di atas tentu belum semuanya. Nilai di atas belum termasuk dana operasional hingga kinerja dan protokoler.

Bahkan ada dana taktis menteri yang menurut beberapa mantan pejabat bisa mencapai Rp 100-150 juta. Selain itu, menteri juga menerima rumah dinas, kendaraan dinas dan jaminan kesehatan.

Continue Reading

Bisnis

Penyesuaian Jam Pelayanan Bank Kalbar Selama Bulan Puasa

Published

on

Penyesuaian Jam Pelayanan Bank Kalbar Selama Bulan Puasa

Gencil News- Bank Kalbar mengimbau penyesuaian jam pelayanan operasional kantor selama bulan puasa mulai tanggal 12 April sampai 11 Mei 2021.

Penyesuaian ini pengaturan jam pelayanan dan operasional yang berlaku bagi Kantor pusat dan Kantor cabang Bank Kalbar.

Selanjutnya, untuk Waktu Operasional kantormulai pukul 08.00 WIB Sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Sedangkan untuk jam pelayanan Kas menjadi pukul 08.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB.

Jam pelayanan operasional Bank Kalbar (Foto : Instagram @Bank Kalbar)

Dengan adanya perubahan jam layanan ini Bank Kalbar berharap nasabah semakin mudah dalam memenuhi kebutuhan transaksinya.

Informasi lainnya, untuk bagian transfer dan kliring tidak mengalami perubahan signifikan, Namun penyesuaian jam akan mengikuti ketentuan dari Bank Indonesia.

BPD yang berpusat di Kalimantan Barat ini berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan transaksi keuangan nasabah.

Masyarakat atau nasabah bisa terus mengoptimalkan kegiatan transaksi perbankannya melalui fitur digital seperti mobile banking, CMS (cash management system) terutama untuk kebutuhan perusahaan atau korporasi termasuk layanan ATM dalam rangka cashless banking.

Selain itu, Bank Kalbar juga menekankan tetap menjalankan seluruh protokol penanganan Corona Covid-19 di banking hall.

Termasuk pengaturan antrian atau tempat duduk nasabah yang sesuai dengan upaya physical distancing.

Continue Reading

Bisnis

Bank Kalbar Rayakan HUT Ke-57 Dengan Kemeriahan Secara Virtual

Published

on

By

Bank Kalbar Rayakan HUT Ke-57 Dengan Kemeriahan Secara Virtual
r Kegiatan Upacara HUT Bank Kalbar ke-57

Gencil News – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar). Menggelar Kegiatan Upacara HUT Bank Kalbar ke-57 dengan kesederhanaan. Perayaan HUT Bank Kalbar kali ini dengan melaksanakan upacara secara virtual yang di pimpin oleh Direktur Utama Bank Kalbar,Kamis (15/4/2021).


Pada HUT Bank Kalbar kali ini mengusung tema bersinergi meraih Prestasi di Era Digitalisasi dengan rangkaian upacara secara virtual. Kemudian pemberian penghargaan masa bhakti kepada pegawai dan penyerahan bantuan sosial. Suasana kesederhanaan perayaan kali ini sangat terasa karenakondisi pandemi covid-19.


Suasana tergambar dalam peringatan Hari Ulang Tahun Bank Kalbar yang ke-57. Hadir Komisaris Utama dan Anggota Dewan Komisaris, Direksi Bank Kalbar, dan Dewan Pengawas Syariah. Serta Karyawan/Karyawati Bank Kalbar yang menyaksikan melalui Video Confrence.


Adapun rentetan acara bermula dengan upacara, Penghargaan Masa Bhakti kepada pegawai dan berlanjut dengan penyerahan bantuan serta santunan sosial.

Direktur Utama Bank Kalbar, Samsir Ismail mengucapkan syukur dengan perjalanan usia Bank Kalbar yang terus bertambah ini. Dengan kinerja terus menunjukan peningkatan.


Pada kesempatan yang berbahagia tersebut, Samsir juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalbar dalam hal ini Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji,Bapak dan Ibu Walikota se-Kalbar,

Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Forkopimda Provinsi Kalbar, serta pembinaan kepala OJK Kalbar, Kepala BPK RI Perwakilan Kalbar. Juga Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalbar dan Kepala Perwakilan BPKP Kalbar.

Sementara saat ini, persaingan perbankan nasional semakin kompleks. Sehingga menciptakan iklim persaingan yang tidak sehat atau tidak begitu baik. Karena pasar yang tersedia terbatas, sehingga untuk bertahan, para perbankan berupaya mengembangkan dan memperluas fitur layanan. Maupun produk terutama layanan teknologi informasi atau digital Banking.


“Alhamdulillah atas izin Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dan kerja keras seluruh jajaran dan pegawai Bank Kalbar. Kinerja keuangan Bank Kalbar tetap menunjukkan trend peningkatan. Hal ini tercermin dalam laporan keuangan audited hingga akhir Desember 2020. Dengan total aset yang dimiliki oleh Bank Kalbar Rp18.61 triliun,” ujar Samsir.


Samsir mengatakan semakin besar modal yang disetor kepada Bank Kalbar. Maka akan memperkokoh pondasi Bank Kalbar dalam melakukan ekspansi bisnis, guna memenuhi tuntutan nasabah dan masyarakat luas yang semakin tinggi.

Tantangan Selama 57 Tahun


Kurun waktu 57 tahun kata Samsir usia yang cukup panjang bagi sebuah perusahaan sekaligus juga usia yang membuat Bank Kalbar semakin matang. Karena melewati berbagi tantangan dan hambatan sejak awal berdirinya.

“Alhamdulillah hingga saat ini Bank Kalbar masih kokoh berdiri. Sebagai salah satu BUMD yang cukup diperhitungakan dalam dunia perbankan dan menjadi Bank Kebanggan Masyarakat Kalimantan Barat” katanya.

Menghadapi Tantangan


Ia mengatakan salah satu tantangantahun 2021 adalah persaingan produk dan layanan digital banking. Yang semakin ketat dan pandemi Covid-19 yang saat ini masih belum berakhir. Sehingga masih memberi dampak negatif pada semua aspek kehidupan, termasuk aspek ekonomi.


“Untuk melewati dan menghadapi tantangan tersebut kita harus bersinergi bersama untuk mencari celah dan peluang. Misalnya melakukan sosialisasi terhadap produk/fitur digital yang kita miliki untuk dapat maju dan memenangkan persaingan. Sehingga dapat meraih prestasi diera digitalisasi ini”ujarnya.

Continue Reading

Bisnis

Warga New York Semakin Banyak yang Beternak Lebah

Published

on

Warga New York Semakin Banyak yang Beternak Lebah

Gencil News – VOA – Kota New York yang bising kelihatannya mungkin bukan tempat yang ramah lebah. Tetapi teras di atap gedung-gedung tinggi serta taman-taman mungil di kota tersebut kini banyak dipenuhi hewan-hewan penghasil madu itu yang terancam oleh pestisida di kawasan pedesaan.

Sekitar 2,4 juta ekor lebah madu Italia diangkut dalam sebuah mobil van, siap dibawa ke rumah mereka baru-baru ini. Van itu diparkir di dekat Apartemen the Dakota di kawasan Central Park, di mana istri mendiang John Lennon, Yoko Ono, tinggal sejak 1973.

“Ini adalah tahun pertama kami melakukannya di luar The Dakota,” kata Andrew Coté, ketua Asosiasi Peternak Lebah Kota New York. “Kami dengar Yoko menyukai madu,” lanjutnya.

“Ini hobi yang menyenangkan. Ini cara yang baik untuk terhubung dengan alam di kota seperti ini. Ini menyenangkan, menyenangkan bekerja dengan lebah, kita dapat terhubung ke alam. Mengurusi lebah ini terapeutik, hampir seperti bermeditasi,” kata Cote lebih jauh mengenai beternak lebah.

Peternak lebah Andrew Cote membuang kawanan besar lebah yang dia pindahkan dari sebuah gedung di Times Square ke sarang baru di Bryant Park di New York, AS, 27 Juni 2017. (Foto: REUTERS/Lucas Jackson)
Peternak lebah Andrew Cote membuang kawanan besar lebah yang dia pindahkan dari sebuah gedung di Times Square ke sarang baru di Bryant Park di New York, AS, 27 Juni 2017. (Foto: REUTERS/Lucas Jackson)

Coté, yang mendirikan Andrew’s Honey, mengemudi dari Georgia untuk mengirimkan lebah-lebah itu. Van tersebut membawa 200 paket kayu dan kasa, masing-masing berisi sekitar 12 ribu ekor lebah. Sejumlah peternak lebah antre untuk mengambil paket seberat 3 pound (sekitar 1,3 kilogram) yang harganya $159 atau $205, tergantung pada kapan mereka memesannya. Menurut Coté, lebah dijual berdasarkan berat, seperti halnya keju.

Sebagian pembeli memasukkan paket-paket itu ke dalam tas, sementara Ray Sage mengikatkan dua peti lebah ke sepedanya, untuk dibawa ke sarang lebah miliknya di kawasan Lower East Side.

“Saya harus mengayuh sepeda dengan benar-benar lambat dan hati-hati,” ujar Sage.

Jumlah peternak di perkotaan telah tumbuh pesat. Banyak sarang lebah kini ditemukan di teras-teras di atap gedung pencakar langit gedung-gedung perkantoran, kata Coté. New York melegalisasi peternakan lebah pada tahun 2010 dan memiliki ratusan sarang lebah terdaftar, menurut Departemen Kesehatan.

Populasi lebah mengalami penurunan tajam di berbagai penjuru dunia, antara lain karena penggunaan pestisida dan bahan-bahan kimia yang berlebihan di pedesaan, serta kurang bervariasinya jenis tanaman.

New York tidak memiliki masalah ini, membuatnya menjadi habitat yang sehat bagi lebah, kata Alan Markowitz, warga Bronx yang beternak di Taman Komunitas La Finca del Sur, yang dikelola kaum perempuan kulit berwarna.

Peternak lebah Hannah Baek dan Gus Iodise menyiapkan sarang untuk mengambil segerombolan besar lebah yang telah mereka singkirkan dari sebuah gedung di distrik Times Square di New York, AS, 27 Juni 2017. (Foto: REUTERS/Lucas Jackson)
Peternak lebah Hannah Baek dan Gus Iodise menyiapkan sarang untuk mengambil segerombolan besar lebah yang telah mereka singkirkan dari sebuah gedung di distrik Times Square di New York, AS, 27 Juni 2017. (Foto: REUTERS/Lucas Jackson)

“Sepertiga dari apa yang Anda makan memerlukan jasa pollinator atau hewan penyerbuk. Jadi penting sekali untuk mempertahankan keberadaan pollinator di lingkungan. Dan di kota, percaya atau tidak, lebah hidup dengan baik karena secara umum lebih sedikit pestisida,” kata Markowitz.

“Jadi akan lebih baik jika kita tinggal di daerah atau di pertanian, tempat di mana saya berasal, saya pernah menjadi petani, kita harus berjuang melawan pestisida dan monokultur. Memiliki banyak variasi jenis tanaman merupakan hal yang sangat baik bagi lebah. Itulah yang mereka sukai, mereka suka makanan yang beragam,” tambahnya.

Coté memiliki lebih dari 60 sarang lebah di atap gedung dan taman-taman komunitas di New York. Ia biasanya memanen madu pada bulan Juli dan September. Menurut Coté, ia menjelaskan betapa berbedanya madu yang dihasilkan lebah-lebahnya.

“Di Kota New York, lebah-lebah itu akan mengumpulkan nektar dari berbagai sumber yang berbeda-beda, dan benar-benar banyak sekali kesempatan untuk itu bagi mereka.”

Di Manhattan, misalnya, sedikit saja pepohonan di sana yang merupakan tumbuhan asli lokal, sehingga ada begitu banyak sumber nektar dari bunga-bunga yang bermekaran bagi lebah-lebah itu di sana. Karena itu pula, lebah tersebut menghasilkan madu yang tidak dapat ditemukan di tempat lainnya di dunia, jelas Coté.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING