Nissan Luncurkan Leaf e+ Lebih Bertenaga dan Jelajah Lebih Jauh

Nissan Leaf e+
Nissan Leaf e+

Nissan Luncurkan Leaf e+ lebih Bertenaga dan jelajah lebih jauh. Dan sepertinya produsen mobil asal jepang ini ingin segera cepat-cepat menjauhkan diri mereka dari berita kasus penangkapan pejabat eksekutifnya, Carlos Ghosn.

Acara peluncuran ini dilakukan di markas besar Nissan Motor Co Yokohama, di sebalah barat daya Tokyo, sebelumnya peluncuran ini sempat ditunda karena Ghosn ditangkap 19 November 2018.

Ghosn didakwa tidak melaporkan pendapatannya. Jaksa Tokyo telah memperpanjang penahanannya hingga Jumat, dan menambahkan dugaan pelanggaran kepercayaan.

Pengadilan Distrik Tokyo Rabu menolak protes yang diajukan oleh pengacara Ghosn tentang penahanannya yang berkepanjangan. Para pengacara mengatakan mereka akan mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.

Ghosn tampil ke depan publik pertamanya sejak penangkapannya pada hari Selasa, dan membantah setiap tuduhan di Pengadilan Distrik Tokyo.

Nissan Leafe+ adalah salah satu prestasi bagi Nissan yang disoroti Ghosn dalam pernyataannya kepada hakim.

Baca juga   PGN Alirkan Gas Bumi ke Kawasan Industri JIIPE di Gresik

Leaf yang dibandrol senilai 4.16 juta yen ($ 38.000) dan diharapkan dapat bersaing dengan mobil listrik terlaris yaitu Tesla dan Bolt General Motors.

Nissan Leaf e + mmiliki akselerasi yang lebih cepat dan memiliki torsi lebih dari model sebelumnya.

Memberikan 40 persen lebih banyak daya. Dan baru akan melakukan pengisian daya kembali, apabila mencapai 458 kilometer (285 mil).

Dibandingkan dengan model lama yang hanya bisa melakukan perjalanan sejauh 322 kilometer (200 mil).

Nissan Leaf e+ mulai dijual di Jepang akhir bulan ini, dan diluncurkan di AS pada musim semi 2019.

Di eropa dijadwalkan akan diluncurkan pada pertengahan 2019, Pejabat Nissan dalam sebuah kesempatan mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Baca juga   Porsche Pamerkan Edisi Baru Mobil Sport Model 911

Wakil Presiden Eksekutif Nissan Daniele Schillaci mengatakan model baru ini menawarkan kekuatan dan jangkauan yang lebih luas kepada pelanggan, “sekarang lebih nyaman dan menarik daripada sebelumnya.”

Lebih dari 380.000 kendaraan Nissan Leaf telah terjual secara global sejak debutnya pada tahun 2010.

Dan ini masih terbilang kecil dari keseluruhan pasar mobil.

Banyak negara seperti Cina optimis tentang teknologi kendaraan listrik karena hal itu memungkinkan pendatang baru di industri ini dan menciptakan peluang besar untuk berhasil.

Industi mobil listrik merupakan teknologi ekologis dan tentunya harus mendapatkan dukungan kebijakan dari pemerintah.

Penulis : Gencil News
Editor : Gencil News
Sumber : Gencil News