Connect with us

Bisnis

Perusahaan Startup Terpaksa PHK Karyawan Gara-Gara Corona

Published

on

Perusahaan Startup Terpaksa PHK Karyawan Gara-Gara Corona

Beberapa Perusahaan Startup terpaksa PHK karyawan gara-gara pandemi Corona. Di Indonesia tidak sedikit perusahaan startup yang terpaksa melakukan PHK masal.

Kondisi yang belum teratasi juga membawa perusahaan ojek daring seperti Grab memangkas ratusan karyawannya dan lantas dilanjutkan oleh Gojek.

Alasan pemangkasan ini juga tidak lepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang menurunkan permintaan konsumen pada bagian bagian tertentu yang menyebabkan turunnya pendapatan secara signifikan.

Sampai saat ini beberapa perusahaan ecommerce lain nya yang telah memangkas karyawannya hingga menutup sementara usaha nya antara lain:

Grab Asia

Sebelum Gojek menyampaikan kabar PHK, perusahaan ride-hailing asal Singapura, Grab, terlebih dahulu merumahkan 360 karyawan di Asia Tenggara yang berdampak pada karyawan di Indonesia.

Pemangkasan karyawan ini imbas dari pandemi yang terjadi di berbagai dunia. Selain PHK, Grab juga merampingkan operasional perusahaan dengan menghentikan sejumlah proyek non-esensial karena adanya tantangan ekonomi di tengah pandemi.

Traveloka

Perusahaan ini dikabarkan telah memutuskan untuk merumahkan 10 persen karyawannya atau sekitar 100 orang pekerja. Keputusan yang terjadi akibat dari larangan berpergian yang berlaku sejak Maret 2020, membuat permintaan berpergian turun secara signifikan.

Airy

Airy secara resmi telah menghentikan operasional secara permanen akibat terdampak pandemi virus Corona. Menurut mereka, wabah ini telah mengancam seluruh sektor bisnis, khususnya pariwisata, adanya penurunan signifikan serta pengurangan tenaga kerja. Startup pemesanan penginapan itu ditutup permanen sejak 31 Mei 2020.

OYO

OYO Hotels memutuskan untuk PHK masal 5.000 karyawannya di beberapa negara. Jaringan hotel budget itu terkena dampak pandemi virus Corona yang menyerang bisnis pariwisata serta penginapan sejak akhir tahun lalu.

Iflix

Perusahaan penyedia layanan video on-demand (VoD) iFlix memilih untuk memutuskan hubungan kerja dengan karyawan. Selain dikarenakan pandemi Corona, iFilix harus membayarkan utang yang jatuh tempo.

Meski selama pandemi ini transaksi streaming film naik drastis, namun industri VoD mengungkapkan adanya tamparan besar terhadap industri tersebut. Sejak 2014, iFlix telah mengumpulkan dana US$ 300 juta (Rp 4.7 triliun). Perusahaan ini dibantu oleh, Fidelity International, Yoshimoto Kogyo, JTBC, hingga MNC Group.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Bisnis

Ayam Bakar Menu Andalan Sugeban, Terkenal Sejak Tahun 1992

Published

on

Ayam Bakar Menu Andalan Sugeban, Terkenal Sejak Tahun 1992
Randy Tirtana Pengelola Kafe dan Resto Sugeban Pontianak

GENCIL NEWS – Berdiri sejak tahun 1992, Ayam Bakar Sugeban  telah menjadi Brand Restoran terkenal di Kota Pontianak. Berbagai aneka menu pilihan terbaik dapat anda nikmati di sini bersama keluarga, rekan, atau orang tersayang.

Menu unggulan di sini yang musti Anda coba adalah Ayam Bakar yang dibuat bumbu rempah pilihan, kemudian diolah dengan proses pembakaran (arang). Ditambah rempah-rempah terbaik khas keluarga yang menjadikan Ayam Bakar Sugeban sangat terkenal dan banyak dinikmati oleh pelanggan.

Nama Sugeban terdiri dari dua suku kata. Suku kata pertama berasal dari Bahasa Jawa ‘sugih’ yang artinya kaya. Suku kata kedua yaitu ‘ban’, yang sifatnya berputar.

“Jadi kalau digabungkan kira-kira kekayaan atau kemakmuran yang terus menerus, Insya Allah,” ungkap Randy Tirtana Pengelola Kafe dan Resto Sugeban.

Kafe dan restoran yang dirintis pada tahun 1992 ini awalnya adalah bisnis rumahan yang menyajikan makanan rumahan. Salah satu menu yang terkenal di sini adalah Ayam Bakar Sugeban.

“Awalnya Sugeban ini adalah bisnis rumahan. Bumbu diracik sendiri oleh Ibu. Saya waktu itu masih SD. Jualnya juga door to door kepada keluarga yang kerja di Bank, tetangga-tetangga,”jelasnya.

Berjalan enam bulan Sugeban dibanjiri permintaan hingga akhirnya tercetus ide untuk membuka restoran demi melayani permintaan konsumen secara langsung.

“Dulu tidak semua orang punya telpon, kami jadi agak keteteran. Ketika ada permintaan banyak yang mendadak (datang langsung-red), karena kami pada saat itu tidak banyak menyiapkan pesanan. Lalu dari situ bapak dan ibu harus mencari tempat. Nah ini yang menjadi cikal bakal dari Sugeban. Awalnya tempat jualan kami ini seperti kantin, beratapkan daun dan tiang dari kayu, Alhamdulillah akhirnya sampai sekarang, Kami telah memiliki tempat yang layak untuk dikunjungi ” Kenang Randhy Tirtana.

Mampu eksis hingga dua puluh delapan tahun menjadi prestasi tersendiri bagi Sugeban. Terutama ketika bisnis kuliner menjamur di Pontianak. Kafe dan Resto Sugeban menyiapkan strategi untuk menjaga pelanggan setianya.

Menargetkan semua kalangan


Selain menu makanan yang ‘rumahan’ banget, keunikan Sugeban terletak pada konsep yang diusungnya yaitu Cafe Resto and celebration. Sugeban berharap kafe dan restorannya menjadi tempat perayaan bagi setiap orang.

Celebration ini ya memang segala macam keinginan orang mau ngerayain apa aja di sini, mau ulang tahun, pesta pernikahan, atau apapun itu acaranya, di Sugeban tempatnya,” ungkap Randhy Tirtana.


Jika anda berkunjung ke Sugeban di Jalan Alianyang. Pengunjung akan disuguhi tiga konsep dekorasi yang berbeda dalam satu kafe dan restoran.

“Kami menyediakan lounge. Ada sofa untuk mereka yang ingin bersantai, biasanya diisi oleh eksekutif muda. Ada pula lesehan untuk keluarga. Sedangkan yang garden cocok untuk remaja, karena Sugeban juga ada pertunjukan live music,” paparnya.

Sugeban tak hanya menargetkan pasar yang spesifik untuk bisnisnya. Semua segmen usia dibidik Sugeban.

Jemput bola


Promosi menjadi aktivitas terpenting dalam sebuah bisnis, termasuk kuliner. Sugeban awalnya gencar berpromosi melalui brosur, kini kehadiran internet dan media sosial juga dimanfaatkannya.

Komentar dari tamu yang langsung hadir di restoran maupun dari pengunjung di media sosial. Ini menjadi masukan berarti bagi Restoran Sugeban. Restoran dan Kafe Sugeban juga menginformasikan promo-promo kepada pengunjung lewat pesan singkat di hape dan media sosial.


“Misalnya ada menu-menu promo dari Sugeban, kita akan menginformasikan kepada pengunjung yang pernah datang, dan dari media sosial kami pun, anda bisa mengetahui promo dari kami” jelas Randhy.

Sugeban juga menyediakan kartu member yang persyaratannya yaitu mencantumkan tempat tanggal lahir. Melalui kartu member inilah Sugeban menarik konsumennya jadi pelanggan setia.

“Kita jemput bola. Sebelum hari H ulang tahun, sebulan atau dua minggu sebelumnya, sudah kami hubungi. Sugeban menyediakan makan gratis dan diskon khusus bagi yang berulang tahun. Biasanya kalau orang ulang tahun kan bingung mau makan apa dan di mana. Nah, dengan adanya pelanggan yang telah menuliskan informasi yang bisa dihubungi, maka kami akan menghubungi mereka,” jelas Randhy.

Ia mengakui strategi promosi tersebut sangat berpengaruh terhadap kenaikan jumlah tamu, meskipun tak dipungkiri setiap bisnis ada kalanya pasang surut.

Buat standardisasi


Selain dengan promosi jemput bola, hal yang tak kalah penting lagi yaitu kesiapan restoran untuk menerima tamu. Dalam sehari Sugeban menerima tamu dengan berbagai macam karakter. Tentunya kesiapan layanan dari para staf sangat penting.

“Ketika tamu datang kita harus siap. Dalam artian karyawan kami siap melayani para tamu yang datang dengan berbagai karakter. Jadi, kita harus punya satu standar. Seperti apapun tamu yang datang, kami selalu maksimal melayani,” paparnya.

Tak hanya kesiapan staf, kualitas dan ketersediaan makanan juga perlu diperhatikan. Randhy mengakui terkadang tak mudah bagi sebuah bisnis kuliner untuk mempertahankan kualitas makanan yang konsisten. Namun Sugeban selalu berusaha menjaga kualitas makanan dengan membuat standardisasi pengelolaan dapur.

“Di dapur juga kita punya standardisasi. Untuk menciptakan makanan yang baik, hal-hal dasar seperti cara memotong, memerlakukan bahan makanan ada standarnya. Contoh, ikan jika sudah dalam keadaan beku lalu kita rendam sebelum diolah, itu cara yang salah. Rasa ikan sudah beda. Ada cara untuk mempertahankan rasa ikan, tapi enggak dengan cara seperti itu,” ujarnya.

Tantangan masa kini


Setiap bisnis pasti punya tantangannya masing-masing. Diakui Randhy tantangan yang kerap dihadapi bisnisnya adalah persoalan SDM dari segi kualitas yang sangat berbeda dibanding dulu. Tantangan lainnya adalah ketika harga bahan pangan naik.

“Ketika harga naik, kita harus ambil karena butuh. Ketika harga turun, kita juga harus ambil karena tukang ayam minta dibantu menghabiskan stok,” jelasnya.

Soal persaingan dengan bisnis kuliner lainnya yang tengah menjamur di Pontianak, Randhy menganggap hal yang lumrah jika berbagi konsumen dengan yang lainnya. Baginya yang terpenting adalah mempertahankan kualitas.

Menutup sesi wawancara, Randhy mengatakan jika ingin berbisnis tak perlu takut. “Yang pertama kita harus tahu, apa yang jadi kelebihan kita. Fokus saja disitu. Dengan kita tahu apa kelebihan kita, itu kita sudah dua langkah di depan orang lain. Dan kita diciptakan dengan kelebihan, cuma kitanya yang kadang-kadang belum tahu,” tutupnya.

So, jangan lupa untuk berkunjung ke kafe dan Resto Sugeban. Jalan Alianyang nomor 36 Pontianak. Telpon (0561) 767-128 buka setiap hari dari jam sembilan pagi. Sugeban juga melayani pembelian “take away” di outlet jalan Teuku Umar dan Jalan Purnama, Pontianak. (cus)

Continue Reading

Bisnis

Elon Musk Dinobatkan Sebagai CEO Dengan Pendapatan Tertinggi

Published

on

Elon Musk Dinobatkan Sebagai CEO Dengan Pendapatan Tertinggi

Elon Musk dinobatkan sebagai pemimpin perusahaan dengan pendapatan tertinggi di Negeri Paman Sam. CEO Tesla itu dilaporkan menerima total pendapatan sebedar USD595,3 juta atau sekitar Rp8,63 triliun pada 2019.

Seperti diketahui, Musk merupakan CEO SpaceX dan Tesla, dua perusahaan ternama di bidang teknologi dan otomotif.  pria berusia 49 tahun itu justru meraup pendapatannya dari saham Tesla.

Baru-baru ini, saham perusahaan mobil listrik ini menembus angka USD 1.400 per lembar dan Musk memiliki 20,8% dari saham perusahaannya tersebut. Kekasih Grimes ini juga menjadi pemegang saham utama di SpaceX serta The Boring Company yang didirikannya.

Berdasarkan laporan Blooomberg dalam 2019 Pay Index, yang dikutip gencil news, banyak nama pemimpin perusahaan teknologi terbukti masuk ke dalam daftar CEO dengan pendapatan dan kompensasi tertinggi di Amerika Serikat.

Pundi-pundi dolar yang didapatkan Musk empat kali lipat lebih besar dibandingkan yang didapat Tim Cook, CEO Apple. Sepanjang 2019, Cook mengantongi total penghasilan sebanyak USD133,7 atau sekitar Rp1,94 triliun.

Di bawah Cook ada nama Tom Rutledge, CEO Charter Communication, perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan telekonomunikasi kabel di AS. Pendapatannya di 2019 sebesar USD116,9 atau sekitar Rp1,69 triliun.

Kemudian ada juga nama Robert Swan, CEO Intel. Pemimpin perusahaan yang bergerak pada perakitan prosesor itu, berpenghasilan sebesar USD99 juta atau sekitar Rp1,44 triliun pada 2019.

Sementara CEO Alphabet (induk perusahaan Google), Sundar Pichai, memiliki pendapatan USD86,1 juta atau Rp1,25 triliun. Dan CEO Microsoft, Satya Nadella, pendapatannya USD77,2 juta atau Rp1,12 triliun.

Continue Reading

Bisnis

Ji kaiting Miliarder Misterius Yang Gemar Mengoleksi Mobil Mahal

Published

on

Ji kaiting Miliarder Misterius Yang Gemar Mengoleksi Mobil Mahal

Ji Kaiting dinobatkan sebagai miliarder wanita termuda dan terkaya di dunia oleh majalah Forbes pada tahun 2014. Saat itu usia Ji Kaiting baru menginjak 24 tahun. Lima tahun setelahnya yaitu di tahun 2019. Ji Kaiting dilaporkan memiliki kekayaan bersih sekitar 1,3 miliar dollar atau senilai Rp18,3 triliun.

Dia adalah putri konglomerat China bernama Ji Haipeng yang merupakan CEO perusahaan real estate Logan Property Holdings.

Ayah Kaiting kabarnya telah mewariskan 85 persen saham perusahaan kepadanya. hal tersebut menjadikan Ji Kaiting sebagai pemegang saham terbesar di perusahaan bergengsi tersebut.

Lulusan Singapore Institute of Management ini juga meraih gelar sarjana di bidang keuangan dan ekonomi dari University of London. Ji Kaiting juga dikenal sebagai sosok yang cerdas dan pekerja keras.

Sayangnya, sosok Ji Kaiting sulit diakses di media sosial. Ia sangat misterius dan menggunakan beberapa nama samaran untuk menutup akses informasi tentang kehidupannya.

Kaiting memang dilaporkan sebagai salah satu miliuner termuda yang memiliki mobil mewah edisi terbatas yang tentu harganya mahal.

Punya harta miliaran, Ji Kaiting memilih deretan supercar sebagai koleksi pribadinya. Mulai Lamborghini, Pagani, McLaren hingga Ferarri memenuhi kediamannya. Ia bahkan memarkir satu dari 499 edisi terbatas LaFerarri di garasinya.

Selain informasi tentang kekayaan dan hubungan keluarga, foto dirinya hampir tak bisa ditemukan. Bahkan karyawan di perusahaannya mengaku tak pernah melihat wajahnya secara langsung.

Sosoknya yang misterius membuat banyak pria tergila-gila pada Ji Kaiting

Continue Reading

TRENDING