Bisnis

Siap-siap Harga Rokok Elektrik dan Tembakau Naik 15% Tahun 2023

Tahun 2022 Harga Rokok Naik, Tarif Cukai Mencapai 12 Persen

Gencil News – Harga rokok akan mengalami kenaikan sebanyak 15 persen mulai tahun 2023 mendatang. Harga rokok naik lantaran pemerintah menaikkan harga tarif cukai hasil tembakau atau CHT untuk rokok.

Keputusan tersebut diambil pemerintah dengan tujuan meningkatkan edukasi kepada masyarakat akan bahaya merokok.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menerangkan bahwa usulan kenaikan cukai rokok ini sudah mendapat persetujuan dari Preden Jokowi.

Jumlah kenaikan cukai rokok ini mencapai 10 persen untuk tahun 2023 serta 2024 mendatang.

Baca juga   Indonesia Janjikan Iklim Investasi Lebih Baik

Mengutip dari Tribun Timur, Sri Mulyani menjelaskan, karena cukai rokok merupakan rata-rata tertimbang dari berbagai golongan, maka nominal 10 persen tersebut akan diterjemahkan menjadi kenaikan bagi kelompok dari mulai sigaret keretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), dan sigaret keretek tangan (SKT) yang masing-masing memiliki kelompok atau golongan tersendiri.

“Rata-rata 10 % nanti akan ditunjukkan dengan SKM 1 dan 2 yang nanti rata-rata meningkat antara 11,5 (persen) hingga 11,75 (persen); SPM 1 dan SPM 2 naik di 12 (persen) hingga 11 persen; sedangkan SKT 1, 2, dan 3 naik 5 % . Kenaikan ini akan berlaku untuk tahun 2023, dan untuk tahun 2024 akan diberlakukan kenaikan yang sama,” kata Sri Mulyani.

Baca juga   Garuda Capai Kesepakatan Dengan Serikat Pekerja

Tak hanya itu, kenaikan CHT ini dikatakannya juga berlaku untuk rokok elektronik. Kenaikan cukai HPTL (Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya) yaitu sebesar 6 % dan 15 % untuk rokok elektrik.

Ia menegaskan kenaikan ini akan terjadi setiap tahunnya sebanyak 15% hingga lima tahun kedepan.

“Dan ini berlaku selama setiap tahun naik 15 % selama lima tahun ke depan,”terangnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

To Top