Ajang CES (Consumer Electronic Show) yang berlangsung di Las Vegas, Amerika 7 – 10 Januari 2020 membuat kejutan.

CES adalah tempat berkumpulnya bagi semua orang yang berkecimpung dalam bisnis teknologi konsumen.

Ajang ini menjadi pembuktian bagi inovator dan teknologi serta terobosan yang telah dilakukan selama 50 tahun. – Secara umum ini akan menjadi inovasi generasi baru yang akan diperkenalkan ke pasar.

foto by Sony

Produsen electronic yang selama ini dikenal konsisten membuat peralatan elektronik rumah dan hobby membuat kejutan.

Sony electronic selain memperkenalkan logo PS 5 yang baru. CEO Sony, Kenichiro Yoshida, ke atas panggung untuk memperkenalkan kepada dunia yaitu Vision-S.

Vision- S adalah sedan prototipe pertama yang memamerkan teknologi otomotif yang dikembangkan Sony.

Sedan itu sendiri dibangun dalam kemitraan dengan nama-nama besar termasuk Bosch, Blackberry, Nvidia dan Qualcomm.

Baca juga   iPad Baru Serupai Fitur Iphone Keluaran Terbaru

Menurut Yoshida, Vision-S dilengkapi dengan 33 sensor baik di dalam maupun di luar kendaraan.

Dan dirancang untuk tidak hanya menemukan bahaya di jalan tetapi juga dapat mendeteksi kelelahan pengemudi dengan sistem peringatan keberangkatan jalur (LDWS).

Ada kemungkinan bahwa mobil ini memiliki sensor yang dapat membantu dalam kemampuan mengemudi sendiri.

Vision-S juga dilengkapi Reality Audio 360 derajat Sony yang akan memungkinkan suara memancar ke segala arah di seluruh bagian dalam mobil. Tentunya ini akan menambah pengalaman kenyamanan dalam berkendara.

Di bagian Dasbor, selain menyediakan semua informasi mengemudi yang mungkin Anda butuhkan.
foto by sony

Pada dasarnya dasbor adalah sebuah layar lebar penuh dengan panel kedua yang tersedia di konsol tengah.

Baca juga   Ada Apa dengan Elon Musk dan Tesla?

Jika itu tidak cukup, maka ada dua layar sentuh di belakang kursi depan, sehingga penumpang belakang dapat memilih semua infotainment yang ditawarkan mobil ini.

Mobil ini tentu saja akan dipasok tenaga dari listrik dan ditenagai oleh “platform EV yang baru dirancang”.

Dan menurut Sony, dapat digunakan untuk menjalankan jenis kendaraan lain, termasuk SUV.

Namun, belum ada informasi lain tentang kisaran harga atau kekuatan lainya dari sedan Vision-S ini yang terungkap.

Mobil ini hanya sebuah konsep, dan tampaknya sangat tidak mungkin untuk diproduksi.

Alih-alih, seperti yang dijelaskan Yoshida, tapi ini adalah cara Sony untuk menunjukkan masa depan teknologi otomotif.