Connect with us

Bisnis

Strategi Pertahanan Bisnis Isnadi Dimasa Pandemi

Published

on

Kiat Berbisnis Diusia Muda Pemilik Minimarket Di Pontianak

Gencil News – Strategi pertahanan bisnis isnadi dimasa pandemi seperti ini jarang sekali bisa dilewati oleh pengusaha-pengusaha lainnya.

Isnadi pengusaha minimarket Citra Beringin yang terletak di Jl. Ya’M. Saban ini mampu bertahan dimasa pandemi. Bisnis yang dirintis sejak tahun 2001 memiliki strategi bisnis yang baik hingga dapat bertahan dimasa pandemi.

Isnadi menyebut bahwa bisnisnya bisa bertahan meskipun dimasa pandemi karena pangsa pasarnya adalah masyarakat menengah kebawah. Masyarakat menengah kebawah tidak terlalu terdampak besar dengan adanya wabah covid 19.

Beda halnya dengan masyarakat menengah keatas yang banyak terjadi PHK dari kantor sehingga terjadi penurunan daya beli. Tak heran jika bisnis yang target pasarnya kalangan menengah keatas beberapa bisnis tersebut mulai tidak stabil.

Bantuan dari pemerintah selama pandemi yang dikucurkan untuk masyarakat juga membantu stabilnya daya beli masyarakat ditengah pandemi. Tak heran jika bisnis yang target pasarnya kalangan menengah keatas bisnisnya mulai tidak stabil.

” Kita berusaha menyiapkan barang-barang kebutuhan sehari-hari masyarakat, dan juga menekan harga semurah mungkin agar dapat dijangkau kalangan menengah kebawah”. ujar isnadi

Penyediaan produk bahan pokok utama masyarakat juga menjadi strategi pertahanan. Sebab dimasa pandemi masyarakat mulai me-manage keuangannya untuk lebih mementingkan kebutuhan pokok terlebih dahulu.

Isnadi mengakui hanya terjadi sekitar 30% saja penurunan omset dimasa pandemi itupun hanya pada barang perlengkapan sekolah seperti tas dan alat tulis yang mulai menurun daya belinya. Diawal pandemi usaha minimarket ini justru mengalami peningkatan omset.

Kekhawatiran masyarakat diawal pandemi hingga menyebabkan Panic Buying dengan membeli barang sebanyak-banyaknya untuk persediaan dirumah selama lockdown.

Pada situasi seperti itu pun Isnadi tidak memanfaatkan keadaan dengan menjual barangnya dengan harga tinggi. Tetapi tetap dengan harga normal. Sehingga kepercayaan pelanggan masih terjaga sampai sekarang.

Isnadi juga membocorkan strategi pertahanan bisnisnya juga dengan memberikan pelayanan yang baik dan ramah pada custumer. Dengan begitu pelanggan merasa nyaman berbelanja ditempat tersebut, bahkan ada juga pelanggan yang setia berbelanja sejak dulu.

ia juga menyampaikan bahwa keuntungan yang besar sebenarnya bukanlah satu-satunya tujuan. Akan tetapi bagaimana caranya memupuk kepercayaan pelanggan terhadap usaha yang kita rintis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Bisnis

Unilever Perbaiki Citra, Jadi Perusahaan yang Ramah Lingkungan

Published

on

Unilever Perbaiki Citra, Jadi Perusahaan yang Ramah Lingkungan

Gencil News – Perusahaan Unilever, pembuat produk-produk ternama mulai dari es krim Ben & Jerry sampai ke sabun merek Dove. Unilever sedang berupaya menarik pelanggannya dengan memperbaiki citranya sebagai perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial, tetapi aktivis mengatakan itu hanya sekedar langkah polesan dan tidak bermakna besar.

Perusahaan yang merilis hasil pendapatan kuartal ketiganya minggu ini, baru-baru ini berjanji untuk mengurangi sampai separuh dari penggunaan bahan plastik pada tahun 2025, meniadakan penggunaan bahan bakar fosil untuk produk pembersihnya pada tahun 2030, dan mencapai keseimbangan karbon pada tahun 2039.

“Kami menyadari, Unilever telah melakukan lebih dari kebanyakan perusahaan lain, tetapi itu belum cukup,” kata pihak perusahaan kepada kantor berita AFP.

Unilever bertahan sebagai produsen plastik terbesar keempat yang mencemari planet ini, setelah Coca-Cola, Nestle dan Pepsico, menurut laporan tahun 2019 dari Break Free from Plastics, sebuah koalisi LSM dunia.

Greenpeace mendesak perusahaan itu untuk berinvestasi dalam bahan terbarukan di seluruh produksinya dan menghilangkan penggunaan bahan plastik sekali pakai.

Continue Reading

Bisnis

Kreativitas dan Alih Usaha untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Published

on

Kreativitas dan Alih Usaha untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Pilpres AS, COVID, ketegangan dagang AS-Tiongkok, hingga Brexit terus mengguncang bursa saham dan meresahkan pelaku usaha. Tapi bagi sebagian usaha, dengan sedikit kreativitas dan kesediaan alih usaha, dampak semua ketidakpastian ini bisa teratasi sementara.

Akan tetapi bagi sebagian usaha, dengan sedikit kreativitas dan kesediaan alih usaha, dampak semua ketidakpastian ini bisa teratasi sementara. Selengkapnya, tonton dalam video ini

Continue Reading

Bisnis

Begini Cara Daftar Program Pelatihan Digital Dari Kominfo dan DEA

Published

on

Ini Cara Daftar Pelatihan Digital Dari Kominfo dan DEA. Adapun Sasaran program ini adalah mencetak talenta digital di bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Gencil New- Begini Cara Daftar Program Pelatihan Digital Dari Kominfo dan DEA. Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Digital Talent Scholarship 2020 merupakan program yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bekerja sama dengan Mitra Global Tech Company dan Start-up Lokal.

Adapun Sasaran program ini adalah mencetak talenta digital di bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan target sejumlah 22.500 orang dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul untuk menghadapi era revolusi industri 4.0.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkominfo RI, Basuki Y. Iskandar, menyatakan “Transformasi ekonomi Indonesia berjalan pesat beberapa tahun terakhir. Targetnya untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi global pada 2030, maka Indonesia harus berfokus pada teknologi dan digitalisasi.”

Prioritas nasional ini tidak hanya menargetkan pemberdayaan UMKM melalui teknologi, tetapi juga fokus meningkatkan SDM unggul.

Program Pendaftaran DEA dibuka hingga 25 Oktober 2020, sedangkan pelatihannya akan berlangsung pada 2-13 November 2020 dan bertemakan mengembangkan bisnis online sesuai kebutuhan pasar.

Materi pelatihan mencakup strategi sukses bisnis online di marketplace, pemasaran digital 101 dan tips membangun brand yang kuat.

Begini Cara Daftar Program Pelatihan Digital Dari Kominfo dan DEA

Persyaratan Sebagai Berikut:

  • Warga Negara Indonesia dibuktikan KTP/KK
  • Minimal Berusia 17 tahun
  • Memiliki Akun Sosial Media
  • Memiliki Akun Email
  • Persyaratan Peserta berbeda pada masing-masing tema pelatihan

Berbagai materi edukasi ini akan disampaikan melalui serangkaian aktivitas virtual, termasuk webinar, Masyarakat, yang telah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, bisa mendapatkan sertifikat.

Continue Reading

TRENDING