Sebelum Nonton, Yuk Simak Ulasan Film Venom

Venom atau Venom Symbiote adalah tokoh anti-hero yang muncul dalam komik-komik terbitan Marvel Comics. Ia pertama kali muncul pada komik The Amazing Spider-Man #299 (April 1988) dan dibuat oleh penulis David Michelinie dan seniman Todd McFarlane.

Di dalam komik tersebut, ia ditampilkan sebagai salah satu musuh baru Spider-Man walaupun dalam penampilannya selanjutnya, ia beberapa kali bekerja sama dengan Spider-Man. Venom sering dianggap sebagai “sisi gelap” dari Spider-Man karena kepribadiannya yang keras dan penampilan serta kekuatannya yang mirip dengan Spider-Man

Kisah ini dimulai dengan jatuhnya pesawat luar angkasa yang mengangkut sample-sample dari planet lain untuk dibawah ke bumi. Namun malang tak dapat dicegah, pesawat tersebut rusak dan akhirnya jatuh di malaysia timur.

Ketika Tim Sar melakukan evakuasi terhadap korban, seorang astronot yang didalam tubuhnya telah bersarang symbiote yang bernama Riot. Riot adalah Symbiote perkasa dan merupakan pemimpin dari mahkluk parasit ini. Parasit ini bersemayam dalam tubuh manusia dan selalu lapar, manusia pun menjadi santapan istimewa mereka.

Baca juga   Walau pun Ulasannya Buruk "Venom" Raup Pemasukan 80 Juta Dolar AS

Eddie Brock  yang diperankan Tom Hardy, yang merupakan jurnalis investigasi tinggal bersama sang pacar di sebuah apartement. Secara tak sengaja eddy membuka email rahasia yang ditujukan kepada sang pacar. email itu berisikan data penting tentang perusahaan yang dipimpin Carlton Drake (Riz Ahmed).

Perusahaan yang dipimpin Carlton Drake melakukan percobaan yaitu ingin menyatukan parasit tersebut kepada manusia, dengan harapan manusia dapat tinggal di planet lain. Namun, percobaan tersebut malah menimbulkan korban, manusia dijadikan kelinci percobaan.

film 112 menit ini tidak banyak adegan laga seperti film pahlawan super kebanyakan. Kurang lebih sebanyak 70 persen berisikan adegan dialog yang menjelaskan apa, siapa dan bagaimana Venom ada.

Terlihat jelas bahwa percakapan itu sangat dipaksakan untuk menyambung cerita. Penulis naskah Scott Rosenberg dan Jeff Pinker seperti kebingungan bagaimana membangun cerita halus tentang Eddie yang terpapar Venom.

Baca juga   'Jumanji' Melesat ke Puncak Box Office, 7 Pekan Kemudian

Sampai kemudian adegan dialog itu jadi membosankan karena mudah ditebak. Salah satunya seperti adegan Eddie datang ke rumah sakit untuk mendapat perawatan setelah terpapar Venom.

Film ini terselamatkan adegan laga yang menarik. Seperti saat adegan kejar-kejaran dengan mobil sampai adegan melumat manusia.

Dari segi cerita, pada film ini masih banyak cerita yang bolong dan bisa dieksplorasi. Nampaknya hal itu sengaja dilakukan karena Sony Pictures akan membuat film Venom lanjutan.

Sony Pictures nampaknya benar-benar serius mengembangkan alam semesta Spider-Man setelah hak siar SpiderMan versi Tom Holland dimiliki bersama Marvel Studios. Lewat film Venom, Sony ingin tetap eksis dan tak mau kalah dengan Marvel Studios.

 

 

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.