Connect with us

Musik

Kegelisahan Cinta Brisia Jodie di Single Terbaru “Tak Bisa”

Published

on

Gencil News – Bagaimana bila rasa sayang yang mendalam tak kunjung terbalas, bahkan cenderung tak jelas. Jawabannya bisa kalian temukan di single terbaru Brisia Jodie yang berjudul “Tak Bisa”.

Penyanyi muda cantik dan berbakat ini baru saja merilis single terbarunya yang berjudul “Tak Bisa” di bawah bendera Universal Music Indonesia. Dan, di single ini Brisia Jodie menggandeng pencetak hits terbaik saat ini, Laleilmanino.

Sesuai dari deskripsi di awal, single “Tak Bisa” merupakan sebuah lagu cinta. Mengisahkan tentang bagaimana ketidaksanggupan seseorang yang masih dibayangi rasa sayang namun akhirnya harus memilih jalan sendiri karena yang ditunggu tak kunjung datang.

Sebuah representasi kisah romansa yang mungkin saja banyak terjadi di dalam kehidupan banyak pasangan kekasih. Banyak rasa yang terjadi dalam perjalanan cinta, tidak hanya senang tapi juga sedih, dan risiko kedua itu yang menjadi bumbu dalam suatu kisah cinta, tinggal bagaimana masing-masing dari kita untuk menyikapinya.

Dari departeman lirik, pemilihan kata-katanya sangat sederhana, tak ingin mencoba puitis namun tetap manis. Siapa saja yang membacanya akan sangat mudah untuk memahami isi pesan dari liriknya.

Sementara, dari aransemen musiknya, tidak banyak suara instrument yang ditampilkan. Laleilmanino membuatnya menjadi minimalis namun tetap terdengar romantis dengan dominasi suara piano dan kombinasi beberapa fill in suara instrument lain, aransemennya terdengar sangat apik untuk sebuah lagu pop ballad yang manis.

Dengan tempo lagu yang lamban, ditambah kualitas vokal Brisia Jodie yang mumpuni, menjadikan lagu ini sangat nyaman untuk didengar. Easy listening! Sepertinya aransemen lagu semacam ini akan menjadi kekuatan utama Brisia Jodie dalam mengarungi industri musik Tanah Air.

Baiklah, saatnya kalian mendengarkan single “Tak Bisa” di semua layanan musik digital. Jangan lupa jadikan playlist harian kalian. Selamat mendengarkan!

Profil Singkat Brisia Jodie

Pemilik nama lengkap Bianca Jodie Maurinne ini lahir pada tanggal 30 Maret 1996, dan merupakan kontestan Indonesia Idol 2018. Dalam audisi pencarian bakat tersebut, penampilan gadis cantik asal Yogyakarta ini berhasil memukau para juri dan mendapatkan Golden Ticket untuk ke tahap selanjutya.

Sebelum mengikuti audisi Indonesian Idol, perempuan yang berstatus sebagai mahasiswi di UPN Veteran Yogyakarta jurusan Hubungan Internasional ini kerap membuat cover lagu di jejaring media sosial YouTube dan ditonton oleh jutaan orang.

Sejak kecil bakat menyanyi Jodie telah terlihat. Saat SMP dan SMA ia memberanikan diri untuk mengikuti kontes bernyanyi. Dengan kekuatan suaranya, ia berhasil menjadi juara 2 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta dan juara ke 3 dalam kontes band Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga saat sekolah SMA.

Dikenal luas dengan nama Bianca Jodie saat mengikuti ajang Indonesian Idol 2018, kini dara asal Yogyakarta itu mengubah nama jadi Brisia Jodie. Berkat saran sang mama, Bianca Jodie mengganti nama depannya dengan Brisia. Lebih lanjut Jodie mengungkap arti Brisia yang menjadi identitas barunya. Selain jarang ditemui, kesannya pun baik dan mencerminkan pribadinya.

Untuk diketahui, single Brisia Jodie bersama Arsy Widianto yang dirilis pada Juli 2018 lalu telah ditonton oleh lebih dari 71 juta views. Dan, yang paling membanggakan, melalui lagu tersebut mereka berdua berhasil membawa pulang piala penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2018 kategori Duo/Grup/Vokal Grup/Kolaborasi Pop Terbaik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Musik

Mahen Ramaikan Musik Indonesia, Rilis “Datang Untuk Pergi”

Published

on

Mahen Ramaikan Musik Indonesia, Rilis Datang Untuk Pergi

Gencil News – Mahen penyanyi muda ini terbilang sukses di awal kemunculannya di dunia musik Indonesia. Namanya mulai dikenal publik setelah ia merilis lagu pertamanya pada tanggal 29 November 2019 lalu yang berjudul “Pura Pura Lupa”.

Dan langsung mendulang sukses dan menjadi trending lagu di Youtube, bahkan sempat lama bertengger di chart musik teratas dan banyak di cover oleh para Youtuber dalam berbagai versi bahasa.

Demikian juga dengan single ke-2 Mahen yang berjudul “Luka Yang Ku Rindu”. Lagi-lagi lagu ini trending dimana-mana dan disukai oleh banyak penikmat musik.

Pemilik nama Petrus Mahendra ini awalnya memang sudah dikenal sebagai penyanyi cover lagu-lagu hits di Instagram dan Youtube. Suara Mahen yang khas ditambah lagu-lagu sendu yang dinyanyikannya rupanya berhasil menarik perhatian publik hingga membuat baper para pendengarnya.

Kini Mahen kembali hadir untuk mengharu-birukan perasaan para fansnya dengan merilis single ke 3 yang diberi judul “Datang Untuk Pergi”, sebuah lagu yang ditulis oleh Pika Iskandar yang bercerita tentang Toxic Relationship.

“Lagu ini tentang hubungan percintaan sepasang kekasih yang sebenarnya awalnya baik-baik aja, sampai mereka dihadapkan pada masalah-masalah yang membuat mereka terus saling menyakiti. Tapi sebenernya masih sama-sama berharap untuk terus bersama.

Jadi seperti memberikan Warning gitu loh, jangan datang lagi kalau nanti akhirnya berpisah. Jangan kembali kalau untuk menyakiti”, jelas Mahen tentang lagu barunya.

Lagu bergenre Pop Mellow ini kembali di aransemen secara musik oleh musisi handal, Tito P Soenardi dan Mahen dibantu oleh Ayoe Purnamasari sebagai Vocal Director. Lagu ini dibuat dengan alunan musik yang indah dengan permainan instrumen string section yang apik yang memperkuat emosi dari kisah di lagu ini.

“Fun fact-nya adalah di proses rekaman lagu ini akhirnya untuk pertama kalinya aku bertemu langsung dengan kak Pika Iskandar. Dua laguku sebelumnya beliau juga yang ciptakan, tapi belum pernah ada kesempatan untuk bertemu secara langsung. Dan untuk workshop lagu ini dilakukan langsung di hari rekaman itu bersama Kak Pika, Kak Ayou dan Mas Tito. Wah aku banyak banget dapat bantuan dan masukan dari mereka. It’s a great moment bisa membuat karya lagi dengan mereka. Pokoknya seneng banget bisa bekerjasama kembali dengan musisi-musisi hebat seperti mereka”, ucap Mahen.

Mahen mengakui bahwa dalam proses rekaman lagu ini dirinya lebih relax dan percaya diri dibandingkan saat dirinya menjalani rekaman di lagu-lagu sebelumnya yang mana ia memiliki ketakutan-ketakutan tersendiri.

“Kalau di single pertama tuh ketakutannya mungkin karena aku belom pernah rekaman sebelumnya. Trus di single kedua lebih pada apakah lagu ini bisa diterima oleh banyak orang seperti lagu sebelumnya. Nah kalau di lagu ini, mungkin lebih ke Mindset aja sih, seperti bagaimana percaya diri pada plan yang sudah dibuat untuk lagu ini dan itu teredam dengan banyaknya support system di sekeliling aku. Mulai dari keluarga, teman, pihak label, sampai fans yang semuanya selalu memberi aku dukungan dan energi yang positif. Aku beberapa kali posting sneek peak lagu baru ini di sosmed aku, mereka merespon dengan bertanya kapan rilisnya, bilang engga sabar nungguin lagu baru ku atau mereka mendoakan kesuksesan lagu ini. Pokoknya aku bersyukur banget untuk itu”, ungkap Mahen.

Sulitnya keadaan semua orang di masa pandemik ini juga dirasakan Mahen, yang sudah rindu karena lama tidak tampil off-air untuk menghibur para fansnya. Namun Mahen tak mau berdiam diri dan memilih untuk tetap produktif mengeluarkan karya.

“Menurutku apapun yang kita keluarkan di masa pandemik ini, kalau kita tulus membuat karya untuk menghibur orang, buat ku itu nanti akan menjadi berkah dan nikmat. Pokoknya semoga lagu ini bisa diterima dengan tulus dihati orang-orang yang mendengarkan. Semoga lagu ini bisa mengudara dimana-mana, dimana pun itu”, harap Mahen.

Continue Reading

Musik

Element Kembali Menghentak, Tinggalkan Nama Reunion

Published

on

Element Kembali Menghentak, Tinggalkan Nama Reunion
Element Kembali Menghentak, Tinggalkan Nama Reunion - courtesy wow keren

Gencil News – Element adalah band lawas yang terkenal lewat lagu rahasia hati yang pernah hits di era 90an. Element terbentuk pada  tanggal 14 Februari 1999.

Pada Desember 2017, Element yang saat ini dengan formasi Ferdy Tahier, Didi Riyadi, Fajar dan Arya secara mengejutkan melakukan sebuah reuni dengan mantan personel mereka, Lucky Widja, Adhit dan Ibank.

Mereka membentuk sebuah proyek yang bernama “Element Reunion” Kabar ini pun juga bersamaan dengan persiapan untuk merekam single terbaru sekaligus single reuni mereka yang di rencanakan akan dirilis di 2018 mendatang.

Dibuka dengan showcase pertama kali mereka setelah 12 tahun tidak pernah bersama dalam satu panggung.

Dipilihnya Hard Rock Cafe Jakarta sebagai tempat mereka launching Element Reunion pada tanggal 31 Juli 2017.

Membuat para personil semakin yakin bahwa mereka akan bisa mengulangi kesuksesan mereka kedepannya.

Pada tanggal 20 April 2018, Element akan mengeluarkan single terbaru mereka. Akan tetapi beberapa jam sebelum peluncuran, Ibank mengirimkan pesan bahwa dirinya tidak bisa datang.

Meski demikian, pertunjukan tetap berjalan walaupun acara inti, yaitu perilisan single baru tidak bisa dilakukan karena single tersebut adalah lagu ciptaan Ibank.

Di sela pertunjukan, Didi menyatakan bahwa Ibank telah dikeluarkan dari Element. Hingga saat ini belum ada kabar yang jelas mengenai alasan Ibank tidak bisa datang pada saat itu.

Setelah 3 tahun menjalani proyek tersebut, nama itu mereka tinggalkan. Element saat ini resmi diisi oleh 6 orang personel asli mereka, yaitu Ferdy Tahier (vokalis), Lucky Widja (vokalis), Arya Dei (gitaris), Adhitya Pratama (gitaris), Fajar Maringka (keyboardis) dan yang terakhir adalah Didi Riyadi (drumer).

Ide meninggalkan nama Reunion hadir saat proses rekaman berlangsung. Ferdy Tahier mencetuskan hal tersebut dengan mengajak semua personel bergabung kembali ke Element.

Menurut Ferdy Tahier, reuni Element sudah cukup dalam 3 tahun.

“Jadi sempet nanya ke temen-temen kita seriusin aja nih ya guys? Balik kaya dulu lagi, gimana pada setuju gak?,” ujar Ferdy Tahier.

Ternyata ide itu disambut baik oleh personel lainnya. Mereka sepakat untuk tidak lagi menggunakan nama Reunion di belakang Element.

Pengumuman ini dilakukan Element saat pandemi masih terjadi. Menurut mereka hal tersebut tidak menjadi masalah, justru diharapkan bisa untuk membangkitkan semangat.

“Kita umumin ganti nama cukup lewat sosial media aja dulu nih. Mungkin nanti pas album, kepinginnya sih manggung, tapi yah lihat suasana dan kondisi dulu,” ucap Adhit Pratama selaku gitaris.

“Saya hanya menerjemahkan kedewasaan teman-teman dalam memandang musik yang pernah kita buat dulu, jadi disini akhirnya kita mengambil keputusan bahwa genre yang kita buat adalah Romantic Version dari Original Version dulu,” Ferdy Tahier.

“Kita sebenernya sudah ditahap survival mode nih, penghasilan dari bermusik kita semua berhenti, tapi kita juga ingin tetap berkreasi, akhirnya kita membuat sebuah keputusan yaitu sebagai pengganti jadwal manggung kita setiap minggu kita berkumpul tapi kita harus punya program Akhirnya keputusannya adalah pembuatan album baru, yang sedianya akan rilis pada tanggal 30 september 2020 nanti,” ucap Didi Riyadi.

Continue Reading

Musik

Hati Yang Terluka Lagu Ballad Pertama Syafira Febrina

Published

on

Hati Yang Terluka Lagu Ballad Pertama Syafira Febrina

Gencil News – Kondisi industri musik kita belom normal, kembali dihantam PSBB babak kedua, tapi hal ini tidak menyurutkan langkah AFE RECORDS untuk terus melangkah kedepan dan berkarya memberikan terbaik serta mewarnai belantika musik Indonesia, dan merilis penyanyi termudanya yaitu SYAFIRA FEBRINA yang membawakan lagu ballads pertamanya yang berjudul “HATI YANG TERLUKA”.

Membawakan lagu ballads menjadi tantangan tersendiri bagi SYAFIRA FEBRINA“kesulitan terbesar adalah untuk menyampaikan pesan lagu ini, perasaan kecewa yang teramat dalam, belom lagi dinamika serta kerapatan nadanya sungguh sulit sekali, ditambah lagi ini pertama kalinya membawakan lagu seperti ini, fiuuuhhh luar biasa” ujarnya menceritakan pengalaman pertamanya membawakan lagu ballads.

“Saya tau fira akan sangat kesulitan membawakan lagu ini karena diluar zona nyamannya, tapi lagu dengan tingkat kesulitan yang tinggi, mulai dari dinamika, kerapatan nada, ditambah dengan mengimpresikan lagu kekecewaan mendalam sangat dibutuhkan fira untuk melengkapi skill dan pengalamannya dalam bernyanyi, ini adalah kesempatan kita melihat sisi lain dari fira” jelas Shafick mengenai eksplorasi vocal yang dilakukannya kepada Fira dilagu terbarunya.

Lagu “HATI YANG TERLUKA” bercerita tentang kekecewaan mendalam seseorang yang diakibatkan penghianatan pasangannya entah sudah berapa kali dikecewakan tapi ini yang paling melukai hatinya, diciptakan oleh Executive Producer AFE RECORDS HENDY AHMAD,

 “ketika selesai menciptakan lagu ini saya langsung berkata kepada kak shafick bahwa lagu ini harus dibawakan oleh syafira” ceritanya dan yang luar biasa juga tahun ini adalah tahun yang produktif bagi beliau karena sudah membuat karya yang dibawakan oleh artis-artisnya.

Untuk produksi musiknya seperti kali ini sedikit berbeda dibuat oleh TENGKU SHAFICK“untuk pertama kalinya untuk seorang solois cewe saya arahkan musiknya lebih full band dengan tambahan orchestra sehingga lagu ini lebih terasa grande serta nuansa kesedihannya terwakili oleh string dan lead guitars” jelasnya.  

harapanku syaffren tetep mendukung fira walaupun membawakan lagu genre diluar kebiasaannya, dan para penikmat lagu – lagu galau dapat terwakili dengan lagu ini, Aaammiiin” Ujar Syafira.

Continue Reading

TRENDING