L.Y.O.N Lepas Single Terbaru ‘Persimpangan Lara’
Connect with us

Musik

L.Y.O.N Lepas Single Terbaru ‘Persimpangan Lara’

Published

on

L.Y.O.N Lepas Single Terbaru ‘Persimpangan Lara’

Gencil News – Setelah di akhir tahun 2020 lalu merilis kolaborasinya bersama Rizky Febian berjudul ‘Delusi’, di tahun 2021 ini, grup yang terdiri dari OnadioRudye, dan Okin kembali merilis karya terbaru mereka yang diberi judul ‘Persimpangan Lara’.

Berbeda dengan lagu-lagu yang dirilis sebelumnya, ‘Persimpangan Lara’ menghadirkan genre pop-ballad yang mempunyai lirik emosional ala L.Y.O.N.

‘Persimpangan Lara’ bercerita tentang melepaskan orang yang dicintai setelah berusaha mempertahankan. Tidak bisa dipungkiri, kisah dari lagu ini diambil oleh L.Y.O.N berdasarkan pengalaman pribadi dari salah satu personelnya.

 “Lagu ini menceritakan sebuah hubungan yang indah dan pada akhirnya harus berakhir. Karena tidak selamanya bertahan adalah sebuah pilihan terbaik dalam sebuah hubungan,” ungkap Okin.

 Dibuat secara mandiri, lagu ini memang dikerjakan oleh L.Y.O.N dengan mulai workshop bersama, hingga diselesaikan bertiga secara langsung.

Pemilihan genre pop-ballad ini memang sengaja supaya memberikan warna yang sedikit berbeda sekaligus me-refresh pecinta musik dengan karya terbaru mereka. Dengan pesan bahwa tidak selamanya bertahan adalah hal yang terbaik, L.Y.O.N ingin memberikan tips bagi mereka yang terjebak dalam kondisi seperti yang digambarkan oleh mereka di lagu ini.

Mereka menyarankan untuk mengalihkan seluruh energi dan fokus kita ke hal-hal yang lebih positif daripada selalu mempertahankan seseorang yang tidak mungkin dipertahankan.

“Alihkan seluruh pikiran kalian ke hal yang positif dan kelilingi diri kalian dengan vibe positif, sehingga kalian bisa mengalihkan pikiran kalian dari kesedihan,” tambah Okin.

Karya pertama L.Y.O.N di tahun 2021 ini menjadi langkah awal juga dari mereka untuk memberikan karya-karya terbaru untuk penikmat musik di IndonesiaVideo Musik dari lagu

 ‘Persimpangan Lara’ ini sudah disiapkan dan akan dirilis beberapa waktu setelah dirilisnya lagu ini. Selain itu, L.Y.O.N tengah menyiapkan live session yang akan dibuat saat bulan Ramadhan tahun ini. Kita tunggu saja kejutan apa lagi yang disiapkan L.Y.O.N.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Musik

Luapan Kegelisahan Okin di ‘Bersama Melangkah’

Published

on

Luapan Kegelisahan Okin di ‘Bersama Melangkah’

Gencil News – Niko Al Hakim atau yang lebih dikenal dengan nama OKIN merupakan musisi yang telah malang melintang di dunia musik Indonesia. Sudah banyak karya-karya terbaik yang dia hasilkan termasuk karya bersama bandnya L.Y.O.N.

Kini, Okin sepertinya telah siap untuk berkarier secara solo dengan merilis single terbarunya yang berjudul ‘Bersama Melangkah’. Single ‘Bersama Melangkah’ ini merupakan single kedua Okin yang dirilis sebagai proyek solonya.

Lagu ini bercerita tentang seorang ayah yang berusaha meyakinkan anaknya jika perpisahan orang tua bukanlah suatu hal yang harus ditangisi, bukan juga menjadi alasan hidup menjadi tersiksa seperti yang digambarkan dan dibicarakan banyak orang.

Okin memang berusaha menunjukkan cinta seorang ayah yang akan selalu ada untuk sang anak selama-lamanya.

Dengan genre pop alternative yang dihadirkan dalam single terbarunya ini, Okin mengatakan bahwa single ‘Bersama Melangkah’ digarap sebagai sebuah wadah alter egonya dalam bermusik. Diapun ingin suatu saat nanti, kedua anaknya dapat mendengarkan karya ini dan mendapatkan pesan yang ingin disampaikan oleh Okin lewat lagu ini.

“Lagu ini adalah hasil kegelisahan saya dengan omongan orang-orang yang mengatakan bahwa perpisahan sama saja dengan mengorbankan anak,” kisah Okin. “Namun, buat saya, bagaimana anak bisa terus bahagia kalau orang tuanya juga tidak bahagia? Bukankah lebih menyakitkan hidup dalam satu rumah tangga namun dengan suasana yang tidak menyenangkan?” ungkapnya.

Selain merefleksikan ke dalam kehidupannya sendiri, Okin juga mengaku telah menanyakan ke beberapa temannya yang ternyata masih mampu merasakan kebahagiaan walau orang tua mereka berpisah. Justru dengan perpisahan orang tua tersebut, kata teman Okin, mereka masih dapat merasakan kasih sayang orang tua mereka hingga mereka dewasa.

Inilah yang ingin sekali Okin sampaikan pada kedua anaknya yang kemudian dia tuangkan dalam sebuah lirik yang dibantu oleh Rudy, partner’nya di L.Y.O.N. yang turut menemukan formula yang cocok untuk Okinmenuangkan lirik tadi ke dalam sebuah lagu.

“Semoga karya ini bisa diapresiasi dengan baik oleh penikmat musik Indonesia. Yang terpenting adalah, saya ingin terus menuangkan kegelisahan yang ada di dalam hati saya ke dalam sebuah karya sekaligus meluapkan sisi alter egosaya, yang tidak bisa saya tuangkan ke dalam band saya,” harap Okin. “Jadi, kalau penikmat musik ingin mendengarkan suara hati yang ingin saya sampaikan selama ini, cobalah untuk mendengarkan lagu ini,” tambahnya.

Continue Reading

Musik

Genesis Gelar Tur Pertama di AS Setelah 14 Tahun

Kelompok rock asal Inggris, Genesis, Kamis, 29 April 2021, mengumumkan akan kembali melakukan tur ke AS untuk tur pertama mereka dalam 14 tahun.

Published

on

By

Genesis Gelar Tur Pertama di AS Setelah 14 Tahun
Anggota grup band Genesis dari kiri, Mike Rutherford, Tony Banks, dan Phil Collins berfoto saat wawancara di London, 4 Maret 2020. (Foto: Frank Augstein/AP)

Gencil News – VOA – Phil Collins, Tony Banks dan Mike Rutherford dari grup band Genesis telah mengumumkan akan mengadakan tur ke AS. Diberi nama “The Last Domino?”, tur itu akan dimulai di Chicago pada 15 November.

Tur selama 14 hari itu juga akan mencakup kota-kota seperti Washington, D.C., Charlotte, Montreal, Toronto, Buffalo, Detroit, Cleveland dan Philadelphia. Perjalanan tur mereka akan berakhir di Boston pada 15 Desember.

Phil Collins pernah mengatakan, meskipun sibuk dengan karier masing-masing, mereka selalu senang bisa tampil kembali bersama-sama.

“Saya selama beberapa tahun terakhir bolak-balik tur, dan merasa memperoleh kembali semangat saya. Jadi, saya terbuka dengan gagasan kembali bermain bersama,” ujar Phil.

Sementara itu Mike Rutherford juga pernah mengatakan, musik Genesis punya keunikan tersendiri yang berbeda dengan musik solo karier mereka.

“Lagu-lagu Genesis punya semacam suara dan suasana serta mood yang tidak ada pada kelompok saya, Mike and The Mechanics, dan tidak sama dengan yang dilakukan Phil. Ada semacam kegelapan, mungkin sedikit nuansa lama Tony Bank, tetapi ada hal seperti suara yang kami ciptakan yang unik, dan kami senang bisa memainkannya kembali,” kata Mike.

Anggota Genesis lainnya, Tony Banks, mengatakan kebersamaan dan orang-orang berbeda di sekitar mereka juga turut mempengaruhi musik yang mereka ciptakan sebagai kelompok.

“Menurut saya jelas yang menyenangkan adalah persahabatan, secara keseluruhan, bukan hanya sebagai kelompok namun orang-orang di sekitar kelompok dan semuanya,” kata Tony.

“Mendapat tanggapan langsung mengenai musik yang kita buat, kadang-kadang kita mengarang lagu-lagu ini. Sebagian kami ciptakan bersama dalam satu ruangan, lalu kami mainkan dan tiba-tiba menjadi sesuatu yang besar secara ajaib,” imbuhnya.

Pada tur mereka tahun ini di AS, Genesis akan memainkan dua pertunjukan di area New York. Mereka akan bermain Madison Square Garden di New York City pada 5 Desember dan UBS Arena yang baru di Belmont Park pada 10 Desember.

Tiket pertunjukan untuk masyarakat umum mulai dijual 7 Mei.

Dalam tur tersebut, Collins, Banks dan Rutherford akan bergabung bersama pemain gitar dan bass lama mereka, Daryl Stuermer, dan drummer Nic Collins.

Genesis terakhir kali tur di AS dalam tur “Turn It On Again: The Tour” pada 2007.

Continue Reading

Musik

Billie Eilish Umumkan Judul Album Baru HAPPIER THAN EVER

Published

on

Billie Eilish Umumkan Judul Album Baru HAPPIER THAN EVER

Gencil News – Billie Eilish mengungkap detil mengenai album ke-2 nya. Album studio berisi 16 lagu yang berjudul Happier Than Ever ini akan dirilis melalui Darkroom/Interscope Records pada tanggal 30 Juli mendatang dan sudah bisa dilakukan pre-order/add/save sejak hari ini.

Melanjutkan tradisi album sebelumnya WHEN WE ALL GO TO SLEEP, WHERE DO WE GO? yang memenangkan beberapa GRAMMY Award dan memecahkan rekor kini album Happier Than Ever juga akan diproduseri dan diciptakan lagu-lagunya hanya oleh Billie Eilish, yang saat ini berusia 19 tahun bersama kakaknya, FINNEAS yang memproduksi album ini di Los Angeles.

Billie Eilish juga telah mengunggah teaser untuk single-nya yang akan rilis hari ini, Kamis 29 April 2021 pukul 23:00 WIB.

Happier Than Ever juga akan hadir dalam bentuk Deluxe dan Super Deluxe box-set, serta piringan hitam eksklusif dengan 2 jenis warna, kaset, buku foto dan CD. Untuk info mengenai setiap box set, kunjungi www.billieeilish.com pukul 23:00 WIB. 9AM PT.

Billie Eilish dengan cepat menjadi salah satu bintang terbesar yang melesat sejak merilis single debut “ocean eyes,” dan terus mendobrak batasan music dengan sound lintas genre.

Singkatnya, setelah terobosannya di tahun 2015 tersebut, Billie Eilish merilis album WHEN WE ALL FALL ASLEEP, WHERE DO WE GO? yang langsung mencapai posisi debut  No. 1 Billboard 200 di Amerika Serikat dan juga 17 negara lain di dunia saat rilis serta menjadi album yang paling banyak di-stream sedunia pada tahun 2019. 

WHEN WE ALL FALL ASLEEP, WHERE DO WE GO? ditulis, diproduseri dan direkam seluruhnya oleh Billie Eilish dan kakaknya FINNEAS di rumah masa kecilnya di Los Angeles.  

Billie Eilish kemudian mencatat sejarah sebagai artis termuda yang meraih nominasi dan memenangkan seluruh kategori utama di ajang 62nd GRAMMY® Awards, dengan memenangkan penghargaan Best New Artist, Album of the Year, Record of the Year, Song of the Year, dan Best Pop Vocal Album. Billie Eilish juga menjadi artis termuda yang menciptakan dan merekam lagu resmi James Bond ‘No Time To Die.’

Continue Reading

Musik

Lyodra Rilis “Sabda Rindu” Untuk Jawab Kerinduan Penggemar

Published

on

Lyodra Rilis “Sabda Rindu” Untuk Jawab Kerinduan Penggemar

Gencil News – Penyanyi berbakat nan cantik, Lyodra, merilis single terbaru berjudul “Sabda Rindu”. Ini merupakan single pertama di tahun 2021 sekaligus menjawab kerinduaan para penggemarnya yang sudah enam bulan menantikan karya baru dari juara Indonesian Idol 2020 tersebut.

Sekadar mengingatkan, single “Sabda Rindu” menjadi single keempat yang dirilis oleh Lyodra di bawah label rekaman Universal Music Indonesia. Sebelumnya ada “Gemintang Hatiku” (Maret, 2020), “Mengapa Kita #TerlanjurMencinta” (Juni, 2020), dan “Tentang Kamu” (Agustus, 2020).

Di single “Sabda Rindu”, Lyodra kembali bekerjasama dengan trio pencipta hits masa kini yang semakin menunjukkan tajinya, Lale, Ilman (Maliq & D’essentials), dan Nino (RAN) yang biasa disebut Laleilmanino.

Seperti di karya-karya sebelumnya, single “Sabda Rindu” juga masih mengangkat tema percintaan yang ringan. Namun, bedanya di single ini Lyodra tidak sedang menyanyikan lagu pop ballad yang menjadi kebiasaannya, tapi lagu “Sabda Rindu” mengusung warna musik pop yang lebih ceria dengan beat groovy. Suatu tantangan yang dijawab dengan sangat apik oleh Lyodra.

Sebentar, mari kita bicarakan tentang isi dari lirik lagunya dulu. Sesuai dengan judulnya, “Sabda Rindu” memang menceritakan tentang situasi kerinduan atau kangen yang terjadi dalam sebuah hubungan percintaan.

Yah, intinya sih sederhana saja, namanya juga jauh dari bertatap muka dan enggak bertemu, jadinya rindu. Meski situasinya jauh, rasa rindu itu tetap harus dinikmati, walaupun hanya suara saja yang menyapa.

Diksi yang dipilih juga ringan, tidak berbelit, jadi pesannya akan sangat mudah untuk dipahami dan dimengerti oleh siapa saja yang mendengarkan.

Dari aransemen musiknya, seperti yang sudah dikatakan di atas, pemilihan warna musik pop yang ceria dengan beat yang sedikit groovy menjadi senjata utama yang ingin disajikan dalam nuansa single “Sabda Rindu”.  Penempatan bunyi-bunyian synthesizer yang pas menjadi pemanis di dalam aransemennya.

Yang menjadikan single “Sabda Rindu” semakin ciamik adalah kualitas dari karakter vokal Lyodra yang sangat mumpuni. Bahkan, di beberapa part Lyodra memberikan kekuatan lagunya dengan teknik suara riffs and runs serta whistle. Terbaik!

Lyodra mampu membuktikan ia layak menjadi the next big thing di industi musik Tanah Air. Kemampuan dan kualitas vokalnya dalam menerjemahkan setiap lagu patut diacungi dua jempol ke atas.

Sudah, biar enggak penasaran langsung aja dengarkan single “Sabda Rindu” di semua platform layanan musik digital. Dengarkan berulang-ulang! Selamat menikmati.

Profil Singkat Lyodra

Lahir di Medan pada 21 Juni 2003 silam, pemilik nama lengkap Lyodra Margaretha Ginting ini sejak kecil memang telah menyukai dunia tarik suara. Bahkan, ia telah beberapa kali mengikuti ajang pencarian bakat dan lomba menyanyi.

Pada usia 11 tahun, tepatnya tahun 2014 Lyodra Ginting pernah mengikuti ajang pencarian bakat bertajuk “Indonesia Mencari Bakat”. Namun saat itu ia hanya mampu mencapai posisi 6 dari banyaknya kontestan yang bersaing.

Bakat menyanyi Lyodra semakin terasah saat ia bergabung dalam proyek Erwin Gutawa yang bernama “Di Atas Rata-Rata”. Pencapaian tertinggi yang pernah ia dapat saat berhasil memenangkan lomba menyanyi skala internasional di “Festival Sanremo Junior 2017” di Italia. Ia berhasil keluar sebagai juara dengan membawakan lagu dari Erwin Gutawa yang berjudul “Dear Dream”.

Melalui lagu “Dear Dream” Lyodra juga berhasil mengukir prestasi dengan meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Award 2017 untuk kategori “Artis Solo Perempuan Anak-Anak Terbaik”.

Di tahun 2020 Lyodra kembali menuai kesuksesan dengan menjadi juara Indonesian Idol musim kesepuluh setelah bersaing dengan Tiara Andini di babak grand final.

Selain menyanyi, Lyodra juga memiliki harapan dapat menjadi seorang aktris yang membintangi layar lebar atau drama musikal. Bahkan, ia sempat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler teater yang diadakan di sekolahnya. Lyodra juga memiliki idola dalam bernyanyi seperti Ariana Grande, Beyonce, Bruno Mars, dan Mariah Carey.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING