Connect with us

Musik

Persembahan Terbaru Gya ‘Kau Cinta Matiku’ Untuk Para Pecinta Romansa

Published

on

Gencil News – Akhir penantian Gya untuk kembali ke ranah musik Indonesia akhirnya berakhir juga. Rindu untuk merilis single terbaru ini nyatanya sudah ditahan oleh Gya sejak tahun 2010.

Dia mengaku kalau sangat ingin untuk comeback di tahun 2010 silam. Namun hal itu harus tertunda karena Gya harus fokus pada pendidikan S2 yang dijalaninya, untuk kemudian menikah dan melahirkan buah hatinya.

Menahan rasa rindu untuk merilis lagu kembali memang tidak mudah. Terlebih dengan banyaknya penggemar Gya yang kerap menanyakan mengenai comeback sang idola.

Untuk itulah, beberapa bulan terakhir, seolah memanjakan fansnya, Gya merilis album pertama dan keduanya secara digital untuk dapat dinikmati oleh fansnya sembari mempersiapkan kejutan manis.

Pada tahun 2004 Gya pernah merilis album yang bertajuk, “Semoga Kau Mengerti”. Album ini juga membuat Gya mendapatkan beberapa nominasi di ajang bergengsi.

Sebut saja Nominasi Pendatang Baru Terbaik di SCTV Music Awards di tahun 2005, hingga Nominasi AMI Awards untuk kategori Best R&B Song untuk single ‘Melayang’ di tahun yang sama.

“Musik dan nyanyi adalah jiwa Gya. Gya selalu ingin kembali di dunia musik dan Gya merasa pasar untuk lagu pop-mellow dengan karakter penyanyi berhijab masih sangat sedikit. Itulah akhirnya kenapa Gya memberanikan diri comeback di tahun 2020 ini”, ungkap Gya.

Lagu ‘Kau Cinta Matiku’ adalah persembahan special sekaligus menjadi langkah kembalinya Gya. Dalam lagu ini, Gya berusaha menyajikan kehidupan romansa antar dua anak muda jaman sekarang yang selalu tidak lepas dengan istilah ‘bucin’.

“Iya, single ini ceritanya tentang seseorang yang sangat amat mencintai kekasihnya. Tapi selalu dikecewakan. Namun, karena dia sangat cinta mati, dia rela memberikan segalanya untuk sang kekasih”, jelas penyanyi berzodiak Cancer ini.

Berbicara mengenai genre, lagu ‘Kau Cinta Matiku’ ini masih membawa ciri dan karakter khas dari Gya. Ini memang sengaja dilakukan, agar penggemar lagu-lagu Gya dapat merasakan nuansa nostalgia ke 16 tahun lalu namun tetap akan merasakan sesuatu yang baru darinya.

Tidak sendiri dalam memproduksi lagu ini, Gya juga dibantu oleh Rozi Fathoni dan Agi Anggadarma dari DSS Music sebagai Executive Producer, Satrio Pratomo sebagai A&R, Vocal Director, Producer sekaligus yang bertugas untuk mixing dari lagu ini.

Sementara itu, musisi kawakan Indonesia, Tohpati, juga terlibat langsung dalam lagu ini sebagai Composer, Arranger sekaligus Producer.

Dengan harapan untuk merilis album kembali di masa depan, kini Gya telah siap kembali berkarya di blantika musik Indonesia sambil terus mengumpulkan materi terbarunya.

Semoga lagu ini bisa menjadi pengingat banyak orang untuk mencintai orang yang mencintai kita hingga nafas terakhir”, harap Gya.

Kami berharap kembaliya GYA ini bisa menjadi pengobat rindu para penikmat musik era 2000’an. Terimakasih untuk rekan rekan media atas dukungan untuk GYA selama ini.

Tak lupa kami selalu ingatkan untuk jaga kesehatan dan semoga Negara kita bisa segera pulih sehingga kita bisa beraktivitas sedia kala kembali. Salam Musik Indonesia

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Musik

Element Kembali Menghentak, Tinggalkan Nama Reunion

Published

on

Element Kembali Menghentak, Tinggalkan Nama Reunion
Element Kembali Menghentak, Tinggalkan Nama Reunion - courtesy wow keren

Gencil News – Element adalah band lawas yang terkenal lewat lagu rahasia hati yang pernah hits di era 90an. Element terbentuk pada  tanggal 14 Februari 1999.

Pada Desember 2017, Element yang saat ini dengan formasi Ferdy Tahier, Didi Riyadi, Fajar dan Arya secara mengejutkan melakukan sebuah reuni dengan mantan personel mereka, Lucky Widja, Adhit dan Ibank.

Mereka membentuk sebuah proyek yang bernama “Element Reunion” Kabar ini pun juga bersamaan dengan persiapan untuk merekam single terbaru sekaligus single reuni mereka yang di rencanakan akan dirilis di 2018 mendatang.

Dibuka dengan showcase pertama kali mereka setelah 12 tahun tidak pernah bersama dalam satu panggung.

Dipilihnya Hard Rock Cafe Jakarta sebagai tempat mereka launching Element Reunion pada tanggal 31 Juli 2017.

Membuat para personil semakin yakin bahwa mereka akan bisa mengulangi kesuksesan mereka kedepannya.

Pada tanggal 20 April 2018, Element akan mengeluarkan single terbaru mereka. Akan tetapi beberapa jam sebelum peluncuran, Ibank mengirimkan pesan bahwa dirinya tidak bisa datang.

Meski demikian, pertunjukan tetap berjalan walaupun acara inti, yaitu perilisan single baru tidak bisa dilakukan karena single tersebut adalah lagu ciptaan Ibank.

Di sela pertunjukan, Didi menyatakan bahwa Ibank telah dikeluarkan dari Element. Hingga saat ini belum ada kabar yang jelas mengenai alasan Ibank tidak bisa datang pada saat itu.

Setelah 3 tahun menjalani proyek tersebut, nama itu mereka tinggalkan. Element saat ini resmi diisi oleh 6 orang personel asli mereka, yaitu Ferdy Tahier (vokalis), Lucky Widja (vokalis), Arya Dei (gitaris), Adhitya Pratama (gitaris), Fajar Maringka (keyboardis) dan yang terakhir adalah Didi Riyadi (drumer).

Ide meninggalkan nama Reunion hadir saat proses rekaman berlangsung. Ferdy Tahier mencetuskan hal tersebut dengan mengajak semua personel bergabung kembali ke Element.

Menurut Ferdy Tahier, reuni Element sudah cukup dalam 3 tahun.

“Jadi sempet nanya ke temen-temen kita seriusin aja nih ya guys? Balik kaya dulu lagi, gimana pada setuju gak?,” ujar Ferdy Tahier.

Ternyata ide itu disambut baik oleh personel lainnya. Mereka sepakat untuk tidak lagi menggunakan nama Reunion di belakang Element.

Pengumuman ini dilakukan Element saat pandemi masih terjadi. Menurut mereka hal tersebut tidak menjadi masalah, justru diharapkan bisa untuk membangkitkan semangat.

“Kita umumin ganti nama cukup lewat sosial media aja dulu nih. Mungkin nanti pas album, kepinginnya sih manggung, tapi yah lihat suasana dan kondisi dulu,” ucap Adhit Pratama selaku gitaris.

“Saya hanya menerjemahkan kedewasaan teman-teman dalam memandang musik yang pernah kita buat dulu, jadi disini akhirnya kita mengambil keputusan bahwa genre yang kita buat adalah Romantic Version dari Original Version dulu,” Ferdy Tahier.

“Kita sebenernya sudah ditahap survival mode nih, penghasilan dari bermusik kita semua berhenti, tapi kita juga ingin tetap berkreasi, akhirnya kita membuat sebuah keputusan yaitu sebagai pengganti jadwal manggung kita setiap minggu kita berkumpul tapi kita harus punya program Akhirnya keputusannya adalah pembuatan album baru, yang sedianya akan rilis pada tanggal 30 september 2020 nanti,” ucap Didi Riyadi.

Continue Reading

Musik

Hati Yang Terluka Lagu Ballad Pertama Syafira Febrina

Published

on

Hati Yang Terluka Lagu Ballad Pertama Syafira Febrina

Gencil News – Kondisi industri musik kita belom normal, kembali dihantam PSBB babak kedua, tapi hal ini tidak menyurutkan langkah AFE RECORDS untuk terus melangkah kedepan dan berkarya memberikan terbaik serta mewarnai belantika musik Indonesia, dan merilis penyanyi termudanya yaitu SYAFIRA FEBRINA yang membawakan lagu ballads pertamanya yang berjudul “HATI YANG TERLUKA”.

Membawakan lagu ballads menjadi tantangan tersendiri bagi SYAFIRA FEBRINA“kesulitan terbesar adalah untuk menyampaikan pesan lagu ini, perasaan kecewa yang teramat dalam, belom lagi dinamika serta kerapatan nadanya sungguh sulit sekali, ditambah lagi ini pertama kalinya membawakan lagu seperti ini, fiuuuhhh luar biasa” ujarnya menceritakan pengalaman pertamanya membawakan lagu ballads.

“Saya tau fira akan sangat kesulitan membawakan lagu ini karena diluar zona nyamannya, tapi lagu dengan tingkat kesulitan yang tinggi, mulai dari dinamika, kerapatan nada, ditambah dengan mengimpresikan lagu kekecewaan mendalam sangat dibutuhkan fira untuk melengkapi skill dan pengalamannya dalam bernyanyi, ini adalah kesempatan kita melihat sisi lain dari fira” jelas Shafick mengenai eksplorasi vocal yang dilakukannya kepada Fira dilagu terbarunya.

Lagu “HATI YANG TERLUKA” bercerita tentang kekecewaan mendalam seseorang yang diakibatkan penghianatan pasangannya entah sudah berapa kali dikecewakan tapi ini yang paling melukai hatinya, diciptakan oleh Executive Producer AFE RECORDS HENDY AHMAD,

 “ketika selesai menciptakan lagu ini saya langsung berkata kepada kak shafick bahwa lagu ini harus dibawakan oleh syafira” ceritanya dan yang luar biasa juga tahun ini adalah tahun yang produktif bagi beliau karena sudah membuat karya yang dibawakan oleh artis-artisnya.

Untuk produksi musiknya seperti kali ini sedikit berbeda dibuat oleh TENGKU SHAFICK“untuk pertama kalinya untuk seorang solois cewe saya arahkan musiknya lebih full band dengan tambahan orchestra sehingga lagu ini lebih terasa grande serta nuansa kesedihannya terwakili oleh string dan lead guitars” jelasnya.  

harapanku syaffren tetep mendukung fira walaupun membawakan lagu genre diluar kebiasaannya, dan para penikmat lagu – lagu galau dapat terwakili dengan lagu ini, Aaammiiin” Ujar Syafira.

Continue Reading

Musik

Fienda Ferani Penyanyi & Penulis Lagu Rilis Rahasia Cinta

Published

on

Fienda Ferani Penyanyi & Penulis Lagu Rilis Rahasia Cinta

Gencil News – Fienda Ferani adalah Penyanyi & penulis lagu yang akan mengeluarkan debutnya dalam belantika musik Indonesia. Musik bukanlah hal baru baginya.

Sejak usia 2,7 tahun – SMA fienda telah mengikuti dan memenangkan berbagai kompetisi bernyanyi baik luar maupun dalam negeri seperti Choir Olympic di Italy, Korea Selatan, dan perform di Java Jazz.

Fienda juga pernah menjadi backing vocal beberapa artis ternama. Namun kehidupan bermusik sempat terhenti saat ia menjadi mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Reguler yang lagi-lagi diraihnya melalui Ujian Masuk Prestasi Seni.

Namun seakan musik tidak pernah lepas dari hidupnya. Setelah lulus menjadi dokter, ia lalu mengeluarkan karyanya dalam sebuah single Rahasia Cinta.

Lagu ini menjadi hadiah dari Fienda bagi tenaga medis dan seluruh masyarakat Indonesia yang membawa pesan untuk selalu menyisipkan rasa cinta pada hidup kita, baik itu cinta kepada tuhan, orang tua, pekerjaan maupun antar manusia.

Sehingga ia berharap agar tenaga medis dapat terus melakukan tugasnya dengan penuh cinta dan masyarakat agar terus melewati hari demi hari pada masa ini dengan penuh Cinta

Proses pengerjaan single ini cukup menyita waktu  karena menyesuaikan juga dengan passion yang ia jalani sebagai seorang dokter.

Dengan keterlibatan musisi yang memiliki kualitas mumpuni seperti Barry Likumahuwa sebagai Produser, Dony Joesran sebagai Musik Direktor dan terciptalah 5 Lagu (2 diantaranya  diciptakan sendiri) Serta didukung oleh musisi ternama seperti Dimas PradiptaBass G dan Nesia Ardi.

Genrenya sendiri mengusung Pop dan Jazz, sesuai dengan jenis suara Fienda yang cenderung berat dengan nada dasar rendah.

Continue Reading

TRENDING