Connect with us

Selebriti

5 Selebriti Bollywood Ini Blak-blakan Mengaku Depresi

Published

on

5 Selebriti Bollywood Ini Blak-blakan Mengaku Depresi

GENCIL NEWS – Tanpa disadari senyuman yang selama ini mereka sematkan di depan kamera, menyimpan sejuta rahasia. Di balik kesuksesan berkarier sebagai public figur deretan selebriti Bollywood ini tidak luput dari kekurangan.

Tidak bisa dipungkiri, kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kondisi fisik. Tapi justru sering diremehkan oleh banyak orang.

Amitabachan, Shah Rukh Khan, hingga Anushka Sharma menjadi contoh selebriti top Bollywood yang secara blak-blakan mengungkap pada publik bahwa mereka tengah berjuang melawan depresi.

  • Amitabh Bachchan

Aktor legendaris Amitabh Bachchan yang juga dikenal sebagai korban depresi. Dia telah berjuang melewati depresi sejak tahun 1996 silam. Pemicu utamanya karena perusahaan miliknya, ABCL, bangkrut. Hal tersebut disebabkan sederet filmnya gagal di pasaran sehingga membuat dirinya tertekan.

  • Manisha Koirala 

Dari pecandu alkohol hingga berjuang melawan kanker, Manisha Koirala telah mengalami pasang surut kehidupan.Dia juga diketahui menderita depresi klinis karena hubungan dengan mantan suaminya, Samrat Dahal tidak berjalan baik. Diasumsikan bahwa itu menjadi penyebab utama aktris 49 tahun tersebut mulai depresi. Namun, Manisha berjuang melawan segala rintangan dan mulai memperhatikan kesehatan psikologisnya. Sekarang, dia adalah wanita yang sehat dan kuat.

  • Shah Rukh Khan

Aktor sekelas Shah Rukh Khan juga tidak bisa menghindar dari yang namanya depresi. Dalam suatu kesempatan, dia sempat bercerita awal mula kesehatan mentalnya terganggu karena cedera bahu yang dialaminya tahun 2008 silam. 

Shah Rukh Khan lantas berusaha menjalani fase tersebut dan hidup dalam keterpurukan. Kemudian, ia mulai berobat dan kini, muncul sebagai sosok yang sama sekali baru dengan pandangan bahagia dan penuh kepositifan.

  • Anushka Sharma

Anushka Sharma sempat membeberkan soal kondisi mentalnya di media sosial Twitter. Dia secara terbuka mengaku seringkali merasa gelisah, dan akhirnya berujung depresi. Aktris kelahiran 1988 ini menekankan efek buruk dari fase penyiksaan ini.

“Depresi adalah penjara di mana kau adalah tahanan yang menderita dan tahanan yang kejam,” begitu cuitan Anushka kala itu.

Lalu, Anushka Sharma menegaskan bahwa memiliki depresi bukanlah suatu hal yang harus disembunyikan. Dia mendesak orang-orang agar mau membicarakannya secara terbuka agar bisa keluar dari fase tersebut.

  • Hrithik Roshan

Terakhir adalah Hrithik Roshan. Masuk dalam jajaran aktor Bollywood paling seksi, dia mengaku mengalami depresi karena kepribadiannya sendiri. Diketahui bahwa ia memiliki trauma sewaktu kecil yang begitu membekas hingga sekarang. 

Setelah rutin menjalani terapi, ia membuat kemajuan yang terpuji. Di usia dewasa juga, Hrithik Roshan kembali menderita depresi karena hubungan yang bermasalah. Namun, ia pulih dari itu melalui perawatan diri dan meditasi.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Selebriti

Transformasi 7 Artis Cilik Yang Sukses Berkarir Di luar Dunia Hiburan

Published

on

Transformasi 7 artis cilik yang sukses berkarir di luar dunia hiburan

Gencil News- Trasformasi 7 artis cilik yang sukses berkarir di luar dunia hiburan. Pada Tahun 90-an Indonesia banyak mencetak artis-artis cilik berbakat di Tanah Air yang Berkiprah di dunia hiburan,

Para artis cilik tersebut sukses menghibur anak-anak di generasi 90-an. Banyak lagu maupun acara televisi mereka yang ikonik abis. Bahkan, hingga saat ini banyak karya artis-artis cilik yang masing diingat banyak orang.

Namun, ada juga artis cilik yang bermain sinetron, menjadi presenter, model dan lain sebagainya. Kendati demikian, tahun demi tahun berlalu, popularitas para artis cilik inipun mulai tergeser oleh generasi baru.

Para artis cilik tersebut, kini menggeluti profesi di luar dunia hiburan. Beberapa dari mereka juga sukses menekuni profesi baru mereka. Mulai dari desainer hingga dokter menjadi pekerjaan para artis cilik usai lepas dari dunia hiburan.

Seperti apa penampilan mereka kini.

  • Tasya Kamila

Shafa Tasya Kamila atau akrab disapa Tasya lahir di Jakarta pada tahun 1992, mengawali karir nya sebagai bintang iklan dan penyanyi cilik dengan album yang berjudul libur telah tiba.

Pada tahun 1998 Tasya main di beberapa episode sinetron berjudul Takdir. Kemudian dia bermain dalam film televisi Kupu-kupu Ungu dan Nyanyian Burung. Sinetron lain yang pernah dibintangi Tasya antara lain Matahariku, Tasya, dan Jangan Menangis Adinda hingga seterus nya di tahun 2012.

Pada tahun 2010 tasya menempuh pendidikan di Universitas Indonesia dan melanjutkan lagi sekolah ke Columbia University, New York. Tasya menyelesaikan studi pada tahun 2018. Di bulan agustus 2018 Tasya dipersunting oleh Randi Bachtiar. Kini tasya memiliki satu orang putra.

  • Maissy

Lahir dengan nama Pramaisshela Arinda Daryono Putri, Maissy adalah seorang penyanyi cilik yang terkenal di tahun 1990-an karena lagunya Jumpa Lagi. Kini, Maissy sudah tidak lagi berkarir di dunia musik.

Setelah lulus dari Jurusan Kedokteran Universitas Indonesia di tahun 2013, belakangan ini ia lebih dikenal sebagai seorang dokter umum di salah satu rumah sakit Jakarta

  • Geofanny Tambunan

Pria kelahiran 1988 Geofanny Tambunan yang diketahui tinggal di Amerika Serikat dan menekuni karier-nya disana. Ia juga menuntut ilmu desain di sekolah mode terkemuka di dunia yakni Parson School of Design, Amerika Serikat.

Lama tak terdengar kabarnya di kancah musik tanah air, kini Geofanny Tambunan dikabarkan menjadi desainer kondang. Lewat akun Instagramnya, Geofanny kerap memamerkan beberapa karya dan prestasi yang pernah ia peroleh.

  • Melisa Trisnadi

Jika ingat lagu Si Komo maka satu lagi mantan penyanyi cilik era 90-an yang namanya tidak lagi terdengar setelah dewasa adalah Melisa Trisnadi.

Saat masih menjadi penyanyi cilik, lagu-lagu Melisa banyak yang meledak di pasaran, seperti “Abang Tukang Bakso”, “Semut-Semut Kecil”, dan “Si Komo Lewat”. Kini setelah dewasa Melisa memilih untuk menjauhi dunia keartisan. Melisa diketahui telah menikah dan menjadi seorang ibu rumah tangga.

  • Bondan Prakoso

Bondan Prakoso, Pria kelahiran Jakarta 32 tahun lalu ini sempat ngehits di era 90an dengan lagunya ‘Si Lumba-Lumba’. Salah satu pendiri band Funky Kopral ini memulai kariernya sebagai seniman cilik pada akhir tahun 80 hingga awal 90an.

Bondan Prakoso mengeluarkan album ‘Si Lumba Lumba’ sebagai koleksinya kala itu. Dan sejak saat itu ia mulai akrab dijuluki Bondan Si Lumba Lumba.

  • Cindy Cenora

Cindy Cenora dikenal sebagai penyanyi cilik era 90-an. Cindy lahir pada tanggal 17 Desember 1990. Tak hanya sebagai penyanyi cilik, Cindy juga pernah turut serta membintangi film berjudul ‘Bunga, Jangan Ada Dusta’ dan beberapa iklan.

Cindy tampaknya senang berolahraga. Ia beberapa kali mengunggah kegiatan positifnya tersebut di akun instagramnya.

  • Alfandy

Alfandy merupakan salah satu personil dari grup musik cilik terkenal bernama Trio Kwek Kwek. Bersama Lony dan Dhea Ananda, ketiganya sukses menghasilkan  banyak album seperti; Katanya, Bis Sekolah, semua Oke dan Jangan Marah.

Kini di usianya yang sudah menginjak 32 tahun, Alfandy sudah tak lagi menggeluti dunia keartisan. Kabarnya, dirinya kini sudah tinggal di Amerika Serikat dan menjalani profesi sebagai dokter.

Continue Reading

Selebriti

Secret Number Masuk Nominasi Asia Artist Awards (AAA) 2020

Published

on

Secret Number Masuk Nominasi Asia Artist Awards (AAA) 2020

Gencil News- Secret Number Masuk Nominasi Asia Artist Awards (AAA) 2020. Baru-baru ini Secret Number masuk dalam nominasi Female Idol Popularity Award untuk ajang penghargaan bergengsi Asia Artist Awards 2020. Proses voting pun sudah dibuka melalui aplikasi CHOEAEDOL hingga tanggal 15 November 2020 mendatang.

Girlband Secret Number yang beranggotakan Lea, Dita Karang, Soodam, Jinny, serta Denise ini sebelumnya juga sudah mendapatkan trofi kemenangan perdana di 19 Mei 2020.

Asia Artist Awards 2020 sendiri akan diadakan pada 25 November 2020 dan dipandu oleh Leeteuk Super Junior. Jika Secret Number diundang untuk menjadi salah satu pengisi acara, maka kemungkinan besar girlband secret number akan membawakan lagu comeback terbaru mereka.

Secret Number Masuk Nominasi Asia Artist Awards (AAA) 2020. Berbagai penyanyi dan musisi yang dikonfirmasi akan tampil pada ‘Asia Artist Awards 2020’ mendatang ialah MAMAMOO, NCT 127, ITZY, Stray Kids, ONEUS, CRAVITY, Secret Number, TREASURE, Song Ga In, Kang Daniel, Bigman dan AleXa.

Hasil kemenangan dalam nominasi Asia Artist Award 2020 ini pun akan diambil berdasarkan perolehan voting terbanyak yang telah diakumulasikan melalui platform Choeaedol. Sampai saat ini sendiri, pemungutan suara masih terus berjalan

Selain Popularity Awards, Asia Artist Awards juga akan memberikan penghargaan kepada penyanyi dan aktor drama, film, dan variety lewat berbagai kategori.

Ini merupakan penyelenggaraan Asia Artist Awards yang keempat sejak pertama kali diadakan pada 2016.

Continue Reading

Selebriti

Atreyu Moniaga Seniman Indonesia Bikin Buku Mewarnai Dengan Jewel

Published

on

Atreyu Moniaga Seniman Indonesia Bikin Buku Mewarnai Dengan Jewel

Gencil News – VOA – Atreyu Moniaga seniman asal Indonesia berkolaborasi dengan penyanyi papan atas Jewel Kilcher alias Jewel untuk mendesain ilustrasi buku mewarnai. Atreyu Moniaga mendesain buku mewarnai, dalam rangka 25 tahun album debutnya Jewel, “Pieces of You.”

Perkenalan Atreyu Moniaga dengan Jewel melalui Instagram. Waktu itu Atre “mention” atau sebut akun sang idola, di salah satu hasil karyanya di Instagram.

Seniman Indonesia (kanan) berkolaborasi bikin buku mewarnai dengan penyanyi Jewel (dok: Atreyu Moniaga)

Namun, “waktu itu enggak direspon sama sekali.” Sampai akhirnya ia memberi komentar di salah satu postingan Jewel, yang lalu menarik perhatian pelantun lagu “Foolish Games” ini.

“Dia balas, ‘eh, itu yang di Instagram lu tuh, karya-karya lu?’” cerita Atre.

Dari situlah, tepatnya tahun 2016, pertemanan antar penyanyi papan atas dan fan-nya ini dimulai. Jewel lalu mem-‘follow’nya di Instagram.

Sebelum akhirnya mengerjakan proyek buku mewarnai ini, Atre pernah menawarkan kepada Jewel, untuk membuat buku cerita anak. Namun, proyek itu belum sempat terlaksana.

Hingga pada suatu hari, Atre menyampaikan idenya untuk membuat sketsa, untuk sampul album CD Jewel. Kebetulan pada waktu itu Jewel memang tengah bersiap merilis ulang album perdananya, “Pieces of You,” dan menyambut ide Atre dengan semangat.

“Enggak lama kemudian, ada feedback dari Jewel, bahwa manajernya (bilang), kalau cover kayaknya nggak bisa, karena mereka mau tetap menggunakan estetis yang mereka buat 25 tahun yang lalu untuk album ini, artinya lebih nostalgic,” ujar pria yang mulai fokus di dunia seni lukis sejak tahun 2018 ini.

Atre mengaku sempat kecewa. Namun, Jewel tetap semangat ingin berkolaborasi dengan Atre, sampai akhirnya terciptalah ide untuk membuat buku mewarnai, yang sesuai dengan tema album “Pieces of You.”

“Akhirnya aku sama Jewel, ngobrol lagi berdua, nggak ada manajer kita masing-masing. Kita akhirnya sepakat, kita bikin tuh agar ‘experience-nya’ tuh per lagu. Jadi kita bikin 14 gambar, untuk 14 lagunya Jewel,” kata Atre.

Diberi Kebebasan Berkreasi

Dalam mendesain buku mewarnai ini, Atre pun diberi kebebasan dalam berkreasi sesuai dengan talenta dan aliran lukis yang ia dalami, yang menurutnya sejalan dengan pemikiran Jewel.

Memang sejak dulu, karya seni Atre banyak terinspirasi dari lagu-lagu Jewel. Dulu, ketika belum begitu mengerti bahasa Inggris, hasil karya visualnya “datang dari melodi.” Setelah beranjak dewasa dan dengan bertambahnya kemampuan Atre dalam berbahasa Inggris, ia pun mulai lebih mengerti lagi arti dari lagu-lagu karya Jewel.

“Aku kan mulai mengerti tuh, apa yang diomongin sama Jewel di lagunya dia dan itu aku pakai untuk membantuku dalam membuat semiotika-semiotika (lambang/tanda.red) pribadiku gitulah, terhadap satu objek. Jadi aku mencoba untuk menggunakan cara Jewel memberikan kode dalam lirik. Aku jadi visual,” jelasnya.

Jewel pun mempercayakan seluruh desain ilustrasi untuk buku mewarnai ini kepada Atre.

“Sebenarnya enak banget sih kolaborasi sama Jewel. Aku mikir, apa jangan-jangan karena kita udah ngerti karya satu sama lain, atau waktu dia liat karyaku, dia juga ngerti, karena karyaku kan banyak banget yang terinspirasi dari karyanya Jewel,” jelas pelukis yang juga adalah seorang ilustrator ini.

Ilustrasi potret wajah Jewel karya Atreyu Moniaga (dok: Atreyu Moniaga)

Namun, di luar kebebasan yang ia miliki, tentu saja ada tantangan yang harus dihadapi, apalagi ketika harus membuat karya untuk penyanyi yang sudah ia idolakan sejak kecil. Atre mengaku harus meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia mampu.

“Itu adalah satu hal yang cukup membuatku panik, waktu aku sadar bahwa proyek ini tuh jadi gitu,” ujar lulusan Institut Kesenian Jakarta ini.

“Tantangan terbesarnya adalah percaya bahwa aku bisa melakukannya dan melakukannya dengan baik. Jadi to fight my own demon, I guess. Itu adalah tantangan yang paling besar,” tambahnya.

Jewel Sebut Atre “Luar Biasa”

Hasil karya Atre benar-benar membuat Jewel puas. Melalui pesan suara yang dikirimkan langsung kepada Atre, Jewel mengatakan, “You’re incredible, that was just beyond my wildest dreams. What a beautiful talent you are. Unreal, I’m so excited and cannot wait to reveal with people.”

“Kamu luar biasa. (Karyamu) itu jauh dari apa yang saya impikan. Bakat kamu sangat indah. Saya sudah tidak sabar untuk memperlihatkan (karyamu) ke orang-orang.”

For me is very weird, karena harusnya kan yang ngomong aku, tapi ini Jewel,” kata Atre sambil tertawa.

Yang juga membuat Atre bahagia adalah, salah satu selendang dengan motif ilustrasi karyanya juga dengan bangga ditampilkan sebagai latar belakang dinding, saat Jewel melakukan wawancara dengan stasiun televisi di Amerika. Jewel juga terlihat memakai selendang tersebut di salah satu fotonya.

Kolaborasinya dengan Jewel merupakan kejutan bagi teman-teman Atre yang tahu bahwa dirinya sudah mengidolakan Jewel, sejak dulu.

“Aku banyak banget dikontak sama teman-teman atau media-media yang pernah meng-interview aku, karena mereka pada ikut senang. Karena dulu tuh mereka sampai bilang, ‘gila ya dulu tiap kali kita tanya, inspirasi lu siapa, lu selalu bilangnya Jewel, Jewel, Jewel, dan akhirnya lu bisa kerjasama sama Jewel,’ bahkan katanya tuh mereka jadi ikut happy,” kata Atre.

Akun Instagram Atre pun seketika langsung kebanjiran komentar yang mengucapkan selamat atas pencapaiannya ini.

Jewel pun juga memuji hasil karya Atre saat mengungah gambar sampul buku mewarnai ini. Ia mengatakan: “This is legit the nicest coloring book I have ever seen. Atreyu did a drawing that represents the story of every song. It’s amazing.”

“Ini buku mewarnai terbaik yang pernah saya lihat. Atreyu membuat gambar yang merepresentasikan cerita dari setiap lagu. Sungguh menakjubkan.”

Kini buku mewarnai bertema “Pieces of You” ini sudah bisa dipesan di situs Jewel seharga 25 dolar AS atau setara dengan 367 ribu rupiah, yang sudah termasuk dengan tiket konser virtual yang akan diselenggarakan tanggal 20 November mendatang.

Berkarya di Tengah Pandemi

Pandemi bukanlah penghalang bagi Atre untuk berkarya. Kini, ia tengah mengerjakan beberapa proyek, terus melukis, dan membimbing para seniman muda, yang tengah mempersiapkan diri untuk ajang “Art Jakarta.”

“Kita benar-benar cuman via online gitu sih. Menurutku agak sulit. Soalnya menurut aku, dengan online gitu, energinya yang suka enggak berasa,” ujarnya.

Melalui kolaborasinya dengan Jewel, Atre ingin membuktikan bahwa sebuah impian dan cita-cita bisa diraih, asal kita tidak berhenti menggapainya.

“Banyak banget orang yang DM (direct message.red) aku di Instagram, terutama teman-teman lama, dan orang-orang yang tahu aku dari aku masih benar-benar tunggang langgang meniti karir dan mereka bilang ke aku, bahwa dengan kolaborasiku bersama Jewel, mereka tuh jadi percaya bahwa ternyata impian bisa jadi kenyataan,” kata Atre.

Kolaborasi ini menjadi sebuah harapan bagi orang-orang di sekitar Atre. Akhir kata, Atre berpesan, kuncinya adalah “never quit dreaming” atau jangan pernah berhenti bermimpi, karena “impian bisa jadi kenyataan.”

Continue Reading

TRENDING