Connect with us

Gaya Hidup

6 Deretan Bikini Mahal Di Dunia Dengan Harga Fantastis

Published

on

6 Deretan Bikini Mahal Di Dunia Dengan Harga Fantastis

GENCIL NEWS – Desain Bikini yang digunakan pun terus berputar dan mengalami perubahan tergantung tren. Tapi apa jadinya jika desain bikini tersebut sangat mewah hingga memiliki harga yang fantastis.

Kita mungkin berpikir bikini yang dijual dengan desain mewah hanya berkisar antara beberapa ratus ribu atau bahkan jutaan. Nyatanya, bikini yang dijajakan dan sangat mewah bisa mencapai miliaran.

Berikut deretan harga bikini mahal dengan batuan mewah yang di desain khusus

  • Bikini Susan Rosen Diamond 

Bikini super mahal ini dirancang oleh Susan Rosen untuk Sports Illustrated Swimsuit Issue 2012. Molly Sims memamerkan bikini ini yang merupakan rakitan lebih dari 150 karat berlian tanpa cacat D.

Semua berlian diatur dalam Platinum mewah, harga nya yang mencapai 366 miliar mungkin akan membuat anda geleng kepala.

  • Bikini Red Hot Fantasy 

Gisele Bundchen, supermodel Brasil, dan aktris mengenakan Bikini Fantasi ini pada tahun 2000. Bikini ini dibuat menggunakan satin merah dan memiliki lebih dari 1.300 batu berharga.

Saat ini, ia memegang Guinness World Record untuk pakaian yang paling mewah dan mahal yang pernah dibuat, dengan harga Rp. 183 Miliar anda bisa memiliki bikini tersebut

  • Bikini The Heavenly Star 

Ini adalah bikini pertama termewah dengan harga  Rp152 miliar yang dipamerkan di catwalk. Pada tahun 2001.

Heidi Klum mendapat kehormatan mengenakan bikini ini yang dibuat dengan 1.200 safir merah muda Sri Lanka dan berlian dipotong zamrud 90 karat di tengahnya.

  • Bikini Fantasi 

Pada tahun 2003 Super Model Heidi Klum membawa bikini fantasi yang dibanderol Rp. 134 Miliar di Panggung Victoria Secret.

Bikini itu dibuat menggunakan 2.900 berlian yang diatur dalam emas putih 10 karat dan memiliki pusat dari berlian berbentuk pir 70 karat. Butuh 370 jam untuk membuat bikini top ini.

  • Royal Fantasy bikini 

Pada 2013, Victoria’s Secret Model, Candice Swanepoel terpilih untuk memamerkan bikini ini di Victoria Secret Fashion Show.

Bikini atasan dan ikat pinggangnya tertutupi lebih dari 4.200 permata berharga seperti berlian, rubi, dan safir kuning, semuanya diatur dalam emas 18 karat, ruby 52 karat, berbentuk buah pir bersinar sebagai pusatnya.

Dengan harga Rp122 miliar Jangan kaget, pemakaiannya harus sambil memakai sarung tangan dan dikawal dua bodyguard

  • Hearts On Fire Diamond Fantasy

Bikini Hearts on Fire Diamond Fantasy dikenakan oleh model Victoria’s Secret Angel Karolina Kurkova pada tahun 2006 dan juga ditampilkan dalam katalog Christmas Dreams.

Pengambilan bikini top dibuat menggunakan lebih dari 2.000 berlian yang lebih kecil dan ada bros di tengah dibuat dengan berlian 10 karat.

Butuh 300 jam untuk mendesain dan membuat atasan bikini ini, sementara batu membutuhkan lebih dari 20.000 jam kerja untuk memotong dan memoles dengan sempurna. bikini ini dihargai Rp79 miliar

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Kuliner

Resep Masakan Untuk Pemula yang Praktis dan Mudah

Published

on

Resep Masakan Rumah Praktis dan Mudah Untuk Pemula

Gencil News– Resep Masakan Untuk Pemula yang Praktis dan Mudah. Masakan rumah atau home cooking tak pernah lekang oleh waktu menurut Gordon Ramsay. Meski hanya diracik dari bahan sederhana, namun cita rasanya yang nikmat selalu dicari. Mungkin bagi sebagian orang memasak adalah hal yang cukup mudah dan menyenangkan. Namun ada pula yang tidak bisa menikmati memasak, sehingga mereka harus belajar dan melihat resep-resep yang mudah diikuti.

Resep Masakan Untuk Pemula yang Praktis dan Mudah bagi anda yang sekarang ini sedang ingin mencoba membuat makanan lezat namun tidak ingin repot. Anda kini bisa mencoba beberapa jenis masakan sederhana ini. Selain bahan-bahannya yang mudah didapat, anda juga bisa memodifikasi nya dengan berbagai cara dengan menu yang mudah.

Memasak terkadang membutuhkan waktu yang lama. Apalagi proses persiapan bahan hingga pengolahan bisa membuang banyak waktu, terutama bagi Anda yang sibuk. Agar saat memasak tidak membuang banyak waktu, berikut tips mudah untuk menghemat waktu dalam memasak.

Resep Masakan Untuk Pemula yang Praktis dan Mudah

1. Mie Seblak Makaroni

Bahan-bahan:

  • 1 bungkus Mie apa saja (bisa rebus)
  • 30 gram macaroni rebus tiriskan
  • sedikit kerupuk bawang mentah rendam air panas hingga empuk beri sedikit minyak supaya tidak lengket
  • secukupnya daun bawang iris
  • 1 buah sosis iris
  • 1buah telur kocok lepas
  • 2 gelas air
  • sedikit garam, gula dan bumbu mie

Bumbu halus:

  • 3 bawang merah
  • 2 bawang putih
  • 5 cabai merah keriting
  • 3 rawit atau sesuai selera
  • 1 cm kencur

Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak
2. masukkan air, setelah mendidih masukkan kocokan telur diaduk
3. masukkan macaroni, lalu sosis kerupuk dan mi, beri gula garam bumbu indomi
4. aduk rata test rasa angkat sajikan taburi dengan daun bawang.

2. Oseng Kacang Panjang

Bahan-bahan:

  • 12 buah kacang panjang
  • 1 buah tempe
  •  2 papan pete dikupas kulit
  • 5 bawang putih diiris
  • 4 bawang merah diiris
  • 5 buah cabai merah diiris
  •  1 ruas lengkuas digeprek
  • 1 ruas jahe digeprek
  •  1 serai digeprek
  •  2 daun salam
  •  2 daun jeruk
  • 2 sdm kecap manis
  •  1 sdm saus tiram
  •  1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  •  air putih
  •  minyak goreng.

Cara membuat:

  1. Potong-potong kacang panjang cuci bersih dan sisihkan. Potong kecil-kecil tempe dan digoreng sebentar. Angkat dan tiriskan
  2. Siapkan wajan beri minyak goreng secukupnya. Tumis bawang merah dan putih sampai layu lalu masukkan lengkuas, jahe ,serai, daun salam dan daun jeruk, cabai merah. Aduk rata.
  3. Masukkan kacang panjang dan pete oseng-oseng lalu beri kecap manis, saus tiram, gula dan garam aduk rata beri sedikit air
  4.  Koreksi rasa dan terakhir masukkan tempe goreng oseng-oseng sebentar sampai semua bahan tercampur rata. Lalu matikan api dan sajikan.

3. Telur dadar gulung saus asam manis

Bahan-bahan:

  • 5 butir telur
  • 2 sdm terigu
  •  air minum kurang lebih 70 cc
  •  garam, penyedap
  •  1/2 batang wortel dipotong kecil-kecil

Bahan untuk saus:

  • 2 sdm kacang polong
  • 5 cm jahe dipotong korek api
  • 3 sdm saos tomat
  • 1/2 sdm kecap manis
  • 1 sdm tepung maizena
  • 200 cc air
  • 1 buah jeruk kunci
  • garam, penyedap jamur, dan gula pasir lebih kurang 2 sdm sesuai selera ya

Cara membuat:
1. Larutkan terigu dengan air, garam, penyedap, masukkan wortel, telor kocok lepas
2. Panaskan teflon pakai api sedang tuang kocokan telur tunggu sebentar kemudian gulung telur gulungnya jangan sampai habis. Sisakan pinggirnya buat sambungan gulungan telur biar tidak putus
3. Ulangi lagi sampai adonan telur habis. Angkat sisihkan
4. Untuk saosnya, masukkan semua bahan saos kecuali larutan maizena di teflon yang habis goreng gulungan telur. Tunggu mendidih sebentar, koreksi rasa baru masukkan larutan maizena
5. Angkat dan siram di atas potongan gulungan telur siap disajikan.

Continue Reading

Kesehatan

Pelukan Ibu Tenangkan Bayi Saat Disuntik

Published

on

Gencil News- Pelukan Ibu Tenangkan Bayi Saat Disuntik. Sudah sejak lama air gula atau ASI diberikan kepadabayi-bayi untuk menenangkan mereka saat disuntik. Reuters melaporkan, sebuah studi baru menunjukkan cara-cara mengurangi rasa sakit pada bayi tersebut bisa lebih ampuh ketika bayi juga didekap dipelukan ibu.

Pelukan Ibu Tenangkan Bayi Saat Disuntik. Para peneliti secara acak memilih 80 bayi sehat untuk menguji satu dari empat cara mengurangi sakit dengan cara melakukan tes darah mengunakan jarum yang ditusukkan ke tumit para bayi tersebut.

Keempat cara itu adalah memberikan air gula saat di meja periksa, memberikan ASI saat di meja periksa; memberikan air gula saat dipeluk oleh ibu mereka; atau menyusui langsung dari sang ibu.

Para peneliti memperhatikan ekspresi bayi saat merasakan sakit. Mereka juga menggunakan alat non-infasif untuk mengukur level oksigen dalam otak mereka untuk mendeteksi bagian-bagian otak yang aktif akibat rasa sakit dan efek dari tipe-tipe pengurang rasa sakit.

“Secara klinis, pangkuan ibu, dikombinasikan dengan glukosa atau menyusui, memberikan pereda nyeri yang lebih baik daripada pemberian ASI perah dan glukosa saja,” kata pengarang senior studi tersebut, Dr. Sergio Demarini, dair Institut Kesehatan Ibu dan Anak di IRCCS Burlo Garofolo di Trieste, Italia.

“Alasan mengapa kombinasi dari metode-metode ini lebih berhasil adalah karena fakta bahwa metode-metode tersebut punya mekanisme kerja yang berbeda,” kata Demarini melalui email. “Karena itu, efeknya mungkin kumulatif.”

Penghilang nyeri non farmakologis atau tanpa menggunakan obat-obatan sering digunakan untuk anak-anak saat menjalani tindakan kecil yang menyakitkan, seperti tusuk jarum di tumit, kata para peneliti di jurnal Pedatrics. Beberapa metode yang ditemukan efektif mengurangi rasa sakit dalam tindakan-tindakan medis tersebut, termasuk air gula, menyusui, membedong bayi dengan selimut dan gendong kangguru.

Meski beberapa riset sebelumnya juga mencoba mengukur perubahan dalam otak bayi yang terkait dengan berbagai pendekatan berbeda untuk mengurangi rasa sakit, hasilnya berbeda-beda dan menghasilkan gambaran yang kurang jelas mengenai pendekatan mana yang lebih berhasil, kata para penulis.

Dalam studi baru-baru ini, para peneliti menggunakan alat yang disebut near-infrared spectroscop (NIRS). Alat ini menggunakan sensor di luar kepala yang mengeluarkan dan menerima cahaya. Berbeda dengan elektroda yang mendeteksi dorongan. Alat itu bisa mendeteksi perubahan oksigenasi, yang menunjukkan aliran darah ke daerah-daerah di sekitar otak di mana aktivitas otak meningkat saat menjalani tes darah dengan tusuk jarum.

Penggunaan berbagai metode berbeda dalam mengurangi neyeri dikaitkan dengan berbagai respon berbeda dalam otak.

Dengan pemberian air gula, tampak pengurangan pengiriman sinyal rasa sakit di korteks serebrum atau lapisan permukaan otak yang terdiri dari neuron-neuron, dibandingkan dengan menyusui bayi dengan ASI menggunakan botol susu saat mereka di meja ganti, kata Demarini.

Menyusui terkait dengan penyebaran aktivasi korteks serebrum dengan perasaan positif yang mungkin menutupi rasa sakit dari tusuk jarum, sehingga bayi-bayi menunjukkan sedikit rasa sakit, kata Demarini.

Para peneliti tidak mempelajari efek dari memeluk saja karena tindakan ini sudah menunjukkan membantu mengurangi rasa sakit pada bayi pada penelitian lainnya, terutama saat melibat kontak kulit antara ibu dan bayi.

Penelitian menemukan sedikit perbedaan pada pereda nyeri antara menyusui dan menggendong bayi yang diberi air gula.

“Fakta bahwa (gula) dikombinasikan dengan gendongan lebih efektif daripada hanya pemberian (gula) saja, sekali lagi menunjukkan kekuatan pendekatan multisensor. Menggendong berarti berbicara kepada bayi, gerakan, kehangatan, semuanya bisa mengurangi respon terhadap rasa sakit pada bayi baru lahir,” kata Denise Harrison, seorang peneliti di Rumah Sakit Anak Eastern Ontario dan Universitas Ottawa, yang tidak terlibat dalam penelitian.

Namun kapanpun memungkinkan, menyusui masih yang terbaik, kata Harrison melalui email. [ft]

Continue Reading

Kesehatan

Bermain di Luar Ruang Penting Bagi Kebugaran Anak Selama Pandemi

Published

on

Bermain di Luar Ruang Penting Bagi Kebugaran Anak Selama Pandemi
Anak-anak tetap perlu beraktivitas di luar ruangan selama masa pandemi demi kesehatan fisik, mental, dan sosial mereka (foto: ilustrasi).

Gencil News – Pakar kesehatan anak mengatakan anak-anak tetap perlu beraktivitas di luar ruangan selama masa pandemi demi kesehatan fisik, mental, dan sosial, walaupun kini berlaku berbagai pembatasan untuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk penutupan sekolah dan kewajiban peserta didik mengikuti proses pembelajaran secara daring.

Para pakar kesehatan sepakat bahwa berbagai pembatasan fisik perlu diberlakukan untuk membendung penyebaran virus corona. Pembatasan itu termasuk menghentikan kegiatan pembelajaran tatap muka langsung di sekolah dan menggantinya dengan pembelajaran jarak jauh secara daring.

Dr. Eugene Suwandhi adalah diaspora Indonesia berprofesi sebagai dokter spesialis anak yang kini menjabat sebagai salah satu direktur di Adfinitas Health, suatu jaringan perawatan kesehatan multi-spesialisasi yang beroperasi di Maryland, Washington, DC, dan Virginia.

Diwawancarai VOA, Eugene mengatakan walaupun banyak publikasi yang menyatakan bahwa pada anak kasus Covid cenderung lebih ringan, dan kemungkinan anak yang menderita Covid-19 berubah menjadi parah itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan orang dewasa, namun demikian kita tidak boleh lengah karena anak bisa menjadi vektor atau pembawa virus.

“Dalam menangani Covid-19 ini yang paling penting adalah safe. Kita harus yakin bahwa apa yang kita lakukan terutama sesuatu yang aman untuk kesehatan anak-anak, terutama kesehatan mental dan fisik itu penting sekali,” kataEugene.

Mengingat manusia adalah makhluk sosial, Dr. Eugene khawatir akan dampak pembelajaran daring yang tidak memungkinkan anak-anak melakukan interaksi sosial secara langsung.

“Anak-anak ini dalam tahap perkembangan fisik dan mental, interaksi sosial ini sangat penting. Sebagai dokter anak kami sedang meneliti dan memantau, distance learning ini akan berdampak apa saja dalam fase-fase, dan salah satunya yang paling dikhawatirkan jika anak ini menjadi lebih introvert, anak-anak lebih tidak bisa mengemukakan perasaan. Interaksi sosial ini penting sekali dalam perkembangan mereka untuk menimbulkan jati diri,” ujarnya.

Satu hal, tambah Eugene, yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak buruk daring adalah dengan membatasi waktu melihat layar komputer dan memberi kesempatan bermain di taman dan alam bebas, dengan tetap menaati protokol kesehatan. “Kesehatan fisik ini salah satunya pada anak sebenarnya kegiatan di luar ruang…..hanya dengan di luar dan bisa berbicara rekan-rekan seumur itu saja sudah bisa meminimalkan dampak negatif dari distance learning atau isolasi.”

“Isolasi pada anak sangat tidak baik,” ujar Dr. Eugene. “Dampak negatifnya sudah banyak sekali dipublikasi, dan itulah yang kita usahakan agar tidak terjadi pada anak-anak kita,” tambahnya.

Diwawancarai secara terpisah, Tobias Braun, seorang ayah dengan tiga anak yang tinggal di Virginia, setuju bahwa anak-anak tetap harus diberi kesempatan bermain di luar rumah. Dia mengatakan taman bermain merupakan tempat ideal bagi anak-anak. Selain gratis, katanya, tempat bermain lebih aman, menyegarkan dan mendukung perkembangan fisik dan sosial anak. Dia menyatakan kegembiraannya bahwa dalam masa pandemi ini taman bermain di wilayahnya sudah dibuka kembali.

“Saya ayah tiga anak, dan mereka menggunakan taman bermain seumur hidup, taman bermain yang gratis, sebab jika harus membayar, mereka mungkin tidak akan dapat menggunakan taman sesering yang mereka inginkan. Tidak memiliki kesempatan untuk pergi ke taman bermain karena ditutup, menurut saya tidak baik untuk anak-anak, sebab jika anak-anak ingin pergi mereka bisa saja pergi ke tempat-tempat yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Tobias tidak melihat hal buruk pembukaan taman bermain bagi anak-anak di wilayahnya, asalkan tetap mematuhi semua ketentuan protokol kesehatan sebagaimana yang ditempel di setiap pintu taman.

Ketentuan-ketentuan itu yang antara lain melarang siapa pun memasuki taman jika yang bersangkutan memiliki gejala, pernah terpapar, atau pernah menjalin kontak dekat dengan penderita Covid-19. Ketentuan lain termasuk selalu menjaga jarak sosial, menghindari kontak fisik dengan pengguna taman lainnya, membawa sendiri dari rumah lap anti bakteri dan cairan pembersih dan menggunakannya sebelum, selama dan sesudah bermain. Pengguna taman juga disarankan memakai masker dan sarung tangan, serta menghindari berkerumun dan segera meninggalkan arena setelah bermain seperlunya.

Jay Braun adalah seorang remaja yang hampir setiap hari bermain di playground dekat rumahnya. Dia menganggap bermain di taman bersama teman sangat bermanfaat bagi kebugaran fisik, mental dan sosial, dan oleh karena itu ketika taman ditutup karena pandemi, dia mengatakan sangat sedih. “Saya merasa hal itu sangat menyedihkan karena begitulah cara orang melarikan diri secara positif dari rumah dan bertemu dengan teman-teman. Karena penutupan taman, kami tidak bisa pergi ke luar rumah dan terjebak di dalam rumah sepanjang waktu dan tidak bisa berbuat apa-apa.”

Jay Braun menyatakan kegembiraannya bahwa taman-taman bermain di dekat rumahnya kini telah dibuka karena di sanalah dia mengaku bisa melepaskan energi.

“Menurut saya anak-anak membutuhkan taman bermain agar mereka dapat melepaskan semua energi dan memiliki waktu luang dengan teman-teman mereka. Taman bermain harus gratis untuk semua anak sebab jika tidak, maka itu tidak benar dan tidak adil bagi mereka yang tidak mampu,” katanya.

Melihat keterbatasan lahan bermain di Indonesia, Dr. Eugene mengatakan orang tua yang harus memainkan peran sentral, dengan tetap mengusahakan kegiatan di luar rumah, tentu dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Pieter Maharia, ayah tiga anak kecil, yang sehari-hari sibuk sebagai pengusaha dalam bidang penyediaan jasa layanan internet (Internet Service Provider/ISP) di Yogyakarta dan Jawa Tengah, juga menyadari pentingnya kegiatan di luar rumah demi kesehatan dan perkembangan jasmani, mental, dan sosial anak.

“Selama pandemi ini untuk anak-anak mereka tetap bisa bersepeda. Jadi, kami bebaskan, tetapi hanya di lingkungan terdekat. Jadi, mereka bisa menikmati bermain bersama kawan-kawan, tapi memang kita batasi hanya kawan-kawan tertentu, tidak dalam jumlah yang banyak. Untuk yang masih kecil dia hanya boleh bermain di sekitar rumah, tapi tetap boleh keluar rumah selama pandemi ini, tapi karena masih kecil dia tidak boleh berjumpa dengan banyak orang dulu. Di sekitar rumah itu ada kebun bunga kecil, jadi setiap pagi dan sore dia diajak jalan-jalan di sekitar situ sambil bersepeda,” ungkapnya.

Pieter mengatakan, setiap kali keluar rumah, anak-anak dipastikan selalu mengenakan masker dan tetap mematuhi protokol kesehatan terkait pandemi virus corona.


Hingga 27 September ini sedikitnya 32.880.857 orang di dunia telah tertular virus corona, termasuk 994.810 orang yang meninggal dunia. Amerika, India, Brazil, Rusia dan Kolombia adalah lima negara dengan tingkat perebakan dan jumlah korban meninggal tertinggi di dunia. Indonesia berada di peringkat ke 23, dengan total korban meninggal 3.874 orang. 

Continue Reading

TRENDING