Dekor Ulang Model Rumah Untuk Memberikan Efek Positif
Connect with us

Gaya Hidup

Dekor Ulang Model Rumah Untuk Memberikan Efek Positif

Published

on

Dekor Ulang Model Rumah Untuk Memberikan Efek Positif

Jika anda jenuh dan menginginkan suasana serta nuansa baru pada desain rumah, mulai pertimbangkan untuk dekor ulang model rumah untuk memberikan efek positif.

Gaya desain atau dekor sebenarnya terus berkembang dari waktu ke waktu. Namun untuk saat ini, ada beberapa model desain interior yang bisa menjadi inspirasi anda.

Efek positif dalam desain rumah bisa memberikan suasana baru dan motivasi inspiratif dalam bekerja dan berkreativitas sehari hari.

Mengutip dari dekoruma berikut Model-model yang bisa anda pertimbangkan untuk mendesain hunian rumah idaman anda.

Minimalis

Gaya yang satu ini mengedepankan konsep simpel dalam penataan ruang. Pemilihan furnitur secara fungsional menjadi agenda utama dalam menyusun hunian bertema minimalis.

Kesan simpel dengan memilih warna-warna netral untuk dinding hingga furnitur yang ada pada ruangan. pemberian warna model desain interior ini adalah putih, abu-abu, dan krem.

Skandinavian

Hampir serupa dengan gaya minimalis, gaya Skandinavian juga mengusung kesan simpel dalam penataan rumah. Biasanya, tiap ruang bertema Skandinavian juga tidak memiliki banyak furnitur yang sifatnya hanya untuk menghias.

Warna-warna netral pun menjadi pilihan untuk desain ini. Hanya saja untuk Skandinavian, ada sentuhan natural yang coba dihadirkan dengan penggunaan unsur kayu dalam ruangan.

Modern Kontemporer

Model desain modern kontemporer memiliki prinsip ruang terbuka. Karena itu, ornamen yang sifatnya partisi cenderung tidak digunakan dalam gaya desain interior yang satu ini.

Jarak sekat antar ruangan yang satu dengan yang lainnya bisa anda gunakan perabot fungsional.

Gaya desain ini sendiri sekarang tengah menjadi tren untuk rumah perkotaan.

Vintage

Gaya desain vintage akan menghadirkan suasana zaman dulu dalam hunian. Berbagai dekorasi antik pun menjadi ornamen penunjang dalam tema vintage untuk sebuah rumah.

Gaya desain ini biasanya menggunakan warna natural yang beragam, seperti cokelat, abu-abu, dan hijau lumut.

Rustic

Elemen kayu menjadi nyawa dalam gaya desain interior rustic. Penggunaan warna cokelat pun kerap mendominasi model rustic.

Karena tema yang desain ini adalah suasana pedesaan yang identik dengan alam atau nature.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tips

Memilih Tabir Surya Berdasarkan Jenis Kulit

Published

on

Memilih Tabir Surya Berdasarkan Jenis Kulit
Sumber Foto : istimewa

Tabir Surya atau sunscreen mengandung SPF adalah krim yang melindungi kulit dari sinar matahari. atau juga perlindungan langsung ke kulit.

Beda orang, beda pula jenis kulitnya. Ada yang memiliki jenis kulit kering atau berminyak, lainnya mungkin sensitif.

Keberadaan tabir surya pada Negara yang beriklim tropis sangat penting keberadaannya.

Selain untuk mencegah munculnya tanda penuaan pada kulit seperti keriput. juga mencegah kulit kasar dan bintik hitam.

Berdasarkan American Academy of Dermatology setiap orang harus memakai tabir surya dengan minimal kandungan SPF 15.

Selain memperhatikan kadar SPF, penting juga untuk mengetahui seberapa luas perlindungannya.

Kadar SPF umumnya hanya menunjukkan seberapa baik pelembap tersebut menangkal sinar ultraviolet (UV B), sebagai penyebab kanker kulit dan kulit terbakar.

Padahal, sinar ultraviolet tipe A (UV A) juga sebaiknya bisa dicegah, karena dapat menyebabkan risiko kanker kulit.

Untuk itu, jenis pelembap mengandung SPF yang sebaiknya Anda pilih adalah yang berspektrum luas. Dengan begitu, perlindungan yang Anda dapatkan menjadi lebih maksimal.

Jenis kulit apa yang Anda miliki saat ini? Pastikan Anda memilih tabir surya yang tepat.

1. Kulit Kering

Kulit kering memiliki kadar minyak yang sedikit dan mudah sekali sensitif. Tekstur kering membuat penampilan kulit jadi garing karena kurangnya kelembaban.

Maka dari itu, sunscreen yang mengandung krim pelembab sangat cocok untuk tipe kulit ini dengan kadar SPF 50+.

Ada berbagai jenis pelembab yang biasanya menyertai produk sunscreen seperti minyak, lanolin, dan silikon. pahami dan pelajari kebutuhan kulit anda.

2. Kulit Berminyak

Kulit berminyak merupakan salah satu yang paling bermasalah karena bagian hidung, pipi, dan dahi biasanya mengalami kelebihan minyak.

Solusinya, untuk pemilik kulit berminyak, sunscreen berbahan dasar air (aqua) karena menyebabkan efek mengeringkan dan tidak membuat kulit semakin berminyak.

Selain itu, sunscreen berbahan dasar aqua juga memiliki efek menenangkan kulit dan jerawat yang timbul. gunakan SPF 35+ untuk kulit berminyak.

3. Kulit Sensitif

Mereka yang kulitnya sensitif sebaiknya memakai sunscreen yang mengandung zinc oxide murni karena bahan ini hampir tidak pernah menyebabkan iritasi atau alergi.

4. Kulit Normal

Kalau kulit Anda normal, maka sunscreen dalam bentuk losion adalah yang terbaik. Sunscreen SPF 15 dalam bentuk losion dapat memberikan kelembaban yang pas tanpa membuat wajah tampak kering atau berminyak.

5. Kulit Bermasalah

Mereka yang mengalami gangguan kulit seperti lupus dan rosacea mungkin harus memilih sunscreen bertipe ringan.

Carilah bahan zinc oxide atau titanium dioxide, ketimbang produk yang sarat bahan kimia seperti PABA (para-aminobenzoic acid), oxybenzone, dioxybenzone, atau sulisobenzone.

Dan kalau Anda mengalami iritasi kulit atau alergi, hindari juga sunscreen yang mengandung alkohol, zat pengawet, atau parfum tambahan.

6. Kulit Gelap

Walaupun tidak mengalami sunburn, kulit gelap yang mengalami tanning juga bisa rusak DNA-nya akibat paparan sinar UV.

Maka dari itu, pemilik kulit gelap tetap perlu mengoleskan sunscreen dan krim pelembab.

Continue Reading

Tips

Manfaat Bertanam Sayuran Hidroponik Bagi Kehidupan Sehari-Hari

Published

on

Manfaat Bertanam Sayuran Hidroponik Bagi Kehidupan Sehari-Hari

Bertanam sayuran dengan metode hidroponik memang cocok untuk manusia modern yang hidup dalam segala keterbatasan.

Selanjutnya, bertanam sayuran hidroponik juga ternyata memiliki beberapa teknik khusus yang bisa kita sesuaikan dengan kemampuan dan juga biaya.

Selain itu, metode hidroponik ini bisa menggunakan media tanam yang beraneka macam, mulai dari kerikil, pasir, sekam, hingga cocopeat dan rockwool.

Manfaat yang anda dapatkan juga banyak, Berikut ini beberapa di antaranya.

  1. Tidak membutuhkan tanah. Hal ini akan membuat area bercocok tanam menjadi semakin bersih karena tidak menggunakan tanah sama sekali.
  2. Pertumbuhan tanaman akan lebih cepat. Ini karena nutrisi akan terserap secara lebih baik mengingat medianya berbentuk cair.
  3. Tidak perlu melakukan penyiraman tanaman seperti bercocok tanam pada umumnya.
  4. Proses memanen tanaman nantinya akan menjadi lebih mudah.
  5. Hasil panen dari metode ini cenderung lebih banyak. Kelebihan hidroponik yang satu ini kurang begitu diketahui sehingga banyak orang-orang yang masih meragukannya.
  6. Menanam menggunakan metode ini cenderung akan lebih menghemat tempat. Kita tidak memerlukan lahan hingga beberapa hektar untuk bercocok tanam. Justru metode hidroponik cocok untuk dilakukan di lahan sempit bahkan di daerah perkotaan.
  7. Resiko tanaman terserang hama serta penyakit akan lebih kecil.
  8. Metode bercocok tanam menggunakan hidroponik tidak akan tergantung cuaca. Kita bisa tetap bercocok tanam pada saat cuaca panas maupun dingin.

Dengan demikian anda bisa mempertimbangkan manfaat dari kelebihan bertanam sayuran secara hidroponik.

Continue Reading

Kuliner

Resep Masakan Mudah Tumis Gurih Jamur Tiram

Published

on

Resep Masakan Mudah Tumis Gurih Jamur Tiram
Sumber Foto dari Cookpad

Jamur Tiram merupakan salah satu bahan makanan yang dapat yang bisa menjadi berbagai macam hidangan dari hidangan kuah, tumis, goreng hingga krispi.

Selain itu juga rasa kenyal pada jamur memang menjadi ciri khas gurih dan mampu memberikan sensasi menarik pada setiap hidangannya.

Tekstur kenyal dan empuk pada jamur tersebut yang membuat sebagian orang memilih jamur sebagai pengganti daging.

Bukan hanya rasanya yang enak namun nilai gizinya sangatlah tinggi.

Dari segi gizinya jamur tiram ini mengandung banyak protein, mineral anorganik, dan rendah lemak. Kadar protein yang terkandung umumnya 20-40% berat kering, sehingga baik untuk konsumsi.

Kandungan lemaknya yang rendah mayoritas (72-85% dari total lemak) yang terdiri atas asam lemak tidak jenuh sangat cocok dikonsumsi oleh mereka yang sedang diet.

Bagi orang yang menerapkan pola diet vegetarian, tentu jamur selalu menjadi rekomendasi menarik untuk konsumsi sehari-hari.

Lebih dari itu, masakan jamur memiliki berbagai macam nutrisi baik untuk membantu mencukupi asupan harian tubuh.

Bagi yang sedang mencari rekomendasi olahan ini, bisa menyimak resep masakan mudah tumis gurih jamur tiram berikut.

Foto ilustrasi Tumis Jamur Tiram / Sumber : thegorbalsla-Resep Tumis Jamur

Resep Tumis Gurih Jamur Tiram

Bahan:

  • 250 gram jamur tiram
  • 2 butir bawang merah, iris
  • 2 butir bawang putih, iris
  • Air secukupnya
  • 1 buah tomat, potong
  • Cabai rawit, sesuai selera
  • Garam, gula
  • lada
  • 3 sdm minyak goreng untuk menumis

Cara memasak:

  1. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan putih sampai harum.
  2. Masukkan rawit jumbo, tomat, garam, gula,
  3. Lalu masukkan jamur, masak hingga layu dan lunak lalu masukkan sedikit air. Tambahkan lada.
  4. Koreksi rasa dan angkat.
  5. Sajikan.

Continue Reading

TRENDING