Connect with us

Gaya Hidup

Kanker Bukan Berarti Vonis Mati

Published

on

GENCIL.NEWS Banyak kemajuan telah dicapai dalam diagnosa dan perawatan kanker. Namun, statistik mengenai hal ini masih sangat mengecewakan. Kanker adalah penyebab utama nomor dua kematian di seluruh dunia, membunuh hampir sembilan juta orang setiap tahun, dengan sekitar 14 juta kasus baru didiagnosa.

Penyebab paling umum kematian terkait kanker adalah kanker paru-paru, hati, usus besar, perut, dan payudara. WHO melaporkan penggunaan tembakau adalah faktor risiko paling penting, diikuti alkohol, diet yang tidak sehat, dan kekurangan kegiatan fisik.

Pejabat WHO bidang pengendalian kanker Andre Ilbawi mengatakan sekitar 70 persen kematian terkait kanker terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, sementara jumlah kasus di negara-negara itu meningkat dalam laju yang cepat dan merisaukan.

infografis Gencil.news

Ia menyatakan bahwa ini menyebabkan keprihatinan, tetapi kepada VOA ia mengatakan bahwa tindakan-tindakan sederhana dapat dilakukan bahkan di negara yang paling miskin untuk menangani masalah ini.

“Pertama dan paling penting, prioritas utama adalah mendiagnosa kanker secara dini. Ini adalah intervensi yang lebih signifikan daripada kemajuan teknologi dan obat-obatan mahal yang mungkin tidak terjangkau di negara-negara berpenghasilan rendah. Mengidentifikasi kanker secara dini adalah cara paling efektif untuk merawatnya dan dengan memberikan perawatan dasar, kita dapat menyelamatkan sejumlah besar pasien kanker dengan sumber daya yang minimal,” jelas Ilbawi.

Ilbawi menambahkan, tindakan-tindakan penting yang dapat dilakukan negara-negara berkembang mencakup meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kanker, deteksi dini melalui diagnosa yang lebih baik dalam layanan kesehatan primer dan akses ke perawatan yang terjangkau.

Organisasi Kesehatan Sedunia juga menekankan pentingnya gaya hidup yang sehat. Dikatakan, makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan, gerak badan secara teratur, tidak menggunakan tembakau dan konsumsi alkohol secara moderat dapat menurunkan risiko kanker sampai sepertiga. [ds]

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Hidup Sehat

Manfaat Beras Hitam Yang Dinobatkan Menjadi Biji Gandum Paling Sehat

Published

on

Manfaat Beras Hitam Yang Dinobatkan Menjadi Biji Gandum Paling Sehat

GENCIL NEWS – Anda  mungkin belum pernah mendengar soal beras hitam? Tidak mengherankan memang, karena penggunaan beras hitam dalam menu makan masih belum seluas kerabat beras lainnya.

Di zaman modern seperti sekarang ini beras hitam sudah bebas untuk digunakan oleh siapapun. Indonesia bahkan menjadi salah satu lokasi budidaya beras hitam terbesar di Asia Tenggara, selain Filipina.

Warna hitam sebenarnya juga berasal dari pigmen antosianin, seperti pada beras merah. Tetapi, karena intensitasnya yang sangat tinggi, warna butiran beras menjadi ungu kehitaman.

Tentu saja khasiat antioksidannya pun jauh lebih besar. Kandungan gizilain, seperti halnya pada beras merah dan cokelat, tentu juga diunggulkan

Beras hitam kini dinobatkan menjadi salah satu biji gandum yang paling sehat di dunia. Apa saja manfaat dari beras hitam yang memiliki tekstur lengket dan rasa gurih.

  • Tinggi protein

Semangkuk nasi hitam mengandung karbohidrat yang lebih rendah daripada beras merah, namun lebih tinggi kandungan serat dan proteinnya. Satu porsi beras hitam (100 gram) menyediakan 17% dari asupan protein harian Anda.

  • Tinggi kandungan antioksidan

Beras hitam tinggi akan kandungan antocyanin. Kandungan antocyanin dalam beras hitam merupakan yang tertinggi dibandingkan varietas beras lainnya.

Bahkan, menurut Zhimin Xu, profesor tekonologi pangan di Louisiana State University, satu sendok makan nasi hitam mengandung antioksidan, serat, dan vitamin E yang jauh lebih tinggi daripada blueberry dalam jumlah sama.

Sebagai perbandingan, blueberry menduduki peringkat nomor satu dari buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi dibandingkan dengan 40 jenis buah dan sayuran lainnya.

  • Melindungi jantung

Beras hitam terbukti berperan dalam mencegah tekanan darah tinggi dan menurunkan pembentukan plak aterosklerotik di pembuluh darah jantung Aterosklerosis penyakit kardiovaskular yang mempengaruhi banyak orang di seluruh dunia.

Makan nasi hitam dikatakan dapat memangkas angka kematian yang cukup tinggi dari penyakit tersebut. Beras ini juga meningkatkan kesehatan jantung dengan mengurangi kolesterol LDL dan kolesterol total.

  • Melancarkan pencernaan

Serat membantu meningkatkan aktivitas gerak usus dan membantu meringankan sembelit. Serat dalam dosis tinggi dapat membantu mencegah penyerapan zat beracun dan membilasnya keluar dari tubuh.

Juga perlu diingat bahwa studi telah menemukan diet tinggi makanan berserat dari varietas padi dan gandum terbukti melindungi terhadap gangguan pencernaan seperti irritable bowel syndrome (IBS).

  • Bebas gluten

Sama seperti varietas beras lainnya, beras hitam secara alami bebas gluten, protein yang ditemukan dalam semua produk yang mengandung gandum dan/atau barley.

Banyak orang yang menderita alergi gluten mungkin menemukan beras ini membantu dalam menghilangkan masalah pencernaan yang terkait dengan sensitivitas gluten.

Continue Reading

Gaya Hidup

Menikmati Pemandangan Lalu Lintas Pesawat di Gravelly Point

Published

on

 

GENCIL.NEWS  Butuh istirahat dan relaksasi setelah berjalan dan berendam di D.C.? Pergilah ke Gravelly Point, terletak  di antara Sungai Potomac dan George Washington Parkway.

Meskipun menyediakan pemandangan cakrawala dan jalan setapak D.C yang indah, daya tarik utamanya adalah pemandangan dan suara booming pesawat terbang yang berangkat atau mendarat di landasan pacu Reagan National Airport.

Taman Gravelly Point adalah salah satu bagian George Washington Memorial Park. Para pengunjung, terutama penggemar dirgantara, bisa piknik sambil menikmati lalu lintas pesawat dari taman ini karena terletak tidak jauh dari Bandara Nasional Ronald Reagan di Arlington, Virginia.

Gravelly Point Park adalah sebuah bukit besar yang berumput  yang berada tepat di utara Bandara Nasional Reagan. Penduduk setempat berduyun-duyun ke sini untuk melihat  pandangan jarak dekat pesawat lepas landas dan mendarat sambil menikmati jalur sepeda, bangku piknik, dan pemandangan langit-langit DC yang paling menakjubkan.

 

Continue Reading

HEADLINE

Suplemen Minyak Ikan Dapat Tingkatkan Kesuburan Pria

Published

on

Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)

Gencil News – Sebuah studi dari Denmark menunjukkan pria yang mengkonsumsi suplemen minyak ikan, yang memiliki kandungan asam lemak omega-3 tinggi, mungkin dapat meningkatkan kesuburannya.

Dalam laporan yang diterbitkan di jurnal JAMA Network Open, setelah meneliti data dari hampir 1.700 pria muda, para peneliti yakin bahwa konsumsi suplemen minyak ikan terkaitdengan jumlah sperma yang lebih tinggi, testis yang lebih besar dan peningkatan kadar hormon yang berkontribusi pada kesuburan pria.

Tina Kold Jensen, profesor dari di Rigshospitalet dan University of Southern Denmark yang juga salah satu penulis stuid itu, mengatakan pria mendapatkan manfaat asam lemak omega-3 dengan menambahkannya dalam diet mereka. Namun, imbuh Jensen, konsumsi asam lemak omega-3 paling besar dampaknya untuk para pria yang memiliki kualitas sperma yang buruk.

Hal ini terjadi karena jenis asam lemak ini penting untuk kesuburan, kata Jensen dalam email.

“Komposisi membran sel sperma dengan kandungan asam lemak kaya sangat penting untuk fungsi sperma yang tepat,” jelas Jensen. “Membran sel sperma memainkan peran penting dalam peristiwa pembuahan utama. Omega-3 dalam membran sperma meningkat saat sperma matang dan tidak dapat disintesis. . . pada manusia dan perlu berasal dari diet. “

Untuk meneliti kemungkinan minyak ikan dan nutrisi lain dapat memengaruhi kesuburan pria, Jensen dan rekan-rekannya melibatkan para pria yang sedang sedang menjalani ujian fisik sebagai bagian dari prosedur wajib militer Denmark. Hal tersebut dilakukan antara 1 Januari 2012 dan 31 Desember 2017.

Mereka diundang untuk berpartisipasi dalam studi fungsi testis dan mereka yang mendaftar diberi jadwal pemeriksaan dan disediakan kompensasi sebesar 500 Denmark krone (AS$ 74,23).

Dalam proses tersebut, para pria mengisi kuesioner, menjalani pemeriksaan fisik, mengirim sampel air mani dan diambil darahnya. Mereka ditanya tentang diet, vitamin atau suplemen makanan, masalah gaya hidup dan kesehatan, dan khususnya tentang masalah kesehatan testis, seperti hernia inguinalis, dan tentang penyakit menular seksual.

Para pria juga ditanyai tentang konsumsi alkohol, penggunaan tembakau dan ganja, dan apakah ibu mereka merokok selama kehamilan.

Ketika Jensen dan rekan-rekannya menganalisis data mereka, ditemukan fakta pria yang mengonsumsi suplemen minyak ikan kurang dari 60 hari dalam tiga bulan terakhir memiliki volume semen 0,38 mL lebih tinggi dibanding mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Pria yang mengonsumsi minyak ikan pada 60 hari atau lebih selama periode itu memiliki volume semen 0,64 mL lebih tinggi dibanding pria yang tidak menggunakan suplemen.

Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)
Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)

Demikian pula, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Ukuran testis pada pria yang mengonsumsi minyak ikan kurang dari 60 hari adalah 0,8 mL lebih besar dan di antara mereka yang mengkonsumsinya selama 60 hari atau lebih, itu adalah 1,5 mL lebih besar.

Pria yang mengonsumsi minyak ikan juga memiliki jumlah sel-sel sperma yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Selain itu, mereka memiliki persentase sperma yang lebih tinggi yang berenang lurus ke depan, dibandingkan dengan sperma yang berenang dalam lingkaran, misalnya. Dan itu memiliki bentuk yang lebih sehat secara keseluruhan.

Studi baru ini menarik karena melihat laki-laki dari populasi umum yang muda dan sehat, kata Albert Salas-Huetos, seorang peneliti di unit urologi, andrologi dan IVF di Universitas Utah di Salt Lake City. 

Continue Reading

TRENDING