Connect with us

Hidup Sehat

5 Varian Teh Paling Terkenal di Dunia Yang Mana Kamu Suka?

Published

on

Teh adalah salah satu minuman yang sangat populer di Indonesia. Bahkan, hampir di semua rumah memiliki simpanan teh untuk dikonsumsi setiap hari.

Dapat dikatakan kalau aroma teh sudah mengisi sendiri kehidupan masyarakat Indonesia.

Teh juga memiliki beberapa varian yang bermanfaat untuk tubuh. Berbagai varian teh ini tersebar di seluruh penjuru dunia. Apa saja? Yuk, simak informasi berikut ini:

Teh Hitam

Rasa yang ditawarkan oleh teh hitam adalah pekat dan kuat. Manfaat teh hitam bisa menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, teh hitam juga mengandung antioksidan yang menyehatkan organ jantung dan sistem pencernaan.

Teh hitam yang paling terkenal di dunia berasal dari wilayah India. Yaitu Nilgiri, Darjeeling dan Assam. Ada juga yang berasal dari China, Keemun, Lapsang Souchong dan Yunnan. Masing-masing teh hitam tersebut memiliki karakter tersendiri. Ada yang aromanya serupa bunga anggrek, dan ada juga yang manis seperti madu.

Teh Hijau

Teh hijau mempertahankan keaslian warnanya meskipun melalui beberapa tahap proses pasca petik. Produsen yang paling populer adalah China dan Jepang. Warna teh hijau asal China lebih kuning pucat dan menghadirkan rasa citrus. Sedangkan di Jepang, warna tehnya benar-benar hijau. Yang paling terkenal adalah Gyukuro dengan kandungan klorofil yang tinggi.

Bagi yang sedang menjalankan program diet, teh ini bagus dikonsumsi. Pasalnya mengandung antioksidan tinggi dan dapat membantu pembakaran lemak.

Teh Oolong

Kandungan kafein teh oolong lebih sedikit ketimbang jenis teh lain. Rasanya juga tidak terlalu kuat. Beberapa variannya memiliki rasa dan aroma buah atau bunga. Negara yang banyak emngembangkan varian teh ini adalah China dan Taiwan. Manfaatnya untuk kesehatan adalah menjaga kolesterol dan gula darah, mengobati alergi kulit, dan mencegah osteoporosis.

Teh Putih

Daerah yang banyak memproduksi teh putih adalah Taiwan, China, India, Nepal Timur, dan Thailand Utara. Warna putih teh ini berasal dari rambut tunas teh yang belum terbuka. Seduhannya akan berwarna kuning pucat. Aromanya juga segar seperti bambu, bahkan ada juga yang beraroma almond. Teh putih memiliki kandungan antioksidan paling banyak dan mampu memblokir mutasi DNA pemicu penyakit kanker.

Teh Pu-erh

Teh ini berasal dari kota Pu-erh di Provinsi Yunnan. Proses fermentasinya seperti pada pembuatan wine dan yoghurt. Sebuah studi menyebutkan bahwa teh pu-erh dapat menurunkan kadar kolesterol.

Jadi, varian teh mana yang selama ini menjadi favorit Anda, sampai harus selalu menyetok persediaannya di rumah?

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Hidup Sehat

Social Distancing, Tetap Bugar Dengan Olahraga Online

Published

on

Mengikuti kebijakan pembatasan sosial yang diserukan pemerintah, warga Indonesia kini memilih untuk berolahraga di rumah lewat kelas-kelas online. Kalau kamu suka enggak mengikuti kelas olahraga lewat online?

Pembatasan sosial di tengah perebakan virus corona alias COVID-19 yang diserukan oleh pemerintah di berbagai negara, termasuk Indonesia dan Amerika, berdampak pula kepada sektor olahraga dan kebugaran.

Banyak sasana olahraga dan tempat kebugaran yang sepi, atau bahkan tutup karena mengikuti kebijakan pemerintah.

Meski tutup, sebagian studio kebugaran seperti Sana Studio di Jakarta mulai bereksperimen dengan hadirkan kelas olahraga online berbayar.

Pusat kebugaran yang telah berdiri sejak delapan tahun lalu ini menawarkan tiga kelas online perharinya.

Yang bisa diikuti melalui tautan khusus dengan membayar 50 ribu rupiah persesinya.

Olahraga dipimpin oleh satu orang instruktur yang akan memandu olahraga melalui metode video call di aplikasi Zoom.

“Surprisingly energi tetap bisa didapat melalui komen-komen yang dishare sama yang ikut. Tapi pasti ada glitch, pemirsanya pasti kayak ‘gambarnya suka kok berhenti? Kok putus-putus?” ujar Laila Munaf salah satu pendiri Sana Studio

Laila memilih menutup sementara studionya lantaran khawatir terhadap angka kasus Covid-19 di Jakarta yang terus bertambah.

Terinspirasi dari metode kelas olahraga online yang sudah cukup marak di mancanegara, Laila dan timnya sepakat uji coba perdana metode tersebut di tengah anjuran gerakan #dirumahaja.

Meski dengan resiko koneksi yang tidak sempurna, namun kelas ini tetap diminati penggemar olahraga. Dari pantauan VOA Indonesia, kelas core training online Sana Studio Selasa pagi diikuti sekitar 20 peserta.

Meski kadang terkendala audio yang tidak selalu jelas, namun peserta kelas nampak antusias mengikuti instruksi dari instrukturnya. Interaksi pun tetap bisa dilakukan melalui kolom komentar.

Fitri, 29 tahun, seorang karyawan perusahaan e-commerce yang kini harus bekerja dari rumah menjadi salah satu yang berlangganan mengikuti kelas-kelas olahraga onlinesemacam ini.

Ia rela membayar 50 ribu rupiah untuk mengikuti kelas onlinemeski banyak tutorial kelas yang bisa ditemukan gratis secara offline di internet. Baginya interaksi online dari instruktur memberi motivasi tersendiri.

“Soalnya emang aku ikut kelas itu lebih senang karena bisa bareng-bareng. Kalau sendiri itu awkward aja gitu,” kata ibu muda satu anak ini.

Gaya hidup aktif perempuan metropolitan seperti Fitri mendorong menjamurnya bisnis pusat kebugaran di ibu kota. Kelas-kelas olahraga seperti Sana Studio yang mematok harga 100 ribu hingga 160 ribu persesinya, biasanya ramai dikunjungi ratusan peserta setiap harinya.

Tidak heran di tengah ramainya isu Covid-19 dan kerja dari rumah, dengan segala kekurangannya opsi online workout tetap memiliki segmen pasarnya tersendiri.


Continue Reading

Hidup Sehat

Penggunaan Air Purifier di Lingkungan Rumah, Efektifkah ?

Published

on

Penggunaan Air Purifier di Lingkungan Rumah, Efektifkah ?
the indian express

GENCIL NEWS – Penggunaan air purifier menjadi sebuah jaminan bahwa udara yang Anda hirup sehat dan bebas dari kontaminan berbahaya. Penggunaan Air purifier sekarang ini banyak diminati masyarakat untuk kebersihan udara di rumah. Mengingat pandemi covid-19 adalah ancaman bagi manusia.

Air purifier atau Pembersih udara berkerja untuk menekan udara memasuki kain penyaring yang sangat halus yang membuat polutan terperangkap. Air Purifier akan mengeluarkan udara yang sudah bersih. Sehingga penggunaan alat ini dapat mengurangi risiko terjadi gangguan alergi.

Polusi udara atau polutan dapat berasal dari debu, jamur, serbuk sari, asap rokok, atau bulu-bulu hewan peliharaan.

Polutan ini yang kemudian dapat memicu gangguan kesehatan, terutama memperburuk kondisi penderita asma dan memicu reaksi alergi.

Tak jarang, polutan dapat mempermudah penyebaran kuman penyebab penyakit seperti infeksi saluran pernapasan. Sehingga timbul keluhan batuk, bersin-bersin. Hingga gangguan bernapas seperti hidung mampat dan sesak.

Dilansir dari WashingtonPost, air purifier dikenal efektif untuk menyaring partikel debu seperti bulu dan serbuk sari. Alat ini khusus nya bekerja sangat baik bagi orang yang memiliki alergi hewan yang tidak sengaja masuk rumah saat pintu terbuka,” kata Manav Singla, ahli Alergi dan Imunologi.

Air purifier menjernihkan udara yang berfungsi untuk menjaga agar udara dalam ruangan tetap bersih. Penjernih udara atau air purifier yang bagus bekerja dengan cara menghisap udara yang ada di sekitar lalu menyalurkan kembali udara tersebut melalui filter yang berfungsi untuk menangkap virus dan bakteri di udara. Sehingga udara yang keluar dari air purifier akan menjadi lebih bersih dan juga sehat.

Pembersih udara umumnya memiliki sistem penyaring udara yang dianggap efektif membersihkan debu dan polutan lain, salah satunya yaitu menggunakan penyaring dengan teknologi high efficiency particulate air (HEPA).

Selain itu, terdapat pula pembersih udara yang memiliki kemampuan menghasilkan ion-ion yang dialirkan ke udara di sekitar ruangan.

Ion-ion ini ditujukan untuk membantu mengurangi penyebaran virus melalui udara yang kerap menimbulkan penyakit dan juga jamur serta aroma lembap yang sering ditimbulkannya, sehingga dapat memperbaiki kondisi udara dalam ruangan.

Kebanyakan pembersih udara memiliki indikator yang menunjukkan seberapa cepat mampu menyaring polusi udara di dalam ruangan.

Sebaiknya sesuaikan ukuran ruangan dengan kemampuan alat, sehingga penyaringan udara dapat dilakukan secara maksimal.

Akan tetapi, air purifier ternyata tidak efektif bagi orang yang sensitif terhadap tungau debu, karena tungau debu hidup di karpet dan tempat tidur. Sehingga dalam hal ini menjaga kebersihan rumah menjadi lebih utama untuk dilakukan.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Allergy, Asthma and Immunology menemukan, dari delapan pembersih udara yang diyakini dapat membantu pasien asma.

Ditemukan kalau pembersih udara ternyata cukup efektif untuk mengurangi paparan alergen lingkungan.

Continue Reading

Hidup Sehat

Apakah Anda Termasuk yang Memiliki Gejala Intoleransi Laktosa

Published

on

Apakah Anda Termasuk yang Memiliki Gejala Intoleransi Laktosa

GENCIL NEWS– Pernah kah anda merasa perut anda tidak nyaman? Kembung dan terasa penuh setelah mengkonsumsi minuman atau makanan pilihan seperti susu atau produk olahan lain yang ditemui di keju, butter, es krim dan yogurt.

Menurut Cleveland Clinic, diperkirakan 68% jumlah populasi di dunia mengalami intoleransi pada laktosa. kebanyakan dengan gangguan sistem pencernaan ini memiliki etnis dan ras, seperti Amerika Latin, Afrika-Amerika, Asia, dan Eropa Timur.

Jika anda pernah mengalami hal tersebut kemungkinan pencernaan menandakan intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa terjadi karena saluran cerna tidak cukup banyak memproduksi enzim laktase. Enzim ini sangat dibutuhkan untuk memproses laktosa, yaitu zat gula yang ada di dalam susu.

Kurangnya enzim laktase di pencernaan bisa disebabkan oleh faktor genetik, penyakit tertentu, seperti infeksi atau radang usus, luka atau bekas operasi di usus halus, serta kelainan bawaan sejak lahir.

Ketika tidak bisa dicerna dan diserap tubuh, laktosa akhirnya berubah menjadi gas yang menyebabkan munculnya berbagai gejala masalah pencernaan. gangguan sistem pencernaan ini berbeda dengan alergi susu, yang berhubungan dengan sistem imun.

Gejala intoleransi laktosa dapat muncul 30 menit hingga 2 jam setelah mengonsumsi minuman atau makanan yang mengandung susu. gejala-gejala yang dapat muncul, antara lain: Mual dan muntah, nyeri perut, perut kembung dan bisa menimbulkan buang angin terus menerus hingga diare

Tingkat keparahan gejala yang muncul tergantung pada jumlah laktosa yang dikonsumsi. Gejala juga mungkin bervariasi pada setiap orang. Ada yang langsung mengalami nyeri perut atau mulas meski hanya minum susu sedikit, ada juga yang baik-baik saja selama jumlah yang dikonsumsi tidak terlalu banyak.

Anda bisa mencegah munculnya gejala sekaligus keparahan intoleransi laktosa mengharuskan dengan membatasi konsumsi produk susu, seperti:

  • Susu, milkshakes, smoothies yang dibuat dengan susu atau yogurt, dan minuman berbahan dasar susu hewani lainnya
  • Whipped cream (krim kocok) dan krimer dairy 
  • Es krim, es susu, gelato, yogurt, puding susu, atau camilan dingin apa pun yang mengandung susu
  • Keju atau mentega
  • Sup krim atau saus dan krim dari susu (misalnya saus pasta carbonara)
  • Makanan-makanan lainnya yang dibuat dari susu

Pilih produk susu yang bebas laktosa atau produk susu yang mengandung laktosa rendah, misalnya seperti keju cheddar dan yoghurt. atau bahan makanan yang jumlah laktosanya sedikit atau bahkan bebas laktosa.

Continue Reading

Kumpulan Resep Masakan Enak

TRENDING