5 Rempah Herbal Indonesia Yang menjaga Stamina Tubuh
Connect with us

Kesehatan

5 Rempah Herbal Indonesia Yang menjaga Stamina Tubuh

Published

on

Penggunaan rempah-rempah dalam makanan dan minuman ternyata juga dapat mencegah kejadian hipertensi dan mengontrol berat badan. Dengan menambahkan banyak rempah dalam makanan, maka rasa makanan tersebut akan semakin kaya rasa.

Gencil News- Indonesia terkenal sebagai negara yang kaya akan rempah-rempahnya. seperti kita ketahui bahwa produksi rempah herbal Indonesia pada tahun 2013 mencapai sekitar 310 ton yang terdiri dari komoditas cengkeh, lada, pala, kayu manis, dan vanili.

Tidak hanya berguna untuk menambahkan rasa pada makanan, ternyata penggunaan rempah herbal indonesia ini dalam makanan atau minuman mempunyai dampak baik untuk kesehatan.

Khasiat dari berbagai komoditas rempah-rempah dalam makanan dan minuman ini ternyata juga dapat mencegah kejadian hipertensi dan mengontrol berat badan.

Dengan menambahkan banyak rempah dalam makanan, maka rasa makanan tersebut akan semakin kaya rasa.

1. Kayu manis

Kayu manis merupakan salah satu komoditas rempah herbal untuk penambah rasa berbagai masakan dan minuman.

Rempah ini mengandung cinnamaldehid  untuk keperluan medis sebagai obat anti-bakteri atau anti jamur.

Selain itu, kayu manis juga mengandung antioksidan yang dapat membantu mengobati inflamasi pada tubuh dan menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah.

ilustrasi kayu manis

Sebuah studi menyatakan bahwa kayu manis baik bagi penderita diabetes karena dapat menurunkan kadar gula dalam darah.

2. Kunyit

Kunyit adalah jenis tanaman rimpang dengan warna kuning yang khas. Karena warna kuning yang pekat ini, kunyit sering dijadikan sebagai pewarna berbagai makanan.

Zat antioksidannya dapat melindungi tubuh dari efek radikal bebas dan mengurangi risiko terkena kanker.

Selain itu, kunyit juga mengandung zat anti-inflamasi, yaitu zat yang mengurangi kadar histamin dan meningkatkan kortisone alami dalam tubuh. Hal ini dapat membantu tubuh dalam mengangani inflamasi dan infeksi dalam tubuh.

ilustrasi kunyit

3. Jahe

Banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa jahe baik untuk mengobati gejala mual, termasuk gejala mual yang muncul pada ibu hamil, penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi, dan mabuk laut.

ilustrasi jahe

Jahe juga bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul pada tubuh. memiliki sifat yang analgesik atau membantu menghilangkan rasa sakit. Sehingga ketika kita sedang sakit perut, sangat baik mengonsumsi jahe.

4. Cengkeh

Cengkeh adalah tangkai bunga kering yang berasal dari keluarga pohon Myrtaceae. Banyak yang menyebutkan bahwa cengkeh memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, namun memang penelitian akan manfaat cengkeh bagi kesehatan masih sedikit.

ilustrasi cengkeh

Berdasarkan penelitian dari Journal of Dentistry, menunjukkan bahwa cengkeh dapat menjadi pengganti obat penahan rasa sakit, seperti benzocaine.

5. Buah Pala

Buah Pala biasanya sebagai bumbu tambahan dalam masakan, ternyata bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri pada tubuh, sebagai zat anti-inflamasi, dan membantu menyembuhkan artritis.

ilustrasi buah pala

Selain itu, pala juga berguna untuk membantu merangsang gerakan peristaltik pada usus dan memicu pengeluaran asam lambung yang dapat membantu proses pencernaan berjalan lebih cepat.

buah pala, memiliki kandungan myristicin dan maceligan yang dapat menurunkan risiko terkena Alzheimer dan memperlambat penurunan kemampuan mengingat.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Headline

Apa itu Pneumonia? Berikut Penjelasannya

Published

on

Apa itu Pneumonia Berikut Penjelasannya

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)  Agus Dwi Susanto, melalui keterangan tertulis, mengatakan belum ada vaksin yang dapat mencegah pneumonia akibat coronavirus yang menyebar di China.

Sebab, kata dia, pneumonia yang terjadi di Wunan, China disebabkan oleh coronavirus jenis baru.

Ia menjelaskan pneumonia adalah infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, parasit, jamur, dan kerusakan fisik paru.

Pneumonia dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak sampai lanjut usia, namun lebih banyak pada balita dan lanjut usia

Pneumonia, berdasarkan sumber infeksi, dibagi menjadi tiga yaitu community acquired pneumonia (CAP) atau pneumonia komunitas, hospital acquired pneumonia (HAP) dan ventilator associated pneumonia (VAP).

Dari ketiganya, yang sering terjadi dan dapat bersifat serius, bahkan kematian, adalah pneumonia komunitas.

Angka kejadian pneumonia lebih sering terjadi di negara berkembang.

 Pneumonia menyerang sekitar 450 juta orang setiap tahunnya. Berdasarkan data RISKESDAS tahun 2018, prevalensi pneumonia berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan yaitu sekitar dua persen. Sedangkan pada tahun 2013 adalah 1,8 persen.

Berdasarkan data Kemenkes 2014, jumlah penderita pneumonia di Indonesia pada tahun 2013 berkisar antara 23 persen-27 persen dan kematian akibat pneumonia sebesar 1,19 persen. Tahun 2010 di Indonesia pneumonia termasuk dalam 10 besar penyakit rawat inap di rumah sakit dengan crude fatality rate (CFR) atau angka kematian penyakit tertentu pada periode waktu tertentu dibagi jumlah kasus adalah 7,6 persen.

Menurut Profil Kesehatan Indonesia, pneumonia menyebabkan 15 persen kematian balita yaitu sekitar 922.000 balita pada tahun 2015.

Dari tahun 2015-2018 kasus pneumonia yang terkonfimasi pada anak-anak di bawah lima tahun meningkat sekitar 500.000 per tahun, tercatat mencapai 505.331 pasien dengan 425 pasien meninggal.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta memperkirakan 43.309 kasus pneumonia atau radang paru pada balita selama tahun 2019.

Continue Reading

Kesehatan

Kenali GERD, Penyakit Asam Lambung yang Mengganggu Pencernaan

Published

on

Kenali GERD, Penyakit Asam Lambung yang Mengganggu Pencernaan

Gencil News- Penyakit asam lambung atau GERD adalah masalah pada pencernaan karena melemahnya katup yang terletak pada kerongkongan bagian bawah.

Sensasi awalnya adalah rasa asam atau pahit pada mulut dan sensasi perih, panas terbakar pada dada dan ulu hati atau ada yang mengistilahkan heartburn.

Kedua gejala ini biasanya akan semakin memburuk saat penderita membungkuk, berbaring, atau setelah makan.

Setiap orang bisa mengalami gejala asam lambung naik, pemicunya adalah:

Makan dalam porsi yang banyak, makan pada larut malam, atau mengonsumsi makanan yang memicu produksi asam lambung.

Gejala sering terjadinya Asam lambung naik baru dikatakan sebagai penyakit jika gejala tersebut muncul paling tidak 2 kali dalam seminggu.

Agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih parah, penting untuk mengenali gejala GERD dan lakukan langkah penanganan sejak dini untuk mengatasinya.

Namun Anda perlu segera berkonsultasi ke dokter jika gejala GERD terjadi secara terus menerus dan tidak kunjung membaik.

Dan jangan lupa untuk melakukan perubahan gaya hidup, supaya gejala GERD tidak selalu timbul. berikut beberapa pola yang harus diubah.

  • Menurunkan berat badan, jika memiliki berat badan yang berlebih.
  • Tidak merokok.
  • Meninggikan kepala saat tidur.
  • Tidak berbaring atau tidur setidaknya dalam waktu 2 hingga 3 jam setelah makan.
  • Menghindari makanan atau minuman yang memicu asam lambung naik, seperti alkohol, susu, makanan yang pedas dan berlemak, cokelat, mint, dan kopi.
  • Tidak mengenakan pakaian yang terlalu ketat.

Para peneliti memperkirakan dengan merubah gaya dan hidup maka bisa mengurangi gejala GERD secara keseluruhan sebesar 37 persen.

Continue Reading

Kesehatan

Manfaat Sehat dari Jalan Kaki untuk Ibu Hamil

Published

on

Manfaat Sehat dari Jalan Kaki untuk Ibu Hamil

Gencil News- Ibu Hamil sudah tentu akan mengalami yang namanya keterbatasan fisik dalam beraktivitas, Walaupun begitu untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit, ibu hamil tetap harus melakukan olahraga.

Maka itu ada beberapa alternatif pilihan untuk ibu hamil jika tetap ingin berolahraga sehat namun tidak memberatkan.

Jalan kaki terbilang aman dan ringan untuk bumil selain bermanfaat dan menyehatkan bisa menjadi ragam pilihan mudah untuk olahraga.

Jalan kaki termasuk salah satu aktivitas yang sifatnya aerobik. Aktivitas fisik jenis ini membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Rutin jalan kaki untuk bumil bermanfaat untuk memelihara tekanan darah, menjaga kenaikan berat badan agar tidak berlebihan, serta membuat bumil merasa lebih nyaman dan senang karena efek pengeluaran dopamin.

Melansir Annandaleobgyn, The Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan bahwa.

Ibu hamil sehat setidaknya mendapatkan 150 menit per minggu aktivitas intensitas sedang idealnya berjalan dengan total sepanjang minggu.

Dan aktivitas intensitas sedang yang ideal untuk bumil ialah jalan kaki.

“Berjalan kaki dapat membuat jantung kuat dan otot menjadi kencang. Dan, seorang ibu yang lebih kuat tentunya akan memiliki waktu yang lebih mudah untuk memenuhi tuntutan menjadi ibu,” ujar Neporent, seorang personal trainer dan fitness expert di Los Angeles.

Neporent memaparkan, manfaat jalan kaki pada bumil juga membantu untuk mengalami persalinan yang lebih singkat dan mudah.

Continue Reading

TRENDING