Cara Menghitung Berat Badan Ideal Untuk Mengetahui Potensi Obesitas
Connect with us

Kesehatan

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Untuk Mengetahui Potensi Obesitas

Published

on

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Untuk Mengetahui Potensi Obesitas
Melihat Berat Badan

Gencil News – Memiliki berat badan ideal menjadi idaman bukan hanya karena penampilan tapi juga demi kesehatan. Bagaimana cara menghitung berat badan ideal?

Salah satu cara menghitung berat badan ideal adalah dengan menggunakan rumus indeks massa tubuh. Rumus tersebut ditemukan oleh Adolphe Quetelet, seorang astronom, ahli matematika dan statistik serta sosiolog asal Belgia.

Dia mengembangkan rumus BMI (Body Mass Index) atau indeks massa tubuh antara 1830 – 1850. Saat itu dia menyebutnya sebagai social physics.

Kata indeks massa tubuh pertamakali diperkenalkan melalui Journal of Chronic Diseases yang ditulis Angel Keys pada 1972. Pada jurnal tersebut, Keys menjelaskan indeks massa tubuh adalah meskipun tidak terlalu memuaskan itu tetap baik untuk ukuran berat badan sebagai indikator obesitas.

Baca juga   Ibu Hamil Puasa? Yuk Simak Tips Aman Puasa Bagi Bumil
Rumus BMI Sebagai Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Pada dasarnya Body Mass Index atau Indeks Massa Tubuh (IMT) cara mudah menghitung berat badan ideal berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Untuk penghitungannya, berat badan harus dalam satuan kilogram dan tinggi badan dalam satuan meter kuadrat.

Rumus Indeks Massa Tubuh:
Rumus BMI, Cara Menghitung Berat Badan Ideal
Rumus BMI, Cara Menghitung Berat Badan Ideal Foto: Istimewa

Misalnya, kamu memiliki berat badan 70 kilogram dan tinggi 160 cm (1,60 meter). Kalikan tinggi badan dalam kuadrat: 1,60 x 1,60 = 2,56. Lalu, bagi angka berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan: 70/2,56 = 27,3. BMI 27,3 jika dilihat berdasarkan standar WHO, kamu termasuk gemuk.

Melansir dari Joslin Diabetes Center, BMI untuk kawasan Asia sebagai berikut:

Baca juga   Malaysia Bersiap Luncurkan Kondom Unisex Pertama di Dunia

WHO (BMI) Asia-Pacific (BMI)

Kurus Normal 18.5-24.9 18.5-22.9
Overweight 25-29.9 23-24.9
Obesitas ≥30 ≥25

Pada intinya, semakin lebih berat badan kamu akan semakin tinggi hasil penghitungan BMI dan semakin tinggi risiko terserang obesitas.

Namun dalam beberapa kondisi, BMI ini tidak bisa menjadi indikator. Pada orang-orang berotot seperti petinju, atlet, atlet angkat beban, mereka bisa jadi sebenarnya sehat meski nilai BMI masuk dalam kategori obesitas.

Itulah tadi cara menghitung berat badan ideal dengan menggunakan rumus indeks massa tubuh. Perlu diingat rumus ini juga tidak bisa digunakan pada wanita hamil.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kesehatan

Mengenal Bipolar yang Menjadi Masalah Kesehatan Mental

Published

on

Mengenal Bipolar yang Menjadi Masalah Kesehatan Mental

Gencil News– Bipolar adalah kondisi gangguan kesehatan mental yang bisa menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem dalam satu waktu.

Keadaan ini biasanya meliputi perasaan sangat bahagia (mania atau juga hipomania) menjadi sangat sedih daam waktu yang bersamaan juga.

Selanjutnya, masalah kesehatan mental yang terjadi pada penderita gangguan bipolar biasanya terjadi dalam siklus yang secara tiba-tiba.

Sehingga bisa membuat kehilangan minat bgi penderita dalam sebagian besar aktivitasnya. 

Perubahan suasana hati ini dapat memengaruhi tidur, aktivitas, perilaku, dan kemampuan untuk dapat berpikir jernih.

Perubahan suasana hati dapat terjadi jarang atau beberapa kali dalam setahun. Seringkali di antara perubahan keduanya, penderita bipolar tetap mengalami kondisi suasana hati yang normal.

Baca juga   GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

Dalam kebanyakan kasus, gangguan bipolar diobati dengan obat-obatan dan konseling psikologis (psikoterapi).

Tanda-tanda Bipolar

Bicara Cepat

Penderita akan berbicara dengan cepat meluapkan isi pikirannya secara tiba-tiba dengan episode yang berlanjut.

Depresi

Depresi merupakan gejala yang paling umum terjadi pada penderita bipolar. Saat masa gembira penderita telah berakhir, biasanya dirinya akan mudah merasa depresi hingga stres kronis bahkan tidak mampu melakukan kegiatannya.

Mudah Tersinggung

Lebih mudah merasa tersinggung pada beberapa hal yang sebenarnya tak memiliki hubungan dengannya. Biasanya penderita akan mudah marah.

Baca juga   Kenali Penyakit Vitiligo, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Impulsif

Tanda-tanda selanjutnya adalah perilaku impulsif atau sembrono. Penderita dapat melakukan berbagai hal yang tidak konsisten dengan apa yang biasanya dilakukan seperti menghabiskan uang secara berlebihan dan sebagainya.

Irasional

Tanda-tanda bipolar berikutnya adalah muncul pikiran dan tindakan irasional. Biasanya, gejala ini terjadi pada saat masa gembira.

Hypomania

Tanda-tanda ini merupakan yang sering terjadi pada penderita bipolar. Hypomania merupakan sebuah kondisi penderita yang memiliki energi luar biasa. Ia akan lebih mudah untuk tertawa dan merasa gembira

Cara mengatasi terapi bipolar sampai saat ini ialah dengan cara melakukan konseling secara terkontrol dengan psikiater dan juga melakukan perawatan therapi obat.

Continue Reading

Kesehatan

Siapkan 8 Macam Buah Ini Untuk Turunkan Kolesterol

Published

on

Siapkan 8 Macam Buah Ini Untuk Turunkan Kolesterol
Foto sumber dari Recipes dot net artikel healthy recipes for low cholesterol diet

Kolesterol merupakan salah satu penyakit tertinggi dunia yang banyak diderita akibat gaya atau pola hidup. cara mudah agar tetap menjaga kadar cholesterol dalam lifestyle anda selalu pertahankan konsumsi buah dengan rutin.

Penyakit yang satu ini dapat membuat peredaran darah menjadi tidak lancar dan risiko kamu terkena penyakit jantung dan stroke menjadi meningkat.

Agar kamu tercegah atau terobati dari penyakit ini, salah satu solusi cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan menjaga pola makan sehat dan memakan buah-buahan penurun kolesterol.

Salah satu caranya dengan mengonsumsi beberapa buah penurun cholesterol paling ampuh ini!Selanjutnya Siapkan 8 Macam Buah Ini untuk mencegah dan melindungi metabolisme tubuh anda.

Wajib 8 Buah Penurun Cholesterol

1. Pisang

Pisang adalah salah satu buah yang dapat menurunkan tingkat kolesterol pada tubuhmu.

Baca juga   Candi Unik Di Indonesia Terletak Di Jawa Tengah

Mengonsumsi pisang dapat melancarkan dan membersihkan saluran pencernaan pada tubuh, sehingga kolesterol tidak akan menyumbat arteri dan pembuluh darah.

Agar pembuluh darah dan jantungmu terhindar dari cholesterol, kamu dapat memakan pisang setiap pagi secara rutin.

2. Stroberi

Stroberi adalah buah yang kaya akan kandungan polifenol.

Polifenol merupakan kandungan yang berfungsi untuk membantu dan mengatur sistem pembuluh darah.

Sebuah studi juga mengklaim bahwa memakan stroberi secara rutin dapat menurunkan kolesterol dan menurunkan risiko tubuh terkena penyakit jantung.

3. Tomat

Tomat memiliki kandungan potasium, vitamin A, dan vitamin C yang baik untuk tubuh.

Selain itu, tomat juga mengandung antioksidan likopan yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) secara signifikan dalam darah.

Baca juga   GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia
4. Apel

Sebuah penelitian telah membuktikan mengonsumsi buah apel secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Agar manfaat ini dapat kamu nikmati secara maksimal, kamu dapat memakan apel langsung dengan kulitnya karena pada kulit apel terkandung antioksidan felonik yang mampu melancarkan peredaran darah.

5. Alpukat

Alpukat adalah buah yang kaya akan lemak dan serat tak jenuh yang mampu menyehatkan jantung.

Mengonsumsi alpukat secara rutin juga diklaim dapat membantu mengurangi risiko tubuh terkena penyakit jantung dan stroke.

Sebuah uji klinis juga menemukan bahwa alpukat dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

6. Anggur

Buah anggur kaya akan kandungan polifenol yang dapat mencegah dan mengurangi kerusakan sel.

Buah anggur juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL dalam tubuh sekaligus mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL.

Baca juga   Apa Pengaruh 'Lockdown' Bagi Ekonomi Indonesia?
7. Lemon

Lemon mengandung beragam zat yang bermanfaat untuk tubuh, seperti pektin, bioflavonoid, asam sitrat, vitamin A, B1, B2, C, dan serat.

Nutrisi-nutrisi tersebut dapat menurunkan kadar kolesterol jahat pada tubuh, meredakan flu, sariawan, demam, dan juga mampu mengatasi radang tenggorokan.

8. Pir

Pir adalah salah satu buah kaya serat yang dapat kamu temukan dengan mudah di Indonesia.

Memakan satu buah pir berukuran sedang juga ternyata dapat mencukupi 16% kebutuhan serat harian tubuhmu.

Kandungan serat pada pir, yaitu pektin, merupakan obat penurun kolesterol alami karena dapat mengikat dan mengangkut kolesterol keluar dari tubuh.

Hal ini membuat tingkat kolesterol jahat pada tubuhmu menjadi berkurang.

Continue Reading

Kesehatan

Dukungan Keluarga, Komunitas Paling Dibutuhkan Orang dengan HIV/AIDS

1 Desember adalah Hari AIDS Sedunia. Sementara obat antiretroviral mengalami kemajuan, stigma dan diskriminasi masih melekat pada orang-orang dengan HIV/AIDS (ODHA). VOA melaporkan tentang dua orang dengan HIV di Bali mengenai tantangan yang dihadapi, cara mereka bangkit, dan membantu sesama ODHA.

Published

on

By

Dukungan Keluarga dan Komunitas Paling Dibutuhkan ODHA
Seniman India menghias pantai Puri dengan hiasan pita merah pada Peringatan Hari AIDS Sedunia dekat Bhubaneswar, India timur (foto: ilustrasi).

Gencil News – VOA – Bagi banyak orang dengan HIV/AIDS (ODHA), salah satu titik terberat dalam hidup adalah saat pertama kali mengetahui status HIV positif mereka.

“Menjadi down, menjadi depresi, kayanya tuh kaya ngga bisa dibikin happy,” ujar Amahl S. Azwar, laki-laki 34 tahun yang mengetahui statusnya pada 2013. Karena stres, ia mengaku “menjadi bengal” hingga kehilangan pekerjaan. Sebagian lain bahkan mengaku tak punya harapan hidup.

“Saya pikir HIV itu tinggal menunggu mati,” kenang Ketut Rediten yang akrab disapa Ibu Desi. Ia mengetahui statusnya pada 2010, setelah suaminya sakit dan diketahui terjangkit HIV/AIDS. Suaminya meninggal tiga bulan kemudian.

Dalam kekalutan semacam itu, yang paling dibutuhkan oleh orang-orang seperti mereka adalah dukungan dari keluarga dan masyarakat, sesuatu yang tak selalu didapat karena stigma dan diskriminasi yang melekat.

“Saya diusir oleh keluarga suami saya dan keluarga saya, semua orang menolak. Saya mikir apa salah saya? Saya hanya ibu rumah tangga yang melayani suami dan anak,” cerita ibu empat anak ini kepada VOA.

Baca juga   Berikut Soal Ulangan Akhir Semester IPA Kelas 5 SD

Perlu proses dan waktu yang panjang bagi Amahl dan Ibu Desi untuk bisa berdamai dengan diri sendiri dan keadaan.

Amahl S. Azwar, ODHIV dan penulis buku "The Poz Says Ok." (foto: courtesy Amahl).
Amahl S. Azwar, ODHIV dan penulis buku “The Poz Says Ok.” (foto: courtesy Amahl).

Amahl menemukan gairah dalam menulis. Setahun setelah diagnosisnya, ia menulis esai personal perdana sebagai ODHIV berjudul “Guy, Interrupted: How Being HIV Positive Opens My Eyes.”

Sejak itu ia tak berhenti menulis. Ia mengaku keterbukaan dan kejujuran merupakan sesuatu yang “healing” atau menyembuhkan batinnya.

Bagi Ibu Desi, proses menerima jati diri dimulai dengan menjadi sukarelawan selama beberapa bulan di Klinik VCT (Voluntary Counseling and Testing) RSUP Sanglah. Disitu ia mengaku “jiwa menolongnya bangkit” dan sejak 2011 membantu memberikan pendampingan kepada ODHA yang datang ke klinik itu.

Sebagai pendamping, ia berperan memberikan dukungan kepada ODHA, karena “Orang dengan HIV tidak bisa menyampaikan apa yang ia rasakan.”

“Tidak gampang menyampaikan status kepada sembarang orang. Banyak loh pasien yang keluarganya sendiri tidak tahu kalau mereka positif. Mereka tidak berani ambil risiko, karena takut diperlakukan seperti saya,” tambah Ibu Desi yang tercatat sebagai pendamping penuh waktu.

Baca juga   Malaysia Bersiap Luncurkan Kondom Unisex Pertama di Dunia

Sebagai ODHIV, Amahl tahu betul perasaan tersebut. Itu pula salah satu tujuannya menerbitkan buku berjudul “The Poz Says Ok” yang berisi pengalamannya selama delapan tahun positif HIV. Amahl berharap dengan berbagi pengalaman, ia bisa membantu orang lain.

“Mungkin ada yang pernah kena HIV, lalu down, lalu jatuh, kemudian baca buku ini bisa lebih tersemangati. Bagi yang tidak HIV bisa cari tahu biar ngga terkena. Atau mungkin ada teman, ada keluarga yang kena, lalu bingung mau berbuat apa, supaya jadi tahu.”

Dalam bukunya, ia mengimbau siapapun untuk menjalani tes HIV dan mencari tahu status mereka.

“Yang penting tahu (statusnya). Kalau poz (positif) bisa segera minum obat dan mengambil tindakan preventif supaya tidak parah,” imbuhnya Amahl yang berprofesi sebagai jurnalis lepas untuk beberapa media besar.

Baca juga   Unair Siap Temukan dan Produksi Vaksin Antivirus Corona

HIV/AIDS pertama kali ditemukan 40 tahun lalu. Virus itu bisa menular lewat kontak seksual, jarum suntik, transfusi darah, dari ibu ke bayi dalam kandungan dan lewat ASI. HIV tidak menular lewat sentuhan atau berbagi alat makan.

HIV/AIDS tidak bisa disembuhkan, tapi kadar virusnya bisa ditekan dengan mengonsumsi obat-obatan antiretroviral (ARV) setiap hari. Kecanggihan ARV membuat banyak ODHA bisa hidup dengan fisik yang sehat dan tetap berkarya dan berdaya.

“Orang dengan HIV itu baik-baik saja, apalagi kalau di-support keluarga, di-support dengan nutrisi yang bagus. Kamu dan saya ngga beda. Bedanya hanya saya harus minum obat seumur hidup,” ujar Ibu Desi, yang ikut menggagas sebuah rumah kreatif yang bertujuan untuk memberdayakan para pengidap HIV.

Diperkirakan ada lebih dari 540.000 orang pengidap HIV/AIDS dan 24.000 kematian akibat penyakit terkait AIDS di seluruh Indonesia, menurut data UNAIDS. Sekitar 25% dari total pengidap HIV/AIDS di Indonesia telah memiliki akses ke obat-obatan ARV. 

Continue Reading

Kesehatan

Kenali GERD, Penyakit Asam Lambung yang Mengganggu Pencernaan

Published

on

Kenali GERD, Penyakit Asam Lambung yang Mengganggu Pencernaan

Gencil News- Penyakit asam lambung atau GERD adalah masalah pada pencernaan karena melemahnya katup yang terletak pada kerongkongan bagian bawah.

Sensasi awalnya adalah rasa asam atau pahit pada mulut dan sensasi perih, panas terbakar pada dada dan ulu hati atau ada yang mengistilahkan heartburn

Kedua gejala ini biasanya akan semakin memburuk saat penderita membungkuk, berbaring, atau setelah makan.

Setiap orang bisa mengalami gejala asam lambung naik, pemicunya adalah:

Makan dalam porsi yang banyak, makan pada larut malam, atau mengonsumsi makanan yang memicu produksi asam lambung.

Gejala sering terjadinya Asam lambung naik baru dikatakan sebagai penyakit jika gejala tersebut muncul paling tidak 2 kali dalam seminggu.

Baca juga   Berikut Soal Ulangan Akhir Semester IPA Kelas 5 SD

Agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih parah, penting untuk mengenali gejala GERD dan lakukan langkah penanganan sejak dini untuk mengatasinya.

Namun Anda perlu segera berkonsultasi ke dokter jika gejala GERD terjadi secara terus menerus dan tidak kunjung membaik.

Dan jangan lupa untuk melakukan perubahan gaya hidup, supaya gejala GERD tidak selalu timbul. berikut beberapa pola yang harus diubah.

  • Menurunkan berat badan, jika memiliki berat badan yang berlebih.
  • Tidak merokok.
  • Meninggikan kepala saat tidur.
  • Tidak berbaring atau tidur setidaknya dalam waktu 2 hingga 3 jam setelah makan.
  • Menghindari makanan atau minuman yang memicu asam lambung naik, seperti alkohol, susu, makanan yang pedas dan berlemak, cokelat, mint, dan kopi.
  • Tidak mengenakan pakaian yang terlalu ketat.
Baca juga   GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

Para peneliti memperkirakan dengan merubah gaya dan hidup maka bisa mengurangi gejala GERD secara keseluruhan sebesar 37 persen.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING