Inovasi Untuk Mengirit Penggunaan Alat Pelindung Diri
Connect with us

Kesehatan

Inovasi Untuk Mengirit Penggunaan Alat Pelindung Diri

Published

on

Gencil News – Berbagai inovasi dikembangkan dalam menciptakan teknologi yang bisa mengurangi pencemaran lingkungan dari APD. Sampah alat pelindung diri (APD) dan berbagai perangkat perlindungan diri yang digunakan di seluruh dunia selama pandemi berisiko meningkatkan polusi, terutama air dan darat.

Alat Pelindung Diri (APD) atau dalam istilah bahasa Inggris disebut Personal Protective equipments (PPE), dipergunakan setelah berbagai cara seperti control engineering, control administrasi, dan substitusi, tidak berhasil mengeliminasi bahaya (hazard) lingkungan.

APD atau Alat Pelindung Diri dalam dunia kesehatan adalah perlengkapan yang memiliki fungsi untuk melindungi penggunanya dari infeksi virus dan bakteri.

Alat Pelindung Diri disinyalir mampu menahan masuknya virus yang beresiko masuk kedalam tubuh melalui mulut, hidung dan mata serta kulit.

Sejak pandemi covid-19 melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia. APD adalah benteng pertahanan ampuh yang digunakan oleh tenaga medis dalam menangani pasien covid-19.

Menurut WHO, kebutuhan APD akibat pandemi ini meningkat secara tajam per bulannya. Oleh karena itu.

Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan Petunjuk Teknis Penggunaan APD selama Wabah COVID-19 berdasarkan pedoman WHO, CDC, dan sumber lainnya untuk mengelola penggunaan APD secara rasional dan efektif serta alternatifnya bagi tenaga kesehatan dalam masa krisis seperti ini.

Dalam pemilihan jenis APD, hal-hal yang harus diperhatikan ialah:

  • Harus dapat memberikan perlindungan terhadap bahaya yang spesifik atau bahaya-bahaya yang dihadapi (Percikan, kontak langsung maupun tidak langsung); Berat APD hendaknya seringan mungkin, dan alat tersebut tidak menyebabkan rasa ketidaknyamanan yang berlebihan.
  • Dapat dipakai secara fleksibel (reuseable maupun disposable)
  • Tidak menimbulkan bahaya tambahan.
  • Tidak mudak rusak.
  • Memenuhi ketentuan dari standar yang ada.
  • Pemeliharaan mudah.
  • Tidak membatasi gerak.

Jenis APD yang direkomendasikan untuk disediakan dalam penanganan COVID-19 adalah masker bedah (surgical/facemask), masker N95, pelindung wajah, pelindung mata (goggles), gaun (gown) baik sekali pakai atau dipakai berulang, celemek (apron), sarung tangan, pelindung kepala, dan pelindung sepatu.

Pada pemilihan jenis APD di ruang rawat pasien COVID-19, WHO tidak merekomendasikan penggunaan APD coverall (APD Ebola) karena COVID-19 adalah penyakit pernapasan yang berbeda dari penyakit virus Ebola (EVD), yang ditularkan melalui cairan tubuh terinfeksi.

Namun dalam situasi wabah COVID-19 di Indonesia dengan laju peningkatan kasus konfirmasi yang cepat, maka penggunaan coverall dapat memperluas area perlindungan bagi tenaga kesehatan.

Perbedaan APD bentuk coverall dari yang lainnya ialah dapat menutupi area kaki sampai leher dengan baik.

Menurut CDC, APD coverall adalah alat pelindung diri yang diperuntukan untuk mencegah penularan mikroorganisme melalui cairan tubuh seperti darah dan cairan lainnya sehingga didesain dapat menutup hampir seluruh bagian tubuh.

Bagaimanakah inovasi dikembangkan dalam menciptakan teknologi yang bisa mengurangi pencemaran lingkungan dari APD?. Simak liputan VOA tentang Inovasi Untuk Mengirit Penggunaan Alat Pelindung Diri.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kesehatan

Cara Alami Mengobati Sariawan yang mengganggu

Published

on

Cara Alami Mengobati Sariawan yang mengganggu
Foto ilustrasi: Sariawan/Sumber Klikdokter

Sariawan adalah hal yang umum terjadi, bahkan oleh hampir semua orang. Meskipun tidak berbahaya, tetapi sariawan cukup mengganggu saat sedang makan dan berbicara.

Sariawan yang berbentuk seperti luka berwarna putih ini muncul karena adanya infeksi jamur Candida albicans.

Biasanya, orang yang terinfeksi jamur jenis ini sedang menurun kondisi kekebalan tubuhnya. Lidah tergigit sedikit saja bisa menjadi luka yang berujung sariawan.

Selain kondisi yang tidak fit, sariawan juga biasa timbul karena faktor alergi makanan, stres, siklus menstruasi, kurangnya kebersihan mulut, atau ketidakseimbangan hormon.

Nah, untuk meminimalisir resiko memilih obat yang tidak aman, berikut ini cara alami pada umumnya yang dapat kamu coba untuk menyembuhkan sariawan.

Pertama, berkumur dengan larutan air garam.

Garam dapat menarik cairan pada luka sariawan. Hal ini dapat mempercepat proses pengeringan luka sehingga cepat sembuh.

Caranya, campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Berkumurlah sekitar satu sampai dua menit, tiga kali sehari. Atau, oleskan garam pada luka lalu bilas. Lakukan rutin hingga sariawan hilang.

Kedua, oleskan dengan minyak kelapa

Minyak kelapa murni atau virgin coconut oil memiliki kandungan utama asam laurat. Asam laurat dapat merusak bakteri patogen sekaligus membangun sistem kekebalan tubuh.

anda bisa mengoleskan minyak kelapa ke bagian mulut yang terkena sariawan, kemudian berkumur dengan air hangat. Segera bilas hingga bersih dengan cara berkumur atau menyikat gigi.

Ketiga, baluri atau oleskan menggunakan bawang putih

Bawang putih mentah mengandung senyawa alisin yang dapat menghambat pertumbuhan jamur dan mencegah aktivitas bakteri di dalam tubuh.

lakukan dengan cara anda cuci bersih potong dan oleskan pada area luka.

Keempat, Berkumur dengan air kayu manis

Kayu manis efektif mengobati sariawan karena memiliki sifat antiparasit dan antijamur. Rebus atau merendam sepotong kecil kayu manis di 1,5 cangkir air panas selama 5 menit. Setelah air dingin, berkumurlah.

Jika ingin berkumur dengan obat kumur, pilih yang tidak mengandung alkohol. Selamat mencoba!

Continue Reading

Kesehatan

Rajin Konsumsi Air Putih Bisa Cegah Munculnya Dehidrasi

Published

on

Rajin Konsumsi Air Putih Bisa Cegah Munculnya Dehidrasi
Sumber Foto : Everyday Health

Dengan rajin konsumsi air putih setiap hari saat beraktivitas akan mencegah kemungkinan untuk munculnya dehidrasi pada tubuh.

Selanjutnya, dehidrasi karena aktivitas yang padat bisa mengganggu konsentrasi dan keseimbangan elektrolit harian anda.

Ketika seseorang tengah mengalami dehidrasi, terdapat dampaknya juga pada tubuh.

Salah satu nya ialah Sakit kepala yang merupakan salah satu dampak pada seseorang ketika mengalami dehidrasi.

Ketika sedang mengalami sakit kepala, sejumlah orang memilih untuk mengonsumsi obat sebagai solusi jangka pendek.

Sayangnya, hal ini bisa menimbulkan efek samping yang pada jangka panjang bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Cara yang paling efektif dan disarankan untuk menghilangkan sakit kepala ini adalah mencari penyebabnya, apakah faktor dehidrasi adalah salah satu penyebab utama.

Hal lain seperti pencegahan juga merupakan sesuatu yang penting untuk dilakukan. Salah satu cara pencegahan adalah memastikan asupan air di dalam tubuh sudah tercukupi.

Ketika tengah dehidrasi, rasa sakit ini bisa terjadi pada seluruh bagian kepala, baik di depan maupun belakang.

Sebuah penelitian oleh Dr. Joseph Norman Blau di The National Hospital for Neurology and Neurosurgery, London mengungkap mengenai hubungan antara sakit kepala dan air putih ini.

Bahwa 1 dari 10 orang mengalami sakit kepala setelah kurang mengonsumsi air putih dalam jangka waktu tertentu.

Secara khusus, tidak ada istilah untuk sakit kepala yang terjadi karena dehidrasi. Namun terjadinya sakit kepala karena kurangnya cairan merupakan hal yang sangat mungkin terjadi.

Maka perhatikan asupan minumanmu setiap hari. Selain itu, jangan langsung minum dalam jumlah besar karena bisa membuat perut terasa penuh dan timbul rasa mual.

Rajin minum satu atau dua gelas air putih setiap tiga jam untuk menghindari dehidrasi.

Continue Reading

Kesehatan

Pentingkah Mengonsumsi Suplemen Vitamin Setiap Hari

Published

on

Pentingkah Mengonsumsi Suplemen Vitamin Setiap Hari

Vitamin adalah zat untuk menunjang fungsi sel dan menjaga kesehatan sehari hari. selain itu, makanan alami pun bisa menjadi asupan vitamin dalam bentuk suplemen.

Johanna Dwyer, RD, peneliti senior pada National Institutes of Health’s Office of Dietary Supplements dalam jurnal kesehatan nya menyampaikan.

“Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa tidak ada keuntungan bila ia mengonsumsi suplemen vitamin dari jumlah yang seharusnya, dan mereka tidak mengetahui kerugiannya,”

Apabila sehari-hari Anda menerapkan pola makan sehat bergizi lengkap seimbang serta bervariasi, sebetulnya Anda tak perlu khawatir mengalami kekurangan.

Bagi tubuh manusia memang asupan nutrisi sangat bermanfaat untuk merangsang, membantu, serta berperan dalam berbagai reaksi fisiologis.

Namun, sebaiknya perhatikan dosis dan petunjuk penggunaan suplemen vitamin sebelum Anda mengonsumsinya.

Karena, minum vitamin terlalu banyak atau mengonsumsinya tidak sesuai dosis dapat membahayakan kesehatan Anda.

Tubuh mempunyai sistem sendiri untuk mengatur berapa banyak zat gizi dari makanan atau suplemen yang akan tubuh ambil sesuai keperluannya.

Sebagian besar vitamin memiliki batas aman konsumsinya masing-masing. Sehingga, jika Anda mengonsumsinya masih dalam batas aman, ini tidak akan menyebabkan Anda mengalami masalah.

Misalnya, asam folat yang mempunyai batas aman sebesar 1000 mikrogram per hari untuk orang dewasa.

Namun, Jika anda mengonsumsinya lebih dari batas aman, ini akan menyebabkan Anda mengalami masalah kesehatan.

Walaupun zat ini larut air dan tersekresi oleh tubuh namun ketika Anda mengonsumsinya secara berlebihan masih tetap ada yang menetap dalam tubuh Anda.

Continue Reading

TRENDING