Kenali 5 Tanda-Tanda Olahraga Berlebih Pada Tubuh Anda
Connect with us

Kesehatan

Kenali 5 Tanda-Tanda Olahraga Berlebih Pada Tubuh Anda

Published

on

Kenali 5 Tanda-Tanda Olahraga Berlebih Pada Tubuh Anda

GENCIL NEWS – Harvard Alumni Health Study menemukan, risiko penyakit jantung mulai turun ketika Anda berolahraga mengeluarkan lebih dari 500 kalori seminggu dan terus menurun sampai Anda mendapatkan 2.000 kalori seminggu. Maka lebih olahraga berlebihan tidak menawarkan perlindungan yang lebih pada kesehatan jantung.

Pada dasarnya olahraga sangat baik untuk kesehatan jantung. Tapi sering kali, banyak orang yang tidak memerhatikan kesehatan jantungnya, ditambah orang tersebut sering melakukan olahraga secara berlebihan dan bisa menyebabkan aritmita pada jantung.

 Mayoritas orang yang mengalami kematian akibat serangan jantung tidak menyadari akibat olahraga berlebih adalah orang yang berusia di atas 35 tahun, atau bisa dibilang sudah tidak muda lagi. Mengapa demikian? Pada dasarnya, mereka melakukan olahraga hanya baru-baru saja, atau hanya ketika mereka sadar mereka butuh olahraga.

Kenali 5 Tanda-tanda Olahraga Berlebih Pada Tubuh Anda

  • Perubahan mood

Aktivitas olahraga yang seharusnya membuat Anda segar, justru sebaliknya. Anda merasa depresi, lebih mudah marah dan gelisah, hingga mudah tersinggung. Rentetan respons ini adalah tanda umum ketika tubuh Anda mengalami tekanan fisik yang berlebihan.

  • Detak jantung lebih cepat

Di sela istirahat berolahraga, Anda merasakan jantung Anda berdetak lebih cepat dari biasanya. Peningkatan frekuensi degup jantung ini juga bisa jadi salah satu tengara olahraga yang Anda lakukan sudah melampaui batas.

  • Pusing dan lesu

Seorang ahli biokimia, Shawn M, Talbott mengungkapkan bahwa kelesuan baik secara mental maupun fisik adalah tanda utama latihan atau olahraga berlebih (overtraining). Seringkali satu sesi tambahan menjadi cara untuk membangkitkan semangat, namun untuk jangka panjang, efeknya bisa lebih buruk.

  • Peningkatan masa lemak tubuh

Jika berat badan turun tetapi lemak tubuh naik, Anda mungkin berada pada tahap akhir overtraining. Tubuh merespons stres berkepanjangan dengan meningkatkan kadar hormon stres, termasuk kortisol. Seiring waktu kondisi ini akan menyebabkan peningkatan penyimpanan jaringan adiposa, serta menghambat hormon seperti steroid yang biasanya membantu meningkatkan otot.

Penurunan massa otot dapat menyebabkan berat badan Anda berkurang, tetapi ini juga berarti tubuh Anda kurang efisien membakar lemak.

  • Kekebalan tubuh menurun

Pemulihan dari efek latihan berlebihan yang berkepanjangan bisa memakan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, dan dapat membahayakan kesehatan Anda. Gregory Florez menyarankan sejumlah langkah untuk menghindarinya.

Perhatikan apakah gejala-gejala di atas muncul, dan buatlah fase istirahat. Ini karena untuk kembali pulih, tubuh memerlukan waktu 24 hingga 48 jam setelah olahraga dengan intensitas tinggi.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kesehatan

Makanan Penambah Darah Yang Mudah Ditemui Dilingkungan Sekitar

Published

on

By

Makanan Penambah Darah Yang Mudah Ditemui Dilingkungan Sekitar
makanan penambah darah

Gencil News – Sering merasa lemas dan letih? Mungkin tubuh Anda kurang darah. Untuk itu, mengonsumsi makanan penambah darah yang kaya zat besi dapat menjadi solusi. Apa saja makanannya? Yuk, simak penjelasannya di sini.

Penurunan sel darah merah dalam tubuh umumnya karena kekurangan zat besi. Dengan berkurangnya zat besi, tubuh Anda tidak dapat memproduksi cukup hemoglobin,

yaitu zat dalam sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh. Oleh karenanya, kekurangan zat besi dapat menyebabkan Anda merasa lemas dan mudah lelah.

Sumber Zat Besi Penambah Darah

Zat besi heme lebih mudah diserap tubuh dari pada zat besi non-heme yang berasal dari sumber nabati. Penyerapan juga akan lebih mudah jika makanan yang mengandung zat besi untuk anda konsumsi dengan vitamin C, yang banyak terdapat di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran seperti tomat, jeruk, mangga, dan brokoli.

Oleh karenanya, agar tubuh tidak kekurangan darah, biasakan untuk mengonsumsi makanan penambah darah yang kaya zat besi. Berikut beberapa kelompok makanan yang dapat menjadi penambah darah tubuh.

Daging Merah

Daging merah, seperti daging sapi dan daging kambing, adalah sumber zat besi heme. makanan yang dapat menambah darah merupakan yang paling mudah kita temui. Dalam 100 gram daging merah terkandung 2,7 mg zat besi. Ini sudah memenuhi 15% asupan harian.

Jeroan

Organ dalam hewan seperti hati, ginjal, otak dan jantung, mengandung zat besi yang tinggi. Bahkan 100 gram hati sapi mengandung 6,5 mg zat besi yang sudah memenuhi 36% asupan harian.

Daging Unggas

Mengonsumsi 100 gram daging unggas, seperti ayam, sudah memenuhi 13% asupan harian zat besi yang disarankan. Selain ayam, makanan penambah darah dari golongan daging unggas adalah daging bebek

Seafood atau boga bahari

Seafood, terutama kerang dan tiram, kaya akan zat besi. Bahkan dalam 100 gram kerang terdapat 28 mg zat besi, yang bisa memenuhi 155% dari asupan zat besi harian yang bagus untuk anda konsumsi. Namun, kandungan zat besi dari kerang-kerangan sangat bervariasi, ada yang tinggi dan ada juga yang jauh lebih rendah

Sereal

Pilih sereal yang sudah diberi kandungan tambahan zat besi sebagai makanan penambah darah Anda.

Sayuran berwarna hijau tua

Sayuran hijau, seperti bayam dan brokoli, merupakan sumber zat besi yang baik. Namun disarankan untuk memasak bayam terlebih dahulu untuk mendapatkan manfaat zat besi yang maksimal. Dengan dimasak, zat besi akan lebih mudah terserap oleh tubuh.

Kacang-kacangan

Contohnya kacang arab, kacang kedelai, kacang hitam, biji wijen, dan biji labu

Continue Reading

Kesehatan

Kenali Faktor Risiko Penyebab Katarak Pada Usia Muda

Published

on

Kenali Faktor Risiko Penyebab Katarak Pada Usia Muda

Katarak masih menjadi kasus kebutaan yang paling tinggi posisi nya. Bahkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperkirakan 30 juta orang akan mengalami katarak pada 2020.

Masyarakat Indonesia memiliki faktor risiko katarak 15 tahun lebih cepat jika berbanding penderita pada daerah subtropis.

Faktanya, Sekitar 16% sampai 22% penderita katarak yang menjalani operasi berusia muda dan hingga klasifikasi usia sekitar 55 tahun.

Salah satu faktor risiko yang tidak dapat terdeteksi sebagai penyebab utamanya ialah usia.

Selain itu juga seringkali terkait dengan faktor risiko cedera, penyakit mata tertentu (misalnya uveitis), diabetes, iradiasi ultraviolet dan merokok.

Sedangkan katarak pada anak-anak dan usia muda terutama karena faktor kelainan genetika.

Meski sangat umum, sebagian besar orang tidak sadar gejala awalnya sampai risiko penyakit ini datang dan berkembang pada bagian mata.

Merangkum dari alodokter.com, Berikut beberapa penyebab katarak pada usia muda:

1. Faktor Genetika :

Penyebab katarak pada usia muda yang pertama karena faktor genetik atau keturunan.

RIsiko yang tinggi terkena pada usia muda jika ada riwayat dari atau oleh salah satu anggota keluarga Anda.

Terlebih, faktor risiko akan semakin meningkat jika anggota keluarga yang terkena katarak tersebut menderitanya pada usia muda juga.

2. Menderita DM:

Apabila Anda memiliki riwayat diabetes maka kemungkinan risiko yang cukup tinggi untuk terserang penyakit katarak. Jenisnya adalah katarak kortikal.

Adanya penumpukan gula (sorbitol) yang dapat membentuk awan keruh yang memenuhi lensa mata.

Dampak yang timbulkan dari kondisi kasus ini adalah ketidakmampuan cahaya untuk melewati lensa, menyebabkan penglihatan Anda menjadi buram.

3. Terkena Cedera Mata:

Cedera mata tumpul seperti benturan maupun cedera tajam seperti tusukan pada mata, dapat menyebabkan katarak traumatik.

Kondisi kasus cedera mata ini dapat terjadi pada siapa saja, Namun mengingat tingkat intensitas aktivitas fisik dalam kegiatan sehari-hari, maka orang usia muda lebih berisiko mengalami cedera mata.

Jenis ini akibat oleh cedera mata terjadi karena rusaknya struktur lensa.

4. Merokok dan Mengonsumsi Alkohol:

Orang yang aktif merokok berisiko tiga kali lebih tinggi untuk terserang penyakit katarak. Selain perokok, pecandu minuman beralkohol juga memiliki risiko yang tinggi

Selain hobi merokok dan minum minuman keras,  mengonsumsi atau menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka panjang, memiliki pola makan yang buruk, dan juga obesitas ternyata dapat meningkatkan risiko Anda mengalami penyakit katarak di usia muda.

5. Terpapar Sinar Matahari Berlebih:

Sinar UV, khususnya sinar UVA, diketahui dapat menembus kornea dan mencapai lensa mata dan retina.

Paparan sinar matahari yang berlebihan tersebut dapat menyebabkan cedera pada kornea dan memicu terjadinya katarak pada mata.

Untuk itu gunakan kacamata hitam guna mengangkal paparan sinar UV dari matahari yang berlebihan saat akan beraktivitas di luar ruangan pada siang hari yang terik.

Continue Reading

Kesehatan

Siapkan 8 Macam Buah Ini Untuk Turunkan Kolesterol

Published

on

Siapkan 8 Macam Buah Ini Untuk Turunkan Kolesterol
Foto sumber dari Recipes dot net artikel healthy recipes for low cholesterol diet

Kolesterol merupakan salah satu penyakit tertinggi dunia yang banyak diderita akibat gaya atau pola hidup. cara mudah agar tetap menjaga kadar cholesterol dalam lifestyle anda selalu pertahankan konsumsi buah dengan rutin.

Penyakit yang satu ini dapat membuat peredaran darah menjadi tidak lancar dan risiko kamu terkena penyakit jantung dan stroke menjadi meningkat.

Agar kamu tercegah atau terobati dari penyakit ini, salah satu solusi cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan menjaga pola makan sehat dan memakan buah-buahan penurun kolesterol.

Salah satu caranya dengan mengonsumsi beberapa buah penurun cholesterol paling ampuh ini!Selanjutnya Siapkan 8 Macam Buah Ini untuk mencegah dan melindungi metabolisme tubuh anda.

Wajib 8 Buah Penurun Cholesterol

1. Pisang

Pisang adalah salah satu buah yang dapat menurunkan tingkat kolesterol pada tubuhmu.

Mengonsumsi pisang dapat melancarkan dan membersihkan saluran pencernaan pada tubuh, sehingga kolesterol tidak akan menyumbat arteri dan pembuluh darah.

Agar pembuluh darah dan jantungmu terhindar dari cholesterol, kamu dapat memakan pisang setiap pagi secara rutin.

2. Stroberi

Stroberi adalah buah yang kaya akan kandungan polifenol.

Polifenol merupakan kandungan yang berfungsi untuk membantu dan mengatur sistem pembuluh darah.

Sebuah studi juga mengklaim bahwa memakan stroberi secara rutin dapat menurunkan kolesterol dan menurunkan risiko tubuh terkena penyakit jantung.

3. Tomat

Tomat memiliki kandungan potasium, vitamin A, dan vitamin C yang baik untuk tubuh.

Selain itu, tomat juga mengandung antioksidan likopan yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) secara signifikan dalam darah.

4. Apel

Sebuah penelitian telah membuktikan mengonsumsi buah apel secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Agar manfaat ini dapat kamu nikmati secara maksimal, kamu dapat memakan apel langsung dengan kulitnya karena pada kulit apel terkandung antioksidan felonik yang mampu melancarkan peredaran darah.

5. Alpukat

Alpukat adalah buah yang kaya akan lemak dan serat tak jenuh yang mampu menyehatkan jantung.

Mengonsumsi alpukat secara rutin juga diklaim dapat membantu mengurangi risiko tubuh terkena penyakit jantung dan stroke.

Sebuah uji klinis juga menemukan bahwa alpukat dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

6. Anggur

Buah anggur kaya akan kandungan polifenol yang dapat mencegah dan mengurangi kerusakan sel.

Buah anggur juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL dalam tubuh sekaligus mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL.

7. Lemon

Lemon mengandung beragam zat yang bermanfaat untuk tubuh, seperti pektin, bioflavonoid, asam sitrat, vitamin A, B1, B2, C, dan serat.

Nutrisi-nutrisi tersebut dapat menurunkan kadar kolesterol jahat pada tubuh, meredakan flu, sariawan, demam, dan juga mampu mengatasi radang tenggorokan.

8. Pir

Pir adalah salah satu buah kaya serat yang dapat kamu temukan dengan mudah di Indonesia.

Memakan satu buah pir berukuran sedang juga ternyata dapat mencukupi 16% kebutuhan serat harian tubuhmu.

Kandungan serat pada pir, yaitu pektin, merupakan obat penurun kolesterol alami karena dapat mengikat dan mengangkut kolesterol keluar dari tubuh.

Hal ini membuat tingkat kolesterol jahat pada tubuhmu menjadi berkurang.

Continue Reading

Advertisement

TRENDING