Kenali GERD, Penyakit Asam Lambung yang Mengganggu Pencernaan
Connect with us

Kesehatan

Kenali GERD, Penyakit Asam Lambung yang Mengganggu Pencernaan

Published

on

Kenali GERD, Penyakit Asam Lambung yang Mengganggu Pencernaan

Gencil News- Penyakit asam lambung atau GERD adalah masalah pada pencernaan karena melemahnya katup yang terletak pada kerongkongan bagian bawah.

Sensasi awalnya adalah rasa asam atau pahit pada mulut dan sensasi perih, panas terbakar pada dada dan ulu hati atau ada yang mengistilahkan heartburn.

Kedua gejala ini biasanya akan semakin memburuk saat penderita membungkuk, berbaring, atau setelah makan.

Setiap orang bisa mengalami gejala asam lambung naik, pemicunya adalah:

Makan dalam porsi yang banyak, makan pada larut malam, atau mengonsumsi makanan yang memicu produksi asam lambung.

Gejala sering terjadinya Asam lambung naik baru dikatakan sebagai penyakit jika gejala tersebut muncul paling tidak 2 kali dalam seminggu.

Agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih parah, penting untuk mengenali gejala GERD dan lakukan langkah penanganan sejak dini untuk mengatasinya.

Namun Anda perlu segera berkonsultasi ke dokter jika gejala GERD terjadi secara terus menerus dan tidak kunjung membaik.

Dan jangan lupa untuk melakukan perubahan gaya hidup, supaya gejala GERD tidak selalu timbul. berikut beberapa pola yang harus diubah.

  • Menurunkan berat badan, jika memiliki berat badan yang berlebih.
  • Tidak merokok.
  • Meninggikan kepala saat tidur.
  • Tidak berbaring atau tidur setidaknya dalam waktu 2 hingga 3 jam setelah makan.
  • Menghindari makanan atau minuman yang memicu asam lambung naik, seperti alkohol, susu, makanan yang pedas dan berlemak, cokelat, mint, dan kopi.
  • Tidak mengenakan pakaian yang terlalu ketat.

Para peneliti memperkirakan dengan merubah gaya dan hidup maka bisa mengurangi gejala GERD secara keseluruhan sebesar 37 persen.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kesehatan

Jangan Sepelekan 4 Manfaat Air Tebu Untuk Jaga Kesehatan Kulit

Published

on

Air tebu yang menyegarkan juga punya manfaat lain yang tak kalah besar? Anda bisa mendapatkan air tebu dengan mudah hampir di setiap sudut jalan. Rasa manis dan segar ternyata sebanding dengan manfaatnya.

Jangan Sepelekan 4 Manfaat Air Tebu Untuk Jaga Kesehatan Kulit

Jangan Sepelekan 4 Manfaat Air Tebu Untuk Jaga Kesehatan Kulit

Meski rasanya manis, Anda tidak perlu takut dengan masalah gigi yang bakal muncul. Sebab, ternyata, air tebu justru bisa melindungi gigi dari pembusukan.

Minuman segar ini juga bisa menjadi senjata melawan kanker, mengeliminasi racun tubuh, serta menguatkan organ dalam tubuh.

Manfaat lainnya adalah untuk menjaga kesehatan kulit. Apa saja itu? Simak beberapa diantaranya berikut ini:

Mengatasi Masalah Jerawat

Tebu yang memiliki nama latin Saccharum officinarum bisa membantu seseorang mengatasi jerawat. Untuk mengatasi jerawat, ternyata tanaman ini sangat ampuh lho. Bagi pemilik kulit yang cenderung berjerawat, cukup gunakan air tebu untuk dijadikan masker. Campur dengan pepaya untuk menghasilkan kulit halus bebas jerawat.

Melindungi Kulit Dari Penuaan Dini

Seiring bertambahnya usia, tentu kulit wajah akan menunjukkan tanda-tanda penuaan. Seperti, kerutan di sekitar netra, juga garis senyum di wajah. Anda tidak perlu khawatir, sebab, penanganannya ternyata mudah. Anda cukup menggunakan air tebu untuk menunda tanda-tanda penuaan dini.

Hal ini dikarenakan adanya kandungan antioksidan, komponen fenolik, serta flavonoid. Kandungan tersebut juga bisa membuat kulit tampak lembut, lembab dan bercahaya.

Eksfoliator

Tanaman yang tumbuh di berbagai negara Asia Selatan dan Tenggara ini juga bisa dimanfaatkan sebagai eksfoliator atau scrub. Bahan alami ini bisa menjadi scrub yang tidak menimbulkan efek samping seperti iritasi dan alergi. Kandungan asam glikolat mampu membantu pengangkatan sel kulit mati, minyak, dan kotoran yang bisa menyumbat pori-pori.

Menjaga Kelembaban Kulit

Kandungan Alpha Hydroxy Acids (AHAs) dalam tanaman tebu mampu menjaga kelembaban alami kulit. Selain itu, juga bisa melawan bakteri penyebab jerawat serta menghambat penuaan dini. Oleskan saja air tebu pada wajah, biarkan hingga kering. cara lain untuk mendapatkan manfaatnya adalah cukup tambahkan air tebu pada masker dan scrub favorit Anda.

Ternyata mudah, bukan, untuk mendapatkan kulit wajah yang sehat. Hanya dengan bahan alami air tebu, kulit Anda bisa lebih bercahaya dan tampak terawat, ditambah lagi tanpa perlu memikirkan resiko berbahaya.

Continue Reading

Kesehatan

Survei di Inggris: Pfizer Tunjukkan Tingkat Antibodi Tinggi

Published

on

Survei di Inggris: Vaksin COVID-19 Pfizer Tunjukkan Tingkat Antibodi Tinggi
Seorang perawat menyiapkan suntikan vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BioNTech di Rumah Sakit Guy's di London, Inggris, 8 Desember 2020.

GENCIL NEWS – VOA – Para peneliti mengatakan, Rabu (24/2), orang-orang di Inggris yang telah menerima dua dosis vaksin COVID-19 buatan Pfizer menghasilkan respons antibodi yang kuat. Ditambahkan bahwa kepercayaan terhadap vaksin tinggi.

Survei yang dilakukan oleh Imperial College London menunjukkan 87,9 persen orang di atas usia 80 dinyatakan positif mempunyai antibodi setelah dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech.

Dalam kelompok usia yang lebih muda, persentase itu naik menjadi 95,5 persen untuk usia di bawah 60 tahun, dan 100 persen pada mereka yang berusia di bawah 30 tahun.

Tingkat antibodi hanyalah salah satu bagian dari gambaran kekebalan. Vaksin juga terbukti menghasilkan perlindungan dari sel-T yang kuat.

Hampir 95 persen orang di bawah 30 tahun dinyatakan positif antibodi 21 hari setelah satu dosis. Jumlah itu turun pada kelompok yang lebih tua.

Inggris telah memperpanjang jeda antara dosis pertama dan kedua menjadi 12 minggu, meskipun Pfizer memperingatkan bahwa mereka hanya memiliki data untuk kemanjuran klinis dengan jeda tiga minggu antar suntikan.

Lebih dari 154 ribu peserta ikut dalam studi oleh Imperial College London untuk mengetahui antibodi terhadap COVID-19. Studi itu memantau tingkat antibodi dari infeksi alami serta di kalangan mereka yang divaksinasi, antara 26 Januari dan 8 Februari.

Continue Reading

Kesehatan

Suplemen Minyak Ikan Dapat Tingkatkan Kesuburan Pria

Published

on

Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)

Gencil News – Sebuah studi dari Denmark menunjukkan pria yang mengkonsumsi suplemen minyak ikan, yang memiliki kandungan asam lemak omega-3 tinggi, mungkin dapat meningkatkan kesuburannya.

Dalam laporan yang diterbitkan di jurnal JAMA Network Open, setelah meneliti data dari hampir 1.700 pria muda, para peneliti yakin bahwa konsumsi suplemen minyak ikan terkaitdengan jumlah sperma yang lebih tinggi, testis yang lebih besar dan peningkatan kadar hormon yang berkontribusi pada kesuburan pria.

Tina Kold Jensen, profesor dari di Rigshospitalet dan University of Southern Denmark yang juga salah satu penulis stuid itu, mengatakan pria mendapatkan manfaat asam lemak omega-3 dengan menambahkannya dalam diet mereka. Namun, imbuh Jensen, konsumsi asam lemak omega-3 paling besar dampaknya untuk para pria yang memiliki kualitas sperma yang buruk.

Hal ini terjadi karena jenis asam lemak ini penting untuk kesuburan, kata Jensen dalam email.

“Komposisi membran sel sperma dengan kandungan asam lemak kaya sangat penting untuk fungsi sperma yang tepat,” jelas Jensen. “Membran sel sperma memainkan peran penting dalam peristiwa pembuahan utama. Omega-3 dalam membran sperma meningkat saat sperma matang dan tidak dapat disintesis. . . pada manusia dan perlu berasal dari diet. “

Untuk meneliti kemungkinan minyak ikan dan nutrisi lain dapat memengaruhi kesuburan pria, Jensen dan rekan-rekannya melibatkan para pria yang sedang sedang menjalani ujian fisik sebagai bagian dari prosedur wajib militer Denmark. Hal tersebut dilakukan antara 1 Januari 2012 dan 31 Desember 2017.

Mereka diundang untuk berpartisipasi dalam studi fungsi testis dan mereka yang mendaftar diberi jadwal pemeriksaan dan disediakan kompensasi sebesar 500 Denmark krone (AS$ 74,23).

Dalam proses tersebut, para pria mengisi kuesioner, menjalani pemeriksaan fisik, mengirim sampel air mani dan diambil darahnya. Mereka ditanya tentang diet, vitamin atau suplemen makanan, masalah gaya hidup dan kesehatan, dan khususnya tentang masalah kesehatan testis, seperti hernia inguinalis, dan tentang penyakit menular seksual.

Para pria juga ditanyai tentang konsumsi alkohol, penggunaan tembakau dan ganja, dan apakah ibu mereka merokok selama kehamilan.

Ketika Jensen dan rekan-rekannya menganalisis data mereka, ditemukan fakta pria yang mengonsumsi suplemen minyak ikan kurang dari 60 hari dalam tiga bulan terakhir memiliki volume semen 0,38 mL lebih tinggi dibanding mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Pria yang mengonsumsi minyak ikan pada 60 hari atau lebih selama periode itu memiliki volume semen 0,64 mL lebih tinggi dibanding pria yang tidak menggunakan suplemen.

Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)
Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)

Demikian pula, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Ukuran testis pada pria yang mengonsumsi minyak ikan kurang dari 60 hari adalah 0,8 mL lebih besar dan di antara mereka yang mengkonsumsinya selama 60 hari atau lebih, itu adalah 1,5 mL lebih besar.

Pria yang mengonsumsi minyak ikan juga memiliki jumlah sel-sel sperma yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Selain itu, mereka memiliki persentase sperma yang lebih tinggi yang berenang lurus ke depan, dibandingkan dengan sperma yang berenang dalam lingkaran, misalnya. Dan itu memiliki bentuk yang lebih sehat secara keseluruhan.

Studi baru ini menarik karena melihat laki-laki dari populasi umum yang muda dan sehat, kata Albert Salas-Huetos, seorang peneliti di unit urologi, andrologi dan IVF di Universitas Utah di Salt Lake City. 

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING