Connect with us

Kesehatan

Universitas Johns Hopkins: Infeksi Covid-19 Global Lampaui 10 Juta

Published

on

Universitas Johns Hopkins Infeksi Covid-19 Global Lampaui 10 Juta
Universitas Johns Hopkins Infeksi Covid-19 Global Lampaui 10 Juta

Universitas Johns Hopkins melaporkan lebih dari 10 juta orang di seluruh dunia terinfeksi virus corona dan jumlah kematian melebihi 500 ribu.Universitas Johns Hopkins yang datanya menjadi rujukan penyebaran dan kematian akibat Covid-19 di seluruh dunia.

Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization/WHO) mengatakan jumlah kasus baru mencapai rekor harian tertinggi pada Minggu (28/6), yaitu 189 ribu. Brazil paling banyak dengan 47 ribu kasus dalam periode 24 jam.

Banyak pakar kesehatan mengatakan jumlah pasti kasus-kasus di seluruh dunia mungkin lebih banyak dari yang dilaporkan. Mereka menduga sebagian negara tidak melaporkan statistik Covid-19 yang sesungguhnya.

Sebanyak 15 pemerintah dan laboratorium medis melakukan upaya serius untuk mengembangkan vaksin virus corona. Uji coba besar-besaran tahap pertama diperkirakan akan dimulai bulan depan di AS.

Para periset Inggris telah mengatakan mereka berencana untuk menguji coba vaksin di Brazil pada Agustus.

Pakar penyakit infeksi terkemuka AS, Dr. Anthony Fauci, telah mengatakan vaksin mungkin akan tersedia secepatnya akhir tahun ini.

Namun meskipun dia optimistis, dia mengatakan kepada Associated Press, “Kita pernah gagal sebelumnya. Ini bukan lomba siapa yang akan sampai lebih dulu. Ini adalah upaya untuk membuat sebanyak mungkin vaksin yang disetujui, aman dan efektif.”

Fauci menambahkan bahwa para periset harus fleksibel untuk menguji coba vaksin di beberapa tempat dan siap untuk bergerak ‘mengikuti pergerakan virus.’

Sebuah vaksin bisa memakan waktu puluhan tahun sebelum terbukti aman dan efektif. Dan sebagian pakar kesehatan mengatakan banyak perusahaan bahkan tidak akan mempertimbangkan untuk mengembangkan pengobatan bagi sebuah penyakit apabila tidak bisa mendapat keuntungan.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

HEADLINE

Suplemen Minyak Ikan Dapat Tingkatkan Kesuburan Pria

Published

on

Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)

Gencil News – Sebuah studi dari Denmark menunjukkan pria yang mengkonsumsi suplemen minyak ikan, yang memiliki kandungan asam lemak omega-3 tinggi, mungkin dapat meningkatkan kesuburannya.

Dalam laporan yang diterbitkan di jurnal JAMA Network Open, setelah meneliti data dari hampir 1.700 pria muda, para peneliti yakin bahwa konsumsi suplemen minyak ikan terkaitdengan jumlah sperma yang lebih tinggi, testis yang lebih besar dan peningkatan kadar hormon yang berkontribusi pada kesuburan pria.

Tina Kold Jensen, profesor dari di Rigshospitalet dan University of Southern Denmark yang juga salah satu penulis stuid itu, mengatakan pria mendapatkan manfaat asam lemak omega-3 dengan menambahkannya dalam diet mereka. Namun, imbuh Jensen, konsumsi asam lemak omega-3 paling besar dampaknya untuk para pria yang memiliki kualitas sperma yang buruk.

Hal ini terjadi karena jenis asam lemak ini penting untuk kesuburan, kata Jensen dalam email.

“Komposisi membran sel sperma dengan kandungan asam lemak kaya sangat penting untuk fungsi sperma yang tepat,” jelas Jensen. “Membran sel sperma memainkan peran penting dalam peristiwa pembuahan utama. Omega-3 dalam membran sperma meningkat saat sperma matang dan tidak dapat disintesis. . . pada manusia dan perlu berasal dari diet. “

Untuk meneliti kemungkinan minyak ikan dan nutrisi lain dapat memengaruhi kesuburan pria, Jensen dan rekan-rekannya melibatkan para pria yang sedang sedang menjalani ujian fisik sebagai bagian dari prosedur wajib militer Denmark. Hal tersebut dilakukan antara 1 Januari 2012 dan 31 Desember 2017.

Mereka diundang untuk berpartisipasi dalam studi fungsi testis dan mereka yang mendaftar diberi jadwal pemeriksaan dan disediakan kompensasi sebesar 500 Denmark krone (AS$ 74,23).

Dalam proses tersebut, para pria mengisi kuesioner, menjalani pemeriksaan fisik, mengirim sampel air mani dan diambil darahnya. Mereka ditanya tentang diet, vitamin atau suplemen makanan, masalah gaya hidup dan kesehatan, dan khususnya tentang masalah kesehatan testis, seperti hernia inguinalis, dan tentang penyakit menular seksual.

Para pria juga ditanyai tentang konsumsi alkohol, penggunaan tembakau dan ganja, dan apakah ibu mereka merokok selama kehamilan.

Ketika Jensen dan rekan-rekannya menganalisis data mereka, ditemukan fakta pria yang mengonsumsi suplemen minyak ikan kurang dari 60 hari dalam tiga bulan terakhir memiliki volume semen 0,38 mL lebih tinggi dibanding mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Pria yang mengonsumsi minyak ikan pada 60 hari atau lebih selama periode itu memiliki volume semen 0,64 mL lebih tinggi dibanding pria yang tidak menggunakan suplemen.

Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)
Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)

Demikian pula, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Ukuran testis pada pria yang mengonsumsi minyak ikan kurang dari 60 hari adalah 0,8 mL lebih besar dan di antara mereka yang mengkonsumsinya selama 60 hari atau lebih, itu adalah 1,5 mL lebih besar.

Pria yang mengonsumsi minyak ikan juga memiliki jumlah sel-sel sperma yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Selain itu, mereka memiliki persentase sperma yang lebih tinggi yang berenang lurus ke depan, dibandingkan dengan sperma yang berenang dalam lingkaran, misalnya. Dan itu memiliki bentuk yang lebih sehat secara keseluruhan.

Studi baru ini menarik karena melihat laki-laki dari populasi umum yang muda dan sehat, kata Albert Salas-Huetos, seorang peneliti di unit urologi, andrologi dan IVF di Universitas Utah di Salt Lake City. 

Continue Reading

Kesehatan

Ini Dia Virus Yang Berasal Dari Hewan

Published

on

Virus Corona jenis baru menambah daftar penyakit yang ‘berasal’ dari hewan, dan kemudian menular antar manusia.

Virus Corona jenis baru telah menewaskan 82 orang di China dan menginfeksi lebih 2.900 orang lainnya di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat.

Sejumlah binatang yang dijual di pasar hewan Wuhan, China.
Sejumlah binatang yang dijual di pasar hewan Wuhan, China.

Peneliti menduga virus yang menyebabkan gangguan pernafasan hingga pneumonia ini berasal dari ular yang memakan kelelawar liar. Daging ular adalah salah satu dagangan pasar hewan di Kota Wuhan, China, jantung penyebaran wabah ini.

Namun, Virus Corona jenis baru bukan satu-satunya penyakit yang berasal dari hewan, dan kemudian menular antar manusia. Berikut lima penyakit lainnya.

Ebola – Kelelawar

Ebola adalah penyakit yang disebabkan Virus Ebola.

Penyakit ini diyakini bermula dari kontak antara manusia dan kelelawar buah, hewan yang membawa Virus Ebola. Mamalia lain: simpanse, gorila dan babun juga diteliti membawa Ebola. Ini diduga karena mereka memakan sisa buah yang dimakan kelelawar.

Kelelawar disebut sebagai pembawa Virus Ebola ke manusia.
Kelelawar disebut sebagai pembawa Virus Ebola ke manusia.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyebut gejala yang dialami pasien terinfeksi ebola: mulai dari demam hingga otot ngilu. Semakin parah, ebola membuat penderitanya muntah-muntah, diare, melemahnya fungsi hati, serta pendarahan.

Infeksi ebola antar manusia menyebar lewat kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh (urin, ludah, keringat, kotoran, muntah, air susu, sperma) orang yang terinfeksi.

Wabah Ebola 2013-2016 lalu menewaskan lebih 11.000 jiwa.
Wabah Ebola 2013-2016 lalu menewaskan lebih 11.000 jiwa.

Wabah ebola di Afrika Barat yang terjadi periode 2013 hingga 2016 adalah wabah ebola terparah dalam sejarah. Peluang kematian pasien terinfeksi mencapai 59%. Total korban meninggal dunia saat itu melebihi 11.000 orang.

MERS – Unta

MERS yang merupakan kependekan dari Middle East Respiratory Syndrome adalah penyakit yang disebabkan salah satu jenis Virus Corona, MERS-CoV.

Gejala sindrom pernafasan ini di antaranya demam, batuk-batuk dan sesak nafas. Sejumlah pasien juga mengalami diare, muntah-muntah bahkan pneumonia dan gagal ginjal.

MERS diyakini berasal dari unta.
MERS diyakini berasal dari unta.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut MERS berasal dari unta di Arab Saudi, Mesir, Oman dan Qatar. WHO pun menyarankan warga di Timur Tengah hanya memakan daging unta yang dimasak matang serta melarang warga meminum kencing unta, yang kerap dianggap sebagai obat.

Meskipun MERS-CoV juga menyebar antar manusia, tetapi tidak gampang. Penularan antar manusia, menurut WHO hanya terjadi antara anggota keluarga, pasien ke dokter dan para pekerja rumah sakit.

Mayoritas penderita MERS yang tewas berada di Arab Saudi.
Mayoritas penderita MERS yang tewas berada di Arab Saudi.

Wabah MERS di Timur Tengah pada 2012 adalah yang terbesar. Infeksi dilaporkan terjadi hingga ke 24 negara. Jumlah korban tewas mencapai 525 orang, dengan 86%-nya berada di Arab Saudi. Hingga saat ini total korban mencapai 858 jiwa.

Sifilis – Sapi

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan bakteri Treponema pallidum.

Infeksi sifilis dapat dibagi dalam tiga fase dengan berbagai gejala, mulai luka di daerah infeksi (alat kelamin, anus, buah zakar atau mulut), bentol-bentol dan demam, hingga terganggunya berbagai organ tubuh seperti jantung hingga otak.

Sifilis diyakini berasal dari sapi, berabad-abad yang lalu.
Sifilis diyakini berasal dari sapi, berabad-abad yang lalu.

Infeksi bisa menular karena kontak langsung dengan luka sifilis.

Salah satu wakil presiden di organisasi alam liar, Wildlife Trust mengungkapkan bahwa sifilis bermula dari hewan. “Menginfeksi manusia dari sapi atau domba, beratus-ratus tahun lalu.”

Salah satu bentuk luka sifilis.
Salah satu bentuk luka sifilis.

CDC mengungkapkan sifilis dapat dideteksi dengan tes darah. Sifilis juga bisa disembuhkan menggunakan antibiotik.

Flu Babi – Babi

Flu Babi adalah penyakit saluran pernafasan yang disebabkan virus influenza yang menyerang saluran pernafasan babi. Virus ini bisa menginfeksi manusia.

Seperti namanya, Flu Babi berasal dari babi, yang kemudian bermutasi pada manusia.
Seperti namanya, Flu Babi berasal dari babi, yang kemudian bermutasi pada manusia.

Infeksi pada manusia juga berujung mutasi yang membuat virus ini bisa berpindah dari manusia ke manusia. Gejalanya serupa dengan flu biasa. Misalnya demam, kekakuan pada sendi, hingga hidung meler. Selain itu flu babi bisa membuat penderitanya muntah-muntah, tidak sadar bahkan meninggal dunia.

Wabah flu babi pada 2009 disebabkan oleh virus tipe H1N1 dan pertama kali dideteksi di Meksiko. Korban tewas akibat wabah ini mencapai lebih 200.000 jiwa di seluruh dunia.

HIV – Simpanse

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus.

Virus ini menyerang sistem imun, terutama sel CD4. Sel ini berfungsi membantu sistem imun melawan penyakit. Jika tidak diobati, maka HIV akan terus membunuh sel CD4, membuat tubuh penderitanya gampang terinfeksi berbagai macam penyakit.

HIV diyakini berasal dari simpanse di Afrika Barat.
HIV diyakini berasal dari simpanse di Afrika Barat.

Peneliti Nottingham University mengungkapkan HIV berasal dari sejenis simpanse di Afrika Barat. Pemburu memburu hewan ini untuk dimakan. Mereka diduga terinfeksi saat penjagalan.

“Ketika orang memburu simpanse, mereka cenderung memenggalnya di tempat, darah muncrat ke mana-mana. Kalau pemburu ada luka terbuka di tubuh mereka, mereka bisa terinfeksi,” kata Paul Sharp, profesor genetika di Nottingham University.

HIV kini bisa dicegah dengan metode PrEP dengan tingkat efektivitas lebih 90%.
HIV kini bisa dicegah dengan metode PrEP dengan tingkat efektivitas lebih 90%.

Virus yang bisa menginfeksi lewat cairan tubuh: darah, sperma, cairan vagina ini sekarang bisa dicegah dengan metode PrEP (Pre-exposure prophylaxis), yang berbentuk pil minum. Rutin meminum pil setiap hari disebut CDC, efektif cegah HIV hingga 92%. 

Continue Reading

Kesehatan

Cari Tahu 6 Manfaat Alpukat untuk Kesehatan

Published

on

Cari Tahu 6 Manfaat Alpukat untuk Kesehatan

GENCIL NEWS – Alpukat dikenal sebagai salah satu sumber lemak baik, Kita bisa mengonsumsi buah alpukat dengan berbagai cara, mulai dari dibuat jadi jus, disantap langsung, hingga dijadikan isian pada roti sandwich.

Berbeda dari buah lainnya yang lebih banyak mengandung karbohidrat, alpukat justru lebih banyak mengandung lemak. namun, lemak yang ada di dalam alpukat itu adalah lemak baik.

Mengonsumsi alpukat punya banyak manfaat bagi tubuh, mulai dari melindungi mata, menyehatkan jantung, sampai berpotensi menurunkan risiko kanker.

  • Untuk Kekuatan Tulang

Alpukat mengandung vitamin K yang baik untuk membantu meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah tulang rapuh dan patah.  Apalagi, untuk anak anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

  • Fungsi Otak

Fungsi otak yang baik juga perlu didukung dengan mengonsumsi makanan yang sehat, buah alpukat mengandung vitamin E yang tinggi.. kandungan vitamin E ini membantu melindungi fungsi otak dengan menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan perlambatan daya ingat serta keterampilan berpikir.

  • Kesehatan Mata

Buah alpukat mengandung lutein dan zeaxanthin, keduanya merupakan jenis vitamin karotenoid. baik lutein dan zeaxanthin, sama-sama bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, misalnya dengan menyerap gelombang cahaya yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan.

Selain itu, buah alpukat juga mengandung antioksidan beta-karoten. Antioksidan ini baik untuk mencegah degenerasi makula. degerasi makula merupakan penurunan kualitas penglihatan yang biasanya dialami orang lanjut usia.

  • Kesehatan Jantung

Dalam buah alpukat, ada kandungan sterol alami tumbuhan. Kandungan ini namanya beta-sitoterol. asupan beta-sitoterol bagi tubuh bisa membantu menjaga kadar kolesterol yang sehat di tubuh. kadar kolesterol di tubuh yang terjaga inilah yang membantu menjaga kesehatan jantung.

  • Menurunkan Risiko Penyakit Kronis

Dalam alpukat ada kandungan serat yang tinggi, serat merupakan salah satu asupan penting yang bukan hanya baik baik bagi pencernaan, namun memiliki potensi menurunkan risiko penyakit kronis.

Penyakit kronis yang bisa diturunkan risikonya jika mencukupi kebutuhan serat tubuh misalnya jantung koroner, stroke, tekana darah tinggi, dan diabetes.

  • Mengurangi Risiko Kanker

Kandungan alpukat lainnya adalah asam folat, teman-teman. Asam folat dalam alpukat ini cukup tinggi.

Mengonsumsi makanan dengan kandungan asam folat yang tinggi diketahui berpotensi melindungi tubuh dari risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker usus besar, lambung, hingga pankreas.

Menurut peneliti, asam folat melindungi sel terhadap mutase yang tidak diingiankan dalam DNA dan RNA dalam pembelahan sel. dan ditemukan kandungan senyawa avocatin B dalam alpukat bisa membantu membasmi sel kanker darah (leukimia)

Continue Reading

TRENDING