Cek Cara Mendapatkan Photocard Ekslusif Untuk Army Indonesia
Connect with us

Milenial

Cek Cara Mendapatkan Photocard Ekslusif Untuk Army Indonesia

Published

on

Cek Cara Mendapatkan Photocard Ekslusif Untuk Army Indonesia

Gencil News- Bagi para Army bersiaplah mendapat kejutan dari Tokopedia yang akan memberikan Photocard Eksklusif Tokopedia x BTS pada 24 hingga 30 September 2021 nanti.

AVP of Fulfillment, Erwin Dwi Saputra menjelaskan bahwa Photocard Eksklusif ini akan dibagikan dengan waktu yang sudah ditentukan setiap pukul 15.00-16.00 WIB.

Ia mengungkapkan adanya program ini karena melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap Photocard Eksklusif Tokopedia x BTS 12th Anniversary Edition.

“Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat Indonesia selama program ini berlangsung. Penjual di Tokopedia yang mengikuti program ini pun berhasil mencatat kenaikan transaksi rata-rata 26 kali lipat. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya,” kata Erwin. Pada hari Kamis (23/9/2021).

Baca juga   Karnaval dan Napak Tilas Bisa Menjadi Event Wisata Mulai Tahun 2022

Hal ini juga karena BTS dan Coldplay yang sudah rampung melakukan proses perekaman pada proyek terbaru mereka.

BTS dan Coldplay nantinya akan memberikan persembahan spesial lewat single My universe.

Nantinya, program Photocard Eksklusif ini akan berlangsung selama 1 jam akan mendapatkan Photocard Eksklusif bergambar BTS. Yang merupakan salah satu ambassador tokopedia

Untuk mendapatkannya, Erwin mengatakan bahwa pengguna harus mengklaim kupon flash Sale Photocard pada halaman kampanye setiap hari selama periode kampanye. Pada jam yang sudah ditentukan

Baca juga   Setelah Vakum, Tamara Bleszynski Akan Kembali ke Entertainment

Nantinya, pengguna harus berbelanja produk Flash Sale BTS minimal Rp50 ribu dengan logo Bebas Ongkir Ekstra. Pada aplikasi Tokopedia dan menggunakan Kupon Flash Photocard saat melakukan pembayaran

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Milenial

Waspada 4 Tipe Stres yang Dihadapi Kaum Millenial

Published

on

4 Tipe Stres yang Dihadapi Kaum Millenial

Gencil News-Waspada 4 Tipe Stres yang Dihadapi Kaum Millenial. Dengan teknologi yang semakin meningkat, tekanan yang dihadapi kaum millenial juga semakin hebat dan bisa berakibat stres.Tekanan yang dihadapi oleh generasi millenial juga berbeda, karena melibatkan keputusan besar dalam hidup.

Kaum milenium menghadapi kesulitan baru dan peluang baru yang tentunya tidak dimiliki generasi sebelumnya. Faktor biologis yang membuat generasi milenial mudah stres berkaitan dengan komponen otak yang bertanggung jawab dalam mengatur gerakan, penilaian, pengambilan keputusan, pemecahan masalah, spontanitas dan perencanaan (kontrol impuls), memori, bahasa, hingga perilaku sosial.

Hal Apa saja yang dapat membebani pikiran kaum millenial. GencilNews merangkumnya untuk anda

Social Media

Anda dapat melihat Media sosial yang terus bertumbuhan mulai dari yag populer seperti Facebook,Twitter, Instagram, termasuk mesengger dan video live broadcasting.

Bahkan semua aplikasi ini mungkin saja tidak terlewatkan oleh millenial untu mencobanya.

Baik untuk berhubungan dengan keluarga, teman bahkan sampai ke pemasaran bisnis atau bisnis online.

Sangat mudah untuk menjadi kecanduan tidak hanya mengikuti apa yang terjadi di media sosial.

Baca juga   Karnaval dan Napak Tilas Bisa Menjadi Event Wisata Mulai Tahun 2022

Tetapi juga terlalu fokus dan selalu mencari tahu pada apa yang orang lain lakukan.

So Bullying / Hate speech / hoax  merajalela ketika “lahir” orang-orang yang hanya bisa bersembunyi di balik keyboard dan anonimitas untuk menghina orang lain dan menyebarkan desas-desus jahat.

So Maybe bukan hanya remaja, bahkan orang dewasa juga melakukan hal ini dan pada gilirannya, hal ini akan mengarah pada penumpukan kecemasan berakibat pada stress.

Kecemasan Yang Berlebih

Untuk berhasil dalam keadaan seperti ini, milenium harus secara efektif mengatasi kecemasan mereka.

Bagi sebagian orang untuk mengatasi kecemasan ikut kegiatan seperti teknik koping yaitu meditasi dan teknik pernapasan dalam.

Sementara ada juga yang beralih ke suplemen, obat-obatan dan minuman berkafein.

Dalam kasus-kasus ekstrem, terapi dan obat-obatan resep diperlukan, dan obat-obatan itu dapat bekerja dengan sangat baik namun tak jarang juga yang mengalami sebaliknya.

Kampus

Dalam beberapa dekade terakhir gelar sarjana adalah suatu keharusan untuk mendapatkan karir yang baik dipekerjaan.

Baca juga   Kimia Farma Tunda Pelaksanaan Vaksinasi Berbayar COVID-19

Kuliah memang sering bikin kepala mumet, otak overheat, dan tubuh nggak keurus.

Sebagian orang mungkin merasakan betapa indahnya masa perguruan tinggi mereka. Tetapi mungkin di luaran sana ada yang merasa tertekan dengan perguruan tinggi.

Mungkin tertekan akibat tugas-tugas kuliah, ujian semester, atau faktor eksternal lain seperti teman-teman kuliah yang kerap memojokkan, atau senior yang kerap melakukan bullying.

Entah itu karena mata kuliahnya, kuis, ujian, atau pun tugas akhir. Belum lagi ada beberapa dosen yang maunya aneh-aneh, suka marah-marah atau bahkan mempersulit tugas akhirmu.

So Nggak heran kalau beberapa tahun belakangan ini banyak terjadi kasus mahasiswa bunuh diri karena masa kuliah,tentunya bunuh diri bukan lah suatu solusi.

Lapangan Perkerjaan Yang belum Pasti

Banyak lulusan perguruan tinggi masih menganggur atau dalam kasus lainnya.

Banyak lulusan pendidikan tinggi bekerja tidak sesuai dengan kualifikasinya selama menempuh pendidikan.

Di sisi lain, banyak pula sektor yang membutuhkan tenaga kerja tapi sepi pelamar lantaran kurangnya kualifikasi keterampilan yang dibutuhkan.

Baca juga   Dilarang Terbang, Lion Air dan Citilink Bawa Penumpang Positif Covid-19

Pendidikan umum mencetak banyak sarjana, tapi tidak match dengan kebutuhan lapangan kerjanya. Dalam proses rekruitmen tenaga kerja, banyak sekali terjadi dismatch

Kesempatan kerja yang naik kalau tidak diimbangi dengan kualitas, tentunya tidak akan menolong banyak.

Yang namanya bisnis, perusahaan, pasti membutuhkan tenaga kerja yang qualified.

Banyak generasi milenium pasti menghadapi kecemasan yang tidak harus terjadi dan itu menyebabkan tingkat stres meningkat.

Stres adalah hal normal yang pernah dialami oleh setiap orang. Stres yang normal bisa memberikan dampak positif, misalnya membantu Anda bekerja lebih cepat ketika sedang mengejar masa tenggat waktu.

Namun hati-hati, kondisi stres bisa berdampak negatif jika sering terjadi dan berkepanjangan.

Orang yang tidak mampu mengendalikan stres yang dialaminya dapat mengalami nyeri kepala, nyeri perut, gangguan tidur, penyakit tertentu, dan depresi.

Finally demikian cara-cara menghilangkan stres yang bisa Anda terapkan sendiri di rumah, harap diingat bahwa manajemen stres memerlukan komitmen jangka panjang, ini adalah upaya yang sifatnya terus-menerus.



Continue Reading

Milenial

Menciptakan Suasana Baru Membawakan Acara Dengan Berpantun

Published

on

By

Menciptakan Suasana Baru Membawakan Acara Dengan Berpantun

Gencil News- Dalam membawakan acara kita sebagai MC harus bisa menciptakan suasana yang baru. Salah satunya adalah mengkreasikan acara. Salah satunya adalah dengan pantun.

Berikut pantun untuk membuka acara perkenalan dan pembuka :

Pantun perkenalan

1.Hujan-hujan makan jagung

Jagung bakar buatan mama

Tak kenal maka tak sayang

Perkenalkanlah nama saya

2.Liburan pergi ke desa

Di desa menaiki kuda

Jika ada yang belum kenal saya

Perkenalkanlah nama saya

3.Ayam berkokok di pagi hari

Membuka mata membuka jendela

Mari bersama membuka acara ini

Semoga lancar sesuai rencana

4.Ikan lohan ikan arwana

Sungguh mahal itu harganya

Mari berpantun bersama saya

Para hadirin semuanya

5.Jalan-jalan ke Surabaya

Baca juga   Pengamat: Staf Khusus Presiden Milenial Harus Diarahkan dengan Baik

Tak lupa beli manisan

Ini pantun dari saya

Untuk para tamu sekalian

Pantun pembukaan

1.Sayur bayam buah tomat

Sangat sehat untuk dimakan

Salam saya untuk yang terhormat

Para tamu acara sekalian

2.Ayam betina ayam jantan

Suka sekali diberi ikan

Kepada para hadirin sekalian

Salam sapa saya ucapkan

3.Pagi hari makan manisan

Makan manisan di kota Padang

Baca juga   Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 SD Tema 9

Selamat datang saya ucapkan

Kepada para tamu yang sudah datang

4.Ada tumbuhan

Ada binatang

Salam hangat saya ucapkan

Untuk para tamu yang sudah datang

5.Buah nangka buah semangka

Sungguh manis itu rasanya

Selamat pagi hadirin semua

Sebentar lagi acara dibuka

6.Pagi-pagi makan ketupat

Makan bersama saudara-saudari

Kuucapkan salam hormat

Kepada peserta acara ini

7.Buah durian buah pepaya

Sungguh itu manis rasanya

Selamat malam para hadirin semua

Acara ini akan segera dibuka

Continue Reading

Milenial

HIPMI Kota Pontianak Siap Menjadi Wadah Bagi Pengusaha Muda

Published

on

By

HIPMI Kota Pontianak Siap Menjadi Wadah Bagi Pengusaha Muda
Silaturahmi Pengurus BPC HIPMI Kota Pontianak dengan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono

Gencil News – HIPMI Kota Pontianak melakukan silaturahmi dengan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Silaturahmi tersebut membahas terkait bagaimana peran HIPMI Kota Pontianak dalam membantu pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi Covid-19.

Wako Pontianak mengajak HIPMI Kota Pontianak untuk bersinergi mengembangkan bagian pasar tradisional yang kosong di Pontianak sebagai tempat kreatifitas anak muda Pontianak dalam berwirausaha.

“Saya juga ingin mengonsep pasar tradisional seperti pasar tengah, pasar teratai dan lain yang bisa anak muda manfaatkan,” ujar Edi Kamtono, Kamis, (23/09/2021).

Jenis usaha yang bisa diisi sesuai dengan kebutuhan anak muda, seperti kaos dan pernak pernik lainnya. Ia meminta kepada HIPMI Kota Pontianak untuk mengoperasionalkan hal-hal semacam itu karena mubazir jika tidak ada yang memanfaatkannya.

Baca juga   Keistimewaan Hari Jum'at Dan Amalannya

Sebagai generasi muda, HIPMI Kota Pontianak juga ingin ikut andil dalam membantu pemerintah menangani Covid-19. Dengan itu HIPMI berencana akan melaksanakan vaksinasi massal untuk masyarakat dan pemuda.

“HIPMI Kota Pontianak siap bersinergi dengan Pemkot Pontianak. Harapannya akan bermunculan pengusaha muda Pontianak sehingga ekonomi bisa bangkit lagi,” ujar Ketum BPC HIPMI Kota Pontianak, Andi Dhirgam Charnova.

Menurut Andi Dhirgam bonus demografi saat ini perlu dimanfaatkan secara maksimal.

“HIPMI itu kan kebetulan ada 10 bidang, jadi nanti ketua-ketua bidang yang akan mengembangkan masing-masing bidang,” terang Ketua HIPMI Kota Pontianak, Andi Dhirgam Charnova kepada Wako Edi

Nantinya masing-masing ketua bidang dalam kepengurusan HIPMI Kota Pontianak ini akan mengembangkan masing-masing jabatannya sesuai fungsinya.

Baca juga   Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 SD Tema 9

“Satu komando dari ketum HIPMI Pontianak, namun masing-masing bidang yang akan menjalankan program,” tambahnya

Pengurus HIPMI menerangkan, dalam kepengurusan ini akan mengembangkan industri kreatif, pariwisata, properti dan lain-lain akan terlibat membantu pertumbuhan ekonomi.

Upaya Pengurus HIPMI Kota Pontianak

Ia memaparkan HIPMI memiliki agenda wajib untuk menambahkan semangat berwirausaha.

“Yang kita dorong adalah agar tidak ada lagi pengangguran dan memiliki semangat berwirausaha agar pengusaha muda ini dapat menikmati hasilnya dari usaha sendiri,” paparnya

Pengurus HIPMI juga berharap keberadaan HIPMI Kota Pontianak bisa menjadi wadah bagi pengusaha muda di Kota Pontianak.

Mendengar hal ini, Wako Edi mendukung tujuan mulia dari HIPMI Kota Pontianak agar pemuda yang baru lulus sekolah atau kuliah dapat menjadi pengusaha dan tidak bergantung untuk menjadi karyawan sebuah perusahaan.

Baca juga   Pengamat: Staf Khusus Presiden Milenial Harus Diarahkan dengan Baik

“Mari kita sinergikan dengan pemkot, agar bisa sama-sama menempatkan SDM ke bidang dan kemampuannya,” ujar Edi Kamotono

Continue Reading

Milenial

Wanita Inspiratif Dimasa Pandemi Sumbang Persediaan Logistik Medis

Published

on

By

Wanita Inspiratif Dimasa Pandemi Sumbang Persediaan Logistik Medis
Stephanie Cecillia Munthe

Gencil News – Finalis Puteri Indonesia 2020 Stephanie Cecillia Munthe termasuk wanita inspiratif yang tergerak membantu sesama di masa pandemi. Dokter gigi cantik ini membuat yayasan non profit untuk tenaga kesehatan.

Stephanie Cecillia Munthe yang berprofesi sebagai dokter gigi memiliki latar belakang pendidikan di bidang komunikasi. Ia pun aktif di beberapa organisasi sosial sebagai Founder of Medication (Medical Talk and Communication). Head of Public Health Department Rumah Millenial dan Sie Marketing AWMI (Asosiasi Wisata Medis Indonesia).

Mengutip dari Wolipop.com, Stephanie mengungkapkan bagaimana dia memutuskan mendirikan Medical Talk and Communication. Ini merupakan sebuah organisasi non profit untuk para pekerja kesehatan.

Organisasi yang didirikannya itu menyumbangkan persediaan logistik seperti minuman kesehatan dan pembersih tangan. Bantuan ini ia berikan kepada pekerja medis yang berjuang di garda depan penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga   Tanpa Mahasiswa, Kota Pelajar Sepi, Bisnis Kecil Kesulitan di Tengah Pandemi

Cerita Stephanie Mendirikan Organisasi Non Profit Tenaga Kesehatan

Stephanie Cecillia mendirikan Medical Talk and Communication pada Februari 2019. Selain oleh Stephanie, organisasi tersebut didirikannya bersama beberapa rekan tenaga kesehatan lainnya. Stephani mengawalinya dengan rasa cemas akan dampak dari miskomunikasi dan kesenjangan antar tenaga kesehatan di masa pandemi.

“Jadi awalnya terbentuk dari komunitas saja. Untuk menyuarakan isu-isu kesejahteraan dan mutual respect di berbagai macam profesi kesehatan,” kata Stephanie, Minggu (16/8/2021).

Stephanie mengungkapkan alasan mendirikan yayasan tersebut, karena adanya kesenjangan di antara tenaga kesehatan. Dia dan rekan-rekannya juga ingin meningkatkan awareness atau kesadaran akan semangat kolaborasi antar nakes.

“Banyak sekali masalah-masalah manajemen pelayanan kesehatan, seperti miskomunikasi antar tenaga kesehatan. Kurang adanya respect antar profesi kesehatan. Yang ujung-ujungnya yang mengakibatkan pelayanan kesehatan itu tidak optimal,” tuturnya.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING