Gaya Hidup

Apakah Pemanis Artifisial Lebih Menyehatkan Bagi Tubuh?

Apakah Pemanis Artifisial Lebih Menyehatkan Bagi Tubuh?

Gencil News- Pemanis Artifisial apakah lebih menyehatkan bagi tubuh? dan apakah benar pemanis artifisial adalah alternatif yang baik dibandingkan dengan gula.

Harvard Health Publishing menuliskan bahwa pemanis buatan hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari acesulfameaspartameneotamesaccharinstevia plant extract, dan sucralose.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pengurangan jumlah asupan gula seharusnya lebih baik jika kurang dari 5 persen.

Batas asupan gula bagi tubuh orang dewasa adalah 50 gram atau setara dengan dua belas sendok teh gula/hari.

Sedangkan American Heart Association (AHA) merekomendasikan anak usia 2 sampai 18 tahun untuk tidak mengonsumsi lebih dari enam sendok teh gula dalam menu makanannya sehari-hari.

Baca juga   Rusia Bisa Serang AS dengan Serangan Siber

Rekomendasi tersebut tidak mencakup gula yang ada secara alami pada susu, buah atau sayuran.

Bahaya pemanis buatan untuk kesehatan sangat beragam, mulai dari meningkatkan risiko kanker hingga berbagai penyakit kronis lainnya.

Salah satu bahaya pemanis buatan yang sering menimbulkan efek samping berupa sakit kepala, migrain, kejang, dan sebagainya. Namun, penelitian lain menyatakan bahwa tidak ada efek samping terhadap konsumsi pemanis buatan.

Baca juga   Jama'ah Ustad Abdul Shomad di Mempawah Wajib Sudah Divaksin

Meskipun demikian, hal ini terjadi karena ada beberapa orang yang lebih sensitif terhadap senyawa yang terkandung dalam pemanis buatan.

Sampai hari ini penggunaan pemanis artifisial masih kontroversial dan membutuhkan riset lebih lanjut, tetapi pemanis buatan relatif aman untuk dikonsumsi jika masih dalam batasan yang normal.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

To Top