Kenali Perbedaan Antara Surat Tilang Biru dan Merah
Connect with us

Tips

Kenali Perbedaan Antara Surat Tilang Biru dan Merah

Published

on

Kenali Perbedaan Surat Tilang Biru dan Merah
Sumber Foto : istimewa

Bagi pengendara yang melanggar tata tertib berlalu lintas maka polisi akan memberikan sanksi tilang berupa surat tilang kepada pengendara.

Selanjutnya, surat tilang yang berlaku saat ini ada dua jenis perbedaannya antara warna biru dan merah maka itu kenali perbedaannya.

Tak sedikit pengendara yang mengerti perbedaannya, sehingga saat penilangan langsung begitu saja menerima slip tersebut.

Surat Tilang Biru

Pertama kenali surat tilang berwarna biru. slip biru kepada akan dberikan kepada pengguna jalan yang terbukti melakukan pelanggaran.

Apabila pengguna jalan tersebut mengakui kesalahan atau pelanggaran yang pengguna lakukan tanpa keberatan.

Dengan kata lain, slip warna biru ini berlaku kepada pelanggar yang mau menerima dakwaan pelanggaran yang tertuju kepadanya.

Petugas langsung memberikan surat bukti pelanggaran tersebut tanpa ada masalah antara kedua belah pihak.

Sehingga pelanggar bisa langsung membayar denda yang harus ia tanggung atas pelanggaran yang ia lakukan tanpa harus menjalani proses sidang.

Pelanggar akan mendapatkan kode pembayaran BRIVA untuk melakukan pembayaran denda melalui ATM atau BRI.

Surat Tilang Merah

Surat tilang merah ini akan petugas berikan kepada pelanggar tata tertib lalu lintas yang tidak mau menerima atau keberatan atas tuduhan pelanggaran.

Dalam kasus ini, apabila pelanggar merasa keberatan atas sanksi pelanggaran maka ia akan memiliki kesempatan untuk membela diri bahwa ia tidak bersalah.

Dengan kata lain, pelanggar bisa menyampaikan pembelaannya pada sidang yang harus ia ikuti.

Apabila ada pelanggar yang merasa keberatan dan ingin melakukan pembelaan, maka petugas akan memberikan surat bukti pelanggaran atau slip berwarna merah.

Dalam surat ini pelanggar akan mengikuti sidang untuk membuktikan bahwa ia tidak bersalah.

Apabila putusan sidang terbukti tidak bersalah, maka orang tersebut bisa mengambil barang bukti yang sudah disita tanpa membayar denda.

Tetapi bila terbukti bersalah, maka pelanggar harus membayar denda yang ditentukan agar bisa membawa pulang barang bukti yang sudah disita.

Dengan demikian itulah penjelasan perbedaan antara surat tilang berwarna merah dan biru.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tips

5 Cara Alami Mengatasi Wajah Berminyak dan Kusam dengan Mudah

Published

on

5 Cara Mengatasi Muka Berminyak dan Kusam dengan Mudah

Cara alami mengatasi wajah berminyak jika tidak tepat, bisa merangsang munculnya jerawat bahkan muka menjadi kusam dengan mudah.

Wajah berminyak kerap membuat wanita tak nyaman dikarenakan debu dan bakteri mudah menempel. Keadaan ini juga menyebabkan wajah mudah berjerawat.

Produksi minyak berlebih bisa menjadi sumber jerawat yang muncul pada wajah, Sehingga Hal ini bisa sangat mengganggu

Untuk mencegah ini terjadi sekaligus membuat kulit tetap sehat, Maka lakukan 5 Cara Alami Mengatasi Muka Berminyak dan Kusam dengan Mudah

Buah Timun

Cara mengatasi wajah berminyak dan berjerawat pertama dengan menggunakan mentimun. Mentimun biasanya untuk menyegarkan wajah dan mengatasi wajah berminyak dan berjerawat.

Hanya dengan menggosokkan irisan mentimun dingin ke seluruh permukaan wajah, terutama pada zona T. Lakukan setiap malam dan kamu akan merasakan perubahannya.

Buah Tomat

Selain itu, wajah yang terlalu berminyak akan terlihat lebih kusam. Tenang, kamu bisa mengatasinya dengan masker tomat.

Perawatan rutin dengan menggunakan buah tomat dapat mengatasi wajah berminyak secara alami. Haluskan buat tomat segar lalu campur dengan madu.

Setelah itu oleskan ke permukaan wajah secara merata dan diamkan selama 15 menit. Bilas wajah dengan air hangat hingga bersih lalu keringkan. Lakukan kebiasaan ini secara rutin agar terhindar dari wajah berminyak dan kusam.

Buah Pisang

Menurut pakar dermatolog New York, David Bank. pisang mengandung seng dan vitamin C yang dapat membantu mengontrol minyak alami pada kulit wajah. Dengan demikian, pisang cocok sebagai masker untuk kulit berminyak.

Anda bisa menggunakan pisang sebagai masker wajah dengan cara mencampurkannya dengan madu dan perasan buah lemon. Diamkan selama 15 sampai 20 menit dan bilas menggunakan air hangat.

Hindari makanan berminyak

Salah satu penyebab wajah berminyak adalah makanan yang biasa sering anda makan.

Jika anda memiliki kulit wajah yang berminyak, sebaiknya kurangi makanan berminyak dan berlemak tinggi seperti gorengan dan junk food. Kamu bisa menggantinya dengan buah dan sayur.

Rajin mengkonsumsi buah dan sayur tidak hanya akan membantu mengontrol kadar minyak, tapi juga bisa membuat wajah jadi lebih sehat dan bercahaya.

Jangan lupa juga seimbangkan dengan konsumsi air putih. Hal ini sangat memiliki banyak manfaat, salah satunya dapat mengontrol kadar minyak.

Konsumsi Sayuran Hijau

Sayuran hijau adalah makanan kaya serat. Selain bagus untuk pencernaan, serat juga membantu membersihkan kulit Anda dan mengatur produksi minyak.

Agar wajah tidak berminyak, konsumsilah sayur seperti bayam, brokoli, dan kale yang memiliki serat tinggi dan nutrisi penting lainnya.

Continue Reading

Tips

Manfaat Membuat Sumur Resapan pada Area sekitar Rumah

Published

on

Manfaat Membuat Sumur Resapan pada Area sekitar Rumah
Sumber Foto : Warta pala/ ilustrasi pada gambar sumur resapan

Sumur resapan memudahkan air hujan terserap ke dalam tanah sehingga aliran air pada permukaan tanah juga bisa terminimalisir.

Sumur resapan adalah salah satu teknik untuk mengurangi aliran air pada permukaan tanah ketika musim hujan.

Melalui lubang seperti sumur ini, air hujan akan langsung masuk ke dalam tanah dan memiliki waktu lebih banyak untuk terserap. Dengan demikian, jumlah cadangan air tanah pun lebih banyak.

Prinsip utama sumur ini adalah memperluas bidang penyerapan dan teknik konservasi air ini merupakan upaya manusia untuk mempertahankan, meningkatkan, dan mengembangkan daya guna air.

Caranya adalah dengan menambah besar tampungan air tanah, mengurangi dimensi jaringan drainase, mencegah intrusi air laut, dan mengurangi tingkat pencemaran tanah.

Manfaat membuat Sumur Resapan pada area sekitar rumah

1. Menghalau Genangan Air Hujan

Salah satu manfaat sumur resapan adalah untuk meresap air hujan.

Ketika tanah tidak lagi mampu menyerap setiap tetes air hujan, maka sumur akan berfungsi seperti parit yang menampung kelebihannya.

Sehingga hunian terhindar dari bahaya banjir saat debit hujan tinggi.

2. Menampung Sumber Air untuk Keperluan Konsumsi

Sumur resapan hanya akan menampung air hujan, tidak tercampur dengan limbah cair rumah tangga.

Pembangunannya pun harus jauh dari parit dan septic tank agar air yang tertampung tetap bersih.

Sehingga dapat menjadi alternatif sumber air untuk keperluan konsumsi.

Keperluan konsumsi yang dimaksud adalah konsumsi sebagai air minum dan juga sebagai bahan makanan sehari-hari.

3. Sumber Air Bersih untuk Mencuci

Manfaat selanjutnya bisa menjadi penampungan air bersih untuk kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan.

Misalnya saja mandi, mencuci pakaian, mencuci peralatan makan, dan lainnya.

Mencuci dengan menggunakan air yang berasal dari sumur resapan akan jauh lebih aman dan bersih dibanding menggunakan air dari aliran sungai.

4. Menjaga Kelembaban Tanah Sekitar

Tanah yang berada pada area sumur resapan akan terjaga kelembabannya.

Sehingga sangat cocok untuk bercocok tanam.

Meski begitu, jangan menanam terlalu dekat dengan sumur, sebab tanah yang terlalu basah juga bisa merusak akar tanaman.

Continue Reading

Tips

Memilih Tabir Surya Berdasarkan Jenis Kulit

Published

on

Memilih Tabir Surya Berdasarkan Jenis Kulit
Sumber Foto : istimewa

Tabir Surya atau sunscreen mengandung SPF adalah krim yang melindungi kulit dari sinar matahari. atau juga perlindungan langsung ke kulit.

Beda orang, beda pula jenis kulitnya. Ada yang memiliki jenis kulit kering atau berminyak, lainnya mungkin sensitif.

Keberadaan tabir surya pada Negara yang beriklim tropis sangat penting keberadaannya.

Selain untuk mencegah munculnya tanda penuaan pada kulit seperti keriput. juga mencegah kulit kasar dan bintik hitam.

Berdasarkan American Academy of Dermatology setiap orang harus memakai tabir surya dengan minimal kandungan SPF 15.

Selain memperhatikan kadar SPF, penting juga untuk mengetahui seberapa luas perlindungannya.

Kadar SPF umumnya hanya menunjukkan seberapa baik pelembap tersebut menangkal sinar ultraviolet (UV B), sebagai penyebab kanker kulit dan kulit terbakar.

Padahal, sinar ultraviolet tipe A (UV A) juga sebaiknya bisa dicegah, karena dapat menyebabkan risiko kanker kulit.

Untuk itu, jenis pelembap mengandung SPF yang sebaiknya Anda pilih adalah yang berspektrum luas. Dengan begitu, perlindungan yang Anda dapatkan menjadi lebih maksimal.

Jenis kulit apa yang Anda miliki saat ini? Pastikan Anda memilih tabir surya yang tepat.

1. Kulit Kering

Kulit kering memiliki kadar minyak yang sedikit dan mudah sekali sensitif. Tekstur kering membuat penampilan kulit jadi garing karena kurangnya kelembaban.

Maka dari itu, sunscreen yang mengandung krim pelembab sangat cocok untuk tipe kulit ini dengan kadar SPF 50+.

Ada berbagai jenis pelembab yang biasanya menyertai produk sunscreen seperti minyak, lanolin, dan silikon. pahami dan pelajari kebutuhan kulit anda.

2. Kulit Berminyak

Kulit berminyak merupakan salah satu yang paling bermasalah karena bagian hidung, pipi, dan dahi biasanya mengalami kelebihan minyak.

Solusinya, untuk pemilik kulit berminyak, sunscreen berbahan dasar air (aqua) karena menyebabkan efek mengeringkan dan tidak membuat kulit semakin berminyak.

Selain itu, sunscreen berbahan dasar aqua juga memiliki efek menenangkan kulit dan jerawat yang timbul. gunakan SPF 35+ untuk kulit berminyak.

3. Kulit Sensitif

Mereka yang kulitnya sensitif sebaiknya memakai sunscreen yang mengandung zinc oxide murni karena bahan ini hampir tidak pernah menyebabkan iritasi atau alergi.

4. Kulit Normal

Kalau kulit Anda normal, maka sunscreen dalam bentuk losion adalah yang terbaik. Sunscreen SPF 15 dalam bentuk losion dapat memberikan kelembaban yang pas tanpa membuat wajah tampak kering atau berminyak.

5. Kulit Bermasalah

Mereka yang mengalami gangguan kulit seperti lupus dan rosacea mungkin harus memilih sunscreen bertipe ringan.

Carilah bahan zinc oxide atau titanium dioxide, ketimbang produk yang sarat bahan kimia seperti PABA (para-aminobenzoic acid), oxybenzone, dioxybenzone, atau sulisobenzone.

Dan kalau Anda mengalami iritasi kulit atau alergi, hindari juga sunscreen yang mengandung alkohol, zat pengawet, atau parfum tambahan.

6. Kulit Gelap

Walaupun tidak mengalami sunburn, kulit gelap yang mengalami tanning juga bisa rusak DNA-nya akibat paparan sinar UV.

Maka dari itu, pemilik kulit gelap tetap perlu mengoleskan sunscreen dan krim pelembab.

Continue Reading

TRENDING