Connect with us

Travel

10 Tempat Wisata Alam Indah Kalimantan Barat

Published

on

Gencil News– 10 Tempat wisata alam indah kalimantan barat. Wisata ini bisa ditelusuri dalam setiap jejak wilayah kalimantan barat yang luas. Provinsi yang lahir pada tahun 1957 ini memiliki julukan sebagai provinsi “Seribu Sungai”. Tak mengherankan memang karena kondisi geografis Provinsi Kalimantan Barat penuh dengan sungai, baik sungai besar maupun kecil.

10 Tempat wisata alam indah kalimantan barat. Tempat wisata di Kalimantan Barat memang sangat beragam. mulai dari wisata budaya, wisata alam hingga wisata bahari yang hingga kini masih belum sepenuhnya tereksplorasi untuk terus digali potensi wisatanya.

Berikut beberapa tempat wisata menarik yang dimiliki Provinsi Kalimantan Barat dalam beberapa Kabupaten dan Kota.

Air Terjun Merasap

Air terjun dengan ketinggian 20 meteran ini memiliki lebar air terjun 8 meter. Dengan ketinggian tebing yang cukup lumayan sering digunakan oleh para pecinta rappelling (menuruni tebing dengan menggunakan tali). berlokasi di wilayah kabupaten bengkayang, air terjun ini memiliki debit air yang sangat besar serta cukup deras arus nya. digunakan oleh para pecinta arung jeram yang suka memacu adrenalin di sungai Air Terjun Merasap.

Desa Wisata Malemba

untuk menuju desa malemba anda bisa menggunakan perahu motor dengan menyusuri indahanya Danau Sentarum. Desa Malemba yang cukup berdekatan dengan Taman Nasional Danau Sentarum menjadi primadona destinasi wisata alam di Kabupaten Kapuas Hulu. dengan memiliki sekitr 15 danau seperti Danau Merebung yang berlokasi di Dusun Meliau yang menjadi surga bagi para pemancing mania. Banyak ikan-ikan besar yang menghuni Danau Merebung dan salah satunya adalah ikan arwana. Selain itu masih banyak danau-danau indah lainnya yang berada di Desa Wisata Malemba.

Goa Beluan

berada wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu. wilayah Kecamatan Hulu Gurung memang memiliki potensi wisata yang sungguh luar biasa. di daerah ini ada Goa Beluan yang berlokasi di Desa Tepuai yang jaraknya tidak begitu jauh dan waktu tempuhnya hanya 45 menitan saja. Bagi penyuka caving mungkin Goa Beluan bisa menjadi destinasi favorit kamu. Goa yang cukup besar serta memiliki lorong-lorong yang cukup dalam sngat menarik untuk dieksplorasi.

Jembatan Gantung Dusun Meliau

Dusun Meliau yang berada di dalam Desa Melemba, Kecamatan Batang Lupar adalah Dusun dimana Danau Merebung berada. di dusun meliau ini ada jembatan Gantung. Yang cukup menarik ialah pada bagian kanan kiri jembatan tumbuh pepohonan yang cukup rapat hingga membuat seperti payung alami. Tak jarang wisatawan yang berkunjung di tempat wisata di Kalimantan Barat selalu mengambil beberapa jepretan di Jembatan Gantung Dusun Meliau.

Lubuk Semah

berada di Desa Tekalong yang masih di dalam wilayah Kecamatan Mentebah ada Lubuk Semah. di lubuk semah ada sungai yang jernih sehingga anda bisa melakukan snorkling ke dalam sungai yang berada di tengah tengah hutan pedalaman kalimantan.

Rumah Betang Melapi

Disebut juga sebagai rumah panjang yang dihuni oleh Suku Dayak Melapi yang jumlahnya sekitar 50 kepala keluarga. Hampir sama dengan rumah betang lainnya yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu. Masyarakatnya masih menjaga tradisi warisan leluhur hingga saat ini. Jadi ketika kamu berkunjung ke rumah betang yang sudah menjadi tempat wisata di Kalimantan Barat ini masih bisa melihat berbagai macam upacara adat yang sering dilakukan.

Rumah Pohon Betung Kerihun

Rumah pohon yang terbuat dari kayu tersebut berdiri tepat di atas sungai yang memiliki kualitas air sangat jernih serta pepohonan yang cukup rimbun di segala sisinya. Tempat wisata di Kalimantan Barat ini memang banyak didominasi pengunjung yang mayoritas anak-anak muda yang rata-rata senang berselfie. Rumah Pohon ini berada di Taman Nasional Betung Kerihun

Sungai Kapuas

Sungai Kapuas memiliki panjang hingga 1.143 km yang berhulu di Danau Sentarum. Semakin lengkap bukan, berwisata menyusuri Sungai Kapuas kemudin berlanjut menikmati Taman Nasional Danau Sentarum. Kamu juga bisa melihat indahnya hutan Kalimantan Barat yang masih cukup terlindungi keasriannya 

Kepulauan Karimata

Memang masih sedikit pengunjung yang mengunjungi Kepulauan Karimata, hal ini dikarenakan mahalnya perjalanan menuju ke Kepulauan Karimata. Hanya bisa menggunakan perahu motor yang membutuhkan waktu setidaknya 8 jam perjalanan dari Pontianak atau Ketapang atau dari Kayong Utara. Namun perjalanan selama itu akan hilang seketika rasa capeknya setelah menginjakkan di pulau yang disebut sebagai “Mutiara Khatulistiwa”

Taman Wisata Mangrove Sukadana

Tempat wisata di Kalimantan Barat ini menghadirkan view yang sangat berbeda. anda bisa menikmati sejuk nya hutan mangrove. Obyek wisata di Kayong Utara ini memang lagi ramai-ramainya dikunjungi wisatawan, karena memang memiliki spot selfie yang sangat menarik. Seperti mengambil jembatan kayu yang ada di dalam hutan mangrove sebagai background photo. Untuk lokasi Taman Wisata Mangrove Sukada berada di dalam wilayah Kecamatan Sukadana.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Travel

Tips Bungy Jumping Bagi Pemula

Published

on

Di dunia ini banyak sekali olahraga ekstrim dan menantang. Salah satu olahraga yang cukup mampu memompa adrenalin adalah bungy jumping atau terjun lenting. Awalnya, nama bungy adalah nama sebuah merek penghapus. Kata bungy jumping muncul pertama kali pada tahun 1930. Pada saat itu orang melakukan bungy jumping dengan menggunakan tali yang terbuat dari tanaman menjalar. Sekilas melakukan bungy jumping memang sangatlah mudah, hanya butuh mencari tempat tinggi lalu kita melompat dari sana. Namun ternyata olahraga yang berasal dari Selandia Baru ini tidaklah semudah itu. Banyak hal yang perlu diperhatikan agar tidak berakibat fatal.

(more…)

Continue Reading

Headline

Riam Manajur Wisata Alam Yang Belum Terpublikasi Luas

Published

on

GENCIL NEWS, BENGKAYANG –Riam Manajur Wisata Alam Yang Belum Terpublikasi Luas. Kabupaten Bengkayang dikenal dengan sejuta pesona wisata air terjunnya. Salah satunya adalah Riam Manajur yang baru-baru ini mulai dikenal oleh masyarakat.

Riam Manajur Wisata Alam Yang Belum Terpublikasi Luas. Riam Manajur merupakan satu dari destinasi wisata air terjun yang terletak di Dusun Laek, Desa Bengkilu, Kecamatan Tujuhbelas, Kabupaten Bengkayang. Tepatnya di titik koordinat (1”00.369’ N, 109”46.301’ E) atau sekitar 226,6 KM dari Kota Pontianak.

Riam Manajur Wisata Alam Yang Belum Terpublikasi Luas

Riam Manajur Wisata Alam Yang Belum Terpublikasi Luas

Kira-kira 2 jam perjalanan menuju Dusun Laek, perjalanan ditempuh sekitar 1 jam dengan kondisi track jalan tanah yang licin, menanjak, menurun, dan pastinya menyenangkan karena disuguhi panorama hutan hujan tropis yang masih alami.

Setelah melakukan tracking menggunakan kendaraan roda dua, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki, menuruni punggung bukit yang areanya di dominasi bebatuan dengan elevasi yang datar di hadapan Air terjun manajur ini.

Kondisi Riam Manajur ini masih sangat alami, dengan air yang jernih, lingkungan yang masih terjaga dengan baik, udara yang masih segar, dan vegetasi tertutup rapat membentuk iklim mikro. Terbukti masih terdapat tumbuhan Begonia spp yang merupakan indikator hutan lembab yang masih terjaga kelestariannya, ditambah masih sering dijumpai burung Enggang yang merupakan hewan langka yang dilindungi.

Riam Manajur memang baru-baru ini dikenal, masih sangat jarang dikunjungi, namun kini menjadi objek wisata yang wajib dikunjungi karena kelestarian alamnya.

Keindahan tebing bebatuan acsesoris dari air terjun merupakan pemandangan yang indah mempesona. Hutan yang masih hijau, ditemani suara-suara burung yang berkicau, sungguh dapat melepas selaga penat lelah. Sangat direkomendasikan bagi teman-teman untuk berlibur ke sini.

Melihat potensi yang ada maka perlu adanya peran penting Pemerintah untuk mengelolanya dengan baik. Agar potensi tersebut dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan daerah, baik dari segi ekonomi, sosial masyarakat, dan juga pelestarian lingkungan hidup.

Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Pariwisata tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Melalui peraturan ini ditentukan ruang lingkup pedoman pengelolaan meliputi,

(a) pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan,

(b) pemanfaatan ekonomi untuk masyarakat lokal,

(c) pelestarian budaya bagi masyarakat dan pengunjung dan

(d) pelestarian lingkungan.

Kontribusi yang dapat diberikan dari destinasi wisata terkait kepada pendapatan daerah atau provinsi: pendapatan yang diperoleh dari wisatawan yang datang, pergerakan ekonomi masyarakat sekitar lokasi wisata, dan semakin dikenalnya lokasi-lokasi wisata yang terdapat di Kalimantan barat.

Continue Reading

Travel

Suku Inca Abad 14 Maju Dalam Pengobatan dan Peradaban

Published

on

Suku Inca Abad 14 Maju Dalam Pengobatan dan Peradaban

Gencil News- Suku Inca Abad 14, Maju Dalam Pengobatan dan Peradaban. Suku Inca pertama kali muncul di wilayah Andes selama abad ke-12 M. dan secara bertahap membangun kerajaan besar melalui kekuatan militer kaisar mereka.

Dikenal sebagai Tawantinsuyu, negara Inca membentang jarak dari Ekuador utara ke Chili tengah dan terdiri dari 12 juta penduduk dari lebih dari 100 kelompok etnis yang berbeda pada puncaknya. Setelah lebih dari 2 abad pendirian pemukiman di Cuzco, pada 1442 suku bangsa Inca melakukan ekspansi besar-besaran di wilayah Amerika Selatan.

Huayna Picchu, Peninggalan Suku Inca yang Mempesona
Huayna Picchu, Peninggalan Suku Inca yang Mempesona foto : navirimagazine

Sistem pertanian dan jalan yang dirancang dengan baik, bersama dengan agama dan bahasa yang terpusat, membantu mempertahankan negara yang kohesif.

Terlepas dari kekuatan mereka, suku Inca dengan cepat kewalahan oleh penyakit dan persenjataan superior penjajah Spanyol, benteng terakhir dari kerajaan besar mereka yang diambil alih pada tahun 1572.

Suku Inca pertama kali muncul di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Peru tenggara selama abad ke-12 M. Menurut beberapa versi mitos asal mereka, mereka diciptakan oleh dewa matahari, Inti, yang mengirim putranya Manco Capac ke Bumi melalui tengah-tengah tiga gua di Desa Paccari Tampu.

Setelah membunuh saudara-saudaranya, Manco Capac memimpin saudara perempuan dan pengikutnya melalui hutan belantara sebelum menetap di lembah subur dekat Cusco sekitar tahun 1200.

Suku Inca mulai memperluas kepemilikan tanah mereka pada masa pemerintahan kaisar keempat mereka, Mayta Capac. Namun, mereka tidak benar-benar menjadi kekuatan yang ekspansif sampai kaisar kedelapan, Viracocha Inca, mengambil kendali pada awal abad ke-15

Suku inca dipercayai sebagai suku yang paling beradab. Hal ini dibuktikan dari banyak peninggalan mereka yang luar biasa dan bikin tercengang. Salah satunya adalah deretan konstruksi-konstruksi luar biasa yang hingga hari ini masih sering bikin banyak orang terheran-heran. termasuk salah satunya adalah sistem jalan yang ada di Inca.

Percaya atau tidak pada abad 14, bangsa ini sudah bisa membangun sebuah sistem jalan yang sangat kompleks. Ditambah  lagi kemajuan salah satu tindakan medis suku inca yang mampu mengobati penyakit yang ringan-ringan, tapi juga kelas berat.

Salah satu bukti kehebatan medis di masa Inca adalah teknik pengobatan melubangi kepala. Metode ini dipakai ketika seseorang menderita sakit yang amat berat di bagian kepala atau cidera parah.

Kemudian dilakukan semacam pemotongan tulang tengkorak untuk mengobati hal tersebut. Sangat ekstrem, tapi teknik ini berhasil dengan 90 persen korban selamat dan sehat. Yang mana kala itu belum mengenal alat medis.

Continue Reading

TRENDING