Menparekraf Sandiaga pastikan pembangunan 5 destinasi Target 2021
Connect with us

Travel

Menparekraf Sandiaga pastikan pembangunan 5 destinasi Target 2021

Published

on

Menparekraf Sandiaga pastikan pembangunan 5 destinasi Target 2021
Sumber Foto: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan pembangunan dan pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP) akan menjadi target utama pada 2021.

Kemenparekraf berharap bisa bekerja cepat dan melakukan konsolidasi secara internal maupun eksternal.

Kemenparekraf juga ingin lekas dalam mengatasi dampak dari pandemi Covid-19 pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melansir dari kontan. Sandiaga juga menerangkan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan telah meminta agar pembangunan 5 DSP tersebut menjadi prioritas.

Karenanya, Kemenparekraf akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait lainnya.

“Kita harus bergerak cepat, team work harus betul-betul kuat untuk dapat mengatasi pandemi sekaligus upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, Senin (28/12).

“Saya akan melakukan koordinasi, karena penyiapan infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang lainnya harus dipastikan tereksekusi dengan baik,” ujarnya.

Berbagai koordinasi seperti dengan Kementerian PUPR terkait infrastruktur, Kementerian Perhubungan terkait kesiapan bandara maupun interkoneksi ke destinasi tujuan wisata, juga dengan Kementerian ESDM untuk dukungan jaringan listrik, serta kementerian/lembaga lainnya.

Tidak hanya dari aspek infrastruktur, Sandiaga juga menyebut penyiapan lain juga harus kita lakukan seperti penyiapan destinasi serta kesiapan produk ekonomi kreatif seperti kuliner, fashion, dan lainnya.

Bahkan, Sandiaga juga menyebut penyiapan sumber daya manusia menjadi hal yang penting. Untuk itu, Kemenparekraf akan turut berkolaborasi dengan Kemendikbud.

“Sesuai diskusi saya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya, kita harus persiapkan 5 Destinasi Super Prioritas, harus kita lengkapi fasilitas. Di tengah keterbatasan akibat Covid-19 ini kita harus banyak berkolaborasi,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga mengatakan, fokus saat ini adalah memaksimalkan potensi wisatawan nusantara sebesar 55 juta dari kelas menengah.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Travel

Transformasi Sebuah Gereja di AS Menjadi Masjid

Published

on

Gereja di AS Menjadi Masjid

Di Syracuse, New York, ada sebuah masjid yang sering membuat orang terheran-heran dan bertanya-tanya. Dari nama dan bentuk, bangunan itu terlihat seperti gereja , namun jika masuk ke dalamnya, bisa memastikan itu adalah tempat ibadah muslim. Apa dan bagaimana bangunan itu?

Jika berjalan di blok ke-5 Park Street Syracuse, New York, banyak orang yang barangkali akan terpana dengan papan nama besar bertuliskan Masjid Isa Ibn Maryam, Mosque of Jesus, Son of Mary. Pertama, karena kata “masjid” yang muncul di papan tersebut, yang jelas menggambarkan bangunan itu merupakan tempat ibadah umat muslim. Kedua kata-kata “Jesus, Son of Mary” atau “Yesus, Putra Maria” yang tidak biasa diungkapkan umat Islam. Tak heran banyak yang bertanya-tanya, apakah bangunan berbata merah dengan dua menara yang menjulang ke langit itu masjid atau gereja?

Masjid Isa Ibn Maryam adalah tempat ibadah umat muslim, bukan gereja. Hanya saja masjid itu menggunakan bangunan yang dulunya adalah gereja. Bangunan itu beralih fungsi menjadi masjid sejak Juni 2014, setelah sebelumnya terbengkalai karena tidak berfungsi sebagai gereja.

Menurut Dr Yusuf Soule, pengelola masjid itu, bangunan tempat ibadah ini disewa dari North Side Learning Center, sebuah organisasi relawan nirlaba di Syracuse yang didirikan pada 2009. North Side sendiri membeli banguan gereja itu, beserta bangunan sekolah di dalamnya, setelah sebelumnya sempat digunakan pemerintah setempat untuk untuk mendukung program pengungsi dan imigrasi.

Mesjid dari gereja (Foto: VOA)
Mesjid dari gereja (Foto: VOA)

Soule mengakui, bukan persoalan mudah untuk mengubah fungsi gereja itu menjadi masjid. Banyak orang, baik dari kalangan umat Kristen maupun kalangan umat muslim, mengaku keberatan dengan peralihan fungsi itu. Namun setelah melakukan perbincangan dengan banyak komunitas, akhirnya gereja itu disepakati perubahan fungsinya.

Pada awalnya, Soule juga mengaku kesulitan memperoleh dukungan muslim. Sejumlah muslim bahkan menolak bersembahyang di masjid itu.

“Sejumlah orang marah pada saya. Sejumlah orang yang tidak mengenal saya juga marah. Banyak muslim merasa bangunan itu bukan tempat ibadah muslim. Namun seiring perjalanan waktu, mereka menerima kehadiran masjid itu. Kini puluhan muslim bersembahyang di sana setiap harinya,” kata Soule.

Mengingat bangunan itu tadinya adalah Gereja Katolik Roma dan bernama Gereja Holy Trinity, tentu banyak sekali simbol-simbol Kristen di dalam dan luar bangunan itu. Komunitas muslim pun terpaksa berhadapan dengan Dewan Preservasi Bangunan Bersejarah Syracuse untuk memperoleh izin membuang dan menganti simbol-simbol itu.

Sebuah mesjid di Norwegia (Foto: Courtesy)
Sebuah mesjid di Norwegia (Foto: Courtesy)

Setelah proses yang cukup panjang, pengurus masjid itu akhirnya diperkenankan untuk mencabut simbol-simbol Kristen, seperti salib, sepanjang tidak mengubah keaslian bentuk bangunan.Pengurus melakukan sedikit perbaikan terhadap dinding, langit dan atap bangunan yang telah kosong selama empat tahun itu.

Para pengurus tidak mengubah dekorasi interior bangunan gereja itu yang merupakan hasil kerajinan tangan. Mereka juga tidak mengganti jendela-jendelanya. Mereka hanya menambahkan ornamen-ornamen bernuansa Islam, seperti hiasan dinding kaligrafi bahasa Arab. Sewaktu berada di dalam masjid itu, banyak pengunjung merasa seolah berada dalam ruangan yang merupakan paduan antara gereja dan masjid.

Yang membedakan Masjid Isa Ibn Maryam dengan masjid-masjid lain adalah, di masjid itu tidak ada pemisah fisik antara tempat ibadah pria dan tempat ibadah perempuan. Mereka juga tidak memiliki imam dan muazin (orang yang mengumandangkan azan) tetap. Alasannya adalah masjid ini untuk semua orang sehingga siapapun dapat menjadi muazin dan atau memimpin shalat.

Sajad Samer adalah seorang remaja pengungsi Afghanistan. Ia senang bisa menjalankamn ibadah di sana.

“Saya berusaha mempraktikan ajaran Islam. Saya sering mengumandangkan azan di sini. Orang-orang di masjid ini mendorong saya untuk menjadi muazin. Saya menjadi muazin beberap kali seminggu di sini,” kata Samer.

Mark Cass, Direktur Eksekutif North Side Learning Center bersyukur bahwa bangunan bekas gereja itu kini menjadi tempat ibadah umat muslim. Ia mengatakan, komunitas muslim di sana memberi manfaat positif bagi masyarakat di sekitarnya.

“Mereka menempatkan diri mereka sebagai komunitas yang mengabdi kepada seluruh masyarakat. Dapur amal mereka terbuka bagi siapa saja tanpa memandang agama, ras dan status sosial. Mereka mengadakan piknik dan berbagai kegiatan musim panas untuk kepentingan warga sekitar,” kata Cass.

Cass mengatakan, jangan percaya begitu saja dengan apa yang muncul di banyak media tentang masyarakat Amerika dan muslim. Menurutnya, masyarakat Amerika sangat terbuka dalam menyambut perbedaan, dan merangkul muslim sebagai bagian dari mereka. 

Continue Reading

Headline

Sejarah Panjang Muslim dan Islam di Amerika

Published

on

Sejarah Panjang Muslim dan Islam di Amerika
Sejarah Panjang Muslim dan Islam di Amerika
Sejarah Panjang Muslim dan Islam di Amerika

Sejarah Panjang Muslim dan Islam di Amerika – Muslim dan Islam memiliki sejarah panjang di Amerika. Barangkali Anda akan terkejut mengetahui sejumlah fakta di Amerika yang ada kaitannya dengan Islam dan Muslim.

Jumlah warga Muslim di Amerika Serikat hanya satu persen dari total populasinya. Tapi, tahukah Anda bahwa Muslim memiliki sejarah panjang di negeri Paman Sam, bahkan sejak benua Amerika ditemukan.

Hussein Rashid, pakar Kajian Timur Tengah dari Columbia University, menceritakan, Muslim tiba di benua Amerika bersama Christopher Columbus.

“Ada Muslim dalam kapal-kapal Columbus. Mereka berlayar menjelajah dunia baru. Sepertiga budak yang diperkerjakan pada kapal-kapal itu adalah Muslim. Gedung Putih sendiri dibangun oleh para budak, termasuk Muslim,“ paparnya.

Columbus menemukan benua Amerika pada 1492. Menurut sejarah, dalam kapal-kapal yang diberi nama Nina, Pinta dan Santa Maria, ada banyak budak kulit hitam yang beragama Islam. Kapal-kapal yang tadinya diarahkan ke Asia untuk mengumpulkan emas, permata dan rempah-rempah di sana itu akhirnya menjelajah dunia baru yang kini disebut Benua Amerika.

Sejak awal berdirinya, Amerika juga menjalin hubungan dengan negara-negara Muslim, termasuk Libya. Lagu Korps Marinir AS bahkan menyebut-nyebut Tripoli, ibukota Libya dalam liriknya. Dan sebagai ungkapan terimakasih terhadap Amerika karena membantu Libya mengatasi perompakan di laut, Libya memberi hadiah simbolik berupa pedang yang belakangan menjadi ornamen penting seragam marinir.

Foto Omar bin Said, tahun 1850, seorang budak Muslim yang menulskan kisah hidupnya dengan tulisan tangan selama menjadi budak. (Foto: Yale University)
Foto Omar bin Said, tahun 1850, seorang budak Muslim yang menulskan kisah hidupnya dengan tulisan tangan selama menjadi budak. (Foto: Yale University)

Thomas Jefferson, presiden Amerika ketiga dari tahun 1801 hingga 1809, juga dikenal sebagai pemimpin negara yang ramah terhadap Muslim. Ia pernah mengadakan jamuan makan malam pada akhir bulan Ramadan untuk para diplomat asing di Gedung Putih.

Yang tak kalah mengejutkan patung Liberty di New York yang menjadi landmark Amerika dan terkenal sebagai simbol kebebasan juga ada kaitannya dengan Muslim. Konon perancangnya mendasarkan desainnya pada perempuan Muslim Mesir.

Di Amerika juga ada kota yang namanya akrab dengan dunia Muslim

“Di Amerika ada kota bernama Allah (baca: allah) di Arizona dan Mahomet, di Illinois. Mahomet itu diberikan meniru nama Nabi Muhammad. Mayoritas penduduk kota itu bukan Muslim. Mereka memberi nama itu sebagai penghormatan terhadap kebudayaan Muslim dan peradaban Muslim,” tambah Rashid.

Bicara mengenai peradaban dan kebudayaan Muslim, tempat peribadatan bagi Muslim juga sudah sejak lama eksis di Amerika. Setidaknya ada dua masjid yang tercatat sebagai masjid tertua di Amerika, yang pertama di Ross, North Dakota, yang didirikan pada 1929, dan yang kedua di Cedar Rapids, Ohio, yang didirikan pad 1934. Masid-masjid atau pusat-pusat kegiatan Islam belakangan juga mengilhami banyak arsitektur gedung-gedung mewah dan terkenal di banyak kota besar di Amerika.

Merebaknya pengaruh Islam di Amerika tak lepas dari pengaruh orang-orang besar seperti pejuang hak-hak sipil Malcolm X dan petinju legendaris Muhammad Ali. Mereka memeluk Islam sewaktu nama mereka masih menjadi sorotan besar di Amerika dan bahkan dunia.

Pejuang hak-hak sipil AS dan seorang Muslim, Malcolm X (kiri) dan petinju Muhammad Ali dalam foto di New York tahun 1964.
Pejuang hak-hak sipil AS dan seorang Muslim, Malcolm X (kiri) dan petinju Muhammad Ali dalam foto di New York tahun 1964.

Kebesaran nama Islam belakangan juga digaungkan Muslim-muslim berpengaruh. Dari dunia politik, ada Rashida Tlaib dan Ilhan Omar, dua politikus vokal yang belakangan ini sering mengguncang iklim politik Amerika. Kedua perempuan anggota DPR AS itu berani mengungkapkan pendapat mereka mengenai masalah Muslim meski menghadapi banyak ancaman pembunuhan.

Dari dunia hiburan, ada Ice Cube, DJ Khaled, French Montana, sementara dari dunia olahraga ada Saquille O’Neal, Ibtihaj Muhammad, dan Dalilah Muhammad.

Yang juga perlu dicatat, keliru bila menduga studio besar televisi di Amerika anti-Muslim. Saturday Night Live, salah satu acara televisi populer yang ditayangkan jaringan televisi NBC, pernah menghadirkan tuan rumah dan bintang musik tamu yang sama-sama Muslim pada satu edisi mereka. Pelawak Dave Chappele — yang dikenal sebagai Muslim berpengaruh di media sosial – membawakan acara itu pada edisi November 2016 yang menghadirkan bintang musik tamu A Tribe Called Quest, sebuah kelompok musik hip hop yang personil utamanya adalah seorang Muslim. A Tribe Called Quest sendiri saat ini sudah bubar.

Terakhir, namun tak kalah penting, film seri kartun yang populer di jaringan televisi Fox, The Simpson, juga berusaha merangkul Muslim. Bart – salah satu tokoh utamanya – memiliki teman yang Muslim. Hussein Rashid mengatakan:

“Kalau Bart bisa punya teman Muslim. Kita semua bisa. Belajarlah dari Bart Simpson,” ujar Rashid.

Di industri makanan Amerika, Muslim juga membuat terobosan besar. Pemilik merek yogurt terkenal Chobani, Hamdi Ulukuya, dan pemilik usaha rangkai buah Edible Arrangement, Tariq Farid, ternyata adalah Muslim. (ab)

Continue Reading

Travel

10 Tempat Wisata Alam Indah Kalimantan Barat

Published

on

Gencil News– 10 Tempat wisata alam indah kalimantan barat. Wisata ini bisa ditelusuri dalam setiap jejak wilayah kalimantan barat yang luas. Provinsi yang lahir pada tahun 1957 ini memiliki julukan sebagai provinsi “Seribu Sungai”. Tak mengherankan memang karena kondisi geografis Provinsi Kalimantan Barat penuh dengan sungai, baik sungai besar maupun kecil.

10 Tempat wisata alam indah kalimantan barat. Tempat wisata di Kalimantan Barat memang sangat beragam. mulai dari wisata budaya, wisata alam hingga wisata bahari yang hingga kini masih belum sepenuhnya tereksplorasi untuk terus digali potensi wisatanya.

Berikut beberapa tempat wisata menarik yang dimiliki Provinsi Kalimantan Barat dalam beberapa Kabupaten dan Kota.

Air Terjun Merasap

Air terjun dengan ketinggian 20 meteran ini memiliki lebar air terjun 8 meter. Dengan ketinggian tebing yang cukup lumayan sering digunakan oleh para pecinta rappelling (menuruni tebing dengan menggunakan tali). berlokasi di wilayah kabupaten bengkayang, air terjun ini memiliki debit air yang sangat besar serta cukup deras arus nya. digunakan oleh para pecinta arung jeram yang suka memacu adrenalin di sungai Air Terjun Merasap.

Desa Wisata Malemba

untuk menuju desa malemba anda bisa menggunakan perahu motor dengan menyusuri indahanya Danau Sentarum. Desa Malemba yang cukup berdekatan dengan Taman Nasional Danau Sentarum menjadi primadona destinasi wisata alam di Kabupaten Kapuas Hulu. dengan memiliki sekitr 15 danau seperti Danau Merebung yang berlokasi di Dusun Meliau yang menjadi surga bagi para pemancing mania. Banyak ikan-ikan besar yang menghuni Danau Merebung dan salah satunya adalah ikan arwana. Selain itu masih banyak danau-danau indah lainnya yang berada di Desa Wisata Malemba.

Goa Beluan

berada wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu. wilayah Kecamatan Hulu Gurung memang memiliki potensi wisata yang sungguh luar biasa. di daerah ini ada Goa Beluan yang berlokasi di Desa Tepuai yang jaraknya tidak begitu jauh dan waktu tempuhnya hanya 45 menitan saja. Bagi penyuka caving mungkin Goa Beluan bisa menjadi destinasi favorit kamu. Goa yang cukup besar serta memiliki lorong-lorong yang cukup dalam sngat menarik untuk dieksplorasi.

Jembatan Gantung Dusun Meliau

Dusun Meliau yang berada di dalam Desa Melemba, Kecamatan Batang Lupar adalah Dusun dimana Danau Merebung berada. di dusun meliau ini ada jembatan Gantung. Yang cukup menarik ialah pada bagian kanan kiri jembatan tumbuh pepohonan yang cukup rapat hingga membuat seperti payung alami. Tak jarang wisatawan yang berkunjung di tempat wisata di Kalimantan Barat selalu mengambil beberapa jepretan di Jembatan Gantung Dusun Meliau.

Lubuk Semah

berada di Desa Tekalong yang masih di dalam wilayah Kecamatan Mentebah ada Lubuk Semah. di lubuk semah ada sungai yang jernih sehingga anda bisa melakukan snorkling ke dalam sungai yang berada di tengah tengah hutan pedalaman kalimantan.

Rumah Betang Melapi

Disebut juga sebagai rumah panjang yang dihuni oleh Suku Dayak Melapi yang jumlahnya sekitar 50 kepala keluarga. Hampir sama dengan rumah betang lainnya yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu. Masyarakatnya masih menjaga tradisi warisan leluhur hingga saat ini. Jadi ketika kamu berkunjung ke rumah betang yang sudah menjadi tempat wisata di Kalimantan Barat ini masih bisa melihat berbagai macam upacara adat yang sering dilakukan.

Rumah Pohon Betung Kerihun

Rumah pohon yang terbuat dari kayu tersebut berdiri tepat di atas sungai yang memiliki kualitas air sangat jernih serta pepohonan yang cukup rimbun di segala sisinya. Tempat wisata di Kalimantan Barat ini memang banyak didominasi pengunjung yang mayoritas anak-anak muda yang rata-rata senang berselfie. Rumah Pohon ini berada di Taman Nasional Betung Kerihun

Sungai Kapuas

Sungai Kapuas memiliki panjang hingga 1.143 km yang berhulu di Danau Sentarum. Semakin lengkap bukan, berwisata menyusuri Sungai Kapuas kemudin berlanjut menikmati Taman Nasional Danau Sentarum. Kamu juga bisa melihat indahnya hutan Kalimantan Barat yang masih cukup terlindungi keasriannya 

Kepulauan Karimata

Memang masih sedikit pengunjung yang mengunjungi Kepulauan Karimata, hal ini dikarenakan mahalnya perjalanan menuju ke Kepulauan Karimata. Hanya bisa menggunakan perahu motor yang membutuhkan waktu setidaknya 8 jam perjalanan dari Pontianak atau Ketapang atau dari Kayong Utara. Namun perjalanan selama itu akan hilang seketika rasa capeknya setelah menginjakkan di pulau yang disebut sebagai “Mutiara Khatulistiwa”

Taman Wisata Mangrove Sukadana

Tempat wisata di Kalimantan Barat ini menghadirkan view yang sangat berbeda. anda bisa menikmati sejuk nya hutan mangrove. Obyek wisata di Kayong Utara ini memang lagi ramai-ramainya dikunjungi wisatawan, karena memang memiliki spot selfie yang sangat menarik. Seperti mengambil jembatan kayu yang ada di dalam hutan mangrove sebagai background photo. Untuk lokasi Taman Wisata Mangrove Sukada berada di dalam wilayah Kecamatan Sukadana.

Continue Reading

TRENDING