Para Ksatria Adu Pedang di festival Pertempuran Abad Pertengahan
Connect with us

Travel

Para Ksatria Adu Pedang di festival Pertempuran Abad Pertengahan

Published

on

Pernah menjadi benteng utama keluarga ksatria Inggris berpengaruh pada abad ke-15, bagian barat Kastil Claregalway di bagian barat Irlandia kembali ke akarnya Halaman sekitar rumah menara era Anglo-Norman yang sudah direstorasi, telah diubah menjadi medan pertempuran abad pertengahan saat ratusan pengunjung dari berbagai negara datang untuk menghidupkan kembali pertarungan dan permainan yang sudah ada sejak berabad lalu. Di lapangan, para petarung berpakaian dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan baju jirah rantai besi, saling bertarung. Meski mereka menggunakan pedang tumpul, tetap saja pukulannya cukup membuat penyok helm penutup wajah. Beberapa bahkan bibirnya robek. Peserta lain memamerkan keterampilan mereka memotong kembang kol dan terong menjadi dua sambal berkuda. Di sisi lain, peleburan logam menempa senjata, para pedagang pedagang rempah menyiapkan obat-obatan dan pedagang perempuan memintal serta mengecat wol.
Baca juga   Penerbangan Perdana Non-Stop Australia-Inggris 3 Jam Lebih Cepat
Semua peserta sangat serius mempersiapkan kostum yang unik. Hanya sebagian kecil yang tampak tidak mendalami karakter. “Semuanya dapat menggunakan kostum, tetapi tetap setia dengan karakternya adalah sebuah seni, menurut saya,” kata Helena Stackpole, yang memerankan Lady Eleanor Fitzgerald. [vp/ft]
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Travel

Tawangmangu Destinasi Herbal Tourism Indonesia

Published

on

Tawangmangu Destinasi Herbal Tourism Indonesia
Tawangmangu Destinasi Herbal Tourism Indonesia - sumber dan 📸Kemenparekraf

Gencil News – Guna membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendorong pengembangan wisata kesehatan, yaitu wellness tourism dan herbal tourism di Indonesia.

Wisata kesehatan sendiri adalah kegiatan wisata yang mengedepankan peningkatan kesehatan, kebugaran fisik, sekaligus pemulihan kesehatan spiritual dan mental wisatawan.

Mengembangkan wisata kesehatan di Indonesia tentu menjadi langkah yang tepat karena memiliki pasar yang besar.

Mengingat setiap tahunnya masyarakat Indonesia menghabiskan sekitar 11 miliar dolar AS untuk berwisata kesehatan di luar negeri.

Dalam hal herbal tourism contohnya. Indonesia memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan konsep herbal tourism.

Mengingat, Indonesia dikenal memiliki sekitar 7.000 tanaman herbal dan rempah yang kerap digunakan untuk menjaga kesehatan, kebugaran, dan penyembuhan.

Misalnya, tradisi mengolah tanaman herbal menjadi ramuan jamu yang berkhasiat untuk kebugaran dan pengobatan yang ada dari zaman dahulu hingga sekarang.

Kemudian, olahan herbal yang juga kerap digunakan dalam perawatan tubuh dan kecantikan.

Tawangmangu Sebagai Destinasi Herbal Tourism

Sebenarnya, saat ini sudah ada beberapa destinasi wisata yang difokuskan sebagai wellness tourism dan herbal tourism, seperti Bali, Yogyakarta, dan Tawangmangu di Solo.

Baca juga   Maskapai British Airways "Ngebut" Demi Menghindari Badai

Hal ini disebabkan karena ketiga destinasi wisata tersebut memiliki ciri khasnya masing-masing, sehingga sangat potensial dalam mengembangkan wisata kesehatan.

Dipilihnya Tawangmangu sebagai destinasi herbal tourism juga bukan tanpa alasan. Pasalnya, di Tawangmangu sudah terdapat pusat kesehatan herbal milik Kementerian Kesehatan, yang berpotensi mendorong perkembangan herbal tourism di Indonesia.

Terlebih lagi, pengobatan tradisional menggunakan bahan-bahan herbal di Tawangmangu telah teruji secara ilmiah.

Sebab, di Tawangmangu memiliki program saintifikasi jamu, dan setiap herbal diuji keamanan, mutu, serta khasiatnya sampai layak untuk dikonsumsi.

Sehingga, sangat memungkinkan jika nantinya jamu, sebagai salah satu minuman tradisional khas Indonesia, dapat menjadi daya tarik wisata kesehatan di Tawangmangu.

Ditambah lagi, Tawangmangu memiliki banyak produksi minuman berbahan herbal yang sangat berpotensi sebagai destinasi herbal tourism di Indonesia.Ilustrasi pembuatan jamu atau ramuan herbal khas Indonesia. (Foto: Shutterstock/Odua Images)

Ilustrasi pembuatan jamu atau ramuan herbal khas Indonesia. (Foto: Shutterstock/Odua Images)

Olahan Jamu Asli Tawangmangu

Setidaknya, ada sekitar 800 jenis tanaman herbal yang dibudidayakan di Tawangmangu. Seluruh koleksi tanaman obat di Tawangmangu berkhasiat untuk mencegah sekaligus mengobati berbagai penyakit.

Contohnya tanaman obat sambiloto yang dapat mencegah diabetes, pace yang mengandung antioksidan tinggi, tempuyung untuk melancarkan air seni, dan daun handeuleum untuk mengatasi wasir.

Baca juga   Klub Sepak Bola Korsel dituduh Tempatkan Boneka Seks di Stadion

Obat herbal lainnya seperti kunyit yang bisa mengobati maag, seledri untuk mengatasi hipertensi, hingga daun jambu biji untuk mengatasi diare telah diuji klinis di Tawangmangu.

Selain mengenal jamu-jamuan, Tawangmangu juga mengembangkan potensi aroma terapi, meditasi, makanan sehat, hingga jelajah alam.

Menariknya lagi, wisatawan juga akan diberikan informasi tentang sejarah jamu dan tradisi herbal Jawa sebagai satu paket wisata.Bahkan, wisatawan yang berkunjung ke Tawangmangu juga bisa mengunjungi Rumah Riset Jamu Hortus Medicus – B2P2TOOT.

Rumah Riset Jamu merupakan klinik saintifikasi, laboratorium, griya jamu, museum, ruang sinema, perpustakaan, serta rumah kaca adaptasi dan pelestarian tanaman obat.

Sehingga, dengan adanya pengembangan herbal tourism di Tawangmangu, diharapkan dapat menjadi perpaduan antara pengobatan, nilai ekonomis, wisata, hingga edukasi yang dapat mengenalkan ramuan herbal asli Indonesia ke kancah internasional.

Destinasi Wisata Menarik di Tawangmangu

Selain wisata jamu, ada berbagai destinasi wisata menarik di Tawangmangu yang wajib dikunjungi, salah satunya adalah Air Terjun Grojogan Sewu.

Sangat menawan, pasalnya aliran air di Air Terjun Grojogan Sewu selalu deras, bahkan di musim kemarau.

Baca juga   Dua Kementerian Anggarkan Rp4,6 Triliun Untuk 5 Kawasan Pariwisata

Uniknya, untuk mencapai air terjun setinggi 80 meter ini kita harus melewati 1.250 anak tangga.

Namun jangan khawatir, karena pemandangan hutan hijau yang asri dan udara sejuk membuat kita lupa akan lelah melewati ribuan anak tangga.

Selain air terjun, Tawangmangu juga punya Bukit Mongkrang. Berada di selatan Gunung Lawu, Bukit Mongkrang sangat cocok untuk wisatawan yang ingin melupakan penat sambil menikmati hamparan ilalang yang indah sambil ditemani udara yang sejuk.

Destinasi wisata di Tawangmangu yang tak kalah menarik adalah Rumah Atsiri Indonesia. Tempat wisata yang berlokasi di Jalan Watusambang, Plumbon, Tawangmangu ini sebenarnya merupakan hasil restorasi dari pabrik Citronella Indonesia Bulgaria.

Berbeda dengan kedua tempat wisata sebelumnya, Rumah Atsiri Indonesia dipenuhi dengan berbagai jenis bunga yang cantik warna-warni.

Selain menikmati bunga, wisatawan dapat mengunjungi museum essential oil untuk mengenali sejarah minyak atsiri.

Jangan langsung pulang, karena kita juga bisa menikmati berbagai makanan khas dari minyak atsiri, belanja oleh-oleh di toko aromatik, hingga melihat langsung berbagai jenis tanaman penghasil minyak atsiri.

SUMBER

Continue Reading

Travel

Bingung Mencari Tes Swab Dan Antigen Murah, Lion Grup Solusinya

Published

on

By

Bingung Mencari Tes Swab Dan Antigen Murah, Lion Grup Solusinya

Gencil News- Kini Lion Air Group kembali menurunkan harga tes swab-nya. Kini harga tes PCR mulai dari Rp285 ribu. Serta untuk antigen sendiri menjadi Rp35 ribu.

Dilansir dari rilis resminya untuk harga tes PCR yang Lion Air Grup berikan bervariasi tergantung lokasinya.

Berikut lokasi serta waktu penerapan penyesuaian PCR dan Antigen dari Lion Air Group :

Baca juga   Penerbangan Perdana Non-Stop Australia-Inggris 3 Jam Lebih Cepat

1. PCR Rp 285.000

– Efektif Senin (23/8)
– Tarif ini khusus di mitra jejaring fasilitas kesehatan Daya Dinamika Sarana Medika (DDSM) di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi)
– Keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) dan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP) serta bandar udara lain

2. PCR Rp 380.000

– Efektif Senin (23/8)
– Tarif ini khusus di mitra jejaring fasilitas kesehatan Daya Dinamika Sarana Medika (DDSM) dan jejaring Mitra Medika di Sumatera Utara
– Keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang (KNO) dan bandar udara lain

3. PCR Rp 335.000

– Efektif Jumat (20/08)
– Tarif ini khusus pengambilan sampel di Kantor Lion Air Group – Jendela Indoensia Manado kerjasama fasilitas kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Utara
– Keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi (MDC) dan bandar udara lain

Baca juga   Maskapai British Airways "Ngebut" Demi Menghindari Badai

4. Antigen Rp 35.000

– Efektif Jumat (20/8)
– Secara nasional di mitra kerjasama fasilitas kesehatan
– Keberangkatan dari bandar udara sesuai (mengikuti) persyaratan perjalanan udara yang berlaku.

Syarat mendapatkan Tes PCR dan Antigen dari Lion Air Group :

  1. Khusus calon penumpang yang mempunyai tiket pada penerbangan Lion Air Group (Lion Air, Wings Air dan Batik Air)
  2. Voucher bisa dibeli bersamaan pada saat pembelian tiket (issued ticket)
  3. Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket pesawat Lion Air Group dan belum melaksanakan antigen atau PCR, maka pembelian voucher dapat dengan menunjukkan kode pemesanan (booking code)
  4. Bagi calon penumpang yang belum memiliki voucher, dapat melakukan uji kesehatan di jejaring fasilitas kesehatan dengan menunjukkan tiket valid dan identitas resmi. Pembayaran bisa dilakukan secara langsung kepada pihak fasilitas kesehatan
  5. Proses pengambilan sampel PCR harap dilakukan 1×24 jam sebelum keberangkatan. Apabila pengambilan sampel mendekati jadwal keberangkatan (kurang dari 24 jam sebelum keberangkatan), maka voucher tidak berlaku
  6. Apabila hasil uji dinyatakan positif Covid-19, maka calon penumpang Lion Air Group mengajukan proses perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) atau pengembalian dana tiket (refund) tanpa dikenakan biaya.
Continue Reading

Travel

Survey Terbaru Sebut Tel Aviv Jadi Kota Termahal di Dunia

Published

on

Survey Terbaru Sebut Tel Aviv Jadi Kota Termahal di Dunia
Pemndangan dari udara yang menunjukkan lanskap Kota Tel Aviv, Israel, dalam foto yang diambil pada 18 Mei 2021.

Gencil News – VOA – Menurut survei terbaru yang dirilis pada Rabu (1/12), Tel Aviv menjadi kota termahal di dunia untuk ditinggali ketika lonjakan inflasi telah menaikan biaya hidup secara global.

Kota di Israel itu naik lima peringkat ke tempat teratas untuk pertama kalinya dalam pemeringkatan otoritatif yang disusun oleh lembaga Economists Intelligence Unit (EIU).

Indeks Biaya Hidup Sedunia itu dikumpulkan dengan membandingkan harga-harga dalam mata uang dolar Amerika untuk barang dan jasa di 173 kota.

Peringkat Tel Aviv naik karena kekuatan mata uang nasional, syikal, terhadap dolar Amerika; dan kenaikan harga bahan makanan dan biaya transportasi.

Paris dan Singapura berada di urutan kedua, diikuti Zurich dan Hong Kong.

Baca juga   Penerbangan Perdana Non-Stop Australia-Inggris 3 Jam Lebih Cepat

Peringkat selanjutnya secara berturut-turut ditempati oleh New York, Jenewa, Kopenhagen, Los Angeles dan Osaka yang menduduki peringkat sepuluh.

Tahun lalu survei itu menempatkan Paris, Zurich dan Hong Kong di posisi pertama.

Angka tahun ini dikumpulkan pada bulan Agustus dan September karena harga makanan dan komoditas naik, menunjukkan bahwa rata-rata kenaikan sebesar 3,5 persen dalam mata uang lokal – tingkat inflasi tercepat dan yang tercatat selama lima tahun terakhir.

Pembatasan sosial akibat pandemi virus corona “telah mengganggu pasokan barang, menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga,” ujar Upasana Dutt, kepala biaya hidup dunia di EIU.

“Kita dapat melihat dampaknya pada indeks tahun ini, dengan kenaikan (harga) bensin yang sangat mencolok,” ujarnya. Sementara bank sentral diperkirakan akan menaikkan suku bunga secara hati-hati, dan mengurangi inflasi.”

Baca juga   Indonesia Hadir Di Festival Kopi Terbesar Di Austria

Angka inflasi rata-rata itu tidak mencakup empat kota dengan tingkat inflasi yang sangat tinggi, yaitu Caracas, Damaskus, Buenos Aires dan Teheran.

Ibu kota Iran tersebut naik dari peringkat ke-79 menjadi peringkat ke-29 , sementara sanksi-sanksi ekonomi Amerika telah ikut mendorong kenaikan harga dan menyebabkan kelangkaan barang.

Sebaliknya Damaskus menjadi kota yang paling murah di dunia untuk ditinggali.

Continue Reading

Travel

Mengenal Destinasi Wisata Bukit Sepancong Bengkayang

Published

on

By

Mengenal Destinasi Wisata Bukit Sepancong Bengkayang

Gencil News- Bukit Sepancong merupakan destinasi wisata wajib jika berkunjung ke Bengkayang. Bukit Bengkayang. Bukit ini berada di Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Dalam keadaan new normal saat ini untuk ke lokasi ini setiap pendaki sudah dibekali akan SOP. Dimana setiap pendaki wajib menggunakan masker, wajib mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak dengan pengunjung lain serta bisa berangkat registrasi dengan cara mendaftar secara online via WA sebab kuota pengunjung pada masa ini dibatasi.

Jika anda sudah sampai pada bukit ini, anda akan disuguhkan dengan pemadangan bengkayang serta berhadapan dengan bukit bawang yang indah.

Baca juga   Mie Kering Khas Singkawang Kalimantan Barat

Ketika anda sampai pada tujuan bawah dari bukit sepancong, biayanya cukup terjangkau yakni untuk uang masuk sendiri Rp10 ribu. Jika anda dan rombongan menggunakan motor anda akan dikenakan tarif motor Rp10 ribu dan untuk kendaraan mobil dikenakan tarif Rp20 ribu.

Jujur saja ketika sampai disini anda tak akan pernah bosan. Karena pengurus bukit sepancong sudah menyediakan beberapa fasilitas untuk kalian berfoto mengabadikan momen. Selain itu pada bagian bawah bukit sepancong sendiri terdapat hutan Konservasi Anggrek dan biasanya menjadi tempat pengunjung mandi setelah dari pendakian.

Tak usah khawatir jika anda pergi kesini, kalian yang baru memulai untuk pendakian tak usah takut untuk tersesat.

Baca juga   Suku Baduy Minta Ke Pemerintah Untuk Dihapuskan Dari Daftar Wisata

Karena disetiap jalan ada penunjuk arah serta jalannya cukup besar. Pada penunjuk arah nantinya ada pada setiap jalan serta beberapa pos peristirahatan serta sumber air bersih yang bisa diminum.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING