Pegawai Swasta dan PMI Mau Mudik Lebaran, Cek Dulu Persyaratannya
Connect with us

Travel

Pegawai Swasta dan PMI Mau Mudik Lebaran, Cek Dulu Persyaratannya

Published

on

Pegawai Swasta dan PMI Mau Mudik Lebaran, Cek Dulu Persyaratannya

Gencil News – Pemerintah melalui Menteri Tenaga Kerja telah mengeluarkan aturan larangan mudik lebaran tahun 2021. Pekerja swasta dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) diimbau agar tidak melakukan perjalanan mudik pada Lebaran tahun 2021.

“Mengimbau kepada pekerja swasta dan PMI untuk tidak melakukan perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah pada tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021,” kata Ida dalam siaran pers, Minggu (18/4/2021).

Surat Edaran (SE) Nomor M/7/HK.04/IV/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah bagi Pekerja dan PMI dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

 SE ini  ditujukan kepada Gubernur di Seluruh Indonesia, Kepala Perwakilan Republik Indonesia, Kepala Badan Pekerja Migran Indonesia, dan Penanggung Jawab Perusahaan Penempataan Pekerja Migran Indonesia.

Walaupun Surat Edaran ini sudah diterbitkan, kegiatan mudik diperbolehkan bagi pekerja yang memiliki kondisi darurat.

Kondisi darurat yang dimaksudkan adalah, apabila ada anggota keluarga yang meninggal, keluarga yang sakit, kepentingan persalinan, kondisi hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga.

Bagi yang memiliki kepentingan kondisi darurat diatas, pekerja yang terpaksa mudik karena kondisi darurat diwajibkan untuk melampirkan print out surat izin keluar masuk (SIKM).

SIKM bagi para pekerja swasta berupa surat izin tertulis dari perusahaan yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik oleh pimpinan perusahaan serta identitas pekerja.

Bagi Pekerja Migran Indonesia jika ingin mudik, bisa melampirkan surat dari Atase Ketenagakerjaan atau Staf Teknis Ketenagakerjaan atau pejabat dinas luar negeri. Yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik, dari pejabat yang dimaksud.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Budaya

Noken Tas Unik Dari Jayapura Yang Di Akui Oleh Unesco

Published

on

Noken Tas Unik Dari Jayapura Yang Di Akui Oleh Unesco
Sumber Foto : Itjen Kemendikbud/ Noken

GENCIL NEWS – Noken adalah kreasi buatan tangan khas yang unik dari Jayapura, Sejak 8 tahun lalu Unesco sudah mengakui keberadaan Tas unik ini.

Bahkan wisatawan domestik dan luar negeri sudah sangat mengapresiasi produk khas hasil buatan tangan dari jayapura tersebut.

Selain itu juga, Sejak Januari 2019 Kota Jayapura telah menerapkan larangan penggunaan kantong plastik. sehingga penggunaan plastik sudah tergantikan.

Inilah yang membuat noken semakin tampil ke depan dan menjadi salah satu komoditas kerajinan tangan.

 “Noken merupakan kerajinan tradisional masyarakat Papua berwujud serupa tas bertali yang cara memakainya pada bagian kepala bagian dahi dan terjuntai ke punggung,” ujar Hari Suroto peneliti dari Balai Arkeologi Papua.

Pembuatan Noken melalui rajut dan anyam dari serat pohon atau daun pandan yang kadangkala juga ada tambahan warna bervariasi.

Kegunaan noken kadang tak hanya berfungsi sebatas tas, namun bisa juga menjadi tambahan dalam gaya sehari-hari.

Kerajinan tangan ini merupakan simbol dari kesuburan dan perdamaian bagi masyarakat Papua, khususnya pada daerah pegunungan tengah Papua dan Meepago.

Daerah ini banyak dihuni oleh beberapa suku seperti suku Dani, Yali, Moni, Mek, Lani dan Mee.

Tingkat kesulitan membuat noken cukup tinggi karena memakan waktu yang lama, dan tidak menggunakan bahan tekstil apapun.

Hanya memanfaatkan serat pohon melinjo, pohon nawa, pohon manduam atau anggrek hutan.

Continue Reading

Travel

5 Kota Di Negara Ini Ternyata Berdiri di Atas Dua Benua

Published

on

Menarik, 5 Kota Di Negara Ini Ternyata Berdiri di Atas Dua Benua

Gencil NewsMenarik 5 kota di negara ini ternyata berdiri diatas dua benua. Ada beberapa kota di dunia yang berdiri di atas dua benua sekaligus. Uniknya, penduduk kota bisa tinggal terpisah di sebagian benua yang lain, dan sebagian lainnya menghuni benua berbeda.

Istanbul merupakan salah kota yang cukup terkenal hingga memiliki julukan kota dua benua. Namun, ada beberapa kota lainnya yang ternyata memiliki letak geografis lintas benua yang sama dengan Istanbul. Berikut beberapa kota dua benua yang perlu kamu ketahui.

  1. Istanbul, Turki

Istanbul merupakan kota terbesar di Turki yang memiliki luas sekitar 2.065 mil persegi. Kota ini dulu dikenal dengan nama Byzantium atau Konstatinopel. Menurut World Atlas, Istanbul termasuk ke dalam benua Asia dan Eropa. Uniknya, sepertiga penduduknya menghuni kawasan benua Asia, sedangkan sisanya menghuni kawasan benua Eropa. Pusat ekonomi di kota ini berada di sisi benua Eropa.

Selat bosphorus memiliki peran penting yang memisahkan antara benua Asia dan Eropa. Hingga saat ini, Istanbul tetap menjadi kota sarat akan sejarah yang diminati banyak wisatawan. Pesona tujuh puluh museum menjadikan kota ini sangat menarik untuk dikunjungi.

  1. Suez, Mesir

Suez atau dikenal sebagai Isthmus of Suez merupakan kota yang terletak di Mesir bagian timur. Kota ini menghubungkan laut Mediterania dan laut Merah. Kota ini berdiri di perbatasan benua Asia dan Afrika. Diperkirakan, populasi penduduk mencapai 744.000 .

Menurut National Geographic, kota ini membangun Terusan Suez sepanjang 119 mil yang memungkin kapal-kapal melintasi Eropa, Afrika Utara, Asia Barat dan Asia Timur tanpa harus berkeliling Afrika.

  1. Magnitogorsk, Rusia

Magnitogorsk merupakan kota yang terletak di Rusia barat berbatasan dengan sungai Ural. Menurut Britannica, kota ini dikenal dengan kota industri yang pada tahun 1975 berdiri salah satu pabrik besi dan baja terbesar di dunia. Selain itu, letak geografisnya yang unik berada di benua Asia dan Eropa.

Penataan kota menjadikan area industri yang sebagian besar berada di wilayah benua Asia, sedangkan area perumahan berada di benua Eropa. Hingga saat ini, Magnitogorsk masih menjadi kota industri penghasil besi dan baja.

  1. Orenburg, Rusia.

Orenburg merupakan salah satu kota di Rusia yang berada di tepi sungai Ural. Kota ini mendiami kawasan benua Asia dan Eropa. Menurut Population Stat, penduduk yang mendiami kota ini berjumlah sekitar 569 ribu jiwa. Kota ini pertama kali didirikan pada tahun 1735 sebagai benteng yang dijadikan pusat militer Ural Cossack.

Selain memiliki industri teknik dan pengolahan gas, Orenburg menawarkan berbagai destinasi liburan yang  layak untuk dikunjungi. Ada banyak bangunan ikonik khas Rusia yang membuat kota ini digemari para wisatawan.

  1. Atyrau, Kazakhstan

Atyrau merupakan kota yang terletak di bagian barat Kazakhstan. Kota ini terletak sekitar sungai Ural, sehingga mendiami kawasan lintas benua Eropa dan Asia. Populasi penduduk mencapai 180 ribu jiwa. Semula, kota ini bekas bagian Uni Soviet hingga akhirnya membebaskan diri.

Perubahan kota Atyrau dapat dilihat dari pembangunan gedung perkantoran, hotel-hotel dan restoran yang mulai dikunjungi para wisatawan. Jika kamu ingin merasakan sensasi berdiri di atas dua benua, maka disini hanya harus melintasi jembatan Sungai Ural.

Continue Reading

Travel

Disneyland Akan Buka Area Baru Bertema Avengers pada Juni 2021

Published

on

By

Disneyland Akan Buka Area Baru Bertema Avengers pada Juni 2021
Presiden Marvel Studios Kevin Feige (dari kiri) berpose bersama pemeran dalam film "Avengers: End Game," Chris Hemsworth, Chris Evans, Robert Downey Jr., Scarlett Johansson, Jeremy Renner dan Mark Ruffalo di TCL Chines Theatre, Los Angeles, 23 April 2019. (Foto: Willy Sanjuan/AP)

GENCIL NEWS- VOA –Area baru bertema Avengers yang mencakup wahana Spider-Man akan dibuka di Walt Disney Co Disneyland Resort di California pada 4 Juni. Hal itu diungkapkan oleh kepala divisi taman perusahaan pada Kamis (8/4), seperti dilansir Reuters.

Pembukaan wahana tersebut akan dilakukan beberapa minggu setelah resor di Anaheim mulai menyambut kembali pengunjung untuk pertama kali dalam satu tahun mulai 30 April.

Disneyland, taman hiburan Disney, dan California Adventure di dekat taman hiburan itu, tutup pada Maret 2020 untuk membantu mencegah penyebaran virus corona.

Josh D’Amaro, ketua taman, pengalaman, dan produk Disney, mengumumkan tanggal pembukaan atraksi Avengers itu dalam video yang diperlihatkan kepada wartawan.

Black Panther, Black Widow, Doctor Strange, Iron Man juga akan bisa disaksikan dalam taman itu, demikian juga Quinjet, pesawat canggih yang digunakan Avengers.

Sebelum datang, pengunjung Disneyland perlu melakukan pemesanan terlebih dulu dan harus mengikuti tindakan keamanan guna mencegah COVID-19 termasuk memakai masker dan menjaga jarak fisik.

Continue Reading

Travel

Minim Informasi Karantina, Diaspora Indonesia Cemas Pulang Ke Tanah Air

Published

on

Minim Informasi Karantina, Diaspora Indonesia Cemas Pulang Ke Tanah Air

Pemerintah Indonesia, awal Februari lalu telah memperpanjang peraturan karantina bagi kedatangan penumpang penerbangan internasional di tempat yang ditentukan pemerintah selama lima hari.

Gencil News – VOA – Sejak pembatasan terkait pandemi untuk penerbangan internasional ini diberlakukan banyak WNI dan diaspora Indonesia di Amerika merasakan beragam pengalaman di tanah air.

“Ada lima lah ya, di pesawat, di bangsal, ibu dokter di imigrasi, di tentara. Terus saya bilang sama tentaranya, sesudah mengambil kopor, waduh banyak juga ya pemeriksaannya, kayanya ini yang terakhir. Tentaranya bilang belom pak masih ada satu lagi,” ujar Bona kepada VOA.

Itulah enam prosedur pemeriksaan yang dialami Bona Pintubatu ketika pertama kali pulang ke tanah air pada bulan September dan November 2020 sebelum pemberlakuan karantina wajib untuk mencegah perebakan varian baru COVID-19 pada 28 Desember 2020.

Seperti penumpang WNI lainnya Bona diwajibkan membawa surat keterangan bebas COVID-19 demikian pula saat kembali pulanga bulan Januari 2021 ketika peraturan baru mulai berlaku.

“Kita digiring, jadi prosedurnya semua sama, sampai mengambil kopor, nanti ada pembatas polisi, kita harus melewati antrean, kita dipanggil 20-20, sepertinya sesuai bis datang. Tapi saya perhatikan orang banyak yang terobos-terobos juga terutama bule atau orang yang “dijemput”. Jadi saya kesal juga ngantrinya ada setengah – satu jam, begitu giliran kita masuk, saya lihat seperti tidak jelas, tidak jelas,” imbuhnya.

Sementara, Datrini Djangkuak, diaspora Indonesia lainnya, pulang ke tanah air ketika aturan baru diberlakukan ia merasa sedikit lega karena ketika peraturan karantina wajib, pertama kali digulirkan, pemerintah yang menanggung semua biaya untuk WNI.

“Swabnya dua kali, jadi pas datang kemudian pas mau keluar karantina. Tiga hari kemudian di swab lagi. Karantina ditanggung semua terus hotel makan tiga kali sehari, sampai laundry, semuanya ditanggung. Kecuali yang sudah pesan hotel sendiri atau orang asing itu tidak ditanggung,” tuturnya.

Petugas mengambil tes swab kepada salah seorang penumpang yang akan bepergian di Jakarta (foto: ilustrasi).
Petugas mengambil tes swab kepada salah seorang penumpang yang akan bepergian di Jakarta (foto: ilustrasi).

Setelah tahap perpanjangan, pemerintah kini hanya menanggung biaya karantina bagi WNI Pekerja Migran Indonesia dan pelajar, sedangkan WNI lainnya harus menanggung sendiri biaya karantina di hotel dan uji medis Covid-19 yang dikenal sebagai tes PCR.

Desy Apriliani berangkat dari California, dengan tujuan akhir Bali. Tahap pertama pemberlakuan karantina mewajibkannya menjalani karantina di Jakarta, dan harus menerima pembatalan penerbangannya tanpa ganti rugi dari perusahaan penerbangan. “Itu bagian di mana sebagai seorang pelaku perjalanan, tidak ada yang bisa memastikan apa yang akan terjadi, siapa yang mau disalahkan juga sebenarnya, sulit untuk diprediksi. Tapi kalau bisa diperbaiki, kalau saja saya tahu bahwa kewajibannya memastikan kita harus demikian, tiket bisa saja saya batalkan yang Jakarta-Bali.”

Keterbatasan dan kesimpang siuran informasi membuat Desy pada bulan Januari akhirnya memutuskan karantina wajib mandiri di hotel yang dipilihnya sendiri di Jakarta, dengan biaya tambahan enam hingga tujuh juta rupiah. Ia menyayangkan karantina yang harus dilaksanakan di Jakarta.

“Berapakah kontribusi orang yang pulang dan positif menyebabkan kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia, kalau tidak signifikan kenapa harus karantina lima hari, di Jakarta lagi. Saya paham ada kucuran dampak ekonomi, karena jelas-jelas membantu ekonomi, tapi kalau bicara Bali juga punya bandara internasional, lebih dari memadai untuk memfasilitasi karantina selama lima hari,” tambah Desy.

Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021 tertanggal 9 Februari 2021 tidak menyebutkan bandara internasional yang ditunjuk, namun dalam situs kementerian luar negeri, penjelasan tanya jawab mengenai surat edaran terbaru tersebut menyebut delapan bandara di Indonesia yang menerima perjalanan dari luar negeri, termasuk bandara Juanda dan Ngurah Rai di Bali.

Terlepas dari peraturan karantina wajib dan meskipun sebagian diaspora mengatakan siap mengikuti peraturan apapun, mereka umumnya ingin menghindari perjalanan internasional selama pandemi.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING