Pohon Natal Rockefeller Center, New York Telah Berdiri

Para pekerja memasang pohon natal Rockefeller Center setinggi 22 meter dan seberat 12 ton (11/11).
Para pekerja memasang pohon natal Rockefeller Center setinggi 22 meter dan seberat 12 ton (11/11).

Pohon Natal Rockefeller Center sudah berada di tempat dan akan segera dihias dengan 50.000 lampu sebagai salah satu atraksi musim natal yang dinantikan di New York City. Pohon cemara ini adalah hadiah dari pasangan sesama jenis.

Pohon cemara spruce Norwegia setinggi 22 meter, seberat 12 ton, tiba Sabtu pagi di atas sebuah truk trailer bak terbuka, kemudian diderek ke lokasi biasanya yang menghadap ke arena seluncur es Rockefeller. Jutaan orang diduga akan mengunjungi pohon cemara ini hingga 7 Januari.

Kerumunan orang akan melihat pohon itu menyala dengan lampu LED warna-warni sepanjang 8 kilometer dan sebuah bintang yang terbuat dari kristal Swarovski dengan berat sekitar 400 kilogram dalam upacara yang disiarkan televisi pada 28 November.

Pohon cemara berusia 75 tahun itu berasal dari Wallkill, sekitar 96 kilometer di utara New York. Pohon natal ini disumbangkan oleh Lissette Gutierrez dan istrinya, Shirley Figueroa, dari lahan rumah mereka. Pasangan ini memberi nama pohon tersebut “Shelby.”

Baca juga   Republik Ceko: Rumah Berhias 50 Ribu Lampu Natal

“Sekarang sudah bukan pohon saya, ini pohon dunia; saya sangat senang bisa berbagi dengan semua orang,” kata Figueroa di Rockefeller Center pada hari Sabtu.” Jutaan orang akan datang untuk mengunjungi Shelby, tambahnya.

Figueroa, 49 tahun, menjelaskan pohon cemara itu sebagai “perempuan” karena dia merasa pohon itu memiliki roh perempuan.

Menurut Figueroa, ketika dia dan Gutierrez membeli rumah mereka, pemilik sebelumnya mengatakan tukang kebun Rockefeller Center sudah melirik pohon itu. Gutierrez, 47, mengatakan dia awalnya enggan menyerahkan pohon cemara tersebut, tetapi Figueroa berhasil meyakinkannya.

Erik Pauze, kepala tukang kebun Rockefeller Center, juga menghadiri upacara itu. Dia merawat pohon tersebut selama musim panas, menyirami dan memberi pupuk teh kompos sementara pasangan itu mengawasi di luar rumah mereka.

Baca juga   Maskapai Penerbangan Vietnam Dapat Akses ke AS

Setelah dibongkar pada waktunya, pohon itu akan disumbangkan ke Habitat for Humanity untuk ikut membangun perumahan.

Tradisi pohon natal di New York yang terkenal ini sudah dimulai sejak Malam Natal pada tahun 1931, pada masa Depresi Besar. Para pekerja yang sedang membangun Rockefeller Center mengumpulkan uang mereka untuk membeli pohon setinggi 6 meter yang mereka hiasi dengan karangan bunga yang dibuat oleh keluarga mereka.

Dua tahun kemudian, para pejabat Rockefeller Center menjadikan pemasangan pohon itu sebagi tradisi tahunan, dimulai dengan upacara penyalaan lampu pertama pada tahun 1933. [as]

Penulis : Gencil News
Editor : Gencil News
Sumber : Gencil News