Connect with us

Travel

Suku Inca Pada Abad 14, Maju Dalam Pengobatan dan Peradaban

Published

on

Huayna Picchu, Peninggalan Suku Inca yang Mempesona
Huayna Picchu, Peninggalan Suku Inca yang Mempesona
Huayna Picchu, Peninggalan Suku Inca yang Mempesona foto : navirimagazine

Suku Inca Pada Abad 14, Maju Dalam Pengobatan dan Peradaban-Suku Inca pertama kali muncul di wilayah Andes selama abad ke-12 M. dan secara bertahap membangun kerajaan besar melalui kekuatan militer kaisar mereka.

Dikenal sebagai Tawantinsuyu, negara Inca membentang jarak dari Ekuador utara ke Chili tengah dan terdiri dari 12 juta penduduk dari lebih dari 100 kelompok etnis yang berbeda pada puncaknya.

Sistem pertanian dan jalan yang dirancang dengan baik, bersama dengan agama dan bahasa yang terpusat, membantu mempertahankan negara yang kohesif.

Terlepas dari kekuatan mereka, suku Inca dengan cepat kewalahan oleh penyakit dan persenjataan superior penjajah Spanyol, benteng terakhir dari kerajaan besar mereka yang diambil alih pada tahun 1572.

Suku Inca pertama kali muncul di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Peru tenggara selama abad ke-12 M. Menurut beberapa versi mitos asal mereka, mereka diciptakan oleh dewa matahari, Inti, yang mengirim putranya Manco Capac ke Bumi melalui tengah-tengah tiga gua di Desa Paccari Tampu.

Setelah membunuh saudara-saudaranya, Manco Capac memimpin saudara perempuan dan pengikutnya melalui hutan belantara sebelum menetap di lembah subur dekat Cusco sekitar tahun 1200.

Suku Inca mulai memperluas kepemilikan tanah mereka pada masa pemerintahan kaisar keempat mereka, Mayta Capac. Namun, mereka tidak benar-benar menjadi kekuatan yang ekspansif sampai kaisar kedelapan, Viracocha Inca, mengambil kendali pada awal abad ke-15

Suku inca dipercayai sebagai suku yang paling beradab. Hal ini dibuktikan dari banyak peninggalan mereka yang luar biasa dan bikin tercengang. Salah satunya adalah deretan konstruksi-konstruksi luar biasa yang hingga hari ini masih sering bikin banyak orang terheran-heran. termasuk salah satunya adalah sistem jalan yang ada di Inca.

Percaya atau tidak, pada abad 14, bangsa ini sudah bisa membangun sebuah sistem jalan yang sangat kompleks. Ditambah  lagi kemajuan salah satu tindakan medis suku inca yang mampu mengobati penyakit yang ringan-ringan, tapi juga kelas berat.

Salah satu bukti kehebatan medis di masa Inca adalah teknik pengobatan melubangi kepala. Metode ini dipakai ketika seseorang menderita sakit yang amat berat di bagian kepala atau cidera parah.

Kemudian dilakukan semacam pemotongan tulang tengkorak untuk mengobati hal tersebut. Sangat ekstrem, tapi teknik ini berhasil dengan 90 persen korban selamat dan sehat. Yang mana kala itu belum mengenal alat medis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Travel

Tips Travelling Agar Koper Tidak Hilang di Bandara

Published

on

Tips Agar Koper Tidak Hilang di Bandara

GENCIL NEWS –Tips Travelling Agar Koper Tidak Hilang di Bandara. Pernahkah Anda Panik ketika turun dari pesawat saat check out Anda tidak mendapati koper Anda? Bayangan liburan indah menjadi berantakan gara-gara koper yang hilang .

Yang menjadi pertanyaan besar bagi anda yang sering berpergian ialah mengapa koper kita bisa hilang. Apakah prosedur keamanan yang diterapkan kurang. Sehingga koper bisa hilang. Berikut beberapa sebab koper kita bisa hilang.

• Biasanya koper diangkut tidak tepat waktu sehingga tidak terangkut.
• Stiker lama di koper masih menempel sehingga membingungkan petugas.
• Petugas check in memasang stiker yang salah. Sehingga petugas bagasi salah mengidentifikasi.
• Petugas salah meletakkan ke dalam troli sehingga menyebabkan tas salah masuk le bagasi pesawat lain.
• Koper jatuh dari mobil tanpa disadari sehingga menyebabkan hilang
• Sistem tidak mengenal koper Anda sehingga sangat dianjurkan untuk memberikan keterangan di luar koper.
• Pada saat kondisi penerbangan ramai koper terjebak di area bagasi dan terbawa penerbangan lain.

Kalau melihat bagaimana koper kita bisa hilang kita bisa mengira-ngira antisipasi apa yang bisa kita lakukan untuk mengantisipasinya. Karena untuk memulai sebuah perjalanan baik itu perjalanan liburan ke luar kota maupun dinas kerja diperlukan persiapan yang matang.

Agar perjalanan nyaman dan lancar. Hal- hal seperti barang bawaan yang akan dibawa harus dipersiapkan sedetail mungkin kalau perlu dibuatkan list barang harus dibawa dan check list untuk mengeceknya. Membawa barang secukupnya saja

Nah jika kita ingin perjalanan kita nyaman dan aman. Tidak harus dipusingkan oleh masalah koper yang hilang.

Ikuti langkah- langkah dan tips di bawah ini. Untuk mengurangi resiko kehilangan koper

1. Check In lebih Awal. Jika kita terburu buru melakukan check ini akan menyulitkan petugas bagasi mengurus koper kita. Apalagi pada jam- jam penerbangan yang padat. Kemungkinan koper kita tertukar akan semakin besar.
2. Pilih penerbangan langsung. Kebanyakan kehilangan koper terjadi di penerbangan yang transit dulu. Petugas yang mungkin masih pemula bisa saja salah memasukkan koper kita ke jadwal penerbangan lain.
3. Berikan keterangan yang jelas mengenai nama, tujuan, nomor penerbangan dan nomor telepon. Ini untuk membantu petugas mengidentifikasi.
4. Menggunakan Koper dengan warna yang terang. Tidak usah malu dibilang norak. Kalau memungkinkan pakailah koper dengan warna yang terang sehingga memudahkan kita menemukan koper kita.
5. Menggunakan koper yang kuat jika memungkinkan jangan menggunakan yang resleting ini untuk mengantisipasi pembobolan koper. Kalau menggunakan resleting, gunakan yang resleting besar sehingga mudah untuk dipasangi gembok. Dan pergunakanlah gembok yang bagus dan punya Standard Keamanan Penerbangan.

Gunakan yang mempunyai kunci ganda. Pin dan kunci. Dan pastikan Anda tidak lupa ya. Jangan sampai niatnya mau mengamankan koper malah sengsara gara-gara lupa pin untuk membukanya. Kalau perlu simpan pin atau kode keamanan di dompet atau di tas jinjing Anda jadi jika terpaksa lupa Anda masih mempunyai contekan.

Tapi ingat ya jangan taruh dompetnya di dalam koper. Akan percuma juga kita menyimpan kode keamanan di dompet.
6. Memasang GPS dikoper kita. Jadi kalau terjadi koper kita keselip atau Hilang akan mudah untuk melacaknya.
7. Beri tanda yang mencolok agar kita mudah mengenali koper kita. Misalkan ikat dengan tali yang warnanya mencolok. Ini akan memudahkan kita mengenali koper kita.
8. Bawalah barang- barang di dalam koper seperlunya saja. Tujuannya agar koper kita ringkas dan tidak terlalu banyak koper yang kita bawa. Semakin banyak koper yang kita bawa semakin besar kita kehilangan koper itu.
9. Taruh barang-barang penting di tas jinjing yang tidak masuk bagasi. Seperti uang, perhiasan, atau dompet. Ini untuk meminimalkan kerugian akibat kehilangan koper.
10. Ingat ciri penting yang ada di dalam Koper. Ini bermanfaat jika ternyata koper kita terselip atau hilang. Gunanya adalah saat koper kita ditemukan terkadang pertanyaan petugas adalah kunci dan nomor pin koper. Kemudian terkadang juga bertanya ciri- ciri barang yang ada dikoper kita misalnya. Warna sepatu, warna baju atau yang lainnya. Usahakan menata sendiri kopernya ya jadi kita tahu detail iai koper kita.
11. Potret semua barang bawaan Anda. Nah ini salah satu cara praktis kita mengingat barang- barang detail yang ada di koper kita. Gunakan saja kamera Hape kita. Tindakan ini berguna jika koper kita benar-benar hilang. Saat ditanya petugas kita bisa menunjukkan foto barang- barang kita.
12. Simpan nomor kontak perusahaan penerbangan yang kita tumpangi. Ini penting untuk mengantisipasi kalau kita kehilangan koper. Apalagi untuk penerbangan yang tidak mempunyai perwakilan di bandara.
13. Nah yang terakhir adalah tidak membawa bagasi. Ini adalah cara ampuh kita meminimalkan kehilangan. Hehehe.

Nah jika ternyata tips diatas sudah kita lakukan dan kita tetap kehilangan bagasi. Apa sih yang harus kita lakukan?

• Yang pertama harus lakukan adalah jangan panik dan tidak perlu marah- marah. Panik dan marah-marah justru akan membuat kita tidak bisa berpikir jernih. Dan yang jelas panik dan marah tidak serta merta mengembalikan koper kita
• Lapor ke bagian Lost dan Found di bandara. Ingat ya lapor dengan baik- baik tidak perlu pakai marah- marah. Ini akan mensugesti petugas membantu kita secara maksimal.
• Kontak sendiri perusahaan penerbangan yang kita punya. Ini untuk memotong jalur birokrasi sehingga penanganannya lebih cepat.
• Langkah terakhir jika respons yang kita terima adalah tidak sesuai harapan. Share di media sosial dengan me Tag maskapai penerbangan yang bersangkutan. Berikan kronologis kehilangan dan bukti-bukti terlampir. Jangan terlalu berlebihan ya. Ingat jangan sampai kita terkena undang- undang ITE. Biasanya ini cara ampuh untuk mendapatkan respons yang cepat.

Lalu sebenarnya bagaimanakah aturan penggantian untuk koper kita yang hilang? Ini penting loh kita tahu supaya kita tahu hak kita. Nah kalau koper kita hilang menurut peraturan penerbangan kita berhak untuk ;

• Yang pertama harus diingat maskapai penerbangan tidak bertanggung jawab atas kehilangan dan kerusakan bagasi kabin. Kecuali kita bisa membuktikan secara hukum di pengadilan kalau kerusakan itu akibat dari kesalahan petugas. Kalau sudah dinyatakan kesalahan petugas. Akan ada penggantian sesuai harga barang
• Jika yang hilang bagasi tercatat maka ganti ruginya adalah sebesar 200 ribu per kg atau maksimal 4 juta.
• Kehilangan bagasi dianggap sah apabila sudah 14 hari kerja bagasi belum ditemukan. Selama masa tunggu kita mendapatkan uang tunggu sebesar 200.000 per hari. Selama 3 hari.

Nah sudah jelas ya. Apa yang mesti kita lakukan supaya koper kita tidak hilang. Juga bagaimana kita bertindak jika koper kita terlanjur hilang. Ini penting supaya liburan atau perjalanan dinas kita menjadi aman dan lancar tanpa terganggu koper yang hilang. apa rasanya jika  liburan koper hilang kita mesti belanja baju lagi. Bisa- bisa jatah membeli oleh- oleh habis untuk keperluan ini.

Kita juga mesti paham hak dan kewajiban apa yang harus kita lakukan dan kita terima jika kita kehilangan koper. Untuk minimalkan kerugian yang kita dapat.

Continue Reading

Travel

Transformasi Sebuah Gereja di AS Menjadi Masjid

Published

on

Gereja di AS Menjadi Masjid

Di Syracuse, New York, ada sebuah masjid yang sering membuat orang terheran-heran dan bertanya-tanya. Dari nama dan bentuk, bangunan itu terlihat seperti gereja , namun jika masuk ke dalamnya, bisa memastikan itu adalah tempat ibadah muslim. Apa dan bagaimana bangunan itu?

Jika berjalan di blok ke-5 Park Street Syracuse, New York, banyak orang yang barangkali akan terpana dengan papan nama besar bertuliskan Masjid Isa Ibn Maryam, Mosque of Jesus, Son of Mary. Pertama, karena kata “masjid” yang muncul di papan tersebut, yang jelas menggambarkan bangunan itu merupakan tempat ibadah umat muslim. Kedua kata-kata “Jesus, Son of Mary” atau “Yesus, Putra Maria” yang tidak biasa diungkapkan umat Islam. Tak heran banyak yang bertanya-tanya, apakah bangunan berbata merah dengan dua menara yang menjulang ke langit itu masjid atau gereja?

Masjid Isa Ibn Maryam adalah tempat ibadah umat muslim, bukan gereja. Hanya saja masjid itu menggunakan bangunan yang dulunya adalah gereja. Bangunan itu beralih fungsi menjadi masjid sejak Juni 2014, setelah sebelumnya terbengkalai karena tidak berfungsi sebagai gereja.

Menurut Dr Yusuf Soule, pengelola masjid itu, bangunan tempat ibadah ini disewa dari North Side Learning Center, sebuah organisasi relawan nirlaba di Syracuse yang didirikan pada 2009. North Side sendiri membeli banguan gereja itu, beserta bangunan sekolah di dalamnya, setelah sebelumnya sempat digunakan pemerintah setempat untuk untuk mendukung program pengungsi dan imigrasi.

Mesjid dari gereja (Foto: VOA)
Mesjid dari gereja (Foto: VOA)

Soule mengakui, bukan persoalan mudah untuk mengubah fungsi gereja itu menjadi masjid. Banyak orang, baik dari kalangan umat Kristen maupun kalangan umat muslim, mengaku keberatan dengan peralihan fungsi itu. Namun setelah melakukan perbincangan dengan banyak komunitas, akhirnya gereja itu disepakati perubahan fungsinya.

Pada awalnya, Soule juga mengaku kesulitan memperoleh dukungan muslim. Sejumlah muslim bahkan menolak bersembahyang di masjid itu.

“Sejumlah orang marah pada saya. Sejumlah orang yang tidak mengenal saya juga marah. Banyak muslim merasa bangunan itu bukan tempat ibadah muslim. Namun seiring perjalanan waktu, mereka menerima kehadiran masjid itu. Kini puluhan muslim bersembahyang di sana setiap harinya,” kata Soule.

Mengingat bangunan itu tadinya adalah Gereja Katolik Roma dan bernama Gereja Holy Trinity, tentu banyak sekali simbol-simbol Kristen di dalam dan luar bangunan itu. Komunitas muslim pun terpaksa berhadapan dengan Dewan Preservasi Bangunan Bersejarah Syracuse untuk memperoleh izin membuang dan menganti simbol-simbol itu.

Sebuah mesjid di Norwegia (Foto: Courtesy)
Sebuah mesjid di Norwegia (Foto: Courtesy)

Setelah proses yang cukup panjang, pengurus masjid itu akhirnya diperkenankan untuk mencabut simbol-simbol Kristen, seperti salib, sepanjang tidak mengubah keaslian bentuk bangunan.Pengurus melakukan sedikit perbaikan terhadap dinding, langit dan atap bangunan yang telah kosong selama empat tahun itu.

Para pengurus tidak mengubah dekorasi interior bangunan gereja itu yang merupakan hasil kerajinan tangan. Mereka juga tidak mengganti jendela-jendelanya. Mereka hanya menambahkan ornamen-ornamen bernuansa Islam, seperti hiasan dinding kaligrafi bahasa Arab. Sewaktu berada di dalam masjid itu, banyak pengunjung merasa seolah berada dalam ruangan yang merupakan paduan antara gereja dan masjid.

Yang membedakan Masjid Isa Ibn Maryam dengan masjid-masjid lain adalah, di masjid itu tidak ada pemisah fisik antara tempat ibadah pria dan tempat ibadah perempuan. Mereka juga tidak memiliki imam dan muazin (orang yang mengumandangkan azan) tetap. Alasannya adalah masjid ini untuk semua orang sehingga siapapun dapat menjadi muazin dan atau memimpin shalat.

Sajad Samer adalah seorang remaja pengungsi Afghanistan. Ia senang bisa menjalankamn ibadah di sana.

“Saya berusaha mempraktikan ajaran Islam. Saya sering mengumandangkan azan di sini. Orang-orang di masjid ini mendorong saya untuk menjadi muazin. Saya menjadi muazin beberap kali seminggu di sini,” kata Samer.

Mark Cass, Direktur Eksekutif North Side Learning Center bersyukur bahwa bangunan bekas gereja itu kini menjadi tempat ibadah umat muslim. Ia mengatakan, komunitas muslim di sana memberi manfaat positif bagi masyarakat di sekitarnya.

“Mereka menempatkan diri mereka sebagai komunitas yang mengabdi kepada seluruh masyarakat. Dapur amal mereka terbuka bagi siapa saja tanpa memandang agama, ras dan status sosial. Mereka mengadakan piknik dan berbagai kegiatan musim panas untuk kepentingan warga sekitar,” kata Cass.

Cass mengatakan, jangan percaya begitu saja dengan apa yang muncul di banyak media tentang masyarakat Amerika dan muslim. Menurutnya, masyarakat Amerika sangat terbuka dalam menyambut perbedaan, dan merangkul muslim sebagai bagian dari mereka. 

Continue Reading

Travel

Skotlandia Negara Pertama di Dunia Sediakan Produk Menstruasi Gratis di Tempat Umum

Published

on

Gencil News – Skotlandia menjadi negara pertama di dunia yang menyediakan pembalut dan tampon di tempat umum setelah parlemen Skotlandia, Selasa (25/2/2020), meloloskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Produk Menstruasi.

RUU Produk Pembalut itu diloloskan dengan perolehan suara 112 banding 0, dan satu abstain. Jika RUU itu masuk ke tahap kedua di mana para anggota parlemen dapat mengusulkan amandemen, produk-produk terkait menstruasi akan tersedia di tempat-tempat seperti apotek, pusat kegiatan masyarakat dan klub-klub pemuda, secara cuma-cuma.

Saat ini produk-produk menstruasi dikenai pajak sebagai barang mewah. Nilai pajak produk-produk menstruasi tersebut diperkirakan mencapai $31 juta per tahun. Skotlandia telah mengambil sejumlah langkah untuk mengakhiri “pajak tampon” sebesar 5 persen.

Pada 2018, Skotlandia menciptakan kebijakan nasional yang memastikan ketersediaan pembalut dan tampon gratis di sekolah dan universitas. Uni Eropa berencana menghapus pajak penjualan produk menstruasi pada 2022 dan membebaskan setiap negara untuk memutuskan harga yang tepat.

“Ini adalah tonggak normalisasi menstruasi di Skotlandia, dan mengirim sinyal nyata kepada orang-orang di negara ini tentang betapa seriusnya parlemen mendorong kesetaraan gender,” ujar Monica Lennon, yang mendukung RUU itu, dalam debat di parlemen.

“Kita mengubah budaya dan benar-benar menggembirakan melihat negara-negara lain di dunia mengamati apa yang kita lakukan dengan sangat seksama.”

Continue Reading

TRENDING