CDC Minta Warga AS Tidak Mudik Thanksgiving – Gencil News
Connect with us

Wisata

CDC Minta Warga AS Tidak Mudik Thanksgiving

Published

on

CDC Minta Warga AS Tidak Mudik Thanksgiving

Dengan tidak terkendalinya virus corona, badan urusan kesehatan di Amerika hari Kamis (19/11) memohon kepada seluruh warga untuk tidak mudik Thanksgiving dan tidak menghabiskan hari libur itu dengan orang-orang di luar orang yang serumah.

Ini merupakan salah satu pedoman baru yang paling tegas dari pemerintah guna mencegah berlangsungnya pertemuan-pertemuan saat Thanksgiving.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit CDC mengeluarkan rekomendasi-rekomendasi ini hanya satu minggu sebelum hari Thanksgiving, pada saat ketika jumlah orang yang dirawat di rumah sakit dan jumlah korban yang meninggal dunia melesat di berbagai penjuru Amerika.

  Di banyak daerah, sistem layanan kesehatan sangat kewalahan menghadapi kombinasi banyaknya pasien yang harus dirawat di rumah sakit dan pekerja medis yang juga jatuh sakit.

Pejabat CDC Dr. Erin Sauber-Schatz mengatakan lebih dari satu juta kasus baru di Amerika sepanjang pekan lalu menjadi alasan utama dikeluarkannya pedoman baru itu.

“Cara paling aman untuk merayakan Thanksgiving tahun ini adalah berada di rumah bersama orang-orang serumah Anda sendiri,” tegasnya.

Jika keluarga memutuskan untuk menerima anggota keluarga mereka yang kembali dari libur kuliah, atau anggota militer, atau lainnya, untuk menikmati kalkun panggang dan pernak-perniknya, CDC merekomendasikan tuan rumah atau pemilik rumah untuk mengambil langkah berjaga-jaga.

  Antara lain : pertemuan sedapat mungkin dilakukan di luar ruangan, orang-orang saling menjaga jarak satu sama lain minimal 2 meter, mengenakan masker dan hanya satu orang yang menyajikan makanan.

Soal apakah warga Amerika akan mengikuti peringatan ini merupakan isu lain.  Kembalinya virus mematikan ini sebagian disebabkan kelelahan yang dirasakan sebagian warga terhadap pandemi ini, atau mulai munculnya rasa bosan dengan keharusan mengenakan masker dan mematuhi pedoman kesehatan lainnya.

Lonjakan terlihat pada musim panas lalu setelah peringatan Hari Kemerdekaan 4 Juli, meskipun otoritas kesehatan terus menerus mengeluarkan peringatan.

Rumah Sakit Mulai Kewalahan

Ada lebih dari 11,5 juta orang di Amerika yang tertular virus mematikan ini, termasuk lebih dari 250.000 korban meninggal dunia.  CDC yakin bahwa sekitar 40% orang yang terjangkit virus ini tidak memiliki gejala yang jelas tetapi masih dapat menularkan virus.

Banyak rumah sakit di negara-negara bagian yang mulai kekurangan sumber daya kini berjuang keras agar dapat juga melayani pasien non-virus corona, mulai dari patah tulang hingga serangan jantung. 

Di Kansas, beberapa rumah sakit di pinggiran kota mulai mengalami kesulitan untuk memindahkan pasien ke rumah sakit yang lebih besar untuk mendapat perawatan lebih intensif.  

Awal bulan ini Mayo Clinic Health System di Wisconsin mengumumkan pihaknya menangguhkan seluruh prosedur medis elektif. 

Sementara gubernur negara bagian Illinois JB Pritzker mengatakan dengan lebih dari seperempat tempat tidur di rumah sakit di seluruh negara bagian itu dipenuhi pasien Covid-19, maka hanya tinggal sedikit sumber daya untuk merawat pasien serangan jantung, ibu hamil yang mendekati tenggat melahirkan bayinya atau penderita kanker.

Banyak Petugas Medis Mulai Jatuh Sakit

The Mayo Clinic Health System, jaringan rumah sakit dan klinik yang dikelola oleh Mayo Clinic di MidWest, melaporkan bahwa dalam dua minggu terakhir ini ada 905 staf medis yang positif menderita Covid-19.  Eksekutif di Mayo Clinic Practice, Dr. Amy Williams,  kepada Associated Press mengatakan sebagian besar tertular di komunitas mereka, bukan di tempat kerja.

Di Kansas, 150 petugas medis dan dokter di rumah sakit Topeka juga positif tertular virus corona dan kini diisolasi atau cuti karena melakukan kontak dengan mereka yang juga memiliki virus ini.  Di University of Kansas Hospital di Kansas City, ada 187 petugas medis – termasuk dokter, perawat dan staf pendukung – positif mengidap virus corona.  Selain itu ada 200 lainnya yang menunggu hasil uji medis mereka. 

Tingkat Positif Virus Corona

Positivity rate, sebutan bagi prosentase orang yang positif mengidap virus corona setelah menjalani uji medis, telah semakin menjadi patokan utama dalam menanggapi krisis ini. 

New York City mulai hari Kamis (19/11) menghentikan seluruh kelas tatap muka di sistem dinas pendidikan terbesar di Amerika setelah “positivity rate” atau tingkat orang yang positif mengidap Covid-19 melampaui angka tiga persen.

Hal ini menimbulkan kemarahan banyak keluarga yang merasa kebijakan itu terlalu keras dan mempertanyakan mengapa bar dan restoran tetap diijinkan buka.

“Positivity rate” ini melonjak di seluruh Amerika.  Tingkat kasus positif di South Dakota, Iowa dan Wyoming di atas lima puluh persen, sementara tingkat kasus positif di Amerika kini mencapai sepuluh persen.

Sejumlah pakar kesehatan mengingatkan adanya kelemahan dalam data tingkat positif ini karena negara-negara bagian melakukan penghitungan secara berbeda.

Tetapi mereka tidak menyangkal trend secara keseluruhan, yang  mengindikasikan semakin meluasnya tingkat perebakan dan uji medis yang tidak memadai di banyak tempat.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Wisata

Mie Kering Khas Singkawang Kalimantan Barat

Published

on

Mi Kering Khas Singkawang Kalimantan Barat

GENCIL NEWS – KOTA SINGKAWANG -Mie Kering Khas Singkawang Kalimantan Barat. Singkawang memiliki kuliner yang khas dan sangat nikmat dengan citra rasa bumbu yang khas. Salah satu kuliner Singkawang yang memiliki citra rasa berbeda dengan makanan pada daerah lainnya, yaitu mi kering Singkawang.

Mie Kering Khas Singkawang Kalimantan Barat. Secara umum mi kering Singkawang ini  memang bila dilihat hampir sama dengan mi ayam yang ada di beberapa wilayah di Indonesia. Namun tentunya mi kering Singkawang ini berbeda dengan mi ayam pada umumnya, karena mi kering Singkawang ini disajikan dengan toping seperti daging ayam, bakso, lumpia dan telur dadar.

Apalagi meskipun namanya mi kering, namun mi ini disajikan dengan sedikit kuah dari kaldu daging sapi. Sehingga penyajian mi kering bersama toping yang lezat dan kuah kaldu yang nikmat ini menjadikan citra rasa dari mi kering berbeda dengan mi ayam pada umumnya, karena rasanya lebih enak dan lezat.

Sebenarnya, mi kering ini merupakan kuliner khas dari masyarakat Thinghoa yang ada di Kalimantan Barat, dengan toping utamanya daging babi. Namun karena semua masyarakat, terutama masyarakat muslim juga ingin menikmati mi kering khas Singkawang ini, maka banyak warung makan yang berlogo “halal” menyajikan mi kering khas Singkawang dengan mengganti toping daging babi menjadi daging ayam atau sapi.

Sehingga bila anda datang ke Kalimantan Barat, khususnya Singkawang anda tak perlu khawatir jika ingin mencicipi kuliner khas Singkawang mi kering ini, karena banyak warung makan yang berlogo “halal” yang telah menyajikan mi kering khas Singkawang ini.

Continue Reading

Wisata

Yuk Jelajahi Perjalanan Nan Romantis di Turki

Published

on

Emre melamar pacarnya, Mine Nur, di gerbong kereta “Eastern Express yang diterangi nyala lilin. Lamaran romantis itu berlangsung dalam perjalanan kereta yang menempuh jarak ribuan kilometer menyusuri bagian timur Turki, yang menurut Emre adalah awal sempurna untuk perjalanan kehidupan mereka.

GENCILNEWS –  “Kami senang jalan-jalan. Jadi, ini cocok untuk kami. Perjalanan ini semacam demo pendek dari kehidupan kami bersama untuk sepanjang masa,” kata Emre, yang memutuskan melamar Mine setelah berpacaran selama dua tahun.Mine Nur menerima lamaran Emre.

Hingga beberapa tahun lalu, memilih naik kereta selama 24 jam untuk menempuh perjalanan sejauh 1.365 kilometer (850 mil) daripada naik pesawat yang hanya membutuhkan waktu satu jam, dianggap tidak masuk akal. Meski harga kereta sangat murah, yaitu hanya 45 lira ($11).

Sinan Usta, mahasiswa berusia 24 tahun, menghias kamar tidurnya dengan lilin-lilin dan lampu-lampu pada saat Eastern Express melintas Provinsi Kayseri dari Ankara menuju Kars, Turki, 9 April 2018.

Namun keadaan berubah ketika sekelompok turis muda Turki memutuskan untuk tidak mengindahkan kecepatan dalam bepergian dan memilih untuk memesan tiket kereta dengan gerbong tempat tidur atau “sleeper.” Tentunya, mereka juga tidak lupa membagikan pengalaman di media sosial.

Sejak saat itu, kereta menjadi tempat untuk bersenang-senang, berpetualang, bersosialisasi dan mendapatkan pengalaman baru.

“Tentu saja tren ini menarik perhatian kami di Instagram. Beberapa unggahan mendorong kami untuk melakukan perjalanan ini,” kata Nurcan Guner, yang naik kereta itu bersama seorang teman baiknya. Guner mengenakan piyama dan kaus kaki seragam yang dipilih khusus untuk perjalanan kereta itu.

Permintaan Tinggi

Kereta Eastern Express berangkat dari Ibu Kota Ankara setiap hari menuju Kars, dekat perbatasan Armenia. Dalam perjalanannya, Eastern Express melewati provinsi-provinsi seperti Kayseri, Sivas, Erzincan dan Erzurum. Kereta akan tiba di Kars setelah menempuh perjalanan 24 jam dan 30 menit.

Busra Korkmaz (kiri), 20 tahun, Ozlem Ozderya (kanan), 20 tahun dan Berfin Abadan (kanan atas), 21 tahun, berbincang dalam perjalanan kereta Eastern Express melewati Provinsi Kayseri dalam rute dari Ankara ke Kars, Turki, 9 April 2018.

Selama perjalanan para penumpang kereta bisa menikmati pemandangan ladang-ladang pertanian, bukit-bukit dan hutan-hutan. Kereta juga melewati sungai-sungai yang meluap karena salju yang mencair di tengah matahari musim semi, serta melewati terowongan-terowongan panjang dan gelap menembus pegunungan.

Dengan pengalaman seperti ini, tak heran bila tiket cepat habis terjual hanya dalam sehari setelah reservasi dibuka, meski jumlah gerbong sudah ditambah dari 5 menjadi 11.

Selama 2017 saja, jumlah penumpang Eastern Express naik sebanyak 40 persen dari tahun 2016, menjadi 300 ribu orang.

Kereta Eastern Express dilengkapi dengan gerbong tempat duduk dan gerbong tempat tidur, toilet, kulkas mini dan meja.

Burcu Yilmaz, seorang teknisi medis berusia 37 tahun, memutuskan untuk naik kereta Eastern Express setelah melihat foto-foto di media sosial. Yilmaz sempat kesulitan mendapatkan tiket, tapi akhirnya bisa berangkat bersama ketiga temannya.

“Pengalaman paling mengesankan,” kata dia. “Perjalanan ini kesempatan berharga untuk bertemu orang-orang baru, untuk mengadakan pesta di gerbong-gerbong. Anda tidak bisa melakukan hal-hal ini bila melakukan perjalanan dengan cara lainnya.” [ft/au]

Continue Reading

Lintas Kalbar

Foto-foto Indahnya Masjid Terapung di Kabupaten Kayong Utara

Published

on

Foto-foto Indahnya Masjid Terapung di Kabupaten Kayong Utara

GENCIL NEWS – KAYONG UTARA – Kalau Anda sedang singgah di Sukadana Kabupaten Kayong Utara, sempatkan mampir ke masjid rayanya. Masjid terapung yang diresmikan Presiden Jokowi pada 15 Oktober 2016 tahun lalu ini, kabarnya menelan biaya hingga Rp 38 miliar. Masjid ini dapat menampung jamaah hingga 3.000 orang. Wow.

Jurnalis Gencil News yang berkesempatan singgah di Sukadana membuktikan keindahannya. Area parkir yang sangat luas, dan arsitektur masjid yang ciamik, seperti Taj Mahal. Anda akan betah berada di dalam masjid, karena hawa dingin lantainya membuat sejuk saat berada di dalam. Mungkin ini dikarenakan air yang berada di bawah masjid tersebut.

Masjid yang diberi nama Oesman Al Khair ini merupakan nama pemimpin Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Oesman Sapta Odang karena jasanya yang telah mewakafkan tanahnya untuk dibangun masjid tersebut. Disamping itu, Oesman juga dikabarkan menyumbang Rp 11 miliar untuk pembangunan masjid terapung di Sukadana tersebut.

Jurnalis Gencil News sempat mengabadikan keindahan masjid tersebut (kredit foto: @Kang Nchus), berikut foto-fotonya:

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Continue Reading

TRENDING