Connect with us

Wisata

Yuk Jelajahi Perjalanan Nan Romantis di Turki

Published

on

Emre melamar pacarnya, Mine Nur, di gerbong kereta “Eastern Express yang diterangi nyala lilin. Lamaran romantis itu berlangsung dalam perjalanan kereta yang menempuh jarak ribuan kilometer menyusuri bagian timur Turki, yang menurut Emre adalah awal sempurna untuk perjalanan kehidupan mereka.

GENCILNEWS –  “Kami senang jalan-jalan. Jadi, ini cocok untuk kami. Perjalanan ini semacam demo pendek dari kehidupan kami bersama untuk sepanjang masa,” kata Emre, yang memutuskan melamar Mine setelah berpacaran selama dua tahun.Mine Nur menerima lamaran Emre.

Hingga beberapa tahun lalu, memilih naik kereta selama 24 jam untuk menempuh perjalanan sejauh 1.365 kilometer (850 mil) daripada naik pesawat yang hanya membutuhkan waktu satu jam, dianggap tidak masuk akal. Meski harga kereta sangat murah, yaitu hanya 45 lira ($11).

Sinan Usta, mahasiswa berusia 24 tahun, menghias kamar tidurnya dengan lilin-lilin dan lampu-lampu pada saat Eastern Express melintas Provinsi Kayseri dari Ankara menuju Kars, Turki, 9 April 2018.

Namun keadaan berubah ketika sekelompok turis muda Turki memutuskan untuk tidak mengindahkan kecepatan dalam bepergian dan memilih untuk memesan tiket kereta dengan gerbong tempat tidur atau “sleeper.” Tentunya, mereka juga tidak lupa membagikan pengalaman di media sosial.

Sejak saat itu, kereta menjadi tempat untuk bersenang-senang, berpetualang, bersosialisasi dan mendapatkan pengalaman baru.

“Tentu saja tren ini menarik perhatian kami di Instagram. Beberapa unggahan mendorong kami untuk melakukan perjalanan ini,” kata Nurcan Guner, yang naik kereta itu bersama seorang teman baiknya. Guner mengenakan piyama dan kaus kaki seragam yang dipilih khusus untuk perjalanan kereta itu.

Permintaan Tinggi

Kereta Eastern Express berangkat dari Ibu Kota Ankara setiap hari menuju Kars, dekat perbatasan Armenia. Dalam perjalanannya, Eastern Express melewati provinsi-provinsi seperti Kayseri, Sivas, Erzincan dan Erzurum. Kereta akan tiba di Kars setelah menempuh perjalanan 24 jam dan 30 menit.

Busra Korkmaz (kiri), 20 tahun, Ozlem Ozderya (kanan), 20 tahun dan Berfin Abadan (kanan atas), 21 tahun, berbincang dalam perjalanan kereta Eastern Express melewati Provinsi Kayseri dalam rute dari Ankara ke Kars, Turki, 9 April 2018.

Selama perjalanan para penumpang kereta bisa menikmati pemandangan ladang-ladang pertanian, bukit-bukit dan hutan-hutan. Kereta juga melewati sungai-sungai yang meluap karena salju yang mencair di tengah matahari musim semi, serta melewati terowongan-terowongan panjang dan gelap menembus pegunungan.

Dengan pengalaman seperti ini, tak heran bila tiket cepat habis terjual hanya dalam sehari setelah reservasi dibuka, meski jumlah gerbong sudah ditambah dari 5 menjadi 11.

Selama 2017 saja, jumlah penumpang Eastern Express naik sebanyak 40 persen dari tahun 2016, menjadi 300 ribu orang.

Kereta Eastern Express dilengkapi dengan gerbong tempat duduk dan gerbong tempat tidur, toilet, kulkas mini dan meja.

Burcu Yilmaz, seorang teknisi medis berusia 37 tahun, memutuskan untuk naik kereta Eastern Express setelah melihat foto-foto di media sosial. Yilmaz sempat kesulitan mendapatkan tiket, tapi akhirnya bisa berangkat bersama ketiga temannya.

“Pengalaman paling mengesankan,” kata dia. “Perjalanan ini kesempatan berharga untuk bertemu orang-orang baru, untuk mengadakan pesta di gerbong-gerbong. Anda tidak bisa melakukan hal-hal ini bila melakukan perjalanan dengan cara lainnya.” [ft/au]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Wisata

Robot Lumba-lumba untuk Menarik Minat Penonton Sirkus

Published

on

Robot Lumba-lumba untuk Menarik Minat Penonton Sirkus

Gencil News-Robot Lumba-lumba untuk Menarik Minat Penonton Sirkus. Beberapa tempat hiburan sudah mulai merancang strategi dan siasat agar bisa bangkit kembali, ketika situasi membaik setelah krisis Covid-19. Meskipun belum ada tanda-tanda wabah berlalu, namun beberapa tempat hiburan dan wisata keluarga telah menyiapkan beragam program yang memikat wisatawan lokal.

Dilansir dari TEMPO-Perusahaan teknologi pembuat animatronik yang digunakan film Hollywood seperti Free Willy dan Deep Blue Sea, Edge Innovations, telah menciptakan animatronik berbentuk lumba-lumba untuk menggantikan penggunaan lumba-lumba nyata di berbagai sektor, salah satunya taman hiburan.

“Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk menata kembali potensi hiburan, pendidikan, dan bisnis industri hewan laut,” tulis Edge di laman resminya. Perusahaan juga mengatakan eksploitasi mamalia laut sekarang sudah semakin dibatasi sehingga industri taman laut menjadi lebih menantang.

CEO Edge Innovations, Walt Conti, mengatakan ada keinginan dari masyarakat untuk mencintai dan belajar tentang lumba-lumba. Sampai saat ini ada sekitar 3.000 lumba-lumba di penangkaran yang digunakan untuk memenuhi keinginan masyarakat tersebut dan untuk menghasilkan uang.

“Kami ingin menawarkan berbagai cara berbeda untuk mencintai lumba-lumba,” kata Conti, dikutip dari Reuters, Kamis, 15 Oktober 2020. Lebih lanjut dia mengatakan animatronik lumba-lumba buatan perusahaannya ini bisa menarik kembali minat penonton sirkus lumba-lumba yang menurun akibat penggunaan satwa asli.

Robot Lumba-lumba untuk Menarik Minat Penonton Sirkus. Di Eropa sendiri, sekitar 20 negara telah melarang atau membatasi sirkus yang menggunakan hewan liar.

Direktur Kreatif Program Animatronik Edge Innovations, Roger Holzberg, mengatakan ide awal dari program animatronik lumba-lumba ini adalah untuk menciptakan semacam “Sesame Street” versi bawah air. “Karakter tersebut mengajari bagaimana merasakan tentang berbagai macam aspek manusia dengan cara yang tidak terbayangkan sebelumnya,” kata Holzberg.

Robot animatronik lumba-lumba seberat 250 kg dan Panjang 2,5 meter ini dibanderol dengan harga mulai dari US$ 3 juta sampai US$ 5 juta.

Saat ini, lumba-lumba animatronik buatan Edge tengah menjadi program pendidikan utama untuk beberapa sekolah yang bermitra.

Seperti diberitakan Gizmodo, perusahaan Edge telah mengembangkan robot lumba-lumba ini sejak 20 tahun silam. Robot ini dirancang untuk mensimulasikan gerakan dan penampilan lumba-lumba hidung botol yang sebenarnya.

Sampai saat ini, pihak perusahaan belum menanamkan kecerdasan buatan pada robot sehingga masih harus dioperasikan oleh manusia.

Continue Reading

Wisata

Disporapar Pulihkan Sektor Pariwisata Di Era New Normal

Published

on

By

Disporapar Pulihkan Sektor Pariwisata Di Era New Normal

Gencil News – Sektor Pariwisata menjadi salah satu sektor yang terdampak pandemi covid 19. Disporapar pulihkan kembali kepercayaan wisatawan terhadap keamanan kesehatan desnitinasi wisata di era new normal.

Dalam paya memulihkan sektor Pariwisata Indonesia khususnya di Kalimantan Barat, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan peningkatan dan pengembangan pemasaran pariwisata Kalimantan Barat Tahun 2020 di Golden Tulip, Senin (12/10/2020) kemarin.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kalimantan Barat Windy Prihastari, S.STP, M.Si mengharapkan adanya komitmen bersama dalam pemulihan sektor pariwisata.

” Melalaui kegiatan ini, saya berharap kita dapat menjaga komitmen bersama dalam mendukung pengembangan pariwisata di Kalimantan Barat” katanya

Hal ini dibuktikan dengan penandatangan pernyataan komitmen bersama tentang pembangunan sektor kepariwisataan oleh Disporapar, Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Biro Administrasi Pimpinan Setda, Perum Damri Cabang Pontianak, DPD ASITA, DPD PHRI, dan DPD HPI Kalimantan Barat.

Penandatanganan Komitmen tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan sektor pariwisata informasi promosi pemasaran Kalbar. Melalui kerjasama atau sinergitas guna membangun pemasaran pariwisata Provinsi Kalimantan Barat.

Sektor Pariwisata saat ini dianggap perlu beradaptasi dengan kebiasaan baru yang mulai diterapkan, Yakni penetapan protokol kesehatan pada tempat-tempat wisata.

Perlu adanya upaya khusus dalam peningkatan turis domestik wisatawan nusantara. Pemulihan sektor pariwisata memerlukan adanya keterlibatan selauruh pemangku kepentingan dibidang pariwisata.

Kadisporapar menyampaikan saat ini sedang melakukan penyusunan semua paket wisata, Baik alam maupun sejarah. Nantinya pada tanggal 28 oktober 2020 akan launching paket wisata murah bersama damri.

” Nanti kita coba di Kota Pontianak dulu. Jadi untuk City Tournya menggunakan damri “pungkasnya

Pada agenda city tour nantinya peserta tidak hans melakukan perjalanan wisata. Namun juga akan disuguhkan dengan cerita tetang sejarah Kota Pontianak. Sementara untuk kota lainnya juga diharapkan segera menyiapkan diri masing-masing.

Continue Reading

Headline

Tips Aman Saat Mendaki Gunung

Published

on

Setiap orang tentu saja memiliki caranya tersendiri untuk melakukan liburan seperti dengan bepergian ke mall, kemudian bepergian ke kebun binatang, pergi ke Museum, dan lain sebagainya. Ada salah satu cara yang paling banyak diminati oleh banyak orang yaitu bepergian ke beberapa tempat yang ada di Indonesia. Dengan melakukan perjalanan memang merupakan salah satu cara berlibur yang sangat menyenangkan, apalagi kini munculnya sebuah trend baru yaitu trend Adventure.

(more…)

Continue Reading

TRENDING