Jemaah Haji Mulai Berdatangan ke Makkah – Gencil News
Connect with us

Internasional

Jemaah Haji Mulai Berdatangan ke Makkah

Published

on

Jemaah Haji Mulai Berdatangan ke Makkah

GENCIL NEWS -VOA – Jemaah Haji mulai berdatangan ke Makkah, Jelang Idul Adha. Jemaah haji sudah berdatangan dari berbagai kota di Arab Saudi ke Makkah.

Pandemi virus corona memaksa pemerintah Arab Saudi hanya membuka kesempatan sangat terbatas bagi Muslim yang bermukim di sana untuk beribadah haji.

Setelah membuka pendaftaran secara daring. Kementerian haji memilih orang yang diizinkan atau tidak diizinkan beribadah haji tahun ini.

Permintaan Farah Abu Shanab asal Palestina yang bermukim di Riyadh tidak dikabulkan. Dia mengaku kecewa tidak bisa beribadah haji tahun ini tetapi menyatakan bisa menerima keputusan tersebut.

“Rasanya sangat sedih dan menyakitkan. Satu-satunya hal yang membuat saya menerima (keputusan) ini adalah, terima kasih Tuhan, pemerintah tetap mengadakan ibadah haji, walaupun secara ketat membatasi jumlah jemaah. Setidaknya orang akan melakukan ritual ini, karena kami sangat sedih ketika masjid ditutup,” ujarnya.

Nasser Younes Solebarmo adalah ekspatriat Nigeria yang juga bermukim di Riyadh. Ia mendaftar dan terpilih.

“Jujur saja, bagi saya, virus corona membawa keberuntungan. Tanpa virus corona, mungkin saya tidak pergi haji. Insya Allah, pandemi ini akan segera berakhir.”

Berbagai media melaporkan, jumlah jemaah yang pada akhirnya diizinkan beribadah haji tahun ini naik 10 kali lipat, dari 1.000 menjadi 10 ribu.

Sejak Jumat, jemaah berdatangan dari berbagai kota Arab Saudi. Seorang dari mereka adalah perempuan Indonesia.

Afnan Firdaus mengungkapkan, istrinya menangis terharu dan sangat senang mendapat kesempatan berhaji kali ini.

Ia tidak mau menyebut nama istrinya yang mematuhi larangan pemerintah Arab Saudi untuk tidak berbicara dengan media.

Afnan membeberkan, ketika pemerintah Saudi memberi tahu bahwa kuota haji diutamakan bagi tenaga medis, yang dinilai telah berjuang keras beberapa bulan ini untuk menangani COVID-19. Istrinya yang bekerja sebagai perawat ikut mendaftar.

Tetapi kata Afnan setelah terpilih istrinya siap mundur karena mendapat informasi bahwa setiap jemaah harus membayar sampai 13 ribu riyal atau lebih dari 50 juta rupiah. Rupanya itu ujian bagi kesungguhan.

“Ternyata hajian kali ini, gratis. Tidak dipungut biaya apapun. Istri saya merasa lebih terharu. Ini dianggap sebagai panggilan Allah,” tulis Afnan melalui WhatsApp.

Konjen Republik Indonesia di Jeddah Eko Hartono mengatakan ada dua orang Indonesia yang terpilih beribadah haji.

Tetapi keduanya sama-sama tidak mau berbicara dengan media, sesuai larangan pemerintah Arab Saudi.

Selain rutin menyanitasi Masjidilharam, pemerintah Arab Saudi melakukan langkah-langkah keamanan, bahkan sebelum jemaah dipilih.

Usia, misalnya antara 20 dan 50 tahun tidak boleh mengidap penyakit, dan belum pernah berhaji.

Menteri Kesehatan Arab Saudi Tawfiq Al Rabiah mengatakan, bukan hanya jemaah, semua pekerja dan petugas keamanan pun harus dipastikan tidak mengidap virus corona.

Jemaah dites virus corona sebelum tiba di Makkah dan diminta swakarantina setelah berhaji.

Selain itu, “Akan ada tim medis yang menemani jemaah dalam setiap tahap. Juga akan ada ambulans dan petugas ambulans.”

Langkah lain, masker dikenakan setiap saat dan jemaah dilarang menyentuh atau mencium Ka’bah. Air zam-zam, yang biasanya bebas diminum kapan saja, kali ini hanya tersedia dalam kemasan.

Kerikil untuk melempar jumrah pun tidak perlu dicari karena sudah disiapkan dalam kantung dan disteril.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Internasional

Berlian 101 Karat Akan Dilelang di Jenewa

Berlian terbesar yang pernah dipotong di Rusia, yaitu Alrosa Spectacle yang memiliki berat 100,94 karat, akan dilelang di Jenewa akhir bulan ini.

Published

on

Berlian 101 Karat Akan Dilelang di Jenewa

GENCIL NEWS – VOA – Berlian itu diperkirakan akan terjual seharga 12 hingga 18 juta franc Swiss atau sekitar Rp189 miliar hingga Rp283 miliar dalam pelelangan di rumah lelang Christi’s pada 12 Mei nanti.

“Berlian berwarna 100 karat D yang fantastis ini dipotong dari berlian kasar yang awalnya beratnya 200 karat. Berlian itu disebut berlian kasar Sergei Diaghilev dan ditambang pada 2016,” kata Marie-Cecile Cisamolo, pakar perhiasan di rumah lelang tersebut seperti dilansir oleh Reuters.

“Antara berlian kasar dan berlian yang kami tawarkan hari ini, butuh satu tahun delapan bulan untuk memotongnya menjadi batu yang sempurna ini.”

Berlian adalah salah satu dari 144 lot yang ditawarkan dalam penjualan, yang juga mencakup cincin, anting-anting, bros, dan potongan lainnya yang dibuat dengan berlian, safir, dan rubi.

Selanjutnya kejadian ini diselesaikan secara mediasi, dan tangani oleh pihak Polsek Pontianak Selatan.
Selanjutnya kejadian ini diselesaikan secara mediasi, dan tangani oleh pihak Polsek Pontianak Selatan.

Continue Reading

Internasional

FDA Setujui Vaksin Pfizer untuk Remaja

Published

on

By

FDA Setujui Vaksin Pfizer untuk Remaja
Lauren Borenstein, 16 tahun, menerima suntikan vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BioNTech di Skippack Pharmacy, di Schwenksville, Pennsylvania, 3 Maret 2021.

Gencil News – VOA – Badan Urusan Pangan dan Obat-Obatan Amerika Serikat (Food and Drugs Administration/FDA), Senin (10/5), mengeluarkan otorisasi vaksin COVID-19 yang dikembangkan Pfizer-BioNTech untuk digunakan oleh remaja berusia paling muda 12 tahun. Langkah itu memperluas kelompok warga yang memenuhi syarat untuk divaksinasi.

FDA mengatakan vaksin itu aman dan efektif bagi remaja berusia 12-15 tahun. Sebelumnya vaksin yang sama tersedia untuk penggunaan darurat bagi anak berusia 16 tahun dan yang lebih tua.

“Langkah hari ini memungkinkan populasi yang lebih muda untuk mendapat perlindungan dari COVID-19, membuat kita semakin dekat untuk memulai kembali kehidupan normal dan mengakhiri pandemi ini,” ujar penjabat komisioner sementara FDA Janet Woodcock dalam sebuah pernyataan.

Vaksin Pfizer ini adalah vaksin pertama di Amerika yang disetujui untuk orang yang berusia lebih muda. Persetujuan itu diberikan ketika pejabat-pejabat Amerika berupaya memvaksinasi lebih banyak warga dan tampaknya akan mendorong jutaan siswa SMP dan SMA untuk mencoba divaksinasi sebelum kembali ke sekolah pada musim gugur nanti.

Meskipun anak-anak yang terjangkit COVID-19 umumnya hanya memiliki gejala ringan atau bahkan tanpa gejala sama sekali, mereka masih dapat menularkan virus itu pada orang lain.

Pfizer pada Maret lalu merilis hasil kajian pendahuluan dari uji coba vaksin yang melibatkan lebih dari 2.000 sukarelawan berusia 12-15 tahun. Uji coba itu menunjukkan tidak satu pun remaja yang telah divaksinasi penuh mengidap COVID-19 atau mengalami efek samping yang serius. 

Continue Reading

Internasional

Penggerebekan Narkoba, 25 Orang Tewas

Published

on

Penggerebekan Narkoba, 25 Orang Tewas

Gencil News – VOA – Polisi menarget pengedar narkoba dan menggerebek favela atau perkampungan kumuh di Rio de Janeiro, Ibu Kota Brazil pada Kamis (6/5). Pihak berwenang mengatakan dalam penggerebak itu, setidaknya satu anggota polisi dan 24 orang lainnya tewas setelah ditembak.

Kantor pers polisi mengonfirmasi kematian seorang anggotanya dan 24 tersangka “penjahat” itu dalam sebuah pesan singkat kepada Associated Press.

Rekaman yang ditayangkan di televisi lokal menunjukkan, sebuah helikopter polisi terbang rendah di atas favela Jacarezinho ketika orang-orang bersenjata berat melarikan diri dari polisi dengan melompat dari atap ke atap rumah.

Felipe Curi, seorang detektif di kepolisian Rio, membantah telah terjadi eksekusi.

“Satu-satunya eksekusi adalah seorang petugas polisi, yang sayangnya dieksekusi dengan dingin oleh para pengedar narkoba. Kematian lainnya sayangnya terjadi ketika para penyelundup menarget polisi, dan mereka kemudian dinetralkan. Sesederhana itulah yang terjadi,” katanya dalam jumpa pers.

Jacarezinho, salah satu daerah kumuh terpadat di Kota Rio de Janeiro dengan jumlah penduduk 40 ribu jiwa, didominasi oleh Comando Vermelho, (Komando Merah) salah satu organisasi kriminal terkemuka Brazil.

Polisi menganggap Jacarezinho sebagai salah satu markas grup itu.

Continue Reading

Internasional

WHO Beri Persetujuan Vaksin COVID-19 Sinopharm Buatan China

Published

on

By

WHO Beri Persetujuan Vaksin COVID-19 Sinopharm Buatan China

Gencil News – VOA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan persetujuan bagi vaksin COVID 19 yang dikembangkan oleh China untuk penggunaan darurat di seluruh dunia.

Vaksin buatan Sinopharm, BUMN pengembang obat China, adalah vaksin pertama yang diproduksi oleh negara bukan blok Barat yang disetujui oleh WHO.

Langkah Jumat itu juga merupakan pertama kalinya, organisasi kesehatan publik global itu memberikan persetujuan terhadap sebuah vaksin China untuk penyakit infeksi.

Vaksin COVID 19 Sinopharm sudah diberikan kepada ratusan juta warga China serta negara-negara lain, bersama dengan vaksin China kedua lainnya.

Keputusan WHO itu akan memungkinkan vaksin Sinopharm diikutsertakan ke dalam Akses Global Vaksin COVID 19 atau COVAX, sebuah inisiatif untuk mendistribusikan vaksin ke negara-negara miskin.

WHO mengatakan, pihaknya akan memutuskan vaksin kedua China, yang dibuat oleh Sinovac Biotech, sedini minggu depan.

Sebelumnya, WHO sudah menyetujui vaksin AstraZeneca, Johnson&Johnson, Moderna, dan Pfizer-BioNTech untuk penggunaan darurat. WHO Beri Persetujuan Vaksin COVID-19 ‘Sinopharm’ Buatan China

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING