Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan tawaran AS untuk membantu Iran memerangi pandemi virus corona adalah sesuatu yang mengherankan.

Khamenei mengatakah hal itu dalam pidato yang disiarkan televisi pada Minggu (22/3). Dia juga menyebut para pemimpin AS sebagai “penipu.”

Terlepas dari ketegangan yang meningkat antara kedua negara yang sejak dulu bermusuhan itu, Washington telah menawarkan bantuan kemanusiaan kepada Iran yang berjuang mengatasi wabah virus corona.

Iran adalah negara yang terkena dampak paling buruk di Timur Tengah dengan lebih dari 1.500 kematian dan 20.610 orang positif tertular virus corona.

“Beberapa kali Amerika menawarkan bantuan untuk membantu Iran mengendalikan virus… Anda (AS) dituduh menciptakan virus ini. Saya tidak tahu itu benar atau tidak, tapi aneh kalau Anda ingin membantu Iran,” kata Khamenei.

Baca juga   'Serangan Islamofobia' di Australia, Wanita Hamil Dipukul dan Ditendang

“Anda sendiri mengalami hambatan dalam melawan virus, jadi bisa saja Anda memberi kami obat yang justru akan membantu virus itu bertahan di Iran secara permanen.”

Khamenei, seorang anti AS, mengatakan Republik Islam itu memiliki kemampuan untuk mengatasi “segala macam krisis dan tantangan, termasuk wabah virus corona.”

Hubungan tegang antara Iran dan AS sejak 2018, ketika Presiden Donald Trump keluar dari perjanjian nuklir Iran 2015 dengan enam negara kuat dunia dan menerapkan kembali sanksi-sanksi yang telah melumpuhkan ekonomi negara itu.