Lockdown Kembali Diberlakukan di Beberapa Negara
Connect with us

Internasional

Lockdown Kembali Diberlakukan di Beberapa Negara

Published

on

Lockdown Kembali Diberlakukan di Beberapa Negara
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus - foto reuters

Lockdown kembali diberlakukan menyusul meningkatnya kasus positif Covid-19 di beberapa negara. Lockdown kembali diberlakukan setelah beberapa negara seperti yang terjadi di India yang pada hari Senin melaporkan hampir 20.000 tambahan kasus. Ini adalah rekor dalam satu hari yang dikonfirmasi.

Saat ini India berada di belakang Amerika, Brazil, dan Rusia dalam total kasus sejak pandemi dimulai akhir tahun lalu di China.

Sebagian dari negara bagian Assam (negara bagian di India) telah memberlakukan kembali lockdown sampai 12 Juli. Sementara Bengali Barat memperpanjang pembatasannya sampai akhir Juli.

Sementara itu di Amerika, Florida, Texas, California, dan Arizona adalah empat negara bagian yang mengalami peningkatan kasus.

Gubernur Florida Ron DeSantis, Minggu (28/6). Mengumumkan akan menutup kembali pantai Florida. Bahkan sempat menuduh orang-orang muda tidak patuh pada peraturan mengenakan masker serta mempraktikkan aturan menjaga jarak aman (social distancing).

Peningkatan kasus virus corona di seluruh dunia mendorong pihak berwenang di beberapa negara termasuk India dan Amerika. Memberlakukan kembali lockdown, sementara Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pandemi itu “masih jauh dari tuntas.”

“Umumnya orang tetap rentan. Virus ini masih leluasa bergerak,” ujar Ghebreyesus hari Senin (29/6) dalam pengarahan singkat di Jenewa.

Johns Hopkins University menyatakan jumlah kasus global hampir 10,2 juta dan jumlah kematian hampir 503 ribu.

Banyak pakar kesehatan mengatakan jumlah kasus di dunia mungkin jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan karena kurangnya pengetesan dan adanya pengidap virus yang tidak menunjukkan gejala.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Internasional

Fitzwilliams Mengkritisi Wawancara Meghan Markel dengan Oprah Winfrey

Published

on

Fritzwilliams Mengkritisi Wawancara Meghan Markel dengan Oprah Winfrey
Sumber Foto : USA Today/ Dalam Foto Meghan Markle, Oprah Winfrey dan Pangeran Harry

Gencil News- Richard Fitzwilliam sebagai juru bicara kerajaan Inggris mengkritisi sikap Meghan Markel dalam wawancaranya bersama dengan Oprah Winfrey.

Dalam perbincangan tersebut Fitzwilliam menyampaikan bahwa hal ini bisa mencederai keluarga Kerajaan Inggris, seperti halnya perceraian Pangeran Charles dan Putri D iana.

“Wawancara itu adalah sebuah bentuk balas dendam. Pikiran orang akan langsung teringat pada Charles dan D iana yang menyerang satu sama lain sehingga melukai Kerajaan Inggris pada 1990-an,” kata Richard Fitzwilliams, kritikus Kerajaan Inggris.

Melansir melalusi Reuters. Meghan Markel menikah dengan Pangeran Harry pada Mei 2018.

Menjadi selebriti membuat pasangan ini selalu tersorot media. Namun Pangeran Harry dan Meghan mengambil langkah kepada fotografer dan surat kabar, yang mereka nilai telah melanggar privacy mereka.

Keretakan dalam Kastil Windsor juga menjadi sasaran pemberitaan.

Pangeran Harry mengakui Ia dan abangnya Pangeran William sekarang sudah seperti menjaga jarak.

Keputusan untuk menerima undangan wawancara dengan oprah, juga mendapat kritik karena tayang saat Pangeran Philip, kakek Pangeran Harry, sedang dalam perawatan d irumah sakit.

Proses wawancara itu dari awal sampai selesai memakan waktu dua pekan.

Ada beberapa tuduhan perundungan yang mengarah kepada Meghan, yang pertama kali terpublikasi oleh surat kabar Times.

Dalam pemberitaan ada menyebutkan, seorang ajudan senior mendapatkan komplain pada Oktober 2018 dari staf yang menuduh istri Pangeran Harry itu memperlakukan buruk asistennya hingga mereka menangis dan mengundurkan diri.

Istana Buckingham, belum mau berkomentar atas wawancara pasangan Meghan – Harry dengan Oprah. Mereka hanya menyebut akan melakukan investigasi atas klaim tersebut dan sangat prihatin dengan hal ini.

Menanggapi pemberitaan ini, jurubicara Meghan menyebut mantan aktris Hollywood itu sangat sedih karena ini penyerangan karakter kepadanya ini.

Menurut Fitzwilliams, sikap Istana Buckingham itu seperti serangan pendahuluan sebelum wawancara Meghan dengan Winfrey terpublikasi.

Wawancara itu rencananya akan tayang di Inggris pada Senin, 8 Maret 2021 serta beberapa negara lainnya di dunia.

“Saya tidak melihat adanya antusiasme untuk pemberitaan soal keluarga Kerajaan sejak pernikahan Meghan – Harry dan William – Kate,” kata Michelle Tauber, editor senior dari majalah People

Continue Reading

Internasional

American Airlines Umumkan Keadaan Darurat, Pilot Matikan Satu Mesin

Published

on

American Airlines Umumkan Keadaan Darurat, Pilot Matikan Satu Mesin
American Airlines Boeing 737 MAX 8, dalam penerbangan dari Miami ke New York City, akan mendarat di Bandara LaGuardia di New York, AS, 12 Maret 2019. (Foto: REUTERS/Shannon Stapleto)

Gencil News – VOA – American Airlines Jumat (5/3), mengatakan bahwa penerbangan Boeing 737 MAX menuju Bandara Internasional Newark Liberty New Jersey sempat dalam keadaan darurat setelah kapten mematikan satu mesinnya. Tindakan itu dilakukan karena kemungkinan adanya masalah mekanis.

Meski demikian, maskapai itu mengatakan penerbangan 2555 Amerika dari Miami dengan 95 penumpang dan enam awak mendarat dengan selamat di Newark tanpa insiden.

Reuters melaporkan masalah yang mungkin terjadi pada penerbangan itu terkait dengan tekanan oli mesin atau indikator volume dan tidak terkait dengan sistem MCAS. Maskapai mengatakan dua kecelakaan fatal 737 MAX pada 2018 dan 2019 -yang mendorong pesawat dilarang terbang selama 20 bulan- diduga berkaitan dengan sistem itu.

Boeing Co mengatakan telah mengetahui hal tersebut dan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan akan menyelidikinya.

American Airlines adalah maskapai penerbangan AS pertama yang melanjutkan penerbangan 737 MAX mulai akhir tahun lalu, menyusul persetujuan FAA untuk pembaruan keselamatan Boeing.

Ketika pesawat diizinkan untuk terbang lagi, administrator FAA Steve Dickson mengatakan dia yakin bahwa jet itu aman, Namun ia memperingatkan bahwa masalah mekanis dalam penerbangan kadang-kadang terjadi pada semua pesawat komersial.

“Oleh karena itu, tidak dapat dipungkiri bahwa suatu saat di masa mendatang, sebuah Boeing 737 MAX akan kembali ke bandara asalnya, dialihkan, atau mendarat di tempat tujuan dengan sebenarnya atau diduga ada masalah dalam penerbangan,” ujarnya.

FAA mengevaluasi semua peristiwa yang melibatkan maskapai penerbangan AS, katanya pada saat itu, menambahkan: “Sangat penting untuk membedakan antara peristiwa rutin yang terjadi dengan pesawat mana pun dan masalah keselamatan akut yang menyebabkan hilangnya nyawa dan pelarangan terbang MAX.” 

Continue Reading

Global

Momentum Peringatan Hari Perempuan Internasional Hingga Isu Kesetaraan Gender

Published

on

Momentum Peringatan Hari Perempuan Internasional Hingga Isu Kesetaraan Gender

Gencil News- Momentum peringatan hari Perempuan Internasional ( International Womens Day) hingga isu kesetaraan gender masih menjadi sorotan.

Hari Perempuan Sedunia jatuh pada tanggal 8 Maret, menjadi penanda sebuah pencapaian kaum wanita dalam berbagai bidang.

Saat ini wanita masuk dan sekaligus berperan aktif dalam setiap aspek kehidupan mulai dari sosial, ekonomi, budaya hingga politik.

Selanjutnya, Mengimbangi masuk dalam beragam peran sekaligus memiliki karakter yang kuat.

Selain itu, Menariknya kesetaraan gender masih menjadi satu tantangan yang besar secara global.

Bahkan tidak semua negara maju sudah mengalami kesetaraan gender, khususnya dalam partisipasi wanita dalam dunia kerja.

Mengutip dari Global Gender Gap Report 2020, Rilis dari Forum Ekonomi Dunia (World Forum Economic/ WEF) Memberikan gambaran cukup mengejutkan.

Secara global, dari laporan tersebut ada 153 negara baik pada Kawasan Asia Pasifik, Australia, Afrika, Amerika dan Eropa menyatakan kesetaraan gender sudah mencapai 68,6 persen.

Sedangkan Indonesia menempati posisi 85, menutup 70 persen dari kesenjangan gendernya.

Hingga saat ini isu kesetaraan gender adalah merupakan tanggung jawab dan tantangan secara global.

Keterlibatan perempuan dalam berbagai bidang memiliki peranan yang sangat berartidalam upaya pemerataan pembangunan.

Karena dengan mengaplikasikan hak serta kewajiban yang sama antara laki laki maupun perempuan dalam berbagai sektor kehidupan, akan menopang keberlangsungan sebuah negara.

Sedangkan menurut Kompas.com pada 03/10/2019. dalam Jumlah Anggota DPR Perempuan Meningkat, Diimbangi dengan Kualitas?

“Keterwakilan perempuan minimal 30 persen belum juga berhasil dalam Pemerintahan”

Ini menunjukkan bahwa belum sepenuhnya wanita memiliki kesempatan dan berhasil dalam membantu pemerintahan sepenuhnya.

Semoga dalam kesempatan berikutnya akan muncul kesempatan lebih baik hingga banyak porsi secara proporsional yang melibatkan peranan wanita kedepan nya.

Selamat Hari Perempuan Sedunia.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING