Akhir Tahun Dilarang Cuti, Berikut Aturan Lengkap Inmendagri Nomor 62
Connect with us

Nasional

Akhir Tahun Dilarang Cuti, Berikut Aturan Lengkap Inmendagri

Published

on

Akhir Tahun Dilarang Cuti, Berikut Aturan Lengkap Inmendagri Nomor 62
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (foto: istimewa)

Gencil News – Demi mengurangi penyebaran Covid-19 pada musim libur Natal dan Tahun Baru, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021.

Secara garis besar, Inmendagri ini mengatur tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Melansir informasi dari siaran pers di laman resmi Sekretariat Kabinet, Rabu (24/11/2021), Instruksi menteri ini mulai berlaku pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022. 

“Instruksi menteri ini mulai berlaku pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022,” demikian ditegaskan dalam aturan yang ditandatangani Mendagri Tito Karnavian pada tanggal 22 November 2021.

Aturan PPKM level 3 bagi Satgas Covid-19 di tingkat Pemda dan Pemerintah Pusat:

a. Mengaktifkan kembali fungsi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di masing-masing lingkungan, baik pada tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan dan desa serta Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW) paling lama pada tanggal 20 Desember 2021;

Baca juga   Pontianak dan Singkawang Mulai 12 Juli Berlakukan PPKM Darurat

b. Menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan) dan 3T (testing, tracing, treatment);

c. Melakukan percepatan pencapaian target vaksinasi, terutama vaksinasi lansia, sampai akhir Desember 2021;

d. Melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pemangku kepentingan lainnya di antaranya tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pengelola hotel, pengelola tempat wisata, pengelola mal, dan pelaku usaha serta pihak lain yang dianggap perlu sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah dalam rangka pencegahan dan penegakan disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

e. Melakukan:
  • Sosialisasi peniadaan mudik Nataru kepada warga masyarakat dan masyarakat perantau yang berada di wilayahnya dan apabila terdapat pelanggaran maka dilakukan pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • Imbauan bagi masyarakat untuk tidak bepergian, tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak primer/tidak penting/tidak mendesak; dan
  • Pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru,
Baca juga   Jokowi Hadiri Haul Guru Sekumpul di Martapura

f. Melaksanakan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di tiga tempat, yaitu gereja/tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah pada saat perayaan Natal Tahun 2021, tempat perbelanjaan, dan tempat wisata lokal, dengan memberlakukan kebijakan sesuai pada Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3,

g. Melakukan:
  1. Pelarangan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan karyawan swasta selama periode libur Nataru;
  2. Imbauan kepada pekerja/buruh untuk menunda pengambilan cuti setelah periode libur Nataru; dan
  3. ketentuan lebih lanjut hal sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan angka 2 selama periode libur Nataru akan diatur lebih lanjut oleh kementerian/lembaga (K/L) teknis terkait,

h. Melakukan imbauan pada sekolah:

  1. Pembagian rapor semester 1 pada bulan Januari 2022;
  2. Tidak meliburkan secara khusus pada periode libur Nataru,
Baca juga   Supermarket Indonesia di AS Laris Manis Saat Pandemi

i. Melakukan pemberlakukan PPKM Level 3 pada acara pernikahan dan acara sejenisnya;

j. Meniadakan kegiatan seni budaya dan olahraga pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022;

k. Menutup semua alun-alun pada tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022;

l. Melakukan rekayasa dan antisipasi aktivitas pedagang kaki lima di pusat keramaian agar tetap dapat menjaga jarak antarpedagang dan pembeli;
m. Jika masyarakat karena suatu hal yang primer harus melakukan perjalanan keluar daerah, maka:

  1. Mengoptimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi;
  2. Delakukan tes PCR atau rapid test dengan menyesuaikan pengaturan moda transportasi yang digunakan pada saat pergi keluar daerah dan masuk/pulang dari luar daerah, hal ini untuk memastikan pelaku perjalanan negatif COVID-19; dan
  3. Dalam hal ditemukan pelaku perjalanan sebagaimana dimaksud pada angka 2 yang positif COVID-19, maka melakukan karantina mandiri atau karantina pada tempat yang telah disiapkan pemerintah untuk mencegah adanya penularan dengan waktu karantina sesuai prosedur kesehatan,
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nasional

Indonesia Punya Taksi Terbang Akan Mengudara di Bali dan Jakarta

Published

on

By

Indonesia Punya Taksi Terbang Akan Mengudara di Bali dan Jakarta
Taksi terbang EHang 216 (Foto istimewa)

Gencil News – Indonesia tak mau ketinggalan menuju industri transportasi masa depan. Pada akhir pekan kemarin, taksi terbang pertama yang ada di tanah air resmi mengudara melakukan ujicoba.

Taksi terbang yang baru saja melakukan ujicoba pertamanya di Bali adalah EHang 216. Seperti telah diberitakan sebelumnya, taksi terbang ini dibawa ke Indonesia oleh Rudy Salim, sosok di belakang Prestige Motocars.

“Hasilnya berhasil dengan sempurna, semuanya berjalan dengan lancar,” ujar Executive Chairman Prestige Aviation, Rudy Salim, Sabtu (27/11/2021).

Melansir dari Detik, dalam dua pekan terakhir, taksi terbang EHang 216 melakukan dua tes terbang. Yang pertama pada 25 November yang digelar secara tertutup. Sementara tes kedua dilangsungkan pada 26 November, yaitu flight demo yang dibuka secara umum.

Baca juga   Frans Padak Demon VOA Yang Selamat dari Gempa dan Tsunami Palu

EHang mengelilingi langit Bali sesuai rute perizinan dari Direktorat Navigasi Penerbangan untuk mendemonstrasikan kontrol dan koordinasinya secara akurat dari pusat komando. Ujicoba terbang ini dilakukan di wilayah Black Stone Beach Bali.

“Tahap pertama demo ini tanpa penumpang atau cargo di mana kita sebelumnya harus dulu melatih crew kita selama 2 minggu dengan trainer langsung dari pabrikan Ehang, tim yang dilatih adalah pilot dan senior engineer yang sudah pengalaman di dunia aviasi,” jelas dia.

“Tujuan pelatihan agar tim familiar dengan operasional, perawatan pesawat. Juga membangun confident level untuk tahapan selanjutnya,” sambung Rudy.

Setelah Bali, taksi terbang EHang 216 rencananya juga akan dijajal melayang di langit Jakarta. Pihak Prestige Aviation kini masih menunggu izin terbang dan ujicoba di wilayah ibukota.
“Kami akan terus melakukan test di Jakarta, memberikan edukasi mengenai Autonomous Aerial Vehicle (AAV), sembali menunggu proses perizinan,” cetus Rudy.

Baca juga   Diswanak Door to Door Vaksin Anjing

Kehadiran taksi terbang bisa menjadi opsi untuk menghindari jalanan macet terutama jika ingin berpergian pada jarak yang tak terlalu jauh.

Satu hal yang menjadi pertanyaan banyak pihak ialah masalah keselamatan. Rudy mengatakan teknologi otonom bisa meminimalisir kemungkinan kegagalan atau kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan manusia.

Continue Reading

Nasional

Satgas Covid-19 Keluarkan Surat Edaran Terbaru Perjalanan Internasional

Published

on

By

Satgas Covid-19 Keluarkan Surat Edaran Terbaru Perjalanan Internasional

Gencil News- Satgas Penanganan Covid-19 sudah mengeluarkan surar edaran terbaru mengenai protokol kesehatan perjalanan internasional terbaru.

Surat Edaran tersebut tertuang pada No. 23 Tahun 2021 mengenai Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mulai berlaku pada hari ini, Senin (29/11/2021).

Surat ini nantinya akan ditetapkan masa berlakunya pada waktu yang akan ditentukan kemudian.

Dari keluarnya surat tersebut, jadi untuk Surat Edaran No. 20 Tahun 2021 serta Addendun Surat Edaran No.20 Tahun 2021 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku kembali.

Baca juga   Sejumlah Bandara Wajibkan Penumpang Unduh Aplikasi Peduli Lindungi

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengeluarkan atas dasar penemuan varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 yang saat ini ada pada negara Afrika Selatan.

Varian ini memiliki nama Omicron dan menyebar luas pada beberapa negara di dunia. Yang mana adanya kemunculan varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 sudah menyebabkan peningkatan kasus khususnya pada Benua Afrika bagian Selatan.

“Pada prinsipnya, untuk bisa beradaptasi dengan baik, kebijakan COVID-19 pun harus adaptif dengan dinamika virusnya termasuk dinamika variannya yang terjadi secara global,” kata Wiku

Ia menerangkan bahwa atas adanya arahan dari presiden serta koordinasi intens, maka diputuskan untuk mnyesuaikan seluruh upaya pengendalian Covid-19.

Baca juga   Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 4 Subtema 1 Halaman 38 Dan 39

“Untuk memperkuat penyesuaian ini, kementerian dan lembaga menyusun dasar hukum yang memperkuat keputusan pengetatan kedatangan pelaku perjalanan dari negara dengan kemungkinan potensi importasi pada negara tetangga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan prokes terbaru ini sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak yang terkait.

“Tidak hanya sektor kesehatan, sektor lain seperti hubungan diplomatis, ekonomi dan investasi, serta ketahanan dan pertahanan juga diperhatikan demi menjamin kegiatan masyarakat yang aman produktif Covid-19,” pungkasnya.

Continue Reading

Nasional

Muncul Varian Omikron, Pemerintah Belum akan Terapkan ‘Lockdown’

Meskipun muncul varian baru COVID-19 – yang dikenal sebagai omikron – yang yang diperkirakan lebih ganas dari varian sebelumnya, pemerintah yakin kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) per level masih bisa menekan perebakan wabah virus mematikan ini.

Published

on

Varian Omikron
Seorang perempuan mengenakan masker pelindung berjalan melewati mural bertema virus corona saat wabah COVID-19 terus berlanjut di Solo, Jawa Tengah, 21 Februari 2021. (Foto: Antara/Mohammad Ayudha via REUTERS)

Gencil News – VOA – Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah belum akan menerapkan kebijakan lockdown untuk mengantisipasi munculnya varian baru omikron atau B.1.1.529 yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan.

Ia yakin dunia dan Indonesia sudah lebih siap dalam mengantisipasi munculnya berbagai varian baru COVID-19 berdasarkan pengalaman dalam mengendalikan pandemi selama hampir dua tahun.

Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Marves yang sekaligus Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM Darurat di Jakarta, Senin malam (23/8). (Courtesy: Kemenko Marves)
Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Marves yang sekaligus Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM Darurat di Jakarta, Senin malam (23/8). (Courtesy: Kemenko Marves)

“Jadi kita mencari keseimbangan, karena pengalaman lockdown itu juga tidak menyelesaikan masalah. Kita sudah lihat banyak negara yang melakukan lockdown malah dapat serangan lebih banyak. Kita yang melakukan pendekatan seperti PPKM atau keseimbangan itu akan lebih baik,” ungkap Luhut dalam telekonferensi pers di Jakarta, Minggu (28/11).

Larangan Masuk WNA dan Penambahan Waktu Karantina

Adapun kebijakan yang diambil pemerintah guna mencegah masuknya varian Omikron di Tanah Air adalah melarang warga negara asing (WNA) yang memiliki riwayat perjalanan selama 14 hari terakhir ke negara-negara di bagian selatan Afrika, yaitu : Afrika Selatan, Bostwana, Namimbia, Zimbabwe, Leshoto, Mozambik, Eswatini, Angola, Zambia dan Hong Kong, untuk masuk ke Indonesia.

Para penumpang di Bandara Soekarno-Hatta di tengah pandemi COVID-19, Tangerang, 4 Mei 2021. (Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/Reuters)
Para penumpang di Bandara Soekarno-Hatta di tengah pandemi COVID-19, Tangerang, 4 Mei 2021. (Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/Reuters)

Untuk warga negara Indonesia (WNI) yang akan pulang ke Tanah Air dan memiliki riwayat perjalanan dari negara-negara di atas tersebut akan dikarantina selama 14 hari. Selain itu, waktu karantina bagi pelaku perjalanan internasional yang berasal dari daftar di luar negara-negara di atas juga akan ditambah.

Baca juga   Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 4 Subtema 1 Halaman 38 Dan 39

“Pemerintah juga akan meningkatkan waktu karantina bagi WNA dan WNI yang dari luar negeri, di luar negara-negara yang masuk pada daftar, menjadi tujuh hari dari sebelumnya tiga hari,” jelas Luhut.

Kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada 29 November 2021. Daftar negara-negara yang disebutkan, kata Luhut, bisa bertambah ataupun berkurang tergantung pada evaluasi yang dilakukan secara berkala oleh pemerintah.

Pihak Kementerian Kesehatan, jelasnya juga akan meningkatkan tindakan whole genome sequencing (WGS) pada setiap kasus positif yang didapatkan dari pelaku perjalanan internasional untuk medeteksi lebih awal keberadaan daripada varian-varian baru tersebut.

“Masyarakat tidak perlu panik, dalam menyikapi varian omikron ini. Pemerintah telah mengambil langkah-langkah pengetatan kedatangan dari luar negeri, dan akan meningkatkan aktivitas genome sequencing untuk mendeteksi varian omikron. Selain itu peningkatan prokes, dan kepatuhan terhadap penggunaan PeduliLindungi juga harus terus ditingkatkan. Dan upaya ini menbutuhkan kerja sama yang erat dari masyarakat,” tuturnya.

Penelitian Lebih Lanjut

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan hanya butuh waktu singkat bagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menaikkan status varian Omikron dari varian under investigation menjadi varian of concern (VOC).

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan setidaknya sudah ada lebih dari 25 mutasi varian Delta di Indonesia. (Foto: Courtesy/Biro Setpres RI)
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan setidaknya sudah ada lebih dari 25 mutasi varian Delta di Indonesia. (Foto: Courtesy/Biro Setpres RI)

Menurutnya, berdasarkan penelitian awal menunjukkan bahwa mutasi dari varian omikron tersebut mencapai 50. Dari total jumlah mutasi tersebut telah teridentifikasi varian-varian buruk yang ada di varian COVID-19 sebelumnya seperti alpha, beta, delta dan gamma.

Baca juga   Survei SMRC: Mayoritas Publik Tidak Percaya Adanya Kebangkitan PKI

Mutasi yang buruk ini, kata Budi, dibagi menjadi tiga kelompok, yakni kelompok mutasi yang meningkatkan keparahan, mutasi yang meningkatkan transmisi penularan dan mutasi yang meningkatkan escape immunity.

Seorang perempuan berjalan melewati mural bertema virus corona yang menyerukan agar masyarakat selalu menggunakan masker untuk menekan penyebaran COVID-19, di Medan, Sumatera Utara, Indonesia, Senin 1 November 2021. (Foto: AP)
Seorang perempuan berjalan melewati mural bertema virus corona yang menyerukan agar masyarakat selalu menggunakan masker untuk menekan penyebaran COVID-19, di Medan, Sumatera Utara, Indonesia, Senin 1 November 2021. (Foto: AP)

“Untuk kelompok meningkatkan keparahan, sampai sekarang belum ditemukan indikasi bahwa varian omikron ini meningkatkan keparahan. Untuk meningkatkan transmisi penularan, kemungkinan besar dia lebih cepat. Apakah dia bisa escape immnunity? Atau menurunkan kemampuan antibodi dari infeksi atau vaksinasi sebelumnya? Kemungkinan besar iya, tapi balik lagi ini belum dikonfirm,” ungkap Budi.

Sampai saat ini, kata Budi, kasus konfirmasi positif yang berasal dari varian omikron sudah terdeteksi di sembilan negara dengan total 128 kasus. Sedangkan empat negara lainnya masih berupa kasus probable. Varian omikron yang paling banyak terdeteksi sejauh ini ada di Afrika Selatan, Bostwana, Inggris, Hong Kong dan Australia.

“Kita juga melihat risikonya ke Indonesia bagaimana? Untuk negara-negara yang sudah terkonfimasi ada, yang paling banyak penerbangan ke Indonesia adalah Hong Kong, Italia dan Inggris baru Afsel. Untuk negara-negara yang kemungkinan ada (kasus probable) paling besar dari Belanda, dan Jerman,” tuturnya.

Baca juga   Dituduh Terlibat Terorisme, Densus 88 Tangkap Munarman

Ia menekankan, sampai saat ini varian Omikron belum terdeteksi di Indonesia.

Tanggapan Ahli Epidemiologi

Dalam kesempatan yang sama, ahli Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Prof. Iwan Ariawan bersama dengan epidemiologi lainnya mengatakan pemerintah perlu waspada terhadap kemunculan varian omikron tersebut, karena masih banyak yang belum diketahui mengenai varian tersebut. Sehingga tindakan pencegahan seperti yang dilakukan pemerintah saat ini sudah tepat.

“Kami sudah berdiskusi dengan pemerintah mengenai tindakan terbaik yang bisa dilakukan saat ini. Tentunya karena infomasi tentang varian baru ini masih berkembang dan akan dievaluasi dalam dua minggu ke depan. Kita lihat perkembangannya seperti apa, kita bahas lagi yang terbaik tindakan pencegahan untuk Indonesia,” ungkap Iwan.

Sejumlah perempuan mengenakan masker pelindung berbelanja di pasar jalan Gasibu di tengah pandemi COVID-19 di Bandung, Jawa Barat, 31 Oktober 2021. (Foto: Reuters)
Sejumlah perempuan mengenakan masker pelindung berbelanja di pasar jalan Gasibu di tengah pandemi COVID-19 di Bandung, Jawa Barat, 31 Oktober 2021. (Foto: Reuters)

Lebih jauh, Iwan mengimbau kepada pemerintah untuk melarang WNA dari negara yang sudah terjadi transmisi komunitas varian omikron untuk sementara waktu masuk ke Indonesia.

“Artinya yang dilarang masuk itu adalah yang sudah terjadi transmisi komunitas, jadi sudah menyebar populasi di negara itu. Sedangkan di negara-negara yang baru terdeteksi saat di pintu masuk, itu tidak perlu dilarang karena belum menyebar di populasi negara itu, tapi itu kita perlu amati dan perlu segera ubah daftar negara-negara sesuai dengan perkembangan varian omikron ini,” pungkasnya.

Continue Reading

Nasional

Selamat Ulang Tahun Gubernur Sutarmidji ke 59

Published

on

Selamat Ulang Tahun Gubernur Sutarmidji ke 59
Foto Bersama anak anak Panti A.Yani dan Tunas Melati - 📸 foto diambil pada 29 november 2019 - Dok IG bang.midji

 Gencil News – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji berulang tahun hari ini. Pada hari ini, 59 tahun yang lalu Sutarmidji lahir di Pontianak (Kalimantan Barat).

Gubernur ke -9 Provinsi Kalimantan Barat ini lahir dari pasangan Tahir Abubakar dan Djaedah. Suami dari Lismaryani ini lahir pada 29 November 1962.

Sutarmidji terpilih sebagai Gubernur Kalimantan Barat setelah memenani Pilgub Kalbar 2018. Sutarmidji pun maju dalam Pilgub Kalbar 2018 dengan menggandeng  Ria Norsan.

Sebanyak 6  Partai NasdemPartai GolkarPKSPKBPartai Hanura dan PPP yang mendukung Midji-Norsan.

Baca juga   Sejumlah Bandara Wajibkan Penumpang Unduh Aplikasi Peduli Lindungi

Dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur Kalbar 2018 menyatakan bahwa Sutarmidji dan Ria Norsan adalah pemenang pasangan calon gubernur Kalimantan Barat.

Langkah awal ia sebagai gubernur Kalbar. Ia sudah mewacanakan beberapa hal. Yakni wacana peningkatan akreditasi Rumah Sakit Soedarso di Pontianak menjadi A, dan rencana pemekaran Provinsi Kapuas Raya.

Sutarmidji memiliki beberapa program kerja, yang antara lain sebagai berikut:
  • menekan angka kemiskinan Kalbar yang diketahui tertinggi di masa ia mulai menjabat dengan terobosan di bidang infrastruktur untuk memudahkan akses masyarakat pedalaman;
  • kedua, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Kalbar yang ada pada peringkat ke-29 dari 34 provinsi;
  • ketiga, mempercepat pembangunan infrastruktur desa, kecamatan, sampai provinsi agar akses mobilitas lancar;
  • keempat, peningkatan pelayanan publik yang menurut penilaian Ombudsman RI masih di zona kuning;
  • kelima, mempercepat pembangunan rumah sakit 12 lantai yang khusus pengguna BPJS dan tanpa kelas;
  • keenam, mendorong pemekaran provinsi maupun kabupaten agar pelayanan masyarakat makin dekat;
  • ketujuh, peningkatan akses air bersih dan sanitasi;
  • kedelapan, pendidikan gratis sampai SMA.
Baca juga   Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Bebas, Dijemput Orang Terdekatnya

Baca juga   Pemkot Pontianak Prioritaskan DAK Untuk Rehabilitasi Sekolah

Pendidikan gratis yang ia canangkan, sudah mulai pada tahun 2019 dari SD sampai SMA. Kemudian tentang pemekaran Provinsi Kapuas Raya, ia perjuangkan mengingat luasnya daerah Kalbar guna mempercepat pembangunan dan pelayanan publik pada masyarakat.

Kemudian, ia juga menyebutkan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan perlu membuat skat kanal dan sumur pompa untuk memadamkam api di lahan gambut yang dalamnya —menurut Sutarmidji— mencapai 9 meter dan perlu diguyur air banyak.

Diharapkan dengan itulah, daya beli, nilai tambah dan pendapatan petani meningkat yang berdampak positif untuk Kalimantan Barat.

Di masa awal kepemimpinannya, tak lama ia menjabat gubernur, ia berhasil menambah APBD Kalbar dari Rp 5,3 triliun menjadi Rp 5,9 triliun. Hal yang pertama akan disentuhnya ialah soal jalan dan infrastruktur.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING