Atlet Indonesia Puji langkah Cepat Pemerintah Berikan Bonus Asian Games 2018

Pemerintah menyediakan total Rp 210 miliar sebagai bonus bagi atlet dan pelatih yang mengikuti ajang Asian Games 2018.

“Untuk Asian Games ini kira-kira Rp 210 miliar disediakan. Yang menarik adalah di tahun ini atlet yang tidak dapat mendali juga diberikan bonus, besarannya Rp 20 juta,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

“Ini cepat banget, belum penutupan langsung dapat, biasanya sebulan setelahnya baru dapat, kepedulian pemerintah untuk atlet Indonesia,” atlet taekwondo, Defia Rosmaniar.

Menurut Imam, bonus itu sudah langsung dicairkan kemarin, kepada para atlet serta pelatih dan asisten pelatih. Kemenpora juga menawarkan bagi para atlet untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Peraih medali emas pertama Indonesia Defia Rosmaniar dari cabang taekondo memuji pemberian bonus yang cepat dari pemerintah. Ia berencana untuk membuka tempat latihan taekwondo dari bonus tersebut.

Baca juga   Jalan Dan Listrik Yang Diinginkan Masyarakat Pelosok

“Ini cepat banget, belum penutupan langsung dapat, biasanya sebulan setelahnya baru dapat, kepedulian pemerintah untuk atlet Indonesia,” kata Defia.

Atlet peraih perunggu dari cabang skateboard, sekaligus atlet termuda peraih medali, Bunga Cita yang mendapatkan bonus Rp 250 juta. Bonus itu akan ditabung.

“Uangnya buat ditabung, buat sedekah dulu baru buat yang lain, maunya beli mobil,” kata Bunga.

Bunga yang baru berusia 12 tahun dan baru tamat dari sekolah dasar itu mengatakan bahwa ia sudah berlatih skateboard sejak usia delapan tahun. Bunga pun mengaku awalnya tidak menargetkan untuk mendapat medali.

“Latihan di pelatnas tiga-empat bulan kalau latihan seluruhnya empat tahun, sudah main skateboard sejak usia delapan tahun,” kata Bunga.

Baca juga   Gerakan Amerika BerSatu, Dukungan Untuk Jokowi-Ma'ruf

Atlet peraih medali perunggu Asian Games dari cabang bridge, Michael Bambang Hartono pun memuji kecepatan pencairan bonus dari pemerintah kepada para atlet. Atas capaian medali perunggu, Bambang pun berhak mendapatkan Rp 150 juta.

“Luar biasa, apresiasi kepada pemerintah dan pemberiannya sangat bagus sekali karena langsung apresiasi (diberikan), juga tidak perlu atlet itu kembali lagi ke Jakarta, untuk terima hadiah lagi, jadi ini sangat efisien, bagus sekali,” kata Bambang.

 

 

Penulis : Gencil News
Editor : Gencil News
Sumber : Gencil News