Connect with us

Nasional

Ketua Umum PPNI Perkirakan Sekitar 400 Perawat Yang Terinfeksi Corona

Published

on

Ketua Umum PPNI Perkirakan Sekitar 400 Perawat Yang Terinfeksi Corona

GENCIL NEWS – Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah memperkirakan ada sekitar 400 perawat yang terinfeksi corona.

Kendati demikian, ia tidak memiliki data yang valid soal penyebab penularan corona terhadap para pekerja kesehatan.

Ia juga mengeluhkan sulitnya mendapat tes secara periodik bagi pekerja kesehatan. Akibatnya, para pekerja kesehatan tidak dapat mengetahui secara pasti status kesehatan mereka.

“Apabila tenaga kesehatan terinfeksi maka bahayanya lebih besar, jika tidak dilakukan pengelolaan dengan baik. Dia akan tetap bekerja maka akan menjadi sumber penularan bagi yang lainnya,” jelas Harif.

Harif menambahkan keluhan kurangnya APD juga masih ditemui di rumah sakit swasta, puskesmas dan klinik-klinik.

Sementara Co-Founder LaporCovid-19.org, Ahmad Arif menyoroti melemahnya kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya corona. Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah masifnya kampanye kelaziman baru (new normal) yang diterapkan pemerintah.


“Ini ada kesalahan komunikasi risiko yang dibangun pemerintah. Kampanye new normal yang begitu sukses membuat masyarakat masuk euforia tapi abai dengan norma baru seperti cuci tangan dan jaga jarak,” jelas Arif.

Arif mengingatkan pemerintah agar memperhatikan potensi risiko penularan terhadap kelompok rentan dari masyarakat miskin.

Menurutnya, kegagalan pemerintah dalam pemberian jaminan sosial ekonomi kepada kelompok rentan akan mendorong mereka untuk mengabaikan kesehatan.

Akibatnya penanganan terhadap virus corona di Indonesia tidak akan tuntas dan korban dari masyarakat miskin lebih besar.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Nasional

Ini 6 Manfaat Susu Untuk kecantikan dan kesehatan Kulit

Published

on

Ini 6 Manfaat Susu Untuk kecantikan dan kesehatan Kulit

GENCIL NEWS – Susu pada umumnya diketahui berkhasiat untuk kesehatan tulang dan menetralisir racun. Selain manfaatnya pada tubuh, susu juga bermanfaat pada kesehatan kulit dan rambut dan bermanfaat untuk kecantikan. seperti yang kita ketahui di dalam susu ada kandungan protein, fosfor, kalsium, mineral, kasein, dan vitamin.

Karena ada senyawa laktosa yang terkandung di dalam nya. Sehingga manfaat susu dapat mengatasi kulit merah akibat sinar matahari, menghilangkan bekas jerawat,  menyehatkan rambut, hingga mencerahkan kulit.

Manfaat susu untuk kecantikan dan kesehatan kulit yang bisa anda lakukan dirumah.

  • Mengenyalkan kulit.

Susu mengandung berbagai macam mineral dan vitamin yang sangat diperlukan untuk kecantikan wajah. Wajah akan tampak sehat dan kenyal jika kamu rutin menggunakan susu. Caranya cukup mudah, ambil 2 sendok makan bubuk susu murni, tuangkan dalam mangkuk dan tambahkan 1 sendok makan madu plus kapsul vitamin E, aduk hingga merata kemudian oleskan pada wajahmu. Diamkan selama 30 menit, kemudian bilas sampai bersih.

  • Mengecilkan Pori pori

Pori-pori membesar memang menjadi masalah pada sebagian besar orang. Jika kamu memiliki masalah ini kamu bisa menyiasati dengan penggunaan susu. Kamu bisa oleskan sour milk pada wajah hingga leher, diamkan selama 15 menit, setelah itu bersihkan dengan air.

  • Memperlambat Penuaan Dini

Kandungan enzim, protein, dan vitamin yang ada pada susu juga bisa berfungsi sebagai penangkal penuaan dini. Susu bisa membantu menyamarkan garis halus yang bisa menjadi penyebab keriput.

Campurkan susu dengan pisang yang telah dihancurkan dan gunakan sebagai masker anti-aging.

  • Menjadi sunscreen alami serta membantu merawat sunburn

susu bisa menjadi sunscreen alami yang membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang berpotensi merusak kulit.

sifatnya yang melembapkan juga membuat susu bisa digunakan untuk merawat kulit yang terbakar matahari. Caranya dengan mengoleskan buttermilk ke area kulit yang terbakar. Susu akan memberikan sensasi dingin serta menenangkan kulit yang terpapar sinar matahari.

  • Pembersih dan exfoliator

Susu memiliki kemampuan unik untuk menghilangkan kotoran minyak yang larut dengan bantuan enzim lipase yang larut dalam lemak, kotoran dari protein dengan bantuan protease, dan sel-sel kulit mati dengan asam laktat.

Kulit Anda akan semakin lembut dan bersinar. Caranya yaitu dengan membasahi kapas dengan susu, lalu usapkan pada wajah. Setelah 5 menit, bilas dengan air. Anda juga bisa menghaluskan dua potong pepaya dan susu. Oleskan campuran tersebut di seluruh wajah dan leher. Setelah beberapa menit, bilas dengan air dingin.

  • Mencerahkan Kulit

Susu mencerahkan kulit dengan merangsang peluruhan sel-sel kulit berpigmen. Campurkan dua sendok makan susu, satu sendok makan madu, dan dua sendok makan air hangat. Oleskan ke seluruh wajah Anda.

Setelah mengering, bilas dengan air hangat. Vitamin, mineral, dan protein yang terkandung di dalamnya akan membuat kulit cerah dan bersinar.

Continue Reading

Nasional

Tujuh Kandidat Vaksin di Dunia Memasuki Tahap III Uji Klinis

Published

on

Tujuh Kandidat Vaksin di Dunia Memasuki Tahap III Uji Klinis

GENCIL NEWS – Tujuh kandidat vaksin di dunia saat ini mulai memasuki tahap III Uji Klinis. Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan. Sejauh ini baru ada tujuh kandidat vaksin corona di dunia yang memasuki uji klinis tahap III.

Dijelaskannya, cukup banyak kandidat vaksin yang dikembangkan. Berdasarkan data yang diperolehnya ada 139 kandidat vaksin yang telah masuk ke tahap uji pra klinis.

Dari jumlah tersebut lanjutnya ada 25 kandidat vaksin yang memasuki uji klinis tahap I. 17 kandidat vaksin dengan uji klinis tahap II dan tujuh kandidat vaksin yang sedang dalam uji klinis tahap III.

“Dan belum ada satupun di dunia yang sudah lulus uji,” ungkap Wiku dalam telekonferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8).

Adapun tujuh kandidat vaksin Covid-19 yang masuk uji klinis tahap III tersebut, kata Wiku adalah vaksin yang sedang dikembangkan oleh Sinovac Biotech Ltd; Wuhan Institute bersama Sinopharm; Beijing Institute bersama Sinopharm; BioNTech dan Fosun Pharma; Universitas Oxford dan Astrazeneca; Moderna bersama NIAID Amerika; dan Murdoch Children’s Research Institute.

Wiku memaparkan uji klinis tahap III itu merupakan uji vaksin pada ribuan orang untuk memastikan keamanannya, keefektifannya, dan efek sampingnya.

“Semua pihak yang ada di dunia berusaha untuk mendapatkan vaksin yang aman dan efektif untuk Covid-19 termasuk Indonesia. Kami tetap berusaha keras agar bisa mendapatkan vaksin ini dalam jumlah yang besar untuk bisa melindungi rakyat Indonesia lainnya,” imbuhnya.

Zona Risiko Tinggi Covid-19 Turun

Wiku juga mengatakan per 2 Agustus terdapat penurunan daerah dengan risiko tinggi Covid-19 dari 44 menjadi 33 kabupaten/kota.

Sedangkan zona risiko sedang naik dari 160 menjadi 194 kabupaten/kota. Ia juga menyoroti ada delapan kabupaten/kota di zona merah yang tidak beranjak dari zona itu dalam kurun waktu empat minggu, termasuk Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Semarang dan Banjar.

Selain itu, dilaporkan ada 13 kabupaten/kota yang berubah dari zona oranye menjadi zona merah atau zona berisiko tinggi, termasuk Karangasem (Bali), Depok (Jawa Barat) dan Ambon (Maluku).

“Kami mohon kepada pemda, bupati dan walikota untuk memperhatikan penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing dan melaporkan kendala yang dihadapi kepada Satgas Covid-19 nasional dan agar menjadi perhatian untuk seluruh anggota masyarakat di delapan kabupaten/ kota ini untuk jangan lelah untuk menerapkan protokol kesehatan,” ujar Wiku.

Continue Reading

Nasional

Jokowi Keluarkan Instruksi Atur Sanksi Pelanggar Protokol COVID-19

Published

on

Jokowi Keluarkan Instruksi Atur Sanksi Pelanggar Protokol COVID-19
Presiden berbincang dengan Seskab sebelum Ratas mengenai Penggabungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Sektor Aviasi dan Pariwisata, Kamis (6/8) di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta. (Foto: Humas/Jay)

GENCIL NEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) keluarkan instruksi baru guna mendisiplinkan warga di saat pandemi Covid-19. Presiden Jokowi memerintahkan kepala daerah untu membuat aturan yang memuat kewajiban hingga sanksi bagi warga yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Perintah Jokowi ke kepala daerah tercantum dalam Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019, diakses detikcom dari situs JDIH Setneg, Kamis (6/8/2020).

Para gubernur, bupati, dan wali kota diminta meningkatkan sosialisasi mengenai protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Kepala daerah diminta Jokowi melibatkan tokoh masyarakat.

Jokowi memerintahkan para kepala daerah menetapkan peraturan gubernur (pergub), peraturan bupati (perbup), atau peraturan wali kota (perwali) yang memuat kewajiban soal protokol COVID-19 hingga sanksi bagi pelanggar protokol itu.

Warga harus diwajibkan patuh menggunakan masker yang menutup hidung-mulut-dagu, membersihkan tangan teratur, menjaga jarak, dan menerapkan hidup bersih serta sehat.

Inpres Nomor 6 Tahun 2020

Para Gubernur, Bupati, dan Wali kota untuk:

a. meningkatkan sosialisasi secara masif penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-I9) dengan melibatkan masyarakat, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan unsur masyarakat lainnya;

b. menyusun dan menetapkan peraturan gubernur/peraturan bupati/wali kota yang memuat ketentuan antara lain:
1) kewajiban mematuhi protokol kesehatan antara lain meliputi:
a) perlindungan kesehatan individu yang
meliputi:
(1) menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya;
(2) membersihkan tangan secara teratur;
(3) pembatasan interaksi fisik (physical distancing), dan
(4) meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS);
b) perlindungan kesehatan masyarakat, antara lain meliputi:
(1) sosialisasi, edukasi, dan penggunaan berbagai media informasi untuk memberikan pengertian dan pemahaman mengenai pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19);
(2) penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun yang mudah diakses dan memenuhi standar atau penyediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer);
(3) upaya penapisan dan pemantauan kesehatan bagi setiap orang yang akan beraktivitas;
(4) upaya pengaturan jaga jarak;
(5) pembersihan dan disinfeksi lingkungan secara berkala;
(6) penegakan kedisiplinan pada perilaku masyarakat yang berisiko dalam penularan dan tertularnya Cororta Virus
Disease 2O19 (COVID-19); dan
(7) fasilitasi dalam deteksi dini dan penanganan kasus untuk
mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
2) kewajiban mematuhi protokol kesehatan dalam
pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2O19 (COVID-19) sebagaimana dimaksud pada angka 1) dikenakan kepada perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat darr fasilitas umum.
3) tempat dan fasilitas umum sebagaimana dimaksud pada angka 2), meliputi:
a) perkantoran/tempat kerja, usaha, dan industri;
b) sekolah/institusi pendidikan lainnya;
c) tempat ibadah;
d) stasiun, terminal, pelabuhan, dan bandar udara;
e) transportasi umum;
f) kendaraan pribadi;
g) toko, pasar modern, dan pasar tradisional;
h) apotek dan toko obat;
i) warung makan, rumah makan, cafe, dan restoran;
j) pedagang kaki lima/lapak jajanan;
k) perhotelan/penginapan lain yang sejenis;
1) tempat pariwisata;
m) fasilitas oelayanan kesehatan;
n) area publik, tempat lairinya yang dapat menimbulkan kerumunan massa; dan
o) tempat dan fasiliters umum dalam protokol kesehatan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
4) perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilit.as umum sebagaimana dimaksud pada angka 2), wajib memfasilitasi pelaksanaan
pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID- 19).
5) memuat sanksi terhadap pelanggaran penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang dilakukan oleh perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.
6) sanksi sebagaimana dimaksud pada angka 5) berupa:
a) teguran lisan atau teguran tertulis;
b) kerja sosial;
c) denda administratif; atau
d) penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha.
7) memuat ketentuan terkait penyediaan prasarana dan sarana pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
8) memuat ketentuan terkait sosialisasi berupa sarana informasi/edukasi cara pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID19) bagi masyarakat.
9) melibatkan partisipasi masyarakat, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan unsur masyarakat lainnya.

c. Dalam penyusunan dan penetapan peraturan gubernur peraturan bupati/wali kota sebagaimana dimaksud pada huruf b, memperhatikan dan disesuaikan dengan kearifan lokal dari masing-masing daerah.

d. Dalam pelaksanaan, penerapan sanksi peraturan gubernur/peraturan bupati/wali kota, melakukan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Continue Reading

Kumpulan Resep Masakan Enak

TRENDING