Gencil NewsVOA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperingatkan kepala daerah untuk tidak bermain-main dengan perizinan, yang berpotensi memicu tindak pidana korupsi.

Dalam rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah se-Jawa Timur, KPK menegaskan pentingnya melakukan pencegahan korupsi.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, meminta para kepala daerah di Jawa Timur untuk tidak bermain-main dengan pelayanan dan tata niaga yang merupakan area rawan terjadinya tindak pidana korupsi.

Ia mencontohkan “biaya ketok palu” pada pengesahan APBD oleh eksekutif dan legislatif yang rentan korupsi.

“Di bidang pelayanan dan tata niaga, misalnya di bidang pelayanan, pelayanan publik, perizinan usaha, buka lahan, perizinan prinsip, perizinan terkait dengan penggunaan dan alih fungsi lahan. Kita masih mengandalkan untuk kemajuan dan mencapai kesejahteraan itu salah satunya adalah iklim usaha yang kondusif. Tolong, bapak-bapak, ibu-ibu sekalian, Bupati kepala daerah tidak memain-mainkan perizinan, tidak mempersulit perizinan,” pesan Ketua KPK Firli Bahuri.

Baca juga   AS Jual Drone ke Negara Asia Tenggara, Awasi Aktivitas Maritim China
Peringatan Firli ini tidak lepas …..