Kunjungan Kerja Watimpres, UGM Serahkan Buku Putih
Connect with us

Nasional

Kunjungan Kerja Watimpres, UGM Serahkan Buku Putih

Published

on

Wiranto dan Rektor UGM Panut Mulyono (kanan) berbagi pikiran selama tiga jam. (Foto: Humas UGM)
Dewan Pertimbangan Presiden di bawah pimpinan Jenderal Purnawirawan Wiranto mulai berkeliling Indonesia untuk berbagi pemikiran.

Gencil News -Kunjungan kerja pertama, mereka laksanakan di kampus Universitas Gadjah Mada, yang kemudian menyerahkan sebuah buku putih.

Wiranto nampak segar dan penuh senyum menyusuri Balairung Universitas Gadjah Mada, Selasa (21/1) pagi. Dia mengaku Yogyakarta memberinya nostalgia, suasana santai, makanan yang enak dan hobi utamanya: musik.

“Ini benar-benar suasananya santai. Sebelum datang ke UGM, kami dan rombongan menikmati sarapan sego pecel di SGPC, sambil mendengarkan band yang menyanyikan lagu-lagu,” kata Wiranto membuka percakapan.

Mungkin, menu sarapan ala warung itu pula yang membantunya bertahan tiga jam, mendengar pemaparan akademisi di UGM.

Ada 17 kajian dan usulan yang diberikan, seperti pertanian, ekonomi, resolusi konflik, politik, keamanan, nilai kebangsaan, Pancasila hingga soal-soal pembangunan.

“Kami merasa tugas ini tidak ringan karena kami harus memberi pertimbangan kepada Presiden sebagai kepala negara, juga kepala pemerintahan, yang punya tanggung jawab besar kepada 262 juta masyarakat Indonesia. Karena itu kami harus mendengarkan masukan dari semua pihak, termasuk perguruan tinggi,” ucap Wiranto tentang alasannya datang ke kampus.

Wiranto datang bersama empat anggota Wantimpres, yaitu Muhamad Luthfi Ali Yahya, Muhamad Mardiono, H.R. Agung Laksono, dan Sidarto Danusubroto. Sementara Rektor UGM, Panut Mulyono mengajak jajaran pimpinan universitas, pimpinan fakultas, serta para kepala pusat studi dan program magister. Pertemuan ini sekaligus sebagai perkenalan Wantimpres baru, karena mereka baru dilantik Jokowi pada 13 Desember 2019 lalu.

Mantan Menkopolhukam di kabinet Jokowi periode pertama ini bahkan mengibaratkan Wantimpres seperti Semar.

Tokoh pewayangan yang tugasnya memberikan nasihat. Untuk bisa memberikan nasihat itulah, lanjutnya, mereka harus memahami apa yang terjadi di masyarakat.

Wiranto dan Rektor UGM Panut Mulyono (kanan) berbagi pikiran selama tiga jam. (Foto: Humas UGM)

“Kecuali kita juga harus memahami apa yang dipikirkan Presiden, apa obsesi Presiden, apa yang direncanakan Presiden, apa yang dilakukan Presiden. Kami juga harus tahu, apa yang terjadi di lapangan. Apa yang terjadi di masyarakat. Apa yang terjadi dari kebijakan-kebijakan yang telah dilaksanakan oleh para pembantu presiden,” tambah Wiranto.

Meskipun sejumlah wartawan mencoba mengorek informasi terkait beberapa isu yang berkembang, Wiranto menolak memberi jawaban. Menurutnya, posisinya sebagai Wantimpres hanya memberikan masukan langsung kepada Presiden, dan tidak menyatakannya di depan publik.

Rektor UGM, Panut Mulyono sempat menyerahkan buku putih kepada Wiranto. Buku itu berisi pemikiran UGM dalam berbagai bidang strategis seperti membangun kedaulatan pangan, pembangunan nasional berbasis mitigasi bencana, serta bonus demografi untuk meningkatkan daya saing bangsa.

“Buku ini kami serahkan kepada Pak Wiranto dan tim, silakan untuk digunakan jika ada hal-hal yang relevan dari dalamnya,” kata Panut.

Ketua Dewan Guru Besar UGM, Koentjoro menjelaskan, buku putih adalah sumbangan UGM kepada pemerintah. Buku itu disusun setiap tahunnya oleh para pakar di universitas tersebut. Ditanya lebih jauh mengenai apa yang dia sampaikan dalam pertemuan tertutup dengan Wantimpres, Koentjoro menyebut beberapa isu. Salah satunya adalah tentang pemerataan pendidikan.

“Dewan Guru Besar UGM mengusulkan agar tiap provinsi itu bisa mewakilkan paling tidak 50 mahasiswa S1 yang kuliah di Universitas Gajah Mada. Kalau ada 50 seperti itu, maka yang terjadi kali 34 hanya 1.700. Padahal penerimaan mahasiswa baru kita sekitar 5.000 sekian, masih longgar. Di situ konsep pemerataan pendidikan dan pembinaan SDM terbentuk. Semoga nanti dari UI atau ITB juga begitu,” kata Koentjoro.

Selama ini, UGM memang menyelenggarakan proses penerimaan mahasiswa baru dalam berbagai gelombang.

Menurut statistik yang ada, di kampus ini telah ada mahasiswa dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Konsep Koentjoro memberikan alokasi khusus ini untuk membuka peluang calon mahasiswa dari wilayah-wilayah tertentu, yang jumlahnya masih terbatas.

Di sisi yang lain, pemerintah juga harus membuka peluang tenaga kependidikan dari universitas kecil untuk berperan di universitas besar. Di strata kuliah S2 dan S3 misalnya, para doktor dan profesor dari universitas kecil di seluruh Indonesia bisa berperan turut menjadi dosen pembimbing atau penguji di universitas besar.

Dengan demikian, mereka memiliki kesempatan turut mengembangkan keilmuan. Mayoritas universitas kecil di Indonesia tidak memiliki program S2 atau S3, sehingga ilmuwan yang berkiprah disana memiliki kesempatan lebih terbatas dalam pengembangan keilmuan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nasional

Ketua MPR Bambang Soesatyo Ungkap Sosok Akidi Tio

Published

on

Ketua MPR Bambang Soesatyo Ungkap Sosok Akidi Tio

Gencil News – Nama Akidi Tio sontak ramai diperbincangkan. Mulai dari rakyat hingga pejabat turut mencari tahu sosok dari Akidi Tio.

Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam unggahan Instagramnya, mengungkap sosok dari Akidi Tio yang memberikan sumbangan untuk penanganan covid-19 di Sumatera Selatan.

Bamsoet menceritakan jika Akidi Tio pernah hidup di Palembang dengan memulai usaha kecap dan akhirnya memiliki pabrik kecap.

“Akidi Tio pernah hidup di Palembang mulai usaha kecap, lalu punya pabrik kecap. Dia juga yang punya kelenteng di 10 Ulu dan beberapa tempat di Palembang dan dia yang punya Cipta Futura Sawi di Muara Enim” tulis Bamsoet.

Akidi Tio dulu memiliki paman yang menjadi Menteri Perdagangan Singapura.

“Sejak dulu dia hidup di keluarga Thong Ju, China Palembang yang kaya era Soekarno, pamannya Menteri Perdagangan Singapore”

Akidi Tio pernah bersumpah kepada Thong Ju kalau dia Kaya Akan memberikan Sumbangan Rakyat Palembang dan TERBUKTI janjinya melalui wasiat Anak Cucu nya.

Dia juga pengusaha Tambang batu Dolomit bahan pembuat pupuk.

Ternyata dialah penyumbang terbesar di Sumsel dan Indonesia, baik itu panti asuhan yatim, orang cacat, buta dll. Selalu pake No Name atau Hamba ALLAH.

Ternyata dia orang ke 2 sedunia yang menyumbang terbanyak sesudah Bill Gates

Continue Reading

Nasional

Harga Emas Antam 30 Juli 2021, Kembali Naik Sebesar Rp8 Ribu

Published

on

By

Harga Emas Antam 30 Juli 2021, Kembali Naik Sebesar Rp8 Ribu

Gencil News- Harga emas PT Antam (Persero) Tbk per tanggal 30 Juli 2021 kembali naik. Kenaikan itu bertambah Rp8 ribu menjadi Rp953 ribu per gram.

Hal ini sama seperti harga buyback emas antam yang naik juga sebesar Rp8 ribu sehingga menjadi Rp850 ribu per gram pada hari ini.

Harga jual emas ini sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9 persen bagi yang tidak menyertakan NPWP. Namun jika memiliki NPWP maka akan memperoleh potongan pajak sebesar 0,45 persen.

Berikut rincian harga emas antam untuk tanggal 30 Juli 2021 :

  • Pecahan 0,5 gram Rp 526.500
  • Pecahan 1 gram Rp 953.000
  • Pecahan 2 gram Rp 1.846.000
  • Pecahan 3 gram Rp 2.744.000
  • Pecahan 5 gram Rp 4.540.000
  • Pecahan 10 gram Rp 9.025.000
  • Pecahan 25 gram Rp 22.437.000
  • Pecahan 50 gram Rp 44.795.000
  • Pecahan 100 gram Rp 89.512.000
  • Pecahan 250 gram Rp 223.515.000
  • Pecahan 500 gram Rp 446.820.000
  • Pecahan 1.000 gram Rp 893.600.000

Bagi kalian yang minat membeli emas antam. Antam sendiri menyediakan emas dengan bentuk lain. Seperti koin dinar, dirham, emas batik dan lainnya.

Continue Reading

Nasional

Berikut Syarat Dan Cara Daftar Sertifikat Tanah Elektronik

Published

on

By

Berikut Syarat Dan Cara Daftar Sertifikat Tanah Elektronik

Gencil News – Syarat dan cara daftar atau ganti sertifikat tanah elektronik telah tercantum dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2021. Aturan berbeda untuk tanah yang sudah dan belum terdaftar di BPN. Berikut rangkumannya dalam infografis.

A. Syarat dan cara daftar sertifikat tanah elektronik

Aturan ini berlaku untuk tanah yang belum terdaftar. Kegiatan ini adalah pengumpulan dan pengolahan data fisik, pembuktian hak dan pembukuannya, penerbitan sertifikat serta penyajiannya, kemudian tambah penyimpanan daftar umum dan dokumen dengan sistem elektronik.

1. Pengumpulan dan pengolahan data fisik berupa dokumen elektronik berupa:

  • Gambar ukur
  • Peta bidang tanah atau peta ruang
  • Surat ukur, gambar denah satuan rumah susun, atau surat ukur ruang
  • Dokumen lain hasil pengumpulan dan pengolahan data fisik

2. Tanah yang sudah ditetapkan batasnya dalam pendaftaran sistematik atau sporadik diberikan nomor identifikasi bidang tanah

3. Pembuktian hak atas kepemilikan tanah dengan alat bukti tertulis berupa:

  • Dokumen elektronik yang terbit melalui sistem elektronik, dan/atau
  • Dokumen yang mengalami alih media menjadi dokumen elektronik

4. Pengumpulan dan penelitian data yuridis dalam beberapa dokumen elektronik yaitu:

  • Risalah penelitian data yuridis dan penetapan batas, risalah panitia pemeriksaan tanah A, risalah panitia pemeriksaan tanah B, risalah pemeriksaan tanah tim peneliti, risalah pemeriksaan tanah (konstatering rapport)
  • Pengumuman daftar data yuridis dan data fisik bidang
    tanah
  • Berita acara pengesahan data fisik dan data yuridis
  • Keputusan penetapan hak
  • Dokumen lainnya hasil pengumpulan dan penelitian data yuridis

5. Tanah yang sudah ada penetapan haknya atau berstatus tanah wakaf kemudian harus terdaftar melalui sistem elektronik dan diterbitkan sertifikat-el

6. Pemegang hak atau nazhir akan mendapat sertipikat-el dan aksesnya.

Continue Reading

Nasional

Pelni Terapkan Syarat Perjalanan Pada Masa PPKM

Published

on

By

Masa PPKM Mulai Berlaku, Kapal Pelni Terapkan Syarat Perjalanan

Gencil News- PT Pelni menerapkan kebijakan baru mengenai pandemi pada masa PPKM yang ada di daerah level 1 sampai level 4.

Penerapan kebijakan ini berdasarkan SE Nomor 59 Tahun 2021 mengenai Pelaksanaan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Laut pada masa Pandemi Covid-19 yang mulai berlaku pada tanggal 26 Juli 2021.

Kebijakan ini menyangkut syarat perjalanan serta prokes yang harus penumpang patuhi selama perjalanan dengan menggunakan kapal Pelni.

Namun persyaratan ini tidak berlaku bagi penumpang yang sedang melakukan perjalanan pada wilayah perintis, 3TP serta pelayaran terbatas.

Syarat Perjalanan Penumpang Kapal Pelni Selama PPKM Level 1-4 yakni :

  1. Penumpang dari/ke wilayah ppkm level 3-4 penumpang wajib membawa : Sertifikat vaksin (minimal dosis pertama). Hasil negatif RT-PCR (2×24 jam). Hasil negatif Rapid Test Antigen (1×24 jam).
  2. Penumpang dari/ke wilayah PPKM 1-2 Penumpang wajib membawa: Hasil negatif RT-PCR (2×24 jam). Hasil negatif Rapid Test Antigen (1×24 jam).
  3. Penumpang di bawah usia 12 tahun dibatasi untuk sementara.
  4. Penumpang yang akan melakukan perjalanan lintas wilayah yang menerapkan PPKM dengan level yang berbeda, maka wajib memenuhi persyaratan pada wilayah yang menerapkan PPKM level lebih tinggi.
  5. Bagi penumpang yang belum mendapatkan vaksin karena alasan medis bisa menggunakan surat keterangan dari dokter spesialis.
  6. Penumpang wajib mengisi aplikasi e-HAC dan memperhatikan persyaratan pelabuhan tujuan yang dapat diakses melalui http://bit.ly/DaftarPelabuhan.

Adapun syarat ini juga harus sesuai dengan kondisi serta kebijakan pada wilayah masing-masing.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING