Menag Terbitkan Edaran Pembatasan Kegiatan di Rumah Ibadah
Connect with us

Nasional

Menag Terbitkan Edaran Pembatasan Kegiatan di Rumah Ibadah

Published

on

Menag Terbitkan Edaran Pembatasan Kegiatan di Rumah Ibadah

Gencil News – Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam satu bulan terakhir kembali meningkat tajam di berbagai daerah yang dibarengi dengan munculnya varian baru.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran untuk menjadi pedoman masyarakat dalam kegiatan di rumah ibadah.

Melalui Surat Edaran No SE 13 Tahun 2021 tentang Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah itu, Menag berharap umat beragama tetap bisa menjalankan aktivitas ibadah sekaligus terjaga keselamatan jiwanya dengan cara menyesuaikan kondisi terkini di wilayahnya.  

“Saya telah menerbitkan surat edaran, sebagai panduan upaya pencegahan, pengendalian, dan pemutusan mata-rantai penyebaran Covid-19 di rumah ibadah,” ujar Menag Yaqut di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Menag menjelaskan, untuk kegiatan keagamaan di daerah zona merah untuk sementara ditiadakan sampai wilayah tersebut dinyatakan aman dari Covid-19. Penetapan perubahan wilayah zona dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing.

“Kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakatan, seperti pengajian umum, pertemuan, pesta pernikahan,  dan sejenisnya di ruang serbaguna di  lingkungan rumah ibadah juga dihentikan sementara di daerah zona merah dan oranye sampai dengan kondisi memungkinkan,” terang Menag.

Menag menandaskan, kegiatan peribadatan di rumah ibadah di daerah yang dinyatakan aman dari penyebaran Covid-19, hanya boleh dilakukan oleh warga lingkungan setempat dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Untuk teknis pelaksanaannya, Kementerian Agama sudah mengatur hal tersebut melalui Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE. 1 Tahun  2020 tentang Pelaksanaan Protokol Penanganan Covid-19 pada Rumah Ibadah.

Kepada jajarannya di tingkat pusat, Menag juga minta untuk melakukan pemantauan pelaksanaan surat edaran ini secara berjenjang.

Demikian juga para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan, Penyuluh Agama, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Keagamaan, dan pengurus rumah ibadat juga diinstruksikan melakukan pemantauan.

“Lakukan koordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan Satuan Tugas Covid-19 setempat,” tegasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nasional

Ketua MPR Bambang Soesatyo Ungkap Sosok Akidi Tio

Published

on

Ketua MPR Bambang Soesatyo Ungkap Sosok Akidi Tio

Gencil News – Nama Akidi Tio sontak ramai diperbincangkan. Mulai dari rakyat hingga pejabat turut mencari tahu sosok dari Akidi Tio.

Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam unggahan Instagramnya, mengungkap sosok dari Akidi Tio yang memberikan sumbangan untuk penanganan covid-19 di Sumatera Selatan.

Bamsoet menceritakan jika Akidi Tio pernah hidup di Palembang dengan memulai usaha kecap dan akhirnya memiliki pabrik kecap.

“Akidi Tio pernah hidup di Palembang mulai usaha kecap, lalu punya pabrik kecap. Dia juga yang punya kelenteng di 10 Ulu dan beberapa tempat di Palembang dan dia yang punya Cipta Futura Sawi di Muara Enim” tulis Bamsoet.

Akidi Tio dulu memiliki paman yang menjadi Menteri Perdagangan Singapura.

“Sejak dulu dia hidup di keluarga Thong Ju, China Palembang yang kaya era Soekarno, pamannya Menteri Perdagangan Singapore”

Akidi Tio pernah bersumpah kepada Thong Ju kalau dia Kaya Akan memberikan Sumbangan Rakyat Palembang dan TERBUKTI janjinya melalui wasiat Anak Cucu nya.

Dia juga pengusaha Tambang batu Dolomit bahan pembuat pupuk.

Ternyata dialah penyumbang terbesar di Sumsel dan Indonesia, baik itu panti asuhan yatim, orang cacat, buta dll. Selalu pake No Name atau Hamba ALLAH.

Ternyata dia orang ke 2 sedunia yang menyumbang terbanyak sesudah Bill Gates

Continue Reading

Nasional

Harga Emas Antam 30 Juli 2021, Kembali Naik Sebesar Rp8 Ribu

Published

on

By

Harga Emas Antam 30 Juli 2021, Kembali Naik Sebesar Rp8 Ribu

Gencil News- Harga emas PT Antam (Persero) Tbk per tanggal 30 Juli 2021 kembali naik. Kenaikan itu bertambah Rp8 ribu menjadi Rp953 ribu per gram.

Hal ini sama seperti harga buyback emas antam yang naik juga sebesar Rp8 ribu sehingga menjadi Rp850 ribu per gram pada hari ini.

Harga jual emas ini sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9 persen bagi yang tidak menyertakan NPWP. Namun jika memiliki NPWP maka akan memperoleh potongan pajak sebesar 0,45 persen.

Berikut rincian harga emas antam untuk tanggal 30 Juli 2021 :

  • Pecahan 0,5 gram Rp 526.500
  • Pecahan 1 gram Rp 953.000
  • Pecahan 2 gram Rp 1.846.000
  • Pecahan 3 gram Rp 2.744.000
  • Pecahan 5 gram Rp 4.540.000
  • Pecahan 10 gram Rp 9.025.000
  • Pecahan 25 gram Rp 22.437.000
  • Pecahan 50 gram Rp 44.795.000
  • Pecahan 100 gram Rp 89.512.000
  • Pecahan 250 gram Rp 223.515.000
  • Pecahan 500 gram Rp 446.820.000
  • Pecahan 1.000 gram Rp 893.600.000

Bagi kalian yang minat membeli emas antam. Antam sendiri menyediakan emas dengan bentuk lain. Seperti koin dinar, dirham, emas batik dan lainnya.

Continue Reading

Nasional

Berikut Syarat Dan Cara Daftar Sertifikat Tanah Elektronik

Published

on

By

Berikut Syarat Dan Cara Daftar Sertifikat Tanah Elektronik

Gencil News – Syarat dan cara daftar atau ganti sertifikat tanah elektronik telah tercantum dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2021. Aturan berbeda untuk tanah yang sudah dan belum terdaftar di BPN. Berikut rangkumannya dalam infografis.

A. Syarat dan cara daftar sertifikat tanah elektronik

Aturan ini berlaku untuk tanah yang belum terdaftar. Kegiatan ini adalah pengumpulan dan pengolahan data fisik, pembuktian hak dan pembukuannya, penerbitan sertifikat serta penyajiannya, kemudian tambah penyimpanan daftar umum dan dokumen dengan sistem elektronik.

1. Pengumpulan dan pengolahan data fisik berupa dokumen elektronik berupa:

  • Gambar ukur
  • Peta bidang tanah atau peta ruang
  • Surat ukur, gambar denah satuan rumah susun, atau surat ukur ruang
  • Dokumen lain hasil pengumpulan dan pengolahan data fisik

2. Tanah yang sudah ditetapkan batasnya dalam pendaftaran sistematik atau sporadik diberikan nomor identifikasi bidang tanah

3. Pembuktian hak atas kepemilikan tanah dengan alat bukti tertulis berupa:

  • Dokumen elektronik yang terbit melalui sistem elektronik, dan/atau
  • Dokumen yang mengalami alih media menjadi dokumen elektronik

4. Pengumpulan dan penelitian data yuridis dalam beberapa dokumen elektronik yaitu:

  • Risalah penelitian data yuridis dan penetapan batas, risalah panitia pemeriksaan tanah A, risalah panitia pemeriksaan tanah B, risalah pemeriksaan tanah tim peneliti, risalah pemeriksaan tanah (konstatering rapport)
  • Pengumuman daftar data yuridis dan data fisik bidang
    tanah
  • Berita acara pengesahan data fisik dan data yuridis
  • Keputusan penetapan hak
  • Dokumen lainnya hasil pengumpulan dan penelitian data yuridis

5. Tanah yang sudah ada penetapan haknya atau berstatus tanah wakaf kemudian harus terdaftar melalui sistem elektronik dan diterbitkan sertifikat-el

6. Pemegang hak atau nazhir akan mendapat sertipikat-el dan aksesnya.

Continue Reading

Nasional

Pelni Terapkan Syarat Perjalanan Pada Masa PPKM

Published

on

By

Masa PPKM Mulai Berlaku, Kapal Pelni Terapkan Syarat Perjalanan

Gencil News- PT Pelni menerapkan kebijakan baru mengenai pandemi pada masa PPKM yang ada di daerah level 1 sampai level 4.

Penerapan kebijakan ini berdasarkan SE Nomor 59 Tahun 2021 mengenai Pelaksanaan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Laut pada masa Pandemi Covid-19 yang mulai berlaku pada tanggal 26 Juli 2021.

Kebijakan ini menyangkut syarat perjalanan serta prokes yang harus penumpang patuhi selama perjalanan dengan menggunakan kapal Pelni.

Namun persyaratan ini tidak berlaku bagi penumpang yang sedang melakukan perjalanan pada wilayah perintis, 3TP serta pelayaran terbatas.

Syarat Perjalanan Penumpang Kapal Pelni Selama PPKM Level 1-4 yakni :

  1. Penumpang dari/ke wilayah ppkm level 3-4 penumpang wajib membawa : Sertifikat vaksin (minimal dosis pertama). Hasil negatif RT-PCR (2×24 jam). Hasil negatif Rapid Test Antigen (1×24 jam).
  2. Penumpang dari/ke wilayah PPKM 1-2 Penumpang wajib membawa: Hasil negatif RT-PCR (2×24 jam). Hasil negatif Rapid Test Antigen (1×24 jam).
  3. Penumpang di bawah usia 12 tahun dibatasi untuk sementara.
  4. Penumpang yang akan melakukan perjalanan lintas wilayah yang menerapkan PPKM dengan level yang berbeda, maka wajib memenuhi persyaratan pada wilayah yang menerapkan PPKM level lebih tinggi.
  5. Bagi penumpang yang belum mendapatkan vaksin karena alasan medis bisa menggunakan surat keterangan dari dokter spesialis.
  6. Penumpang wajib mengisi aplikasi e-HAC dan memperhatikan persyaratan pelabuhan tujuan yang dapat diakses melalui http://bit.ly/DaftarPelabuhan.

Adapun syarat ini juga harus sesuai dengan kondisi serta kebijakan pada wilayah masing-masing.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING