Connect with us

HEADLINE

Nasib Tragis Sang Penerjemah Yang Menanti Hukuman Mati

Published

on

Nasib Tragis Sang Penerjemah Yang Menanti Hukuman Mati
Nasib Tragis Sang Penerjemah Yang Menanti Hukuman Mati
Nasib Tragis Sang Penerjemah Yang Menanti Hukuman Mati

Nasib Tragis Sang Penerjemah Yang Menanti Hukuman Mati – Seorang penerjemah bahasa Mandarin dihukum mati karena jasanya dipakai jaringan penyelundup narkoba. Dalam pengadilan yang sarat kejanggalan, para pelaku lainnya hanya dihukum seumur hidup dan pelaku utamanya kabur keluar negeri.

Belasan orang duduk di ruang tunggu pengunjung Lapas kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur Rabu pagi (26/6). Satu di antaranya perempuan lanjut usia bernama Boen Njuk Sioe. Ia membawa 2 tas jinjing besar berisi makanan, Al Kitab dan obat-obatan bagi anaknya, terpidana kasus narkoba bernama Santa.

“Anak saya mengeluhkan sakit kepala di bagian belakang makanya saya bawakan bantal dan selimut,” tutur Boen Njuk Sioe di Lapas kelas 1 Cipinang.

Boen Njuk Sioe, ibunda Santa. (Foto: VOA/Sasmito)
Boen Njuk Sioe, ibunda Santa. (Foto: VOA/Sasmito)

Boen menuturkan sebulan sekali ia mengunjungi putranya di Lapas Cipinang. Butuh waktu sekitar lebih dari 2 jam menuju Lapas 1 Cipinang dengan menaiki ojek dan bus Transjakarta, dari rumahnya di Cengkareng, Jakarta. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan semangat hidup bagi anaknya yang divonis hukuman mati.

“Dia darah daging saya. Tidak bersalah tetapi dihukum mati,” kata Boen Njuk Sioe.

Setelah hampir 1 jam, satu per satu pengunjung dipanggil petugas Lapas untuk memasuki ruang kunjungan. Dua tas jinjing bawaan Boen diperiksa seksama oleh petugas. Semua isi tas dikeluarkan dan isinya ditaruh ke dalam 2 keranjang besar.

Petugas lapas kemudian membuka pintu besi. Bau pengap tercium ketika memasuki pintu masuk ruang kunjungan. Pengunjung laki-laki dan perempuan diperiksa secara terpisah. Keranjang-keranjang dimasukkan ke dalam x-ray dan pengunjung dipindai menggunakan metal detector.

Pintu masuk menuju ruang pengunjung di Lapas Cipinang. (Foto: VOA/Sasmito)
Pintu masuk menuju ruang pengunjung di Lapas Cipinang. (Foto: VOA/Sasmito)

Setelah mendapat nomor meja, Boen duduk dan tak lama kemudian Santa yang menggunakan rompi berwarna oranye menghampirinya. “Kepalaku sakit dan terasa berputar-putar, beberapa hari terakhir saat setelah bangun,” kata Santa memulai obrolan sambil menunjuk bagian belakang kepalanya.

Santa. (Foto: dokumentasi keluarga)
Santa. (Foto: dokumentasi keluarga)

Lelaki kelahiran Jakarta, 46 tahun silam itu, mengatakan tidak mengetahui penyebabnya karena tidak dapat memeriksakan dirinya ke dokter. Ia menduga sakit tersebut akibat penyiksaan yang dialaminya, yang diduga dilakukan aparat kepolisian pada awal Juni 2016.

Santa saat itu dituding terlibat dalam kasus narkoba yang melibatkan 4 warga negara China. Keempat warga negara China itu adalah Tan Weiming alias Aming, Chen Shaoyan alias Xiao Yan Zi, Shi Jiayi alias Jia Bao dan Qiu Junjie alias Junjie. “Saya tidak tahu kalau 4 warga negara China itu jualan narkoba,” tutur Santa.

Santa Kerap Jadi Pemandu & Penerjemah Warga China yang Datang ke Indonesia

Santa yang lulusan SMA, menuturkan kala itu hanya bekerja sebagai sopir gelap yang mangkal di sekitar Bandara Soekarno-Hatta dan hotel-hotel di Jakarta. Pekerjaan itu dilakukannya karena tabungan hasil kerjanya di Taiwan sudah ludes. Itu terjadi karena barang dagangan yang dibeli dari temannya merugi. Santa kemudian membeli mobil dengan kredit untuk dipakai mencari nafkah.

Hingga pada awal Mei 2016, bertemulah Santa dengan warga negara China bernama Tang setelah dikenalkan oleh seseorang. Tang bukan yang pertama memakai jasa sopir Santa. Ia mengatakan kerap diminta mengantar warga China yang kebetulan berada di sekitar Jakarta karena kemampuan bahasa Mandarin yang dikuasainya. Kata Santa, kemampuan bahasa Mandarinnya didapat saat bekerja di Taiwan sekitar 4 tahun sejak 1997.

“Karena kemampuan bahasa Mandarin, saya juga beberapa kali diminta warga asing untuk menjadi penerjemah di kepolisian dan kejaksaan saat ada kasus,” ujar Santa.

Ia memperkirakan pernah 7-8 kali menjadi penerjemah bagi WNA China yang diperiksa di Polda Metro Jaya dan Kejaksaan. Santa mendapatkan imbalan sebesar Rp500 ribu dari WNA tersebut setiap menjadi penerjemah.

Dengan kemampuan bahasa Mandarin ini juga, Santa kemudian diminta membantu Tang menyewa sebuah ruko di Jalan Raya Perancis Kavling 1479, Kelurahan Kosambi, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang (Ruko Dadap). Santa diminta mewakili perjanjian sewa menyewa menggunakan nama dirinya, dengan alasan Tang tidak bisa berbahasa Indonesia. Ruko ini rencananya akan digunakan untuk tempat usaha atau gudang mainan yang akan dijual Tang yaitu overboard.

Ruko di Kelurahan Kosambi, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang (Ruko Dadap) yang disewa atas nama Santa. (Foto: dokumentasi keluarga)
Ruko di Kelurahan Kosambi, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang (Ruko Dadap) yang disewa atas nama Santa. (Foto: dokumentasi keluarga)

Tang kemudian memberikan uang sebesar Rp75 juta untuk sewa dan jaminan ruko setahun. Santa mendapat komisi dari sewa menyewa ini sebesar Rp5 juta. Di samping itu, Tang juga meminta Santa bekerja untuknya dengan upah Rp5 juta, sekaligus sewa mobil Luxio milik Santa Rp5juta sebulan. Dengan demikian, Santa dijanjikan uang Rp10 juta sebulan oleh Tang jika bekerja dengannya.

Hingga kemudian, pada 2 Juni 2016 sekitar pukul 23.00 WIB, Santa ditelepon polisi menggunakan HP milik Tang. Namun, Tang saat itu sudah pergi dari Indonesia pada 31 Mei 2016 diantarkan Santa melalui Bandara Soekarno-Hatta. Polisi meminta Santa untuk datang dan membantu menerjemahkan percakapan 4 warga negara China yang ditangkap. Tanpa berpikir panjang, Santa yang sudah hampir sampai rumah memutuskan pergi ke ruko yang disewa warga China tersebut.

“Saya langsung datang saja, karena saya mikirnya ini peluang mendapatkan uang dengan membantu menerjemahkan,” kenang Santa.

Namun, sesampai di ruko, Santa ditangkap polisi. Selama 2 hari, ia disekap di ruangan yang sempit. Santa sempat diperbolehkan pulang untuk mandi dan berganti pakaian di rumah dengan didampingi penyidik pada 4 Juni 2016. Namun, kepulangannya tanpa sepengetahuan keluarga. Setelah itu, ia kembali lagi ke Polda Metro Jaya.

Mesin press plat besi atau moulding yang diduga menjadi tempat menyimpan narkoba. (Foto: dokumentasi keluarga)
Mesin press plat besi atau moulding yang diduga menjadi tempat menyimpan narkoba. (Foto: dokumentasi keluarga)

Polisi baru menginterogasi Santa pada Minggu, 5 Juni 2016 siang. Ia menuturkan tangannya diborgol dan dipukuli oleh sekitar 5 orang. Esoknya, polisi juga mengajak Santa keliling ke tempat jasa pengiriman barang yang diduga menjadi asal barang mesin press plat besi atau moulding. Mesin ini diduga menjadi tempat menyembunyikan barang bukti narkoba jenis sabu sejumlah 20 kilogram.

“Karena tidak kuat disiksa, saya akhirnya mengaku dan menandatangani BAP,” kata Santa.

Polisi Tak Pernah Beritahu Keluarga tentang Penangkapan Santa

Selama proses penangkapan tersebut, kepolisian tidak memberikan informasi apapun ke keluarga Santa. Hingga akhirnya, keluarga berinisiatif mencari informasi ke sejumlah teman Santa dan mengetahui Santa ditangkap aparat Polda Metro Jaya.

Kasus Santa bersama 4 WNA China tersebut kemudian bergulir ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Majelis hakim kemudian menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Santa pada 3 Maret 2017. Sementara 4 WNA China lainnya mendapatkan hukuman seumur hidup. Kasus Santa kemudian terus bergulir ke tingkat pengadilan tinggi dan kasasi Mahkamah Agung.

Akibat putusan ini, Evi, istri Santa harus banting tulang bekerja sendiri membiayai kebutuhan keluarga sehari-hari. Sementara anak Santa yang baru lulus SMA pada tahun ini tidak mau melanjutkan kuliah karena melihat kondisi ayahnya yang masih di penjara. Ia lebih memilih bekerja di perusahaan travel dengan upah minimum ketimbang melanjutkan kuliah.

Evi menuturkan harus terus menutupi pengeluaran selama Santa dipenjara hampir 3 tahun ini. Jumlahnya bisa mencapai Rp1.000.000 setiap bulannya. “Seminggu bayar Rp100 ribu untuk air, listrik dan keamanan. Itu belum termasuk uang jajan, seminggu kadang-kadang Rp500 ribu hingga Rp600 ribu,” jelas Evi kepada VOA di Jakarta, Minggu (16/6).

Keluarga pada akhirnya juga memutuskan menjual apartemen subsidi di Cengkareng, Jakarta Barat guna membiayai keperluan Santa.

Pengacara publik LBH Masyarakat Yosua Octavian Simatupang menemukan sejumlah kejanggalan dalam kasus Santa, dari awal penangkapan hingga majelis hakim menjatuhkan vonis.

Pertama, Santa tidak didampingi penasehat hukum sejak awal penangkapan pada 2 Juni 2016. Hal ini terbukti dari surat kuasa yang dibuat kantor pengacara dari Saprudin & Partners dengan Santa pada tanggal 4 Juni 2016, yang merupakan kuasa hukum pertama Santa.

Di samping itu, kepolisian juga tidak memberikan informasi penangkapan Santa kepada keluarga.

“Keluarga baru tahu itu pada hari keempat, kalau Santa dibawa ke Polda kasus narkotika. Keluarga saat itu mikir Santa kasus makai narkotika. Ternyata bukan. Sampai pada akhirnya keluarga tidak diizinkan hari pertama kunjungan. Datanglah keluarga dengan pengacaranya,” jelas Yosua di Jakarta, Kamis (2/5).

Kuasa hukum dari Saprudin & Partners mendampingi kasus Santa hingga kasus ini bergulir ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat. Tepatnya hingga majelis hakim membacakan putusan sela yang hasilnya menolak eksepsi yang diajukan Santa dan penasehat hukumnya.

Lalu pada akhir Januari 2017, keluarga Santa mendatangi LBH Masyarakat atas saran dari keluarga jauh Santa dan persoalan pembiayaan kasus. Setelah dilakukan penilaian, LBH Masyarakat akhirnya memutuskan untuk mengadvokasi kasus ini. LBH Masyarakat akhirnya resmi menjadi kuasa hukum Santa pada 6 Februari 2017 setelah keluarga mencabut kuasa dari kuasa hukum pertama Santa.

Rabu, 8 Februari 2017, kuasa hukum dari LBH Masyarakat mulai mendampingi Santa di persidangan yang saat itu mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi dari polisi. Menurut Yosua, saksi dari Kepolisian Polda Metro Jaya kala itu tidak dapat membuktikan adanya keterkaitan Santa dengan barang bukti.

Hal yang sama, terjadi pada Selasa, 21 Februari 2017,saat sidang pemeriksaan saksi mahkota yakni 4 warga negara asing (WNA) asal Cina, juga tidak pernah mengatakan bahwa Santa terlibat dalam kasus ini. Empat WNA tersebut hanya menjelaskan jika Santa bertugas sebagai sopir dan penerjemah apabila dibutuhkan.

Majelis hakim kasus Santa saat memimpin persidangan pada 2017 di PN Jakarta Barat. (Foto: dokumentasi LBH Masyarakat)
Majelis hakim kasus Santa saat memimpin persidangan pada 2017 di PN Jakarta Barat. (Foto: dokumentasi LBH Masyarakat)

Dari sisi jaksa penuntut umum, Yosua menyebut, mereka juga terkesan tidak siap dengan penuntutan. Ini terlihat dari penundaan pembacaan tuntutan dengan berbagai alasan, yang menurutnya tidak berdasar.

“Saksi diperiksa, saksi mahkota diperiksa tidak ada yang bisa menunjukkan Santa bersalah. Setelah saksi Polda ada penundaan lagi, menuju saksi mahkota ada penundaan lagi. Hingga akhir Februari sidang intens kembali. Jaksa diberikan kesempatan tapi ditunda terus hingga 10 hari,” tambahnya.

Hingga akhirnya pada Jumat, 3 Maret 2017, Yosua secara mendadak ditelpon keluarga Santa dan memberitahunya akan ada sidang kasus Santa. Yosua lantas pergi ke PN Jakarta Barat meski tidak lazim sidang pidana dilakukan pada Jumat.

Ia juga sempat dihalang-halangi satpam dengan alasan tidak ada sidang pidana pada hari Jumat. Namun, kemudian datang kepala satpam yang membenarkan adanya sidang Santa. “Saya masuk ruang persidangan sudah ada Santa bersama terdakwa lainnya dengan agenda mendengarkan tuntutan jaksa. Datang semua jaksa dan penerjemahnya,” kata Yosua.

Menurutnya, setelah terus menunda pembacaan tuntutan, jaksa akhirnya membacakan tuntutan pada hari itu. Jaksa menuntut hukuman mati kepada 4 terdakwa WNA asal Cina dan Santa dalam kasus narkoba ini. Setelah pembacaan tuntutan jaksa, pada hari itu juga, majelis hakim meminta para kuasa hukum terdakwa melakukan pembelaan. Yosua kala itu langsung menolak permintaan hakim. Namun, anehnya, kata dia, kuasa hukum 4 WNA lainnya justru menerima dan siap melakukan pembelaan meskipun putusan baru dibacakan hari itu.

“Saya menolak tidak mau. Saya harus diberikan hak yang sama dengan penuntut umum. Kalau penuntut umum diberikan 10 hari maka saya harus mendapat 10 hari,” tuturnya.Namun, kata Yosua, permintaannya ditolak hakim dengan alasan masa penahanan terdakwa sudah habis. Meskipun, kata dia, habisnya masa penahanan tersebut karena banyaknya penundaan sidang dan molornya jaksa memberikan tuntutan hukum.

“Sampai akhirnya keluar suara dari mulut hakim, mau tidak mau, suka tidak suka 30 menit pembelaan. Ketok sangat kencang, hakim langsung keluar.”

Dengan terpaksa, Yosua dan rekannya dari LBH Masyarakat sebisa mungkin menyusun pembelaan untuk Santa. Pembelaan tersebut mereka tulis menggunakan tangan dalam empat lembar kertas HVS atau folio. Rekan Yosua, pengacara LBH Masyarakat, Afif Abdul Qoyim, yang turut mendampingi Santa tidak sempat melakukan ibadah salat Jumat karena sempitnya waktu yang diberikan hakim kepada kuasa hukum untuk menyusun pembelaan.

Setelah bersusah payah, Yosua dan Afif pun selesai menyusun pembelaan di kertas HVS. Dalam pembelaan tersebut, mereka meminta majelis hakim menyatakan kliennya tidak bersalah dan dibebaskan dari segala tuntutan dan tahanan. “Tapi saat kita baca pembelaan, hakim sudah bawa putusan. Jadi kita baca percuma, hakim sudah coret-coret sedikit putusan.”

Namun, sebaliknya majelis hakim yang diketuai Hanry Hengki Suatan dan dua anggotanya Zuhardi dan Bestman Simarmata menjatuhkan vonis hukuman mati bagi Santa. Sementara 4 warga negara Cina dijatuhi hukuman seumur hidup. Majelis hakim menyatakan Santa alias Aliang alias Akam telah terbukti dan meyakinkan melakukan tindak pidana menerima dan menyerahkan narkotika golongan I (satu) dalam bentuk bukan tanaman melebihi 5 kilogram.

Hasil penelitian surat pengaduan dari Kompolnas tertanggal 6 Maret 2017. (Foto: dokumentasi keluarga)
Hasil penelitian surat pengaduan dari Kompolnas tertanggal 6 Maret 2017. (Foto: dokumentasi keluarga)

Beberapa yang menjadi pertimbangan hakim yaitu berdasarkan fakta persidangan, Santa telah mengakui menerima, melihat dan mencicipi narkoba yang dikirimkan melalui Ekspedisi Buana Express di Pantai Indah Kapuk ke ruko Dadap. Dalam pertimbangannya, majelis hakim juga menyebut Santa bersama 4 WNA lainnya telah memenuhi unsur percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika. Santa juga dinilai dengan sadar melakukan tindakan tersebut dan tidak melakukan penyangkalan atas tuntutan jaksa pada pembelaannya.

Dalam putusan, majelis hakim juga menyebut sejumlah hal yang memberatkan Santa yaitu perbuatan Santa bertentangan dengan program pemberantasan penyalahgunaan narkotika, perbuatan Santa meresahkan masyarakat dan perbuatan Santa didahului dengan permufakatan jahat bersama rekan-rekannya.

Bantahan LBH Masyarakat

Pengacara publik LBH Masyarakat Yosua Octavian Simatupang membantah pertimbangan-pertimbangan majelis hakim yang dijadikan dasar putusan tersebut. Menurutnya, fakta persidangan tidak dapat membuktikan bahwa Santa terlibat dalam tindak penyalahgunaan narkoba jenis sabu tersebut.

Pertama, penangkapan Santa tidak dilakukan di tempat yang sama dengan empat WNA asal Cina lainnya. Menurutnya, empat WNA tersebut ditangkap di Fave Hotel di Gedung LTC Glodok, Jakarta Barat. Sementara berdasar putusan, Santa ditangkap di dekat Mall Dadap.

Berdasar penelusuran Yosua, Santa juga secara sukarela dan mandiri untuk datang ke ruko Dadap pada malam hari sebelum penangkapan. Santa juga mau ketika disuruh polisi untuk berpindah kembali ke dekat Mall Dadap yang berjarak waktu sekitar 10 menit. Hal tersebut kata Yosua, membuktikan Santa tidak memiliki rasa bersalah atau terlibat dalam kasus narkoba ini sehingga mau mendatangi polisi.

Kedua, menurut Yosua, persidangan juga tidak dapat membuktikan bahwa Santa mengirimkan narkoba dari ruko Dadap ke Fave Hotel. Saksi polisi, kata dia, hanya mengaitkan status Santa sebagai penyewa ruko dengan temuan narkoba di Fave Hotel. Namun, bagaimana proses pemindahan barang bukti tersebut tidak dapat dijelaskan saksi polisi.

Selain itu, kata dia, Santa juga mengatakan belum pernah melihat narkoba di dalam 2 unit mesin press plat besi (moulding) saat dibuka. Hal tersebut dikuatkan pengakuan sopir forklift yang disewa Santa untuk membuka moulding. Dari segi jumlah narkoba sebanyak 20 kilogram juga tidak memungkinkan jika narkoba tersebut diletakkan dalam moulding.

Ketiga, Yosua juga mengatakan pertimbangan hakim yang menyebut Santa mencicipi sabu dan hasilnya bagus adalah tidak benar. Sebab, kata dia, Santa tidak pernah melakukan hal tersebut. Ini dibuktikan dengan hasil tes urine yang hasilnya negatif.

Keempat, penuntut umum juga menghilangkan barang bukti berupa 1 buah handphone merk Sony milik Santa. Padahal dalam berkas perkara yang dikeluarkan Unit 3 Subdit II/Psikotropika Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bukti tersebut ada. Namun dalam surat dakwaan dan tuntutan barang bukti tersebut hilang. Handphone ini berisi aktivitas sehari-hari Santa sebagai sopir yang terdapat dalam aplikasi bernama WeChat.

Dengan segala kejanggalan tersebut, LBH Masyarakat lalu melaporkan majelis hakim kasus Santa ke Komisi Yudisial dan Badan Pengawas Mahkamah Agung, serta melaporkan penuntut umum ke komisi kejaksaan pada 6 Maret 2017. Adapun majelis hakim yang dilaporkan LBH Masyarakat, yaitu Hanry Hengki Suatan selaku hakim ketua dan hakim anggota yang terdiri dari Zuhardi dan Bestman Simarmata. Sedangkan jaksa yang dilaporkan, yaitu Ajie Prasetya dan Nugraha yang berasal dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Melalui ibunya Santa, Boen Njuk Sioe, LBH Masyarakat sebenarnya juga melaporkan kasus ini ke Komnas HAM guna mendapatkan amicus curiea atau sahabat pengadilan. Namun, kata dia, amicus curiae yang dikeluarkan Komnas HAM baru keluar setelah putusan banding. Sehingga, kata dia, surat tersebut kurang berarti bagi Santa.

Keluarga juga melaporkan dugaan kasus kekerasan yang dialami Santa kala ditahan di polisi ke Kompolnas. Namun, Kompolnas merekomendasikan keluarga Santa melapor ke Propam Polda Metro Jaya. Hasil pemeriksaan Propam Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada bukti tindak kekerasan dan pemeriksaan terhadap Santa kala itu sudah sesuai prosedur.

Kasus Santa kemudian banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta dan kasasi ke Mahkamah Agung. Namun, upaya hukum tidak membuahkan hasil. “Kamu mau mencari apalagi sih di negara ini. Tidak ada lagi. Sebulan kita vacuum, bahkan saya sempat tidak mau nangani kasus. Sudah tidak kuat,” tutur Yosua dengan nada frustasi.

Mainan overboard yang dijual Santa atas perintah Tang. (Foto: dokumentasi keluarga)
Mainan overboard yang dijual Santa atas perintah Tang. (Foto: dokumentasi keluarga)

Tanggapan MA, Komjak, dan Komisi Yudisial

Ketua Komisi Yudisial (KY), Jaja Ahmad Jayus, mengatakan lamanya penanganan laporan LBH Masyarakat dikarenakan ada salah satu hakim yang sedang operasi sakit jantung. Akibatnya pemeriksaan terhadap hakim yang tidak disebutkan namanya tersebut menjadi molor.

Namun, Jaja Ahmad Jayus mengatakan putusan terhadap laporan akan keluar pada Juni 2019. “Pokoknya di bulan Juni sudah ada putusan. Karena belum bisa diungkap semua ke publik karena masih proses,” kata Jaja Ahmad Jayus kepada VOA melalui sambungan telepon, Rabu, 12 Juni 2019.

Sementara juru bicara Mahkamah Agung, Andi Samsan Nganro mengatakan, Badan Pengawas Mahkamah Agung telah menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan laporan yang disampaikan LBH Masyarakat lebih dari 2 tahun lalu. “Sekarang sedang proses penyempurnaan laporan hasil pemeriksaannya (LHP),” jelas Andi meneruskan pesan kepala Bawas MA melalui pesan online, Kamis, 3 Juni 2019.

Anggota Komisi Kejaksaan (Komjak) Ferdinand Andi Lolo menuturkan laporan LBH Masyarakat sudah ada dalam database administrasi laporan pengaduan. Hanya kata dia, komisioner Komjak wilayah yang berhak memberi penjelasan terkait laporan ini. VOA kemudian berusaha menghubungi anggota Komjak yang membawahi wilayah DKI Jakarta yakni Yuni Artha Manalu. Namun, VOA kembali diminta menghubungi kembali orang lain di Komjak yang akan menyiapkan bahan-bahan terkait laporan tersebut.

Tidak jauh berbeda, sejumlah komisioner Komnas HAM yang dihubungi VOA juga tidak dapat menjelaskan perihal lamanya pemberian amicus curiae atau sahabat pengadilan dalam kasus Santa. Sebab, kasus ini ditangani komisioner kepengurusan periode 2011-2018.

Kendati demikian, keluarga Santa pantang menyerah mencari bukti-bukti lain yang dapat digunakan untuk menguatkan posisi Santa jika nantinya mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Boen Njuk Sioe dan Evi berharap dapat terbebas dari hukuman mati dan penjara supaya dapat berkumpul bersama keluarga kembali.

“Saya kalau disuruh ke presiden, saya mau sujud di hadapan Pak Jokowi agar anak saya dibebaskan,” pungkas ibunda Santa, Boen Njuk Sioe. [sm/em]

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

HEADLINE

Suplemen Minyak Ikan Dapat Tingkatkan Kesuburan Pria

Published

on

Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)

Gencil News – Sebuah studi dari Denmark menunjukkan pria yang mengkonsumsi suplemen minyak ikan, yang memiliki kandungan asam lemak omega-3 tinggi, mungkin dapat meningkatkan kesuburannya.

Dalam laporan yang diterbitkan di jurnal JAMA Network Open, setelah meneliti data dari hampir 1.700 pria muda, para peneliti yakin bahwa konsumsi suplemen minyak ikan terkaitdengan jumlah sperma yang lebih tinggi, testis yang lebih besar dan peningkatan kadar hormon yang berkontribusi pada kesuburan pria.

Tina Kold Jensen, profesor dari di Rigshospitalet dan University of Southern Denmark yang juga salah satu penulis stuid itu, mengatakan pria mendapatkan manfaat asam lemak omega-3 dengan menambahkannya dalam diet mereka. Namun, imbuh Jensen, konsumsi asam lemak omega-3 paling besar dampaknya untuk para pria yang memiliki kualitas sperma yang buruk.

Hal ini terjadi karena jenis asam lemak ini penting untuk kesuburan, kata Jensen dalam email.

“Komposisi membran sel sperma dengan kandungan asam lemak kaya sangat penting untuk fungsi sperma yang tepat,” jelas Jensen. “Membran sel sperma memainkan peran penting dalam peristiwa pembuahan utama. Omega-3 dalam membran sperma meningkat saat sperma matang dan tidak dapat disintesis. . . pada manusia dan perlu berasal dari diet. “

Untuk meneliti kemungkinan minyak ikan dan nutrisi lain dapat memengaruhi kesuburan pria, Jensen dan rekan-rekannya melibatkan para pria yang sedang sedang menjalani ujian fisik sebagai bagian dari prosedur wajib militer Denmark. Hal tersebut dilakukan antara 1 Januari 2012 dan 31 Desember 2017.

Mereka diundang untuk berpartisipasi dalam studi fungsi testis dan mereka yang mendaftar diberi jadwal pemeriksaan dan disediakan kompensasi sebesar 500 Denmark krone (AS$ 74,23).

Dalam proses tersebut, para pria mengisi kuesioner, menjalani pemeriksaan fisik, mengirim sampel air mani dan diambil darahnya. Mereka ditanya tentang diet, vitamin atau suplemen makanan, masalah gaya hidup dan kesehatan, dan khususnya tentang masalah kesehatan testis, seperti hernia inguinalis, dan tentang penyakit menular seksual.

Para pria juga ditanyai tentang konsumsi alkohol, penggunaan tembakau dan ganja, dan apakah ibu mereka merokok selama kehamilan.

Ketika Jensen dan rekan-rekannya menganalisis data mereka, ditemukan fakta pria yang mengonsumsi suplemen minyak ikan kurang dari 60 hari dalam tiga bulan terakhir memiliki volume semen 0,38 mL lebih tinggi dibanding mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Pria yang mengonsumsi minyak ikan pada 60 hari atau lebih selama periode itu memiliki volume semen 0,64 mL lebih tinggi dibanding pria yang tidak menggunakan suplemen.

Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)
Pil Echinacea, kiri, minyak ikan, tengah, dan glukosamin ditunjukkan di San Francisco, Kamis, 30 Juli 2009. (Foto: AP)

Demikian pula, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Ukuran testis pada pria yang mengonsumsi minyak ikan kurang dari 60 hari adalah 0,8 mL lebih besar dan di antara mereka yang mengkonsumsinya selama 60 hari atau lebih, itu adalah 1,5 mL lebih besar.

Pria yang mengonsumsi minyak ikan juga memiliki jumlah sel-sel sperma yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengonsumsi suplemen. Selain itu, mereka memiliki persentase sperma yang lebih tinggi yang berenang lurus ke depan, dibandingkan dengan sperma yang berenang dalam lingkaran, misalnya. Dan itu memiliki bentuk yang lebih sehat secara keseluruhan.

Studi baru ini menarik karena melihat laki-laki dari populasi umum yang muda dan sehat, kata Albert Salas-Huetos, seorang peneliti di unit urologi, andrologi dan IVF di Universitas Utah di Salt Lake City. 

Continue Reading

HEADLINE

Nutrisi Ini Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anda Terhadap Stress

Published

on

Nutrisi Ini Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anda Terhadap Stress

GENCIL NEWS – Menurut ahli gizi dari Amerika Serikat Anthony William, makanan penuh nutrisi lebih baik dikonsumsi di pagi hari. Tepatnya saat kondisi perut masih kosong. Ini karena tubuh menerima nutrisi lebih optimal serta mencernanya lebih baik saat pagi hari.

Tetapi bagaimana jika makanan berikut akan membuat efek lebih relaks setelah anda mengkonsumsi nya, daya tahan tubuh terbentuk,metabolisme terjaga dan Secara biologis tubuh Anda dipersenjatai dengan zat-zat anti stres yang ada pada sistem kekebalan tubuh Anda

Amunisi yang penting diperoleh dari nutrisi yang Anda dapatkan dari setiap menu masakan yang mampu memicu hormon khusus di dalam tubuh yang meningkatkan daya tahan terhadap stres dan relaks

  1. Sup 

Dengan aneka racikan sayur dan daging lembut membuat Anda dapat lebih rileks. Tak hanya hangatnya sup saja yang membuat Anda nyaman, tetapi nutrisi yang Anda dapatkan dari tomat, kacang-kacangan, bawang putih, dan brokoli yang kaya vitamin C menekan stres hingga ia tak muncul kembali di saat itu. Tubuhpun terasa lebih bugar dan bersemangat. 

2. Mint Aneka kesegaran mint yang Anda dapatkan dari banyak produk, termasuk permen, inilah yang membuat Anda merasa lebih rileks dan segar. Selain itu mint dapat mengusir bau mulut tak sedap, sehingga Anda bebas bercuap-cuap dengan siapapun dalam jarak dekat. Mint bekerja melepaskan zat tertentu yang meregangkan otot-otot tegang, meredakan sakit kepala dan melonggarkan saluran respirasi Anda. Inilah yang membuat Anda jauh lebih rileks

3. Teh Bunga Chamomile 

Teh selalu menjadi daftar utama dalam makanan relaksasi, namun teh unik yang diperoleh dari bunga Chamomile ini benar-benar mujarab sebagai anti stres, dan tidak membuat Anda ketergantungan. Aroma khasnya begitu menggoda dan menenangkan, sehingga pas untuk diseduh di sore hari sambil menikmati semilir angin yang menerpa wajah. 

4. Kacang-kacangan 

Jika selama ini Anda malah takut berjerawat karena mengonsumsi kacang, Anda boleh berlega hati. Banyak zat penting di dalam kacang yang efektif menekan stres di tubuh, magnesium salah satunya. Magnesium yang terkandung pada kacang mencapai 12%, dan nilai ini cukup efektif untuk menekan stres dan membuat otot tubuh lebih rileks. 

5. Susu hangat 

Anda mungkin masih ingat saat kecil dulu Anda selalu dibuatkan segelas susu hangat oleh ibu. Kemudian Anda beranjak dan mulai terlelap dalam tidur nyenyak. Kandungan tryptophan dalam susu memicu peningkatan serotonin di dalam tubuh, sehingga menimbulkan perasaan nyaman dan membuat Anda terlelap dalam tidur. 

6. Pasta/ nasi/ risotto 

Kandungan karbohidrat menstimulasi peningkatan produksi insulin dalam tubuh, yang kemudian membersihkan dan memperlancar peredaran darah. Saat peredaran darah lancar, Anda pun lebih rileks dan timbul rasa kantuk. Demikianlah mengapa Anda selalu merasa mengantuk dan nyaman seusai santap makan

7. Buah-buahan Buah-buahan kaya vitamin C juga turut memacu produksi seratonin. Buah-buahan tersebut di antaranya: apel, mangga, jeruk, nanas, strawberry, anggur, pisang, dll. 

8. Cokelat Seperti yang pernah Anda dengar, cokelat merupakan makanan relaksasi yang manis dan menyenangkan, terutama bagi wanita. Tak hanya produksi seratonin saja, antioksidannya membuat Anda merasa lebih aman dan nyaman saat memakannya. Kulit menjadi lebih halus lembut dan rileks. 

9. Ice Cream Selain rasa yang ada dalam ice cream, kandungan kalsium inilah yang memegang peranan tak kalah penting. Bantuan dari tryptophan membuat otak merasa lebih rileks dan nyaman. Untuk hasil yang terbaik pilih ice cream yang rendah lemak sehingga kesehatan jantung Anda tetap terjaga. 

10. Seafood Sudah terbayangkan kelezatan aneka seafood ini? Asam amino yang terkandung dalam seafood membantu Anda lebih bersemangat dalam beraktivitas dan memberikan asupan energi yang luar biasa. Ciptakan menu relaksasi ini dengan mengkombinasikannya ke dalam menu makan Anda.

Continue Reading

Gaya Hidup

Ini Dia 2 Tempat Wisata Terkenal di Sukadana Kayong Utara

Published

on

GENCIL NEWS – TEMPAT WISATA KAYONG UTARA – Bagi Anda yang tengah berada atau hendak pergi ke Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, alangkah baiknya menyempatkan/meniatkan untuk mengunjungi tempat-tempat wisatanya.

Untuk menuju ke Kabupaten Kayong Utara Anda dapat menggunakan transportasi seperti pesawat, kapal maupun jalan darat. Jika ingin menggunakan jalur sungai kapuas, bisa melalui pelabuhan Kapuas Pontianak dengan speadboat.

Jarak tempuh menggunakan speadboat sekitar 5 – 6 jam perjalanan dengan biaya 230 ribu rupiah. Serunya menggunakan speadboad, Anda juga bisa melihat pemandangan sepanjang jalur sungai Kapuas yang ditumbuhi tumbuhan mangrove.

Nah, jika menggunakan pesawat Anda bisa melalui bandara Supadio Pontianak menuju Rahadi Oesman, selanjutnya bisa menggunakan taksi menuju Sukadana dengan jarak tempuh sekitar 1.5 jam.

Berikut beberapa tempat wisata yang berada di Sukadana Kayong Utara yang layak Anda singgahi, antara lain:

Pantai Pulau Datok

Pantai Pulau Datok terletak di Kawasan Taman Nasional Gunung Palung yang berada di Desa Sutra Kecamatan Sukadana. Tempat wisata ini sudah terkenal di Kalimantan Barat, terutama di Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang.

Tempat ini menjadi favorit bagi masyarakat sekitar dan pelancong dikarenakan suasanya tempatnya yang nyaman, jauh dari kebisingan. Para pengunjung bisa merasakan segarnya tiupan angin pantai, hamparan pasir yang luas memanjang dan ombak di tepian pantai.

Aksesnya pun mudah dijangkai, sekitar 10 menit perjalanan dari Kota Sukadana dengan menggunakan roda dua.

Lubuk Baji

Lokasi tempat Lubuk Baji masih dalam Kawasan Taman Nasional Gunung Palung, letaknya di Desa Benawai Agung Kabupaten Kayong Utara. Di tempat ini Anda akan menemukan jejak-jejak orang utan liar dan jika beruntung Anda dapat melihat langsung orang utan tersebut.

Hewan lain yang bisa Anda lihat, Owa-owa, Monyet Merah Daun, Beruang Madu Malaya, Rangkong, Pelatuk dan binatang lainnya.

Akses ke Lubuk Baji dapat Anda capai dengan berjalan kaki selama kurnag dari 8 jam melalui pintu masuk di Air Pauh Desa Sutra Kecamatan Sukadana. Untuk keluar dari tempat ini membutuhkan waktu sekitar 1.5 jam menuju pintu keluar di Dusun Begasing Desa Benawai Agung Kecamatan Sukadana.

Anda tertarik mengungjungi kedua tempat wisata di Kabupaten Kayong Utara ini? Baiknya jika sudah berada di Sukadana, Anda ‘wajib’ mengunjunginya dan buktikan keindahan tempat tersebut. Selamat berlibur di Sukadana Kayong Utara.

 

Continue Reading

TRENDING