Sebut Pemerintah “Rezim Koplak, PNS Kemenkominfo di Copot

Sebut Pemerintah “Rezim Koplak, PNS Kemenkominfo di Copot-Gara-gara nyinyir terhadap pemerintah, PNS di Kementerian Kominfo dibebastugaskan. Pegawai dengan inisial HP mengunggah sebuah postingan paska insiden penusukan Menkopolkam Wiranto di Pandeglang dengan menyebut pemerintah sebagai “Rezim Koplak”.

“Untuk kelancaran pemeriksaan lebih lanjut, berdasarkan Pasal 27 PP No 53 tahun 2010, yang bersangkutan telah dibebaskan dari jabatannya sebagai kasubag Fasilitasi dan Penjatuhan Sanksi Sekretariat KPI sejak Jumat (18/10/2019) sampai dengan ditetapkannya keputusan hukuman disiplin,” papar Ferdinandus melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (21/10/2019). 

Terkait dengan viralnya informasi melalui media sosial atas postingan yang diduga dilakukan oleh seorang PNS di lingkungan Kementerian Kominfo, dengan ini disampaikan 3 (tiga) hal sebagai berikut.

Baca juga   Menlu Spanyol: Bersekutu dengan Israel, AS Kehilangan Peran sebagai Penengah Konflik Israel-Palestina

Pada Jumat (18/10) Kementerian Kominfo telah melakukan proses pemeriksaan awal terhadap HP, seorang PNS pada Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia yang diduga telah melakukan pelanggaran disiplin PNS sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk kelancaran pemeriksaan lebih lanjut, berdasarkan Pasal 27 PP No 53 tahun 2010, yang bersangkutan telah dibebaskan dari jabatannya sebagai Kasubag Fasilitasi dan Penjatuhan Sanksi Sekretariat KPI sejak Jumat (18/10/2019) sampai dengan ditetapkannya keputusan hukuman disiplin.

Selanjutnya, tim pemeriksa yang telah dibentuk akan melakukan pendalaman terhadap dugaan pelanggaran dimaksud untuk merekomendasikan bentuk hukuman disiplin terhadap yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penulis : Gencil News
Editor : Gencil News
Sumber : Gencil News