Tanggapi Keluhan Masyarakat,Maskapai Turunkan Harga Tiket

Tanggapi Keluhan Masyarakat,Maskapai Turunkan Harga Tiket
Tanggapi Keluhan Masyarakat,Maskapai Turunkan Harga Tiket

Maskapai yang tergabung dalam National Air Carrier Association (Inaca) sepakat akan menurunkan harga tiket pesawat. 

Penurunan ini karena INACA mendapat keluhan dari masyarakat. Aksi “demo” masyarakat ini tertuang dalam petisi online change.org.

Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carrier Association/INACA) mengklaim telah menurunkan tarif tiket pesawat sejak Jumat 11 Januari 2019.

Beberapa maskapai sempat menaikkan harga tiket pesawat kepada para pengguna selama masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) kemarin.

Ketua Umum INACA, Ari Askhara, menjelaskan rentang penurunan harga yang dilakukan tiap maskapai berbeda-beda yakni pada kisaran 20 persen sampai 60 persen.

“Penurunannya bervariatif, bisa sampai 50 persen dan 60 persen. Yang pasti di atas 20 persen sampai 60 persen. Kita kembali ke harga normal,” ujar Ari askhara. 

Ari mengatakan masyarakat bisa melihat bagaimana perkembangannya setelah patokan presentase penurunan harga tiket ditentukan. Sebab, menurut Ari daya beli masyarakat di setiap daerah juga berbeda-beda.

Dia menegaskan Inaca sudah meminta ke semua anggotanya untuk melakukan efisiensi.

“Sebenarnya ini juga yang paling penting kami mendapatkan komitmen positif dari Angkasa Pura I dan II sehingga bisa mengurangi biaya-biaya ditanggung maskapai,” tutur Ari.

Penurunan harga ini telah diberikan berkat adanya penurunan biaya kebandaraan dan navigasi dari para stakeholder seperti Angkasa Pura 1 dan 2, AirNav dan Pertamina.

“Di tengah kesulitan para maskapai, kami tetap paham dan mengerti akan kebutuhan masyarakat dan kami memastikan komitmen. Memperkuat akses masyarakat terhadap layanan penerbangan nasional, serta keberlangsungan industri penerbangan nasional tetap terjaga,” paparnya.

Baca juga   Lion Air Tergelincir di Gorontalo

“Hari ini atau besok kami akan menurunkan harga-harga tiket di beberapa rute domestik, mungkin dari Jakarta-Padang, Jakarta-Pontianak, Jakarta-Jayapura dan seterusnya,” paparnya.

Dia mengatakan, penurunan tarif ini akan berpengaruh pada kinerja perusahaan. Sebab itu, dia meminta asosiasi melakukan efisiensi.

“Kita meminta semua airlines untuk melakukan efisiensi, yang paling penting kita mendapatkan komitmen positif dari Pak Awal (Direktur Utama Angkasa Pura II), Novi (Direktur Utama Airnav).

Ini mendapat support sehingga mengurangi biaya yang ditanggung oleh airlines.

Kita akan minta beliau-beliau komitmen dan kita sudah sampaikan Pak Menteri, dan juga dari Pertamina segera biaya variabel maskapai,” terangnya.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, komponen yang biasa ditanggung penumpang dalam tiket seperti biaya pendaratan (landing fee) dan biaya parkir (parking fee) pesawat yang masuk dalam passenger services charge (PSC).

“Konsepnya biayanya blanded ada persentase yang kita hitung, dan menjadi komponen yang menurunkan biaya maskapai,” paparnya.

Tiket ke luar negeri lebih murah ketimbang di Indonesia

Dilansir dari liputan6.com harga tiket Jakarta ke Batam lebih mahal dibanding harga tiket Jakarta ke Singapura.

Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengungkapkan. Ada beberapa hal yang membuat harga tiket pesawat ke luar negeri jauh lebih murah.

“Di dalam negeri kita kena PPN, di luar negeri tidak kena PPN. Hal tersebut yang buat perbedaan harga,” kata dia di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (13/1/2018).

Dikatakannya lagi, penerbangan rute luar negeri memiliki banyak frekuensi sehingga banyak perang harga disana. Terlebih maskapai yang bermain di rute luar negeri jauh lebih banyak dibanding maskapai yang melayani rute domestik. Itulah faktor-faktor yang memengaruhi harga tiket pesawat.

Baca juga   Sulastri : "Politik dan Perjuangan Tanpa Henti"

“Juga supply demand di market. Domestic supply-nya hanya 8 maskapai penerbangan berjadwal yang besar, di luar negeri bisa banyak,” ujarnya.

Harga Tiket Pesawat dari Pontianak belum ada penyesuaian

GencilNews, minggu (13/1)pukul 22.30 wib memantau perkembangan harga tiket pesawat untuk keberangkatan senin (14/1) belum ada penyesuaian harga.

Sebelumnya harga tiket pesawat pontianak-jakarta biasanya dibandrol mulai Rp 400.000 pada hari biasa. Dan mulai Rp 500.000 pada akhir pekan.

Dari situs penyedia tiket online traveloka, yang kami telusuri harga tiket pontianak- jakarta dibandrol mulai Rp 800.000.

Harga Tiket Pesawat dari Pontianak belum ada penyesuaian
Harga Tiket Pesawat dari Pontianak belum ada penyesuaian

Garuda Indonesia dan Batik air adalah 2 maskapai indonesia full service yang juga melayani penerbangan dari pontianak. Juga masih memajang harga yang belum disesuaikan.

Pemantauan harga tiket dari website resmi maskapai. Garuda Indonesia masih memajang harga Rp 1.714.800. Untuk semua jam keberangkatan ke jakarta.

Garuda Indonesia masih memajang harga  Rp 1.714.800.

Garuda Indonesia masih memajang harga Rp 1.714.800.

Sementara itu batik air dari lion grup untuk penerbangan pontianak-jakarta. Harga tiket masih dikisaran Rp 1.000.000 sesuai tercantum pada website resmi batik air.

Harga Batik air tujuan Pontianak – Jakarta

Lion air termasuk maskapai yang memiliki banyak peminat karena harga yang terjangkau juga masih menyajikan harga yang tinggi. Biasanya penerbangan pontianak-jakarta mulai Rp 400.000. dari website resmi lion air terbaca harga mulai Rp. 1.100.000.

Penulis : Gencil News
Editor : Gencil News
Sumber : Gencil News