Connect with us

Kota Pontianak

Wako Pontianak Ajak Swasta Partisipasi Tangani Covid-19

Published

on

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 100 buah dan paket sembako dari Bank BCA di Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (12/5/2020).

Bantuan APD tersebut akan disalurkan ke fasilitas kesehatan (faskes) dan tenaga medis yang membutuhkan melalui Dinas Kesehatan Kota Pontianak.

Sedangkan bantuan paket sembako disalurkan melalui Dekranasda Kota Pontianak untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kita berharap BUMN, BUMD dan swasta juga bisa ikut berpartisipasi dalam penanganan dampak pandemi Covid-19, baik secara langsung maupun tak langsung,” ujarnya.

Terkait pemenuhan kebutuhan APD, Dinas Kesehatan Kota Pontianak yang mengkoordinir untuk disalurkan ke rumah sakit, puskesmas maupun Rusunawa Nipah Kuning sebagai rumah karantina pasien Covid-19. Semua itu tergantung pada kebutuhan faskes masing-masing.

Edi menyatakan, kebutuhan APD di Kota Pontianak diperkirakan masih mencukupi hingga tiga bulan ke depan.

Namun pihaknya akan melakukan perhitungan cadangan jika seandainya penggunaan APD meningkat.

“Untuk penggunaan APD saat ini seperti pada rumah sakit digunakan untuk ruang IGD, ruang isolasi dan laboratorium,” sebutnya.

Demikian juga pada puskesmas, tenaga pelayanan masyarakat seperti menjemput pasien harus menggunakan APD.

Selain itu, pada kamar jenazah jika ada PDP yang meninggal, petugasnya juga harus menggunakan APD. 

Diakuinya, pihaknya mengalami kesulitan mendapatkan masker N95, sementara untuk masker bedah sudah mencukupi. Masker N95 di pasaran juga sudah tidak ada sehingga harus didatangkan dari Jakarta. “Kita juga sudah pesan, dalam jumlah banyak,” pungkasnya. (pemkot pontianak)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Kota Pontianak

Target Pembebasan Lahan JK I Tuntas Tahun Ini

Published

on

Target Pembebasan Lahan JK I Tuntas Tahun Ini
Target Pembebasan Lahan JK I Tuntas Tahun Ini - Foto : Pemkot Pontianak

GENCIL NEWS – PEMKOT PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan rencana pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I tengah dipersiapkan. Ia berharap proses pembebasan lahan secepatnya tahun ini sudah harus tuntas.

Apabila pembebasan lahan sudah tuntas, diperkirakannya tahun 2021 proses pengerjaan konstruksi sudah bisa dimulai.

“Sekarang tim appraisal tengah bekerja untuk proses ganti rugi tanah, baik yang ada di wilayah selatan maupun timur,” ujarnya, Jumat (3/7/2020).

Setelah proses ganti rugi selesai, lanjutnya, berkas-berkas tersebut selanjutnya diteruskan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I merupakan prioritas Kementerian PUPR untuk dituntaskan.

Edi optimis apabila duplikasi Jembatan Kapuas I tersebut terbangun nantinya menjadi solusi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan itu.

“Sehingga menjadi solusi menghadapi persoalan transportasi di wilayah Pontianak Timur dan Selatan,” tuturnya.

Terkait pembebasan lahan untuk pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I, dirinya yakin tidak akan terpengaruh dengan kondisi pandemi Covid-19 yang dihadapi saat ini. Apalagi, kata Edi, pemerintah pusat juga telah memasukkan proyek tersebut dalam skala prioritas program strategis di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. “Saya rasa juga tidak akan terdampak pemotongan anggaran karena sudah komitmen,” imbuhnya.

Saat ini pembebasan lahan juga terus berjalan, baik proses negosiasi maupun pembayaran. Tentunya dengan komunikasi yang dilakukan terkait besaran, luas dan batas tanah yang valid. “Supaya tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” tukasnya.

Berkaca dari pembebasan lahan pada pembangunan duplikasi Jembatan Landak, Edi menuturkan hal itu tidak akan jauh berbeda. Justru pembebasan lahan untuk pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I akan lebih mudah sebab status kepemilikan lahannya jelas.

Proses pembebasan lahan akan memakan waktu lama ketika terjadi sengketa. Pasalnya, masing-masing pihak saling klaim berhak atas ganti rugi tanah.

“Jika tidak ada sengketa, saya yakin prosesnya akan lebih cepat,” ungkapnya. (jim/prokopim)

Continue Reading

Kota Pontianak

Maksimalkan Peran Dharma Wanita Bantu Program Pembangunan

Published

on

Maksimalkan Peran Dharma Wanita Bantu Program Pembangunan
GENCIL NEWS - Kepengurusan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pontianak masa bakti 2019-2024 resmi dikukuhkan. Pengukuhan digelar di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota, Selasa (30/6/2020). - Pemkot Pontianak

GENCIL NEWS – Kepengurusan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pontianak masa bakti 2019-2024 resmi dikukuhkan. Pengukuhan digelar di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota, Selasa (30/6/2020).

Kepada jajaran Pengurus DWP Kota Pontianak, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menekankan pentingnya memaksimalkan peran dan fungsi Dharma Wanita dalam membantu program pembangunan di Kota Pontianak. “Para pengurus Dharma Wanita sebagai istri dari ASN Pemkot Pontianak mempunyai peran membina, menambah pengetahuan, memperkuat mental dan ikut  peduli kepada suaminya dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap agar para istri ASN yang juga merupakan anggota DWP Kota Pontianak memberikan dukungan kepada suami dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. “Saya yakin para anggota DWP yang juga sebagai istri ASN bisa mengingatkan dan membantu suaminya dalam menjalankan tugas,” ungkap Edi.

Ketua DWP Kota Pontianak Eka Suharti Aprilianti mengatakan, dengan pengukuhan kepengurusan DWP ini, setiap bidang dalam organisasi diminta membuat karya inovatif. Karya itu diharapkan bernilai dan memberikan manfaat. “Bisa saja karya tersebut diproduksi nantinya dan bisa bekerjasama dengan pihak lain,” tuturnya.

Ditambahkannya, terkait program kerja akan disesuaikan bidang masing-masing. Dalam masa bakti 2019-2024, pihaknya sudah menyusun perencanaan yang telah disesuaikan. Namun program untuk tahun ini, dirinya menyebut kegiatan yang telah direncanakan tidak akan maksimal. “Tetapi setelah melewati masa pandemi Covid-19 nantinya untuk pelaksanaan rencana program sudah dipersiapkan dan akan dilaksanakan,” katanya.

Eka menuturkan jajaran Pengurus DWP Kota Pontianak siap melaksanakan program kerja. Dirinya berharap peran aktif para anggota DWP dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. “Untuk meningkatkan kinerja anggota DWP, paling tidak mereka selalu hadir dalam kegiatan rutin,” pungkasnya. (jim

Continue Reading

Kota Pontianak

Pontianak Menuju Kota Ramah Pejalan Kaki dan Pesepeda

Published

on

Pontianak Menuju Kota Ramah Pejalan Kaki dan Pesepeda
Pontianak Menuju Kota Ramah Pejalan Kaki dan Pesepeda - Pemkot Pontianak

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sudah membangun sejumlah trotoar dan jalur sepeda di beberapa ruas jalan.

Hal ini sejalan dengan mewujudkan Pontianak sebagai kota yang ramah pejalan kaki dan pesepeda. Pembangunan tersebut akan terus berlanjut.

“Pembangunan trotoar akan dibuat sekreatif mungkin sehingga tidak terkesan monoton,” ungkapnya, Minggu (28/6/2020).

Ia menambahkan, untuk menghilangkan kesan monoton terhadap keberadaan trotoar, dengan mengusung konsep penuh warna serta hiasan lampu pada malam hari sehingga terkesan indah dan enak dipandang mata.

“Konsepnya pun disesuaikan dengan lokasi, trotoar yang lebar tentunya akan berbeda dengan yang sempit,” ungkapnya.

Diakuinya, beberapa pekerjaan pembangunan tertunda lantaran terkendala pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19.

Namun dirinya memastikan proyek pengerjaan trotoar di Jalan Ahmad Yani tetap berlanjut. Proses pelelangannya pun sudah selesai. Rencananya pekan depan akan dimulai lanjutan pembangunan trotoar dari depan Auditorium Untan hingga Taman Digulis.

“Kemudian taman yang ada di depan Auditorium juga akan kita tuntaskan pembangunannya, akan ada plaza dan penataan taman,” tutur Edi.

Dengan adanya penataan taman tersebut, tambahnya, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas. Mulai dari tempat konser musik, kesenian, olahraga, bazar, kuliner dan sebagainya. Dengan demikian taman yang ada menjadi multifungsi karena kawasan itu sangat produktif dan potensial.

“Apalagi masyarakat gemar berolahraga dan beraktivitas di luar setelah pembatasan aktivitas di tengah pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Edi menuturkan, Pemerintah Kota Pontianak akan terus melakukan penataan kota sebaik mungkin sehingga Pontianak menjadi kota idaman dan nyaman.

Pihaknya juga akan mulai mengerjakan trotoar dari depan eks Gedung Kartini hingga depan Mapolda Kalbar. “Lebar trotoar rata-rata sekitar enam hingga sembilan meter,” pungkasnya. (jim/prokopim)

Continue Reading

TRENDING

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x